Daddy Sugar Baby

Daddy Sugar Baby
93. Berkumpul bersama


__ADS_3

Cenzo dan Nara telah sampai dirumah, Nara segera keluar dan membawa stand figure itu ke dalam.


"Baby jangan lari-lari" Teriak Cenzo sambil mengejar Nara.


Didalam ternyata banyak teman Cenzo yang sedang berkumpul di ruangan tengah. Nara yang melihat banyak pria dirumahnya pun keluar kembali menyusul Cenzo.


"Jangan lari-lari Baby" Ucap Cenzo sambil merangkul pinggang Nara.


"Didalam banyak sekali pria aku takut" Kata Nara


"Mereka temanku mungkin, ayo kita lihat"


Cenzo masuk bersama dengan Nara. Karena Cenzo tak mau Nara keberatan membawa stand figure itu jadi Cenzo membawanya.


Saat mereka berdua masuk suara terdengar begitu ricuh.


"Kak" Panggil Lucca


"Apa yang kau bawa V" Tanya Jimin


"Pintu. Kau tak lihat ini poster orang" Jawab Cenzo dengan emosi.


"Baby kau kekamar dulu ya. Ini bawa" Cenzo berbicara dengan sangat lembut ke Nara. Cenzo hanya mengantar Nara hingga di depan kamar saja kemudian Cenzo kembali lagi ke bawah.

__ADS_1


"Kau dari mana saja V" Tanya Kai


"Jalan-jalan" Jawan Cenzo sambil duduk di sebelah Jimin


"Mana yang lain" Ucap Cenzo


"Theo dan Nicholas sedang keluar beli makanan" Kata Jimin


Mereka saling mengobrol hal-hal yang tidak penting.


"Lucca kau panggil Suho kemari" Ucap Cenzo


"Iya kak" Lucca segera menelepon Suho dan memintanya datang kemari


"Kau jangan terlalu keras kepadanya V, kasian dia" Kata Jeno


Tak lama setelah Lucca menelpon Suho, Theo dan Nicholas datang dengan membawa 3 kantong makanan berukuran besar.


"V, kenapa tak kau panggil istrimu, suruh dia ikut bergabung agar tak kesepian" Kata Kai


"Benar kata Kai, cepat panggil V" Ucap Theo


Cenzo segera pergi keatas untuk memanggil Nara. Setelah Cenzo kembali ke bawah bersama dengan Nara, Suho pun datang dengan menggunakan pakaian formalnya.

__ADS_1


"Hey kenapa kau menggunakan pakaian seperti itu, memangnya aku menyuruhmu bekerja" Ucap Cenzo


"Tapi tuan kan memang menyuruh saya menggantikan anda selama anda cuti" Jelas Suho


"Sudahlah kau ganti baju sana, pakai baju Lucca"


Lucca segera mengantarkan Suho ke kamarnya untuk berganti pakaian, tak enak rasanya saat kumpul-kumpul seperti ini tapi Suho menggunakan setelan jas seperti itu.


Mereka semua bercanda gurau sambil memakan camilan yang sudah Theo dan Nicholas beli tadi. Saat pertama kali Nara merasa begitu canggung karena Nara memang baru pertama kali bertemu dengan mereka.


Tapi lama-lama Nara juga merasa nyaman karena teman Cenzo yang baik dan hangat. Nara belum tau saja profesi semua teman Cenzo ini, yang Nara tau hanya Jimin. Bahkan Nara tak tau kalau Lucca adalah mafia.


Singkat cerita semua teman Cenzo yang sedang berkumpul dirumah Cenzo sekarang ini sebagian besar dari mereka adalah mafia, seperti Theo, Kai, dan Nicholas meraka semua adalah ketua mafia. Dan untuk menutupi profesinya, mereka membuka perusahaan dan bekerja sama dengan Cenzo.


Dunia Cenzo dikelilingi oleh orang-orang yang kejam, adik angkatnya sendiri adalah seorang mafia jadi mau tidak mau Cenzo harus terlibat walaupun sedikit.


"Jimin kau tak berencana kerja disini lagi" Tanya Cenzo


"Sepertinya aku akan kembali kesini lagi, mungkin secepatnya" Jawab Jimin


"Sepertinya seru, wanita disini juga cantik-cantik, aku akan sering berkunjung" Ucap Theo


"Kau tak pernah berubah" Ucap Lucca yang baru saja datang bersama dengan Suho

__ADS_1


Walaupun menjadi seorang dokter Jimin juga ikut tergabung dalam dunia gelap. Mereka berlima memang menjadi mafia yang sangat disegani tapi tugas mereka hanya menjalankan misi-misi saja, sisanya akan diurus oleh anak buah mereka yang sudah terlatih.


Next......


__ADS_2