Daddy Sugar Baby

Daddy Sugar Baby
41. Mereka tak punya malu


__ADS_3

Cenzo selalu menemani Nara sepanjang hari, bahkan Cenzo tidak pulang sama sekali. Cenzo tidak pernah meninggalkan Nara sedetikpun. Cenzo hanya duduk disebelah Nara dan mengajak Nara mengobrol walaupun dirinya saja yang berbicara sendiri.


"Baby kau tunggu sebentar ya aku akan ke toilet" Ucap Cenzo.


Saat Cenzo sedang di toilet orang tua Nara datang berkunjung untuk melihat kondisi Nara.


"Sayang maafkan mama" Ucap Yura mama Nara


"Andai saja aku tidak mengusirnya saat itu mungkin ini tidak akan terjadi" Kata Sam papa Nara


Cenzo pun telah selesai dari toilet. Saat Cenzo kembali dia melihat orang tua Nara yang sedang duduk disebelah Nara dan menangis.


Cenzo langsung menghampiri mereka.


"Malam" Sapa Cenzo


Orang tua Nara langsung berdiri dan melihat ke arah Cenzo.


"Tuan Vincenzo" Kata papa Nara


"Kau pria yang datang ke rumah bersama Nara kan. Dan papa mengenal dia" Ucap mama Nara


"Dia pemilik perusahaan WERTHEIMER ma"


"Selamat malam tuan" Sapa Mama Nara secara tiba-tiba saat mengetahui bahwa Cenzo adalah pemilih perusahaan besar.


"Sedang apa kalian disini" Tanya Cenzo


"Kami sedang menjenguk anak kami Tuan" Jawab Papa Nara


"Anak?. Anak yang kalian telantarkan"

__ADS_1


"Jaga ucapanmu Tuan, dia masih putri kami" Ucap Mama Nara dengan nada tinggi


Cenzo hanya tersenyum menanggapi ucapan mama Nara barusan.


"Hahaha.... Apa kau lupa siapa yang menyebabkan Nara sampai kecelakaan seperti ini" Kata Cenzo


Wajah mama Nara seketika menjadi pucat pasi. Dia ketakutan melihat wajah suaminya.


"Bisa anda jelaskan apa maksudnya tuan Cenzo" Tanya Papa Nara


"Aku sudah bertanya pada salah satu saksi yang ada tempat kejadian itu. Dia bilang bahwa Nara sedang memergoki sorang wanita yang ternyata adalah mamanya sedang bermesraan dengan kekasih mudanya"


Papa Nara pun langsung melihat kearah mama Nara yang sedang menunduk ketakutan.


"Coba jelaskan" Kata Papa Nara dan langsung membentak mama Nara


"Sudahlah. Kalian semua sama saja" Ucap Cenzo tiba-tiba


"Sekarang kalian pergilah. Biarkan Nara istirahat. dan ingatlah, hanya sekarang kalian bisa mengunjungi Nara. Kalian boleh datang jika Nara yang meminta" Jelas Cenzo


"Siapa dirimu bisa mengatur putriku" Ucap Mama Nara pada Cenzo


"Aku orang yang merawatnya saat kalian mengusirnya dari rumah beberapa bulan yang lalu"


Orang tua Nara pun langsung pergi tanpa mengucap sepatah kata pun.


"Dasar tak tau malu" Ucap Cenzo dan kembali duduk di sebelah tempat tidur Nara.


Malam ini Cenzo memutuskan untuk tidur dirumah sakit sambil menemani Nara karena Cenzo tidak tega kalau harus meninggalkan Nara sendiri dirumah sakit.


Cenzo pun memilih tidur di sofa saja walaupun sebenarnya itu sangat tidak nyaman tapi mau bagaimana lagi, mau tidak mau Cenzo harus tidur disana.

__ADS_1


Saat Cenzo akan tidur Suho datang dengan membawakan makanan untuk bosnya itu karena Cenzo dari tadi menolak untuk makan. Bahkan perutnya hanya terisi oleh makanan yang ia makan dengan Nara tadi pagi.


"Malam bos, makan dulu" Sapa Suho saat baru masuk dan langsung menaruh makanannya di atas meja dan duduk disebelah Cenzo


"Kenapa kau datang malam-malam begini?" Ucap Cenzo


"Tadi tuan Jimin memberi tahu saya kalau bos nggak mau makan dari tadi siang" Kata Suho


"Aku sedang tidak berselera. Jadi makanlah sendiri saja"


"Ayo lah bos.... Aku sudah jauh-jauh kesini membawakan bos makanan. Sepulang lembur aku langsung berangkat"


Mendengar ucapan Suho dengan wajah melasnya membuat Cenzo menjadi tak tega.


"Baiklah, baiklah akan ku makan. Tapi kau makan juga"


"Oke bos aku juga beli dua untukku juga"


"Ya sudah cepatlah makan aku mau tidur"


Mereka berdua pun akhirnya makan dengan hening. Selesai makan Suho membereskan bekas makannya dan bosnya sedangkan Cenzo bersiap untuk tidur.


"Anda tak pulang bos" Tanya Suho


"Tidak. Aku tak bisa meninggalkan Nara sendiri. Kau pulanglah saja sudah larut malam"


"Aku tidur sini saja bos, menemani bos. Mau pulang ngantuk"


"Terserah kau saja aku mau tidur"


Next....

__ADS_1


__ADS_2