
Malam ini akan menjadi malam yang panjang bagi Rosa dan Clara.
Setelah tangan dan kaki mereka diikat, pakaikan yang melekat ditubuhnya dilepas satu persatu oleh pria-pria tersebut.
Oh iya. Aku lupa menjelaskan sebelumnya para pria yang datang ke kamar hotel Rosa dan Clara semuanya menggunakan topeng, jadi mereka tidak tau wajah orang-orang itu.
"Lepaskan brengsek. Jangan kau buka" Teriak Rosa
Mereka tak mendengarkan perkataan Rosa seolah-olah Rosa hanyalah sebuah patung.
Clara sedari tadi hanyalah menangis ketakutan, dia sudah pasrah saat ini.
"Kalian bertiga mainlah dengan yang itu, aku akan main dengan yang ini" Ucap Mark dari balik topeng sambil menunjuk Clara.
"Terserah lo deh, Gue ngikut aja" Jawab Roy
"Lo tenang aja. Nanti kalau gue udah bosen lo ambil alih aja" Kata Mark
Clara dan Rosa hanya bisa menangis. Kalau saja mereka bisa memutar waktu, mereka tidak akan mau dibawa kesini oleh Suho tadi. Tapi nasi sudah menjadi bubur. Mereka hanya bisa menyesal sekarang.
Mark dan teman-temannya pun segera membuka pakaian mereka dan memulai aksinya.
Baru saja Mark akan naik ke atas tempat tidur tapi Rosa dan Clara begitu berisik dan membuat itu membuat Mark pusing.
Tanpa berpikir panjang, Mark mengambil kaos kakinya dan menyumpal mulut Rosa dan Clara.
"Nah begini dong bisa diam. Gue pusing denger suara lo" Kata Mark
"Pinter juga lo Bro" Ucap Samuel.
" Udah udah, nggak usah lama-lama lagi ayo kita mulai" Ujar Mark
"Siap bro" Sahut Roy dan Jake
Rosa dan Clara tak pernah menyangka jika mereka akan berakhir seperti ini. Apalagi Rosa yang belum pernah melakukan hubungan badan sama sekali.
Malam itu adalah malam yang sangat buruk bagi Rosa dan Clara, tubuh mereka dijadikan giliran oleh pria-pria yang tidak mereka kenal.
Malam buruk bagi Clara dan Rosa tapi tidak bagi Mark dan teman-temannya ini adalah malam yang sangat menyenangkan.
Setelah puas menikmati tubuh Rosa dan Clara Cenzo sudah memerintahkan agar Mark membuang dua ****** itu ketempat yang jauh agar mereka tidak bisa mengganggu Nara kembali.
__ADS_1
Saat ini terlihat Cenzo sedang menonton televisi sambil mengerjakan pekerjaan lemburnya di laptop.
"Matikan saja televisinya jika tidak kau lihat" Ucap Nara sambil berjalan menuju dapur untuk membuat sarapan.
Cenzo tak menjawab perkataan Nara, dia begitu sibuk dengan laptopnya karena pekerjaannya belum selesai tadi gara-gara dia tertidur disamping Nara samapi sore.
Nara sedang membuat makan malam untuk dirinya dan Cenzo. Sebenarnya Nara sedang malas untuk memasak saat ini, dan Nara memutuskan untuk membuat ramyeon saja.
"Kau akan masak apa baby" Ucap Cenzo yang tiba-tiba muncul dan memeluk Nara dari belakang.
"Aku sedang malas membuat makanan yang aneh-aneh, jadi aku hanya memasak ramyeon. Tak apa kan"
"Kau tunggulah disana, ini akan segera matang jika kau berhenti menggangguku" Kata Nara
Tanpa menunggu Nara berkata lagi Cenzo langsung pergi dan duduk dimeja makan. Cenzo mengamati Nara yang sedang sibuk memasak.
Usia Nara memang masih muda, tapi soal pikiran dan kemampuan mengurus rumah Nara sudah sangat ahli.
Beberapa saat kemudian Nara pun datang dengan membawakan makanan mereka dan Cenzo langsung bergegas mengambil air dari dalam kulkas.
"Selamat makan"Ucap Nara
__ADS_1
"Selamat makan"
Mereka makan dengan sangat nikmat walaupun hanya dengan ramyeon saja itu sudah cukup. Ini juga yang membuat Cenzo menjadi tambah menyukai Nara. Sifat Nara yang tak matrealistis dan tak pilih-pilih dalam segala hal.
Setelah makan malam Nara menemani Cenzo lembur. Cenzo fokus pada laptopnya dan Nara fokus pada televisi.
"Apakah masih lama" Tanya Nara
"Sedikit lagi selesai. Apa kau sudah mengantuk"
"Iya. Cepatlah atau kau mau tidur di sofa"
Mendengar kata Nara menyebutkan Sofa, Cenzo langsung menutup laptopnya dan mematikan televisi. Tanpa aba-aba Cenzo langsung mengangkat tubuh Nara dan membawanya ke tempat tidur.
"Ayo sekarang tidur" Ucap Cenzo sambil meletakkan Nara diatas tempat tidur.
Nara tertawa melihat Cenzo yang sangat ketakutan saat dia menyuruh Cenzo tidur di Sofa.
"Baiklah bayi basarku, ayo sekarang tidur. Aku sungguh lelah" Ucap Nara
" Good night baby" Kata Cenzo sambil mengecup kening Nara.
"Good night"
Mereka pun mulai tertidur dan berpelukan satu sama lain.
__ADS_1
Next......