Daddy Sugar Baby

Daddy Sugar Baby
55. Mantan istri Cenzo


__ADS_3

Flashback On


Tapi setelah mengantar Jimin ke bandara, Cenzo masih harus menemui rekan bisnisnya terlebih dahulu hingga Cenzo telat datang ke kantor.


Cenzo baru berangkat ke kantor sekitar jam 11. Setalah sampai di kantor seperti biasa Cenzo mengecek dokumen-dokumen yang masih saja menumpuk di mejanya seakan-akan tak ada habisnya.


Saat Cenzo sedang ke ruangan Suho untuk memberikan beberapa dokumen yang masih salah seorang perempuan datang dan langsung menerobos masuk ke ruangan Cenzo.


Raya sempat menghalangi wanita itu tapi wanita itu bersikeras dan mendorong Raya dengan sangat keras hingga Raya terjatuh di lantai.


Begitu Raya jatuh wanita itu memanfaatkan kesempatan dan langsung masuk ke ruangan Cenzo.


Raya mencari Cenzo ke sana kemari tapi tak menemuka Cenzo. Saat Raya mencari di ruangan Suho ternyata Cenzo juga tak ada disana.


Brakkk.....


Raya membuka pintu di ruangan Suho dengan sangat kencang hingga Suho terkejut.


"Tuan Vincenzo mana?" Tanya Raya dengan serius


"Sedang ke kamar mandi. Mungkin sekarang sudah kembali keruangannya" Jawab Suho


Brakkkk.....


Raya sangat tidak bisa tenang sekarang. Mungkin saja jika pintu di ruangan Suho punya mulut pintu itu akan mengomel.


"Dasar Gila" Ujar Suho saat Raya sudah pergi dari ruangan dan menutup pintu dengan sangat kencang


Raya berlari kembali keruangan Cenzo dan terlihat Cenzo sedang mengobrol dengan wanita itu. Raya pun segera masuk ke dalam.


Tok.. tok.. tok...


"Masuk" Ucap Cenzo dari dalam

__ADS_1


Mendengar jawab dari Cenzo Raya pun langsung masuk ke dalam.


"Ada apa Raya?" Tanya Cenzo


"Maaf tuan saya sudah melarang Nona ini masuk tapi beliau tetap bersikeras" Jelas Raya


"Tidak apa-apa. Kau pergilah aku akan berbicara dengannya. Satu lagi, jangan izinkan orang lain masuk dulu ke ruangan ku"


Raya pun segera undur diri dan kembali bekerja.


Setelah kepergian Raya Cenzo pun mulai berbicara dengan wanita itu.


"Kenapa kau kemari Angelina?" Tanya Cenzo


"Aku merindukan mantan suamiku yang tampan ini" Jawab Angelina dengan suara menggoda dan tangannya membelai wajah Cenzo


Cenzo segera menyingkirkan tangan Angelina dan mendorong Angelina hingga terjerumuh ke atas sofa.


"Ingat. Jangan main-main denganku. Kau sudah tau kan aku bagaimana jika sudah tak bisa mengontrol emosiku"


"Apa kau tak merindukanku?. Setiap saat setelah kau menceraikan ku, aku selalu saja terpikirkan dirimu"


"Jangan munafik kau Angel. Aku sudah tau bagaimana busuk mu"


"Ayo lah darling. Sekarang aku sudah mau mengandung anakmu, bagaimana jika kita rujuk kembali"


Mendengar perkataan Angelina, Cenzo seketika tertawa dengan sangat kencang.


"Kenapa kau tertawa?" Tanya Angelina


"Kau itu sudah ibarat uang receh bagiku sekarang. Aku mengakui jika diriku bodoh dulu percaya padamu tapi sekarang tidak lagi. Sekitar aku minta kau pergi dari sini" Ucap Cenzo sambil menarik tangan Angelina.


Angelina memberontak saat Cenzo menyeretnya keluar.

__ADS_1


"Sebentar lepaskan" Ucap Angelina dan menghempaskan tangan Cenzo yang mencengkram lengannya.


Cenzo pun seketika melepaskan cengkraman tangannya.


"Sekarang apa lagi?"


"Baiklah aku akan keluar dari sini tapi tolong pinjamkan aku kamar mandi aku sudah tak tahan ingin buang air kecil"


"Waktumu hanya 2 menit. Cepat" Cenzo berbaik hati mengizinkan Angelina memakai kamar mandinya.


Waktu sudah berlalu selama 2 menit tak Angelina tak kunjung keluar dari dalam kamar mandi.


Cenzo pun langsung kearah kamar mandi dan menggedor-gedor pintu kamar mandi itu.


"Cepatlah keluar waktumu sudah habis" Teriak Cenzo


"Iya tunggu sebentar"


Braaakkkkkkk........


Terdengar seperti sesuatu terjatuh dengan sangat kencang. Tak lama kemudian pintu kamar mandi terbuka.


Cenzo melihat Angelina yang sedang terduduk di lantai kamar mandi dengan celana bagian belang dan bajunya yang basah.


"Cenzo bantu aku, aku terpeleset. Tolonglah" Ucap Angelina


"Dasar wanita gila" Ujar Cenzo sambil memapah tubuh Angelina.


Baru saja Cenzo keluar dari dalam kamar mandi, terlihat Nara yang sedang memandang Cenzo dan Angelina dengan air mata yang mengalir membasahi pipinya.


Cenzo yakin Nara pasti salah paham sekarang, jadi Cenzo harus segera menjelaskannya sebelum masalah ini menjadi runyam.


Flashback Off

__ADS_1


.


Next.......


__ADS_2