Daddy Sugar Baby

Daddy Sugar Baby
10. Siapakah Dia?


__ADS_3

Keesokan paginya Cenzo terbangun dan melihat jam menunjukkan pukul 05.00 pagi. Cenzo berjalan menuju toilet dan membasuh mukanya.


Setelah itu Cenzo kembali ke rumahnya untuk bersiap-siap kekantor.


Dia sudah meminta temannya untuk mengawasi Nara selama Nara dirumah sakit.


Tak berselang lama Cenzo pergi, Nara mulai membuka matanya. Dia melihat dirinya ada di ruangan yang bisa di tebak ruang itu pasti adalah salah satu rumah sakit terdekat.


"Kenapa aku bisa ada disini" Gumamnya.


Saat Nara membuka selimut betapa terkejutnya dia melihat kaki kirinya yang sudah di gips dan beberapa luka di tangan dan kakinya sebelah kanan.


"Siapa yang membawaku ke sini. aku tidak melihat orang satu pun saat aku terbangun tadi"


Tak lama kemudian muncullah dokter dan perawat yang akan memeriksa kondisinya


"Apakan anda sudah lama siuman" Tanya dokter tersebut kepada Nara


"Tidak baru saja"


Dokter itu pun mulai memeriksa keadaan Nara.


"Anda harus istirahat total dulu untuk beberapa saat ya nona" Kata dokter


"Kalau boleh tau siapa yang membawa saya kesini ya dok? Saya tidak menemukan orang disekitar saya saat bangun tadi" Tanya Nara


"Maaf tapi kami tidak boleh memberi tahukan identitas orang yang sudah menolong anda. Tapi anda jangan kuatir, biaya rumah sakit sudah dia lunasi sampai anda sembuh"


Nara yang mengetahui itu hanya bisa diam dan menganggukkan kepalanya, bingung mau ngomong apa lagi.


"Baiklah nona kalau begitu saya permisi dulu"


"Iya silahkan. Terima kasih"


Setelah diam beberapa saat, Nara kemudian teringat dengan ponselnya.


"Dimana ponselku, apa sudah hilang"


Nara mencoba mencari dan ternyata ponsel itu tepat ada disebelahnya diatas meja.

__ADS_1


"Apa mataku sekarang sudah rabun. Ponsel sebesar ini aku tidak melihatnya" Ucap Nara merutuki kebodohannya


Dia melihat ponselnya banyak sekali goresan, layarnya pun banyak yang retak. Saat Nara mencoba menghidupkan ponsel itu ternyata masih berfungsi.


Belum lama Nara memainkan ponselnya ada panggilan masuk dari Dita


"Nara kau dimana? aku menghubungimu dari tadi malam tapi tidak bisa. Apa terjadi sesuatu" Tanya Dita dengan ucapan yang terlihat sangat khawatir.


"Aku tadi malam kecelakaan Dit, Sekarang ada dirumah sakit Hallym University Medical Center"


"Nanti setelah kuliah aku akan ke sana dengan yang lain"


"Baiklah. Dita apa kau bisa mengijinkan aku, karena aku tidak bisa masuk beberapa hari kedepan"


"Pasti aku ijinkan. Kau istirahatlah yang cukup, aku akan bersiap-siap untuk pergi ke kampus. See you"


"Hem... see you too"




"Perempuan itu sudah sadar. tepat setelah kau pergi tadi"


"Apa dia baik-baik saja? Dia tidak lupa ingatan kan?" Tanya seseorang dari sebrang telfon


"Hey Cenzo, sebenarnya siapa perempuan itu, kenapa kau begitu sangat khawatir"


"Kau selalu saja ingin tau tentang ku"


"Ya karena kau sebelumnya tidak seperti itu. Apa kau tidak menyadari perubahan sikapmu saat dengan perempuan itu"


"Sudahlah Jimin kau tak perlu banyak bertanya, lakukan saja tugasmu aku akan ke kantor. Dan ingat jangan beritahu dian tentang ku"


"Baiklah tuan Vincenzo yang terhormat"



"Apa dia begitu sangat gila. Aku jauh-jauh dari Itali ke Korea hanya untuk mengawasi perempuan itu. Benar-benar sudah gila. Cenzo sialan. Awas saja kalau dia tidak menggaji ku dengan mahal." Ucap Jimin yang mulai menggerutu saat panggilan berakhir.

__ADS_1



Flashback tadi malam.....



Cenzo terlihat sedang menghubungi seseorang dari ponselnya.


"Jimin apa kau sedang sibuk di sana?" Tanya Cenzo pada Jimin.


"Tidak aku tidak sibuk untuk beberapa saat ini karena aku sudah melakukan operasi kemarin" Jawab Jimin


"Bisakah kau kesini sekarang. sebentar lagi Jet pribadiku akan sampai kau bisa bersiap-siap sekarang"


"Apa kau gila. Kenapa terburu-buru sekali"


"Kau tak perlu banyak bicara. Sekarang kau bersiaplah dan setelah sampai di sini aku sudah menyewakan apartemen untukmu. Nanti akan ada orang yang menjemputmu dan memberitahukan apa yang akan kau lakukan disini" Ucap Cenzo panjang lebar dan langsung mematikan panggilan tersebut.


"Dasar pria gila"



Jimin pun lantas langsung kembali ke rumahnya untuk bersiap karena sekarang dia sedang berada di rumah sakit.



Flashback off......



Park Jimin



![](contribute/fiction/2867530/markdown/9226359/1634095101433.jpg)



Next.......

__ADS_1


__ADS_2