
Suho saat ini sudah dalam perjalanan membawa kembali Clay dan Mate muju kantor. Jam istirahat sudah selesai dan Suho harus segara kembali bekerja lagi.
Beberapa saat kemudian Suho telah sampai di ruangan Cenzo dan segera masuk kedalam.
"Bos saya sudah kembali" Ucap Suho sambil membawa para bayi itu masuk.
"Kau bisa istirahat makan siang terlebih dahulu sebelum bekerja" Ucap Nara.
"Baik Nyonya"
Mate yang saat itu terlihat bahagia langsing berlari kearah Nara dan duduk dipangkuan Nara.
"Mommy" Ucap Mate
"Kau dari mana saja Mate" Tanya Nara
Bukannya menjawab pertanyaan Nara, Mate malah sibuk memegangi leher Nara.
"Mommy, nyamuk" Ucap Mate secara tiba-tiba
Nara langsung memegangi lehernya yang di tunjuk oleh Mate.
"Tidak ada nyamuk disini boy" Ucap Cenzo
__ADS_1
Suho yang saat itu masih disana secara refleks langsung melihat kearah leher Nara. Terlihat bekas kiss mark yang ada di leher Nara.
"Bos saya permisi dulu" Ucap Suho dengan gugup dan langsung keluar dari ruangan Cenzo.
Setelah Suho sudah ada di dalam ruangannya Suho langsung merasa lega.
"Sialan si bos. Udah capek-capek disuruh menjaga anaknya, dia malah asik makan istrinya" Ucap Suho
Didalam ruangan Cenzo, Nara merasa sangat malu saat Mate menunjuk bekas kiss mark yang ada dilehernya dan mengira itu bekas digigit nyamuk. Nara dengan cepat langsung meminta Mate untuk tidur siang di kamar milik Cenzo yang ada di ruangannya itu.
"Mate kalau Mate tidur nanti akan Daddy belikan mainan" Ucap Cenzo
Dengan cepat Mate langsung berlari kearah tempat tidur dan langsung berbaring disana.
"Oppa gara-gara kau aku malu pada Suho. Pasti Suho tadi tau" Ucap Nara
"Ya mau bagaimana lagi Baby, kau juga menikmatinya kan" Jawab Cenzo dengan santainya
"Kau mau mati ya" Kata Nara
"Sudahlah baby, tutupi saja dengan make-up milikmu"
Nara dengan cepat mengambil concealer dari dalam tasnya. Untung saja Nara selalu membawa Make-up di dalam tasnya. Bayangkan saja jika tidak, Bekas kiss mark yang Cenzo tinggalkan sudah tersebar dimana-mana. Orang lain akan mengira jika Nara adalah macan tutul jika tidak ditutupi seperti ini.
__ADS_1
Nara menunggu Cenzo selesai bekerja sambil memainkan ponselnya. Sebenarnya Nara ingin pulang terlebih dahulu, tapi Cenzo tak mengizinkan dan meminta Nara untuk pulang bersamanya saja nanti.
"Oppa aku bosan sekali" Ucap Nara
"Tunggu saja Baby, sebentar lagi ini selesai" Jawab Cenzo
"Apakah masih lama?" Tanya Nara
"Tidak juga"
Secara tiba-tiba Nara berjalan kerah Cenzo setelah itu duduk dipangkuan Cenzo menghadap ke dada Cenzo seperti anak kecil.
"Baby apa yang kau lakukan" Ucap Cenzo yang terkejut dengan perbuatan Nara
"Aku bosan. Aku boleh duduk disini kan" Kata Nara
"Boleh saja, tapi kau jangan banyak bergerak, kau bisa membangunkan yang ada di bawah nanti"
Beberapa saat kemudian Nara sudah terdengar tak berbicara lagi. Cenzo melihat kearah Nara dan ternyata Bara sudah terlelap dalam tidurnya.
"Dasar bayi besar" Ucap Cenzo sambil mengecup kepala Nara.
Cenzo pun melanjutkan pekerjaannya kembali dan membiarkan Nara tidur di pangkuannya. Beberapa hari ini Cenzo dan Nara tak sempat untuk bermesraan seperti ini Karena Clay dan Mate akan selalu datang untuk mengganggu mereka berdua.
__ADS_1
Next....