
Begitu sampai di rumah sakit Cenzo langsung berbaring di sofa. Beberapa saat kemudian setelah tidur-tidur itu Cenzo bergegas pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya dan berganti baju untuk menghilangkan jejak agar Nara tidak curiga.
"Kak aku dan mereka berdua pulang dulu ya" Ucap Lucca
"Baiklah, ingat pesanku tadi untuk tidak ikut campur dengan masalahku yang ini dan jangan berani-beraninya ada yang menyelamatkan ****** itu" Kata Cenzo dengan tegas.
"Kalau masalah itu kau tenang saja tidak usah khawatir seperti ini percayakan saja semua kepadaku" Ujar Lucca
"Ya sudah pulang sana" usir Cenzo
"Tanpa kau suruh kami juga akan pulang kunyuk" Ucap Jimin dengan sedikit emosi
"Sudahlah ayo pulang jangan terpancing omongan kakak" Lucca langsung mengajak Jimin dan Suho pergi dari sana.
Setelah kepergian mereka bertiga, Cenzo ikut berbaring di ranjang rawat milik Nara tapi Cenzo berada disebelah kiri agar tidak menyakiti kaki Nara yang sebelah kanan.
.
.
.
Pagi telah tiba, Nara terbangun terlebih dahulu karena merasakan kakinya yang begitu ngilu. Nara menahan suaranya agar tidak membangunkan Cenzo yang masih terlelap disampingnya itu.
Tak lama setelah Nara bangun Cenzo pun ikut terbangun.
"Morning baby" Sapa Cenzo sambil mengelus kepala Nara
"Morning Oppa" Jawab Nara
__ADS_1
"Apa sudah merasa baikan sekarang hem?" Tanya Cenzo
"Yes Oppa, jangan terlalu khawatir aku tidak apa-apa"
"Bukan begitu Baby, aku benar-benar khawatir melihatmu seperti ini. Lihatlah kakimu apa ini sakit?"
"Tidak Oppa tidak sakit sama sekali kau jangan khawatir sangat. Sekarang Oppa bekerjalah aku akan istirahat"
Cenzo terdiam sebentar melihat Nara yang ada di depannya itu. Bagaimana bisa Nara berfikir untuk menyuruhnya bekerja saat kondisi Nara sendiri seperti ini.
"Tidak, aku tidak akan pergi ke kantor sampai kau sembuh total dan sudah bisa berjalan lagi" Ucap Cenzo dengan keras kepalanya.
"Oppa ayolah aku bukan anak kecil lagi yang harus ditemani selama 24 jam seperti ini"
"Tidak ada penolakan, kau diam saja dan turutilah perkataan ku"
Cenzo sedang dalam mode over protective sekarang entahlah perasaan dari tadi malam Cenzo terus saja mengomel setiap ada orang yang tidak menuruti perkataannya.
Cenzo yang baru sadar jika dirinya baru saja membentak Nara pun langsung mendekat kearah Nara dan memegang tangan Nara.
"Maafkan aku Baby, aku terlalu khawatir kepadamu dan tak ingin kau kesakitan terus-menerus seperti ini. Jadi jangan membantah perkataan ku oke" Jelas Cenzo
"Iya, tapi jangan menggunakan suara yang meninggi seperti itu aku jadi takut" Ucap Nara
"Baiklah sekali lagi maafkan aku ya sayang"
Nara hanya mengangguk mendengar permintaan maaf dari Cenzo dan masuk kedalam pelukan Cenzo.
.
__ADS_1
.
Di rumah Cenzo anak-anak sudah ribut sejak bangun tidur tadi karena mereka sudah tak sabar ingin bertemu dengan Nara di rumah sakit.
Jimin bilang kepada mereka kalau mereka tak boleh berangkat kalau tidak sarapan terlebih dahulu. Tapi kalian tau lah bagaimana anak-anak. Mereka terus saja merengek kepada Jimin agar cepat mengantarkan mereka menemui Nara.
"Boy dengarkan Papa, kalau kalian berdua tidak makan terlebih dahulu kalian bisa disuntik nanti di sana" Ucap Jimin
"No Papa, aku dan Clay tidak sakit jadi tidak akan kena suntik" Kata Mate
"Sudahlah boy kalian jangan membantah, makan sekarang atau tidak aku antarkan bertemu dengan Mommy Nara dan Daddy Cenzo" Ancam Lucca
Mendengar perkataan Lucca Anak-anak langsung menyendok makanan mereka dan memasukkan kedalam mulut dengan banyak.
Jika Lucca sudah bicara mereka tidak akan ada yang berani membantah karena Lucca begitu tegas kepada mereka berdua.
Lucca memang sayang kepada kedua ponakannya ini, tapi ada saat dimana Lucca akan menjadi tegas kepada mereka agar mereka tidak semena-mena kepada orang lain dan bisa menghargai dan mendengarkan perkataan orang lain.
"Kau mengurus dua bocah saja tidak bisa Jimin" Ucap Lucca
"Mereka memang keras kepala dan hanya akan mendengarkan perkataan mu karena kau menakutkan" Ujar Jimin
"Dasar duda banyak sekali bicara"
"Sudahlah kau diam saja aku sangat pusing sekarang gara-gara dua bocah itu"
Suho lepas dari tanggung jawab mengasuh anak-anak karena dirinya harus pergi ke kantor untuk menggantikan Cenzo di sana. Jadi tugas anak-anak hanya untuk Jimin dan juga Lucca.
Bagaimana tidak pusing di rumah hanya ada mereka yang semua adalah pria pengasuh anak-anak sedang cuti beberapa hari jadi tidak bisa mengurus mereka.
__ADS_1
Dan kalian tau bagaimana nakalnya seorang anak laki-laki apalagi berjumlah dua orang anak.
Next....