Daddy Sugar Baby

Daddy Sugar Baby
78. Trauma berat


__ADS_3

Jam telah menunjukkan pukul 10 pagi, terlihat Cenzo mulai bangun dari tidurnya.


"Aaggghhhhh.... Kepalaku pusing" Ucap Cenzo sambil memegangi kepalanya dan duduk diatas tempat tidur.


Cenzo melihat sekeliling tempat tidur, baju berserakan di lantai, Cenzo segera melihat tubuhnya yang tak telanjang.


Cenzo mencoba mengingat-ingat kejadian tadi malam setelah dia pulang. Seingat Cenzo tadi malam dirinya sedang ada di ruang kerjanya sambil minum-minum kenapa tiba-tiba dia ada disini.


Samar-samar Cenzo mendengar suara tangisan dari baru sadar kalau Nara tak ada disampingnya, bahkan tiang infusnya pun berserakan dilantai.


Cenzo segera turun dari tempat tidur dan mengenakan celananya. Cenzo mencari sumber suara itu yang ternyata berasal dari dalam kamar mandi.


Cenzo pun membuka pintu kamar mandi dan langsung masuk kedalam. Cenzo melihat Nara yang sedang duduk dilantai sambil memeluk kakinya dengan lilitan selimut.


"Baby" Panggil Cenzo


Nara seketika langsung menoleh kearah Cenzo dan berteriak.


"Pergiiiii......... jangan mendekat" Teriak Nara dengan ekspresi wajah ketakutan.


Nara berdiri dan berjalan mundur mengindari Cenzo yang akan mendekat kearahnya.


"Jangan sentuh aku, pergiiiiiiiiii" Teriak Nara.


"Baby tenanglah ini aku" Ucap Cenzo sambil terus berusaha mendekati Nara


Nara yang melihat Cenzo terus mendekat kearahnya menjadi sangat ketakutan. Nara melempari Cenzo dengan barang-barang disekitarnya.


"Nara apa yang kau lakukan"


"Jangan mendekat, pergilah aku tak mau melihatmu" Teriak Nara


Cenzo tak tahan lagi melihat Nara yang terus saja menghindarinya dan langsung memegang tangan Nara.


Nara dengan sekuat tenaga melepas genggaman tangan Cenzo.

__ADS_1


"Sadarlah" Ucap Cenzo dan akan memeluk Nara.


Nara sudah ketakutan setengah mati dan akhirnya Nara tak sadarkan diri.


"Nara" Ucap Cenzo saat Nara jatuh dan pingsan


Cenzo segera membawa Nara ketempat tidur dan membaringkan disana. Cenzo bisa melihat bahwa Nara tak memakai apapun tubuhnya hanya dililit selimut.


Saat Cenzo sudah membaringkan Nara, Cenzo melihat di samping Nara tidur ada bercak darah di spreinya.


Cenzo dengan keras mencoba mengingat kejadian tadi malam dan kejadian itu mulai berputar di otak Cenzo.


"Tidak mungkin" Ucap Cenzo sambil pergi meninggalkan kamar.


"Pengawal panggil dokter kesini" Teriak Cenzo.


Cenzo kembali ke kamar untuk mandi dan segera pergi kekantor. Pikiran Cenzo masih sangat kacau sekarang, entah apa yang akan Cenzo bilang pada Nara nanti, permintaan maaf saja tidak akan cukup.


Dengan Cepat Cenzo bersiap-siap dan langsung melajukan mobilnya menuju kantor.


Sesampainya di kantor Cenzo langsung menuju keruangannya, Cenzo bahkan tak menjawab sapaan dari para pegawainya.


"Panggilan Suho dan suruh keruanganku segera" Perintah Cenzo pada Raya


Saat itu Suho sedang ada di ruangannya bersama dengan Lucca, rencananya mereka berdua akan ke kantor polisi saat jam makan siangan sebentar lagi


Tok.... tok.... tok....


"Masuk" Ucap Suho dari dalam


"Maaf tuan, tuan Cenzo sedang mencari anda dan meninta anda segera keruangannya"


"Oke"


Suho pun bergegas keruangan Cenzo bersama dengan Lucca yang selalu mengikutinya seperti anak anjing.

__ADS_1


"Bos" Sapa Suho dan langsung masuk setelah mengetuk pintu.


"Kau kenapa disini juga" Tanya Cenzo pada Lucca


"Aku baru saja tiba disini, rencananya kami akan kekantor polisi sebentar lagi"


"Oke sekarang aku ada pertanyaan untuk kalian" Kata Cenzo


"Apa?" Tanya Lucca dan Suho saat mereka bertiga sudah duduk di sofa saling berhadapan


"Kalian berdua tadi malam pulang kemana?"


"Saya tadi malam mengantarkan Lucca pulang dan saat saya mau pulang Lucca meminta saya untuk menemani dirinya minum-minum" Jelas Suho


"Lantas siapa yang memindahkan ku ke kamar tadi malam saat aku mabuk"


"Kita" Jawab Suho dan Lucca secara bersamaan


"Sialan kalian" Ucap Cenzo sambil memukul kepala Lucca dan Suho secara bergantian


"Kak kenapa kau memukulku"


"Pergi kalian, jangan berani-beraninya muncul di depanku saat aku tak memintanya atau ku bunuh kalian" Ucap Cenzo sambil mengusir mereka berdua dari ruangannya.


Suho dan Lucca pun bingung, perasaan mereka tidak membuat kesalahan sama sekali dari semalam kenapa Cenzo jadi seperti ini.


Next.....


.


.


.


.

__ADS_1


Maaf ya readers kemarin nggak update. Dan untuk para pembaca sebenarnya Author juga senang jika kalian komen di setiap episode yang Author bikin, tapi tolong kalau komen yang sopan, sekiranya kata-katanya melukai hati orang lain lebih baik dipendam aja, hargai juga karya author, author juga bikinnya nggak gampang.


__ADS_2