
Pagi ini sebelum berangkat ke kantor Cenzo pergi dulu ke rumah Jimin karena Cenzo sudah berjanji akan mengantarkan Jimin ke bandara sekarang.
Cenzo meminta Suho untuk menjemputnya dirumah. Cenzo tak ingin menjadi supir Jimin Nanti jika ke bandara.
Saat Cenzo sedang sarapan Suho pun datang. Nara meminta Suho untuk sarapan bersama dengan mereka tapi Suho menolak karena dia sudah makan tadi.
Cenzo akhirnya sudah menyelesaikan makannya dan langsung berangkat menuju rumah Jimin.
"Baby aku berangkat" Ucap Cenzo sambil mencium kening Nara
"Hati-hati" Jawan Nara saat mobil Cenzo mulai melaju.
Nara pun kembali ke dalam untuk membereskan piring kotor.
Jarak rumah Cenzo ke rumah Jimin cukup dekat hanya memakan waktu sekitar 10 menit.
Saat Cenzo sudah sampai terlihat Jimin sudah bersiap didepan rumahnya.
"Jimin" Sapa Cenzo begitu sampai.
"V, cepatlah kalau tidak aku bisa ketinggalan pesawat"
__ADS_1
Baru saja Cenzo sampai Jimin sudah terburu-buru pergi, padahal penerbangannya masih jam 8 nanti dan sekarang masih pukul 06.40, Jarak dari rumah Jimin ke bandara juga hanya memakan waktu sekitar 35 menit.
"Kenapa kau buru-buru sekali" Tanya Cenzo yang mulai curiga
Tak biasanya temannya ini terburu-buru. Jimin adalah orang yang paling santai, walaupun telat tak masalah baginya yang penting dirinya tidak terburu-buru.
"Aku takut macet.... Cepatlah ayo" Jawab Jimin sambil memasukkan barang-barangnya ke bagasi mobil Cenzo dibantu oleh Suho.
Setelah selesai Jimin langsung masuk kedalam mobil dan duduk didepan sebelah Suho.
"V ayo masuk" Teriak Jimin dari dalam mobil
Cenzo pun bergegas masuk kedalam mobil. Saat sudah di dalam Cenzo pun berkata kepada Jimin
Muka Jimin seketika langsung pucat pasi. Jimin tau jika Cenzo tak mungkin membunuhnya, tapi Cenzo akan menghajarnya hingga Jimin tak mampu bangun.
Dulu saat sekolah Cenzo pernah memukuli Jimin karena Jimin mencoba membully siswa lain dan meminta uang mereka. Cenzo menghajar Jimin hingga kaki kiri Jimin patah.
Semenjak itu Jimin tak mau lagi mencari masalah dengan Cenzo, Jimin selalu menuruti perkataan Cenzo dan itu sebenarnya demi kebaikan Jimin sendiri.
Mereka bertiga pun sudah sampai di bandara. Suho segera membantu Jimin untuk menurunkan barang-barangnya.
__ADS_1
"Kabari aku jika kau sudah sampai. Masalah gajimu nanti akan ku kirim" Ucap Cenzo
"Thanks bro. Gue berangkat dulu" Jawab Jimin sambil menyerahkan kunci rumah kepada Cenzo.
Setelah Jimin sudah cukup jauh, Cenzo pun masuk kedalam mobil dan meminta Suho untuk segera melajukan mobilnya ke kantor.
Pada saat bersamaan terlihat wanita yang baru saja Take Off dengan penerbangan Italia, Korea.
Wanita itu melihat Cenzo yang sedang berjalan ke arah mobilnya bersama temannya mungkin.
Wanita itu pun dengan cepat berlari mencoba mengejar Cenzo tapi Cenzo sudah masuk ke dalam mobil.
"Sial aku terlambat" Ucapnya.
Wanita itu mencari taksi untuk mengejar mobil Cenzo tapi mobil Cenzo sudah melaju dengan sangat kencang.
Saat sudah mendapatkan taksi wanita itu mencoba mencari informasi Cenzo di ponsel. Kata temannya Cenzo sekarang sudah menjadi orang yang sangat sangat kaya dan terkenal di seluruh dunia. Jadi akan sangat mudah menemukan alamat kantor Cenzo.
Sesuai dengan yang dikatakan oleh temannya tak butuh waktu lama wanita itu pun akhirnya menemukan alamat kantor Cenzo dan langsung meminta supir taksi menuju ke sana.
"Cepat ke alamat ini pak" Ucapnya
__ADS_1
Next.......