
Cenzo terbangun dari tidur siangnya karena mendapat panggilan telepon dari Suho. Dengan kesal Cenzo mengangkat panggilan tersebut.
"Kenapa?" Tanya Cenzo dengan sinis
"Bos ada dimana?, anda tidak lupa kan sebentar lagi ada meeting penting" Jawab Suho dari balik telepon
"Astaga aku lupa. Aku akan segera kesana" Ucap Cenzo langsung mengakhiri panggilan tersebut.
Dengan secepat kilat Cenzo berlari untuk membersihkan tubuhnya setelah itu langsung memakai pakaian formalnya.
Karena terburu-buru Cenzo terjatuh hingga menabrak pintu dan mengakibatkan dahi Cenzo jadi memar.
Bruukkkkkkk....
Nara langsung terbangun saat mendengar suara keras itu.
"Kenapa oppa?" Tanya Nara
"Aku ada meeting penting, jadi kau baik-baik dirumah ya" Ucap Cenzo sambil mengelus kepala Nara
"Aku ikut" Kata Nara
"Jangan sekarang Baby aku sedang terburu-buru"
"Tapi aku mau ikut kamu"
"Tidak ya, sekarang kau kembali tidur lagi saja"
Nara mulai menangis karena Cenzo tak mengijinkannya untuk ikut Cenzo ke kantor. Cenzo menjadi bingung melihat Nara, kenapa Nara jadi sangat manja dan sensitif seperti ini.
"Aku ikut" Ucap Nara sambil sesenggukan
"Baiklah-baiklah ayo cepatlah aku sedang terburu-buru sekali sekarang Baby"
"Ayo berangkat langsung saja aku tak perlu berganti baju kok"
__ADS_1
Nara sekarang hanya menggunakan Celana pendek dan baju oversize saja dengan rambut di cepol.
"Kau tak ganti baju" Tanya Cenzo
"Tidak. Ayolah cepat katanya terburu-buru"
"Baiklah apa boleh buat, terserah kau saja"
Akhirnya Cenzo membawa Nara ke kantor dengan pakaian Nara yang seperti itu.
Cenzo melajukan mobilnya dengan kencang. Nara yang biasanya tak suka jika Cenzo mengendari mobil dengan sangat kencang tapi entah kenapa sekarang Nara malah bahagia sambil berteriak-teriak.
"Apa kepalanya baru saja terbentur sesuatu?, tapi aku juga terbentur pintu tadi dan tidak apa-apa" Ujar Cenzo.
Mereka berdua pun akhirnya sampai di kantor Cenzo. Para karyawan menahan ketawanya melihat dahi Cenzo yang merah seperti buah tomat.
"Tunggu di ruanganku dan jangan kemana-mana" Ucap Cenzo
"Baiklah"
Sekitar 30 menit pesanan Nara pun datang. Ternyata Nara tak hanya memesan pizza tapi Nara juga memesan hamburger, ayam goreng, kentang goreng dan es krim, Masing-masing sebanyak 3 buah. Bahkan Nara membeli pizza dengan panjang 1 meter.
Nara sangat bahagian melihat Raya yang menata makan yang dia pesan tadi diatas meja.
"Nona yakin bisa menghabiskan sebanyak ini?" Tanya Raya, pasalnya makan yang Nara pesan memenuhi seisi meja bahkan masih kurang.
"Tentu saja, kau meragukan kemampuan makanku" Ucap Nara
"Tidak Nona"
"Mana yang akan ku makan dulu ya" Nara bingung mana yang akan Nara makan terlebih dahulu sekarang.
"Menurutmu mana yang harus ku makan terlebih dahulu?" Tanya Nara pada Raya yang sejak tadi hanya berdiri sambil memperhatikan Nara
"Terserah Nona saja"
__ADS_1
"Baiklah kalau begitu aku akan makan pizzanya terlebih dahulu. Kau kalau mau ambil saja"
"Tidak Nona, ya sudah saya permisi dahulu"
Raya pun segera keluar dari ruangan Cenzo dan meninggalkan Nara sendiri.
"Kenapa Nona menjadi aneh seperti itu" Ujar Raya dan kembali melanjutkan pekerjaannya.
Cenzo yang baru saja kembali dari meetingnya karena sudah selesai pun terkejut saat baru saja masuk kedalam ruangannya.
Cenzo melihat Nara yang sedang makan dengan sangat lahap dan jangan lupakan makanan diatas meja yang sangat banyak.
"Baby" Ucap Cenzo
"Oppa, ayo makan denganku, aku sudah menyisakan untukmu"
Cenzo pun ikut bergabung dengan Nara. dan melepas jas kantornya agar tidak kotor.
"Mana milikku baby?" Tanya Cenzo
"Ini" Jawab Nara sambil menyerahkan satu box berisi hamburger.
"Yang lain" Ucap Cenzo membuka box yang lain dan ternya sudah kosong hanya tinggal miliknya saja.
Sampah berserakan dimana-mana. Ternyata Nara sudah menghabiskan makanan sebayak itu sendiri.
"Kau menghabiskan semuanya sendiri Baby?"
"Tentu saja, siapa lagi yang akan membantuku"
Nara sangat aneh akhir-akhir ini, entah apa yang membuatnya menjadi seperti ini. Cenzo memakan burger itu sambil melihat Nara yang sedang memakan es krim.
"Apa perutnya sudah berubah menjadi karet" Ujar Cenzo
Next....
__ADS_1