
Untung saja Cenzo sampai dirumah sebelum Nara bangun. Cenzo segera turun dan mengangkat tubuh Nara.
"Oppa" Ucap Nara saat Cenzo menggendong tubuhnya
"Yes Beby, jangan banyak bergerak ayo ke kamar"
"Susu pisang ku Oppa" Cenzo seketika langsung berhenti. Wahh.... Cenzo semakin tak habis pikir lagi dengan Nara sekarang.
"Nanti aku suruh pelayan untuk membawakannya" Kata Cenzo
"Tapi aku maunya sekarang bukan nanti"
"Terus bagaimana tanganku sudah penuh karena menggendong mu Baby"
"Turunkan aku saja" Cenzo segera menurunkan Nara dan mengambil susu pisang di dalam mobil.
"Kau duluan saja ke kamar, bersihkan dirimu terlebih dahulu" Ucap Cenzo
"Oke Oppa, kau jangan lama-lama. I love you" Jawab Nara dan langsung masuk ke dalam
Cenzo senyum-senyum mendengar perkataan Nara. Tak biasanya Nara menyatakan cintanya seperti itu, sekali dia bilang begitu membuat hati Cenzo menjadi tak karuan.
Cenzo segera mengambil susu pisang dan masuk kedalam menyusul Nara. Cenzo menaruh susu pisang Nara di dalam lemari pendingin di kamar agar Nara tak jauh-jauh mengambilnya.
"Baby, apa kau masih belum selesai" Terik Cenzo di depan pintu kamar mandi.
"Belum Oppa sedikit lagi"
Cenzo iseng mengecek pintu kamar mandi yang ternyata tidak dikunci oleh Nara. Dengan senyum menyeringai, Cenzo masuk kedalam. Setelah masuk secara diam-diam Cenzo langsung mengunci pintu kamar mandi dan memasukkan kunci kedalam saku celananya.
Nara saat ini sedang membasuh tubuhnya dibawah guyuran shower. Cenzo langsung masuk dan memeluk Nara dari belakang.
"Aaaaaaaaa...... Oppa, kenapa kau masuk. Keluarlah aku malu" Teriak Nara
"Aku ingin mandi bersama"
"Tapi aku sudah selesai aku akan keluar terlebih dahulu"
"Tidak ada penolakan Baby"
__ADS_1
"Aku takut kau berbuat macam-macam lagi. Aku tak mau"
"Aku janji tak akan macam-macam"
Cenzo mulai melepas pakaiannya satu persatu dan menarik Nara agar ikut berendam dengannya di bathtub.
Cenzo meminta Nara untuk duduk didepannya. Nara sedikit kikuk, pasalnya mereka berdua sama-sama polos tanpa sehelai benang pun.
Cenzo memeluk Nara dari belakang sambil mengelus-elus perut Nara.
"Kenapa kau mengelus perutku Oppa" Kata Nara
"Entahlah Baby aku hanya ingin saja"
"Oppa sudah yuk, aku tak nyaman seperti ini"
"Ayolah sebentar saja ya"
Nara pun hanya diam dan membiarkan Cenzo mengelus-elus perutnya, entah kenapa elusan Cenzo membuat Nara merasa sangat nyaman hingga membuat Nara tertidur.
"Baby kau tidur" Panggil Cenzo tapi tak ada jawaban dari Nara.
Cenzo segera membangunkan Nara dan menyuruh Nara untuk menyudahi mandinya.
"Sudah selesai Oppa, aku bilas terlebih dahulu ya kau jangan ikut" Ucap Nara
"Iya, cepatlah kalau begitu sebelum aku berubah pikiran.
Nara segera menuju shower, dengan secepat kilat Nara pun sudah selesai membilas tubuhnya dan langsung mengenakan jubah mandi.
"Cepatlah Oppa aku keluar dulu" Ucap Nara.
Cenzo masih lama di kamar mandi karena masih harus menuntaskan sesuatu dibawah sana dengan bermain solo.
Nara sudah memakai baju dan langsung mengambil susu pisangnya. Nara turun ke bawah sambil membawa 5 kotak susu pisang dan membawanya ke taman.
"3 Hari lagi aku menikah, cepat sekali ya" Ujar Nara.
Nara menikmati susu pisang itu dengan melihat pemandangan taman belakang rumah Cenzo yang sangat indah dan sejuk.
__ADS_1
"Papa apa kabar ya, aku ingin bertemu dengan Papa" Ucap Nara
"Setelah menikah kita kunjungi Papamu. Selama menjelang hari pernikahan kau tak diperbolehkan keluar dari rumah" Sahut Cenzo
"Kenapa begitu Oppa"
"Sudah dengarkan saja perkataanku Baby"
Cenzo ikut bergabung dengan Nara dan duduk disamping Nara.
"Sudah diminum Susu pisangnya Baby"
"Sudah Oppa"
"Mana?, coba lihat"
Nara menunjukkan kotak susu pisang yang sudah kosong.
"5. Kau menghabiskannya sendiri"
"Iya Oppa, ini sangat lezat. Kau harus mencobanya"
"Tidak usah, aku tidak suka"
"Ya sudah"
"Baby sekarang kau tidurlah di kamar aku akan melanjutkan pekerjaanku di ruangan kerja" Ucap Cenzo
"Gendong boleh Oppa" Kata Nara dengan ekspresi wajah yang imut.
Cenzo tak bisa menolak melihat keimutan Nara seperti itu. Tapa banyak bicara Cenzo langsung mengangkat tubuh Nara ala bridal style dan membawanya ke kamar.
Sesampainya dikamar Cenzo langsung membaringkan tubuh Nara di atas tempat tidur dan menyelimutinya.
"Sekarang tidur ya"
"Iya. Love you" Ucap Nara
Cenzo dengan gemas mencubit pipi Nara dan mencium dahi Nara.
__ADS_1
"Sudah jangan menggodaku. Sekarang tidurlah" Cenzo segera meninggalkan Nara dan bergegas ke ruang kerjanya untuk menyelesaikan beberapa dokumen yang belum Cenzo cek dan ditandatangani.
Next.......