
Keesokan harinya Nara hanya diam dikamar tak melakukan apa-apa. Nara menonton drama sepanjang hari karena Cenzo tak memperbolehkan Nara melakukan apapun.
Cenzo saat ini sedang sibuk dengan laptop didepannya tanpa memperdulikan Nara.
"Oppa" Panggil Nara
"Hemm Baby" Jawab Cenzo masih dengan fokus ke arah laptopnya.
"Oppa lihatlah aku ingin bicara"
"Apa Baby, aku sedang sibuk"
"Aku ingin yangnyeom chicken. (Ayam goreng berbumbu pedas)
"Kan tinggal pesen lewat ponsel bisa"
"Tapi aku maunya Oppa yang ke restorannya langsung"
"Tapi aku lagi sibuk Baby"
"Ya sudah kalau begitu aku berangkat sendiri saja" Ucap Nara sambil berjalan kearah lemari untuk mengambil jaketnya.
Nara sudah mengambil jaket dan bersiap untuk pergi. Cenzo dengan sigap langsung menghadang Nara.
"Ya sudah aku belikan. Baby dirumah saja nggak boleh kemana-mana"
"Oke. Hati-hati dijalan Oppa. Love you"
Cenzo langsung meluncur ke restoran Ayam yang biasa Nara kunjungi.
"Lagi sibuk-sibuknya ada aja yang diminta" Ujar Cenzo sambil melajukan mobilnya.
Setelah kepergian Cenzo, Nara kembali menonton drama sambil meminum susu pisangnya yang kemarin dia beli.
Cenzo kembali setelah pergi selama 30 menit tadi dengan membawa pesanan yang Nara minta.
"Baby ayo turun ke bawah ayamnya sudah disiapkan di meja makan" Panggil Cenzo
"Iya Oppa"
Nara sudah tidak sabar untuk memakan ayam dengan bumbu pedas itu. Nara pun segera turun ke bawah menyusul Cenzo.
"Oppa" Panggil Nara sambil berlari
"Jangan lari-lari Baby, kau nanti bisa jatuh"
"Mana pesanan ku"
"Itu"
__ADS_1
Nara segera duduk dan memakannya. Cenzo melihat Nara makan dengan sangat lahap jadi membuatnya lapar juga.
"Oppa boleh minta?" Tanya Cenzo
"Boleh, ambil aja tapi 1 ya"
"Disuapin boleh"
Nara segera menyuapi Cenzo. Cenzo makan dengan sangat lahap. Entah yang lapar perutnya atau matanya Cenzo, padahal Cenzo tak begitu suka makan ayam bumbu pedas seperti ini.
"Sudah Baby, aku kembali ke kamar dulu ya, kerjaannya tinggal dikit" Ucap Cenzo setelah itu minum dan pergi meninggalkan Nara
"Iya Oppa bentar lagi aku nyusul"
Cenzo kembali menyelesaikan pekerjaannya karena sebentar lagi Suho akan datang untuk mengambil dokumen.
"Huhhh kenyangnya" Ucap Nara begitu masuk kedalam kamar
"Sudah kenyang hemm...."
"Sudah Oppa. Sekarang aku ngantuk"
"Sini tidur"
Nara segera membaringkan tubuhnya di samping Cenzo yang sedang mengecek dokumen. Dalam hitungan detik Nara sudah menyelami alam mimpi.
"Sayang sekali dengan Baby ku ini" Ucap Cenzo sambil mengecup kening Nara dan menyelimuti Nara.
"Masuk" Ucap Cenzo. Terlihat maid dirumah Cenzo masuk.
"Kenapa ajuma?" Tanya Cenzo
"Dibawah ada Tuan Suho"
"Iya katakan sebentar lagi aku turun"
"Baik tuan, permisi"
Cenzo segera merapikan berkas-berkas itu dan membawa kebawah.
"Bos" Sapa Suho saat melihat Cenzo sudah datang dan langsung mengambil dokumen yang dibawa Cenzo
"Sudah ku tandatangani semua"
"Makasih bos"
"Bagaimana perkembangan acara pernikahanku lusa Suho"
"Sudah 98 persen bos. Undangan juga sudah dibagikan"
__ADS_1
"Bagus, kau akan dapat bonus"
"Terima kasih bos"
"Suho ingat mulai besok aku cuti kerja selama 1 minggu ke depan"
"Baik bos"
"Ajuma ambilkan 2 kaleng bir" Teriak Cenzo
"Baik tuan"
"Kau sudah menghubungi Lucca dan Jimin kan Suho"
"Sudah bos, mereka sudah dalam perjalanan mungkin nanti malam mereka sampai"
"Baiklah"
"Ini tuan minumannya" Ucap ajuma
"Terima kasih ajuma"
"Minumlah Suho"
"Iya bos"
Cenzo sungguh tidak sabar menantikan pernikahan yang tinggal 2 hari lagi. Bukan hanya tak sabar menjadikan Nara sebagai istrinya tapi Cenzo juga tak sabar ingin menerkam Nara nanti.
Cenzo tak akan membiarkan Nara turun dari atas ranjang. Cenzo akan mengurung Nara didalam kamar. Bahkan kalau bisa Cenzo akan memeluk Nara sepanjang hari sampai bosan.
"Bos... bos..." Panggilan Suho membuyarkan lamunan Cenzo
"Kenapa" Tanya Cenzo
"Kenapa anda senyum-senyum sendiri bos"
"Aaahhh.... aku tidak senyum-senyum sendiri mata kau yang rabun mungkin"
"Jelas-jelas aku melihat dengan mata kepalaku sendiri, pasti bos sedang memikirkan hal-hal mesum" Ujar Suho dengan suara yang sangat pelan
"Kau bilang apa Suho?, aku bisa mendengar suara mu".
"Tidak bos aku tidak bilang apa-apa"
"Sudahlah sekarang kau kembali saja ke kantor aku mau tidur"
"Nggak usah ngusir juga kali bos. Aku juga udah mau pergi. Selamat siang" Suho segera pergi dan kembali lagi ke kantor.
"Dasar tukang ngambek kamu kayak perempuan" Ejek Cenzo yang melihat Suho pergi dengan marah
__ADS_1
Cenzo pun segera kembali ke kamar untuk tidur sambil memeluk Nara. Baru saja pergi meninggalkan Nara sebentar Cenzo sudah rindu lagi.
Next.....