
Jam telah menunjukkan pukul tujuh malam, Saat ini Cenzo sedang dalam perjalanan pulang ke rumah. Sebelum pulang tadi Cenzo sempat mampir ke kedai untuk membelikan topokki pesanan Nara.
Setelah menempuh perjalanan sekitar satu jam Cenzo pun sudah sampai dirumah. Cenzo segera keluar dari mobil dan berlari masuk kedalam rumah seperti anak kecil.
"Baby, I am home" Teriak Cenzo saat sudah sampai di dalam.
Nara yang saat itu sedang bermain di ruang tengah bersama dengan Mate langsung menoleh kearah Cenzo dan tersenyum.
"Oppa, mana pesanan ku" Tanya Nara
"Yakk... Suamimu ini baru saja pulang, kenapa kau tak menanyakan keadaanku malah menanyakan pesananmu" Ucap Cenzo sambil duduk di samping Nara dan Mate.
"Maaf, tapi ini keinginan junior"
"Boy bagaimana kabarmu hari ini?" Tanya Cenzo pada Mate yang sedang serius bermain itu
"Mate hari ini main sama Mami terus banyak sekali" Jawab Mate
"Kalau ada orang bertanya padamu lihat orangnya jangan seperti itu" Ucap Cenzo
"Maaf Daddy" Pasalnya Mate dari tadi tak mengalihkan pandangannya dari mainan ditangan.
"Sudahlah, mandi saja dulu Oppa" Kata Nara
"Iya, kau makanlah, ini aku juga belikan Mate ice krim"
"Yeyy... Thanks Daddy"
"Siapa yang mengajarimu memanggil Daddy?"
"Mami, kata Mami supaya nggak sama kayak Papa Jimin manggilnya" Jelas Mate
"Baiklah-baiklah, Daddy tinggal keatas dulu ya"
Cenzo pun pergi ke atas untuk membersihkan dirinya terlebih dahulu setelah itu baru makan malam. Selepas kepergian Cenzo, Jimin datang.
"Boyy....." Panggil Jimin
"Yes Papa, Papa sudah pulang" Tanya Mate
__ADS_1
"Sudah Boy, Bagaimana hari ini?"
"Baik Papa, Mate main sama Mami"
"Ya sudah, Mate nggak boleh nakal ya, dengarkan perkataan Mami"
"Oke Papa"
"V sudah pulang?" Tanya Jimin pada Nara
"Sudah, dia sedang mandi, kau mandilah juga setelah itu makan malam" Ucap Nara
"Titip Mate dulu ya"
"Kau ini, menurutmu siapa yang menjaganya dari tadi. Sudahlah bersihkan dirimu sana"
Jimin pun segera pergi dan membersihkan dirinya juga. Untung saja sekarang Jimin tak banyak lembur, karena Cenzo sudah meminta kepada Jimin untuk tidak mengambil jam lembur dan lebih banyak menghabiskan waktu bersama dengan Mate.
Sekitar 30 menit Cenzo dan Jimin terlihat turun dari atas bersamaan. Mereka menghampiri Mate dan Nara diruang tengah.
"Ayo makan malam" Ucap Cenzo
"Mate jangan lari-lari nanti kau bisa jatuh" Ucap Nara.
Baru saja Nara menutup bibirnya, Mate yang sedang berlari tersandung kakinya sendiri hingga jatuh.
Gubrakkkkkkkk.......
"Mateee......." Teriak mereka bertiga.
Jimin segera berlari menolong Mate dan membatu Mate bangun.
"Huuaaaaa........ Papa sakit" Teriak Mate sambil menangis.
"Mami sudah memberitahumu agar tidak selalu lari-lari Mate, tapi kau selalu saja membantahnya" Ucap Jimin yang malah memarahi Mate.
"Sudahlah, kau menakutinya" Ucap Cenzo
"Kalau tidak begini dia akan selalu membantah perkataan orang V" Jelas Jimin
__ADS_1
"Mate kan laki-laki, Laki-laki itu tak boleh cengeng, sekarang diam dan cepat makan" Ucap Cenzo
Cenzo segera menggendong Mate dan mendudukkan Mate di tempat makan.
"Kasihan sekali Mate harus diapit oleh dua orang keras kepala ini" Ujar Nara
Mereka berempat pun akhirnya makan malam dengan damai. Nara memakan toppoki pesanannya tadi.
Setelah selesai makan Nara menyuruh Jimin untuk segera menidurkan Mate yang sudah mulai mengantuk.
"Kau istirahat saja dengan Mate, kasian dia sudah mengantuk" Ucap Nara
"Ya, Selamat malam"
Jimin segera pergi ke kamarnya sambil menggendong Mate. Cenzo pun mengajak Nara untuk tidur juga.
"Baby, apa aku boleh menjenguk Junior malam ini?" Tanya Cenzo
"Eeemmmm..... Bagaimana ya, akan ku pikirkan dulu" Ucap Nara sambil meninggalkan Cenzo.
Sesampainya dikamar Nara langsung masuk ke kamar mandi untuk menggosok gigi dan mencuci muka. Cenzo duduk diatas tempat tidur sambil menunggu Nara keluar. Cenzo sudah siap melepaskan bajunya dan hanya mengenakan boxer saja.
Saat Nara baru saja keluar dari kamar mandi dan melihat Cenzo yang sedang berbaring sambil memainkan ponselnya dengan bertelanjang dada membuat Nara seketika langsung melebarkan matanya.
"Sepertinya aku tidak akan bisa menolaknya kali ini" Ucap Nara sambil berjalan menghampiri Cenzo dan langsung naik keatas tubuh Cenzo.
"Oppa mau menggodaku ya" Kata Nara
"Jadi kau tergoda Baby" Tanya Cenzo sambil meraih tangan Nara dan meletakkan di perut sixpacknya.
"Lakukanlah semaumu Baby, ini semua milikmu" Ucap Cenzo
"Siapa takut" Nara segera mendekatkan wajahnya ke wajah Cenzo dan langsung mencium bibir Cenzo.
Cenzo yang sudah tak tahan segera membalik posisi mereka sehingga Nara berada dibawah. Cenzo dengan cepat membuka semua baju yang melekat ditubuh Nara.
"Daddy comes Junior" Ucap Cenzo....
Malam ini kamar Cenzo dipenuhi dengan suara kenikmatan dari mereka berdua.
__ADS_1
Next.......