
Saat Nara akan keluar dari dalam apartemen Cenzo datang dan menahan Nara agar tidak pergi. Cenzo mengunci pintu apartemen Nara dan membuang kuncinya.
"Buka pintunya. Sedang apa kau disini" Teriak Nara pada Cenzo
Baru kali ini Cenzo mendengar Nara meninggikan suaranya kepadanya.
"Apa begitu marah dia kepadaku samapi seperti ini" Ujar cenzo dalam hati.
Nara yang melihat Cenzo tetap saja tidak mau beranjak dari depan pintu seketika membuat tubuhnya menjadi lemas.
"Kenapa, kenapa kalian melakukan ini padaku?, Kenapa kalian semua seperti mempermainkan ku, apa aku tak layak mendapatkan kesenangan dalam hidupku, apa aku hanya ditakdirkan sengsara" Ucap Nara dengan suara kecil dan air mata yang selalu menetes sejak tadi
Cenzo menjadi tidak tega mendengar perkataan Nara. Cenzo berjalan menghampiri Nara dan memeluk Nara dengan sangat erat.
Tidak ada penolakan saat Cenzo memeluk tubuh Nara.
"Tenanglah, jangan menangis itu membuat hatiku sakit baby. Kau hanya salah paham" Ucap Cenzo sambil mengecup kepala Nara
Setelah beberapa saat Cenzo merasa tidak ada pergerakan atau suara isak tangis dari Nara. Cenzo melepaskan pelukannya dan secara tiba-tiba Nara terjatuh ke lantai dengan keadaan tidak sadarkan diri.
"Nara bangun" Cenzo kebingungan sambil mengguncang tubuh Nara tapi tidak terjadi apa-apa Nara tetap tak sadar.
Cenzo segera mengangkat tubuh Nara dan akan membawa Nara ke rumah sakit.
Saat Cenzo akan membuka pintu Cenzo baru ingat jika pintunya terkunci dan kuncinya Cenzo lemparkan ke sembarang arah.
Tak ada waktu lagi untuk mencari kunci tersebut, Cenzo langsung mendobrak pintu tersebut dengan sangat keras hingga langsung terbuka.
__ADS_1
Setelah pintu terbuka Cenzo kembali mengangkat tubuh Nara. Cenzo berlari ke arah mobilnya.
Sesampainya di mobil Cenzo langsung memasukkan tubuh Nara dan dengan cepat melajukan mobilnya.
"Tunggulah sebentar baby, bertahanlah" Ucap Cenzo
Sambil mengemudi Cenzo sesekali melirik ke arah Nara. Cenzo melihat wajah Nara yang semakin pucat, dan itu membuat Cenzo menjadi semakin panik.
Setelah sampai dirumah sakit Cenzo langsung mengangkat tubuh Nara dengan berlari.
"Dokter, Suster cepatlah" Teriak Cenzo
Para suster yang melihat itu langsung mengarahkan Cenzo salah satu ruangan untuk memeriksa keadaan Nara.
Saat Nara sedang diperiksa Cenzo menunggu dengan sangat panik diluar ruangan. Kejadian ini seperti Dejavu bagi Cenzo.
Dari kejauhan terlihat Suho yang baru saja datang dan menghampiri Cenzo.
"Bos" Sapa Suho
Cenzo pun langsung berbalik dan duduk di kursi tunggu.
"Bagaimana?" Tanya Cenzo
"Sudah saya laksanakan seperti yang bos mau. Sekarang bagaimana langkah selanjutnya"
"Aku akan mengurungnya disana. Dan beri tahu penjaga disana saat malah hati tidak boleh ada lampu yang menyala walaupun hanya 1. Beri dia makanan yang biasa saja, buat dia mau tak mau harus memakannya"
__ADS_1
Cenzo hanya akan memberikan hukuman seperti itu pada mantan kekasihnya. Bukan berati Cenzo masih mencintainya, Cenzo tak mau melawan seorang wanita. Dan Cenzo rasa kesalahan yang Angelina lakukan tidak begitu fatal jadi hukuman seperti ini pantas untuknya.
Sebenarnya Cenzo tau jika Angelina sangat benci dengan kegelapan, itulah sebabnya Cenzo memberi hukuman seperti itu.
Dokter pun sudah selesai memeriksa keadaan Nara dan baru saja keluar dari ruangan Nara dirawat.
Cenzo segera berdiri dan menghampiri Dokter tersebut.
"Bagaimana keadaannya dok?" Tanya Cenzo
"Dia demam sangat tinggi dan stress yang berlebihan membuat imun tubuhnya menjadi sangat lemas jadi Nona Nara harus diinfus" Jawab dokter itu.
Cenzo segera masuk ke dalam tanpa memperdulikan ucapan dari dokter itu lagi.
Suho sebagai tangan kanan Cenzo pun segera mengucapkan terima kasih kepada Dokter tersebut dan setelah itu menyusul Cenzo delam ruangan Nara
Cenzo melihat wajah Nara yang sangat pucat dan masih ada bekas air mata di pipi Nara.
"Cenzo bodoh. Kau bodoh Cenzo" Ucap Cenzo pada dirinya sendiri.
Cenzo tak tau jika jadinya akan seperti ini. Andai saja Cenzo Mengusir wanita itu dengan cepat dan tak membiarkan ****** itu masuk maka kejadian ini tidak akan terjadi.
Tapi Cenzo hanya bisa menyesal sekarang dan meratapi kebodohannya.
Next......
Dejavu \= Kejadian yang terulang kembali
__ADS_1