Daddy Sugar Baby

Daddy Sugar Baby
72. Penangkapan Soobin


__ADS_3

Hari sudah malam. Lucca sekarang sedang memberikan arahan kepada para anak buahnya yang sengaja Lucca panggil langsung dari Italia.


"Kita saat ini hanya akan menangkap tikus kecil jadi 5 orang saja yang ikut denganku" Jelas Lucca


"Baik bos"


"Kau ambilkan pistol kesayanganku" Perintah Lucca


Selagi menunggu pistolnya tiba Lucca segera menghubungi Cenzo. Tanpa menunggu lama Cenzo langsung menjawabnya.


"Bagaimana?" Tanya Cenzo


"Aku akan berangkat sebentar lagi. Kau jaga wanita itu saja, Nanti setelah dia sudah ku sekap kau datanglah dan interogasi dia"


"Baiklah kalau itu mau mu" Cenzo langsung mematikan sambungan teleponnya.


"Ini bos" Ucap anak buah itu dan menyerahkan pistol itu pada Lucca.


"Bagus. Sekarang berangkat"


Lucca pun berangkat ke kediaman Soobin. Mata-mata yang sudah Lucca tugaskan tadi memberitahukan bahwa Soobin masih berada didalam rumah dari tadi siang.


"Tunggu aku tikus kecil" Ucap Lucca dan langsung melajukan mobilnya dengan kencang diikuti anak buahnya dibelakangnya.



Dirumah sakit Cenzo sedang menemani Nara. Jam sudah menunjukkan pukul 10 malam tapi Nara tidak tidur juga.



Cenzo pun harus memutar otaknya agar Nara mau untuk tidur, jika tidak Cenzo akan kesulitan untuk keluar menghasilkan Lucca nanti.

__ADS_1



Cenzo pun akhirnya sudah memutuskan. Cenzo berjalan keruangan dokter dan meminta Dokter itu untuk menyuntikkan obat bius pada Nara.



Tanpa bisa menolak dokter itu pun langsung pergi keruangan Nara dengan alasan akan menyuntikkan vitamin pada tubuh Nara.



Sebenarnya Cenzo tidak tega melihatnya. Tapi jika tidak begini tidak ada cara lain. Nara itu orang paling keras kepala, jika bukan maunya sendiri tidak akan pernah melakukannya.



Setelah mendapatkan suntikan Nara mulai kehilangan kesadaran. Cenzo merapikan selimut ditubuh Nara dan mengecup dahi Nara.




Kembali ke Lucca yang sekarang sudah sampai di depan rumah Soobin. Rumah yang tidak terlalu besar.


"Aku akan bergerak sendiri terlebih dahulu, kalian tunggu saja disini sampai ada aba-aba dariku" Ucap Lucca yang iyakan oleh anak buahnya.


Lucca mulai masuk kedalam. Lucca langsung mendobrak pintu masuk di rumah Soobin.


"Kenapa sepi sekali, apa dia tak ada dirumah" Ujar Lucca


Sayup-sayup Lucca mendengar suara ******* seseorang dari dalam kamar. Lucca segera berjalan kearah kamar itu dan melihat dari celah pintu yang tidak tertutup rapat.


Lucca melihat Soobin yang sedang bercinta dengan seorang wanita.

__ADS_1


"Dasar bajingan kecil" Ucap Lucca dan segera masuk ke kamar itu.


"Wah wah.... sedang bersenang-senang ya, bolehkah aku bergabung" Ucap Lucca dengan tiba-tiba


Soobin yang mendengar ada orang lain dirumahnya langsung menghentikan aktivitasnya dan segera mengenakan pakaiannya.


Lucca sengaja menunggu Soobin memakai pakaiannya kembali. Sangat tak cocok jika Lucca harus berkelahi dengan orang telanjang.


Setelah selesai memakai pakaiannya Soobin langsung mengambil pisau lipat miliknya dan menyerang Lucca.


Lucca berhasil menghindar dengan sangat cepat. Tidak mudah untuk mengalahkan Lucca yang seorang mafia terkenal ini, bahkan mustahil untuk mengalahkannya.


Soobin dan Lucca pun terlibat perkelahian. Wanita yang bercinta dengan Soobin tadi sedang ketakutan dan menutupi tubuhnya dengan selimut.


Tapi menunggu lama-lama lagi Lucca pun akhirnya berhasil melumpuhkan Soobin dengan menembak kaki sebelah kiri Soobin.


Lucca yang tidak ingin masalahnya diketahui orang langsung menembak wanita itu tepat di kepalanya dan langsung mati ditempat.


Soobin saat ini sedang kesakitan sambil memegangi kakinya. Tapi Soobin masih berusaha untuk menyerang Lucca kembali.


Lucca yang tau kalau Soobin akan menyerangnya dengan pisau kembali langsung menendang Soobin tepat di kepalanya hingga Soobin pingsan.


Lucca segera menghubungi anak buahnya untuk membereskan tempat ini.


"Beresakan tempat ini dan jangan sampai ada bukti yang tersisa. Yang lain urus pria ini dan bawa ke gedung kosong yang sudah ku bilang ke kalian tadi. Aku akan menjemput Kakak"


Anak buah Lucca langsung membereskan rumah Soobin tadi dan membawa mayat wanita itu untuk dikremasi dengan layak.


Dan Soobin sudah dibawa ke gedung kosong yang Lucca minta.


Next......

__ADS_1


__ADS_2