Daddy Sugar Baby

Daddy Sugar Baby
65. Cenzo sang drama queen


__ADS_3

Setelah menyelesaikan makannya Cenzo mengajak Suho untuk keluar membicarakan masalah pekerjaan.


Nara yang saat itu berpura-pura tertidur mendengar kalo Cenzo sudah tak ada lagi didalam langsung bangun dan pergi ke kamar mandi.


"Astaga aku sangat ingin buang air kecil" Ucap Nara sambil sedikit berlari menuju kamar mandi.


Nara dari tadi sudah ingin pergi ke kamar mandi tapi Nara terlalu gengsi karena ada Cenzo. Nara tak ingin terlihat lemah didepan Cenzo.


Saat Nara sedang buang air kecil Cenzo masuk kedalam tak tak menemukan keberadaan Nara. Seketika Cenzo menjadi panik.


Cenzo langsung keluar menemui Suho dan meminta Suho untuk keruangan informasi untuk memberitahukan bahwa Nara hilang kembali.


"Kau kemana lagi" Ucap Cenzo dengan panik.


Cenzo mencari Nara di seluruh lorong mungkin saja Nara masih belum jauh dari sana. Suho sendiri segera ke ruang informasi untuk mengumumkan bahwa Nara menghilang dan mengecek ruang CCTV.


"Lega sekali" Ucap Nara dan kembali ketempat tidur.


Nara mengambil Novel yang Cenzo bawakan untuknya dan mulai membacanya.


"Sudah lama sekali aku tak membaca" Ucap Nara.


Saat Nara sedang asik membaca tiba-tiba Nara mendengar pengumuman.


"Perhatian bagi para pengunjung rumah sakit X, jika kalian melihat wanita dengan rambut panjang, berkulit putih dan tinggi sekitar 170 harap segera memberitahu pihak keamanan. Wanita itu bernama Kim Nara Smith"


Nara yang dari tadi mengabaikan pemberitahuan itu saat mendengar namanya yang disebutkan seketika menjadi terkejut.


"whatttttt..... Kenapa aku lagi. Jelas-jelas aku ada disini. Pasti ini kelakukan Om-om itu" Ujar Nara


Nara tak memikirkan dengan serius. Biarkan saja Cenzo sibuk mencarinya, Nara sedang tak ingin melihat wajah Cenzo sekarang.


Nara kembali membaca novel lagi dan tak menghiraukan semua orang yang sedang mencarinya.



Dirumah Cenzo Lucca baru saja selesai makan dan membersihkan tubuhnya. Sekarang saatnya bagi Lucca untuk tidur dan beristirahat.

__ADS_1



Saat Lucca baru saja membaringkan tubuhnya dan menutup matanya ponselnya tiba-tiba berbunyi.



Lucca mengangkat panggilan tersebut tanpa melihat siapa yang sedang menghubunginya.



"Brengsek bisa-bisanya kau menghubungiku saat aku akan beristirahat" Ucap Lucca dengan nada yang sangat tinggi



Cenzo yang mendengar Lucca membentaknya menjadi sangat marah.


"Bajingan. Datanglah ke rumah sakit sekarang atau aku akan membunuhmu sekarang juga" Ucap Cenzo dan langsung mematikan panggilannya.



Saat panggilan sudah dimatikan oleh Cenzo, Lucca seketika melihat ponselnya dan ternyata Cenzo yang menghubunginya barusan.




Lucca harus bergegas kesana, dia tau kalau Cenzo sedang tak bercanda sekarang.



Nara yang dari tadi hanya berbaring dan membaca novel tiba-tiba pintu ruangannya terbuka. Nara langsung melihat siapa yang datang sekarang.


"Nona" Ucap Suho


"Kenapa kau terkejut. Aku masih hidup belum mati dan menjadi hantu"


"Tapi bos sedang mencari anda dan bilang kalau anda menghilang"

__ADS_1


Nara seketika bangun dan berjalan kearah Suho.


"Kau diam saja disini ya. Jangan beri tahu Cenzo jika aku disini"


"Tapi Nona"


"Kau ini kenapa sih, tapi tapi saja dari tadi. Sudah sekarang duduklah. Aku sudah memesan pizza tadi, sebentar lagi pasti sampai"


Suho mau tak mau harus duduk mendengarkan perintah Nara.


Nara menemani Suho duduk di sofa. Tam lama kemudian pizza pesanan Nara pun datang.


"Ambillah" Ucap Nara meminta Suho mengambil pizza itu.


Suho pun berjalan mengambil pizza itu.


"6000 Won Tuan" Ucap pengantar pizza itu.


Suho seketika langsung menoleh kearah Nara.


"Kenapa?. Bayarlah aku sedang tak ada uang" Kata Nara


Suho mengambil dompet yang ada di saku jasnya dan segera membayar pizza pesanan kekasih bosnya itu.


"Kau tunggu apa lagi cepat kesini tuan" Ucap Nara yang melihat Suho dari tadi hanya berdiri didepan pintu.


Suho segera berjalan kembali kearah sofa dan meletakkan pizza itu di atas meja.


Nara dengan semangat langsung memakan pizza itu.


"Kau makanlah juga tuan" Ucap Nara dengan mulut penuh dengan pizza


"Tidak Nona saya sudah makan tadi"


"Ayo lah tak enak jika makan sendiri"


Nara langsung mengambilkan sepotong pizza dan memberikan kepada Suho. Suho pun memakan pizza itu sambil bercerita dengan Nara.

__ADS_1


Next.....


__ADS_2