Daddy Sugar Baby

Daddy Sugar Baby
82. Kekhawatiran Cenzo


__ADS_3

"Semuanya kumpul di rungan tengah sekarang" Teriak Cenzo sambil menuruni tangga meminta semua pengawal dan pembantu dirumahnya untuk berkumpul.


Semua pengawal Cenzo dengan cepat berlari kearah ruang tengah. Cenzo langsung saja berjalan kearah mereka.


"Siapa yang melihat Nona pergi tadi?" Tanya Cenzo


"Tidak ada tuan" Jawan mereka bersamaan.


"Bagaimana bisa kalian tidak melihatnya, apa mata kalian buta ha?


"Kau satpam yang betugas didepan bagaimana?" Tanya Cenzo


"Saya tidak melihatnya tuan, waktu itu saya sedang ke kamar mandi"


"Aagghhhhhhh sialan. Kalau sampai Nara tidak ketemu nyawa kalian jadi gantinya" Ucap Cenzo sambil pergi mencari Nara.


Cenzo berjalan keluar dan memukul guci di samping pintu keluar dengan sangat keras hingga tangannya berdarah. Semua pengawal dan pembantu yang melihat itu menjadi sangat ketakutan tidak bisanya mereka melihat Cenzo semarah itu karena Cenzo selalu ramah pada mereka setiap harinya.


Cenzo langsung melajukan mobilnya dengan kencang. Cenzo mengelilingi kota untuk mencari keberadaan Nara sekarang.


"Kemana kau sebenarnya Nara" Ujar Cenzo sambil memegangi kepalanya.


Pusing memikirkan masalah yang tidak ada habisnya seperti ini. Cenzo memang sala tak berusaha menyakinkan Nara dengan keras hingga seperti ini.




Ditempat lain Nara sedang sibuk memilih beberapa camilan dan membeli banyak sekali ramyeon, sekitar 50 bungkus ramyeon dengan rasa yang berbeda-beda. Entah akan Nara buat apa dengan ramyeon sebanyak itu.



Tadi sebelum pergi Nara mengambil kartu kredit milik Cenzo yang Cenzo tinggalkan di kamarnya jadi Nara bisa belanja dengan puas sekarang.



"Aku beli apa lagi ya?, sepertinya makan ramyeon dan minumnya cola enak" Ujar Nara dan segera membeli beberapa cola dan bir



"Sudah selesai sekarang saatnya bayar" Ucap Nara sambil berjalan menuju kasir.



Setelah selesai membayar Nara segera memesan taksi dan pulang, Nara tak ingin membuat Cenzo khawatir karena Nara pergi tanpa bilang apa pun ke pelayan dirumah.

__ADS_1



"Tapi sebelum pulang sepertinya makan es krim dulu pasti enak" Ujar Nara



Akhirnya Nara tak jadi langsung pulang ke rumah dan malah mampir ke kedai es krim terlebih dahulu.



"Pak ke kedai es krim ya" Ucap Nara


"Baik Nona"



Setalah beberapa saat Nara pun akhirnya sampai. Nara segera memesan satu cup es krim besar rasa coklat.



Memakan es krim dapat membuat Nara merasa tenang. Dari dulu setiap Nara ada masalah Nara akan memakan es krim untuk mendinginkan pikirannya.



Dari kejauhan Cenzo yang sedang khawatir mencari Nara kesana-kemari melihat seorang wanita yang sedang duduk sambil menikmati es krim.



"Enaknya dia sedang makan es krim disini sedangkan aku sibuk mencarinya" Ucap Cenzo sambil turun dari mobil dan menghampiri Nara.



"Nara" Panggil Cenzo



Nara seketika langsung menoleh kearah Cenzo.


"Kau kenapa kesini" Tanya Nara sambil terus memakan es krim didepannya.



"Kau tau aku kesana-kemari mencarimu dan kau malah asik makan es krim disini"


"Siapa juga yang memintamu untuk mencariku"

__ADS_1



"Pulang" Ucap Cenzo sambil menarik tangan Nara dan itu membuat es krim Nara jatuh


"Brengsek, kenapa kau kasar sekali" Ujar Nara.



Cenzo yang marah mendengar perkataan Nara langsung mengangkat tubuh Nara dan melempar Nara kedalam mobil.


"Ramyeon ku" Ucap Nara saat Cenzo sudah masuk dan akan menjalankan mobilnya.



"Ambilkan ramyeon ku kalau tidak aku akan kabur dari sini" Ancam Nara.



Cenzo mau tak mau keluar kembali mengambil belanjaan Nara yang sangat banyak itu sampai 3 kantong penuh.



"Sudah sekarang pulang" Ucap Cenzo dan segera menjalankan mobilnya.



Nara hanya melihat kerah luar jendela dan tak menghadap kearah Cenzo sama sekali.



"Kau dari mana saja kenapa membuatku khawatir" Tanya Cenzo dengan lembut


"Apa peduli mu" Jawab Nara dengan pelan



Cenzo langsung mengerem mobilnya secara tiba-tiba.


"Kau mau kita mati" Ucap Nara



Cenzo dengan cepat memegang pipi Nara dan langsung \*\*\*\*\*\*\* bibir Nara. Nara sempat mencoba melepas ciuman Cenzo, tapi Cenzo dengan cepat mencium Nara kembali hingga Nara pun pasrah dan membalas ciuman Cenzo.


__ADS_1


Next.....


__ADS_2