Daddy Sugar Baby

Daddy Sugar Baby
46. Wanita tak dikenal


__ADS_3

Saat Cenzo sedang sibuk dengan pekerjaan pagi ini lain halnya dengan Jimin yang baru saja bangun dari tidurnya.


Jimin melihat sekeliling dan ada seorang wanita disampingnya yang sedang tertidur.


Jimin mencoba mengingat kembali kejadian tadi malam.


Flashback On.


Jimin datang kesebuah bar untuk minum-minum. Jimin mencoba menghubungi Cenzo tapi tidak diangkat jadi Jimin berangkat sendiri.


Saat sedang menikmati minuman Jimin melihat seorang wanita yang sedang mabuk berat bertengkar dengan bartender. Jimin pun berjalan menghampiri wanita itu.


"Ada apa?" Tanya Jimin kepada bartender itu


"Dia tak mau membayar, katanya dompetnya tertinggal dirumahnya"


Jimin memandangi wanita itu yang sudah kehilangan kesadarannya.


"Berapa totalnya?, biar aku saja yang bayar sekalian punyaku" Ucap Jimin sambil menyerahkan kartu kreditnya kepada bartender itu.


Setelah membayar Jimin mencoba membangunkan wanita itu.

__ADS_1


"Hey Nona bangunlah, kau tak mau pulang" Ucap Jimin sambil menggoyang-goyangkan wanita itu.


Wanita itu langsung bangun dan melihat ke arah Jimin. Jimin pun terpesona melihat kecantikan wanita itu.


"Aku tak tau dimana rumahku Tuan" Kata wanita itu dengan mabuk dan tangannya langsung melingkar ke leher Jimin.


Bohong jika Jimin tidak tergoda. Wanita cantik dengan tubuh seksi ini sukses membuat Jimin menjadi tegang.


"Bagaimana jika kau ikut pulang ke rumahku" Ucap Jimin sambil membelai rambut wanita itu.


Tanpa menunggu persetujuan dari wanita itu Jimin pun langsung mengangkat tubuh wanita itu dan memasukkan ke dalam mobilnya.


Didalam mobil wanita itu mencoba untuk menggoda Jimin bahkan wanita itu pun membuka kancing kemejanya satu-persatu.


"Gerah sekali" Ucap wanita sambil membuka kemejanya dan melempar kemejanya ke jok belakang.


Jimin pun seketika menolah ke arah wanita itu. Jimin seperti kesulitan menelan ludahnya saat melihat wanita itu hanya menggunakan bra saja.


Jimin langsung melajukan mobilnya dengan kencang karena dia sudah sangat tidak sabar.


Saat sampai di rumah. Jimin pun langsung menggendong wanita itu dengan ******* bibirnya. Dirasa tidak ada penolakan dari wanita itu Jimin pun membawanya ke kamarnya.

__ADS_1


Begitu sampai di kamar Jimin langsung merebahkan wanita itu diatas ranjang dengan ciuman yang masih berlanjut. Wanita itu pun mulai membuka resleting celana milik Jimin.


Jimin pun tak mau kalah. Jimin segera melucuti pakaian wanita tersebut. Setelah selesai Jimin memandangi tubuh wanita itu yang begitu indah dan menggoda.


Persetan dengan siapa yang akan dia tiduri saat ini yang penting hasrat harus tersalurkan.


Jimin mulai membuka pakaiannya dan memposisikan miliknya di depan lubang kenikmatan itu. Akhirnya malam ini kamar Jimin dipenuhi dengan suara ******* mereka berdua.


Flashback Off


Saat Jimin hendak pergi ke kamar mandi, Jimin melihat bercak darah yang ada di spreinya dan itu membuat Jimin frustasi.


Benar, wanita yang Jimin tiduri tadi malam masih virgin. Jimin benar-benar merasa bersalah tapi saat mereka melakukan mereka juga sama-sama menikmati itu.


"Aagghhh.... Aku akan memikirkan nanti saja, aku sangat lapar sekarang" Ujar Jimin dan langsung membersihkan tubuhnya.


Setelah membersihkan tubuhnya Jimin pergi kekantor Cenzo untuk meminta solusi masalahnya ini sekalian makan disana. Tak lupa Jimin mengunci pintu kamarnya agar wanita itu tidak bisa keluar.


Sebelum pergi Jimin meninggalkan makanan dan minuman yang sudah dia pesan tadi agar wanita itu bisa makan dan tidak mati kelaparan.


Next.....

__ADS_1


__ADS_2