Daddy Sugar Baby

Daddy Sugar Baby
50. Berdua


__ADS_3

Jam sudah menunjukkan pukul 7 malam dan Cenzo baru menyelesaikan pekerjaannya.


Nara sudah bangun dari tidurnya sejak 2 jam yang lalu, sekarang Nara baru saja kembali dari kamar mandi.


"Oppa aku lapar" Ucap Nara


"Aku sudah selesai baby. Bagaimana jika kita makan di restoran saja"


"Oke setuju. Ayo pergi"


Nara dengan semangat berjalan menuju mobil meninggalkan Cenzo dibelakang.


Nara telah sampai di mobil terlebih dahulu. Cenzo ternyata berjalan sangat santai sambil mengobrol dengan Suho.


"Chagiya cepatlah" Teriak Nara


"Kau pulanglah dan istirahat" Ucap Cenzo pada Suho


"Oke bos. Selamat malam"


Suho pun segera masuk ke mobil dan melajukan mobilnya menuju rumahnya.


Cenzo bergegas menghampiri Nara yang sudah cemberut di sebelah mobi.


"Sudah, ayo kita berangkat" Ucap Cenzo sambil membukakan pintu mobil untuk Nara.


Cenzo memutari mobil dan duduk di belakang pengemudi. Cenzo usahakan secepat mungkin untuk masuk ke mobil karena tidak ingin membuat Nara marah lagi.


"Kau mau makan apa?" Tanya Cenzo sambil melajukan mobilnya.


"Terserah kau saja" Jawab Nara dengan dingin


"Ayolah baby, jangan membuatku marah"

__ADS_1


"Maka dari itu terserah Oppa saja"


Cenzo mulai memutar otaknya untuk memilih makanan apa yang akan mereka makan sekarang.


"Bagaimana dengan Chicken"


"Iya"


Cenzo melajukan mobilnya dengan sangat kencang. dan beberapa saat mereka pun samapi di restoran itu


"Aku mau makan Chicken dan kimbap, minumnya Soju" Kata Nara


"Baiklah Nona"


Sambil menunggu makanan sampai mereka pun saling mengobrol.


"Baby kau jangan minum soju banyak-banyak ya" Ucap Cenzo.


"Iya tenang saja, aku hanya ingin menyicipi sedikit saja"


Tak berselang lama pesanan mereka pun akhirnya datang.


"Selamat menikmati" Ucap pelayan itu


"Terima kasih" Jawab Nara dengan lembut.


Nara langsung mengambil makanan itu dan langsung menyantapnya tanpa menghiraukan tatapan dari Cenzo.


"Selamat makan" Ucap Nara dengan mulut penuh dengan makanan.


"Yakkk... Jika mulutmu penuh jangan bicara" Kata Cenzo


Nara hanya menanggapi ucapan Cenzo dengan senyuman saja.

__ADS_1


Cenzo pun mulai makan dengan sangat elegan dan itu berbanding terbalik dengan Nara yang makan seperti orang rakus.


"Pelan-pelan baby tidak ada yang akan mengambil makananmu" Ucap Cenzo


Nara tak lagi menghiraukan ucapan Cenzo dan hanya fokus ke makanannya.


"Aahhhhh.... kenyangnya" Ucap Nara saat sudah menghabiskan makanannya tak sisa sedikitpun.


"Oppa cepat bayarlah aku sudah mengantuk" Kata Nara.


"Iya, kau tunggu disini sebentar"


Cenzo membayar makanan mereka dan meninggalkan Nara sendiri.


Cenzo telah selesai membayar dan bergegas menghampiri Nara kembali.


"Baby ayo pulang"


"Let's go"


Di rumah..


Setelah sampai di rumah mereka langsung menuju ke kamar. Cenzo membersihkan tubuhnya terlebih dahulu dan Nara langsung tertidur di atas meja rias saat sudah selesai membersihkan makeup nya.


Cenzo baru saja keluar dari kamar mandi terkejut melihat Nara yang tertidur seperti itu.


Cenzo pun mengangkat tubuh Nara dan membaringkannya di atas tempat tidur.


"Dasar bayi besar" Ucap Cenzo dan membaringkan tubuhnya disamping Nara.


"Selamat malam Baby" Ujar Cenzo sambil mengecup bibir Nara


Cenzo memeluk tubuh Nara dengan sangat erat seakan enggan untuk melepaskan Nara. Tak tau sejak kapan perasaannya kepada Nara menjadi sebesar ini. Rasanya Cenzo tak mau melepaskan Nara walaupun sedetik pun.

__ADS_1


Next....


__ADS_2