
Saat dalam perjalanan ke kantor Cenzo dapat panggilan telpon dari salah satu Kliennya yang meminta Cenzo ke kantornya karena ada sesuatu yang ingin dibicarakan.
"Suho ke kantor Tuan Park sekarang" Perintah Cenzo
"Baik Bos"
Suho memutar balik mobilnya menuju Ke kantor Tuan Park.
Wanita tadi yang sedang menuju ke kantor Cenzo pun sudah sampai. Wanita itu langsung menuju ke resepsionis untuk menanyakan ruangan Cenzo.
"Permisi apa Cenzonya ada?" Tanya Wanita itu.
"Maaf Nona, tapi tuan Vincenzo masih belum datang" Jawab sang resepsionis
"Kira-kira kapan dia kembali?"
"Saya kurang tau Nona"
"Gimana sih" Ucapnya dengan muka yang sinis.
Wanita itu coba mencari cara bagaimana agar dia bisa bertemu dengan Cenzo secepat mungkin.
__ADS_1
"Oh iya, kau pasti tau kan dimana rumah Cenzo?" Tanyanya lagi ke resepsionis
"Alamat rumah Tuan Cenzo tidak bisa diberikan ke sembarang orang"
"Heyy.... Aku ini kekasihnya, cepat katakan dimana rumahnya"
Resepsionis itu pun seketika terkejut. Semua orang di kantor ini tahunya kekasih Cenzo adalah Nara, lantas siapa wanita yang mengaku-ngaku sebagai kekasih Cenzo ini.
"Dasar pegawai sialan. Lihat saja aku akan memecat mu saat aku sudah bertemu Cenzo nanti dan mengadukan semua perbuatan mu padaku" Ucap Wanita itu dan berlalu pergi meninggalkan kantor Cenzo.
Ddrrtttt..... drrtttttttt.....
Ponsel Nara berbunyi dan yang menghubunginya adalah Dita, Nara pun segera mengangkat panggilan tersebut.
"Nara kirim alamat mu sekarang, aku akan menjemputmu" Ucap Dita dari sebrang telpon
"Baiklah akan ku kirimkan di Chat. Kau hati-hati dijalan" Nara segera mematikan sambungan telepon dan mengirimkan alamat rumah Cenzo ke Dita.
Nara teringat bahwa dia belum memberi tahu Cenzo jika Nara akan keluar. Nara pun segera menelpon Cenzo. Panggilan pertama tidak dijawab dan Nara mencobanya kembali tapi tidak ada jawaban lagi dari Cenzo, Nara pun memutuskan mengirimkan Pesan saja pada Cenzo yang penting dirinya sudah meminta izin.
__ADS_1
Setelah Nara selesai bersiap-siap Dita pun datang.
"Tepat sekali" Ucap Nara saat salah satu maid memberi tahunya kalau ada temannya yang sedang menunggu.
Kali ini Nara menggunakan celana Jeans panjang dan dipadukan dengan kaos oversize berwana putih dan dilapisi dengan rompi. Sepatu boot hitam dan rambut yang di biarkan terurai.
Saat Nara berjalan menghampiri Dita para maid melihat Nara dengan begitu kagum. Tubuh Nara yang tinggi dan sedikit berisi memakai pakaian begitu membuat kakinya terlihat semakin jenjang. Nara pun terlihat begitu Cantik dengan pakaian seperti itu, ya walaupun menggunakan dress pun juga cantik. Memang jika seseorang sudah cantik mau menggunakan pakaian apapun akan terlihat cantik.
"Ditaaaaa" Sapa Nara pada temannya itu.
Dita pun langsung menoleh kearah Nara. Dita seketika dibuat terkejut oleh Nara. Dita memandang Nara dari kaki sampai kepala.
"Kau tak salah pakaian?" Tanya Dita tiba-tiba
"Kenapa?" Jawab Nara sambil memperhatikan pakaiannya
"Nara, aku berdandan dengan anggun seperti ini dan kau berdandan seperti ini. Memang kau tak akan bisa menghilangkan gaya tomboi mu itu"
Nara hanya tersenyum mendengar ucapan Dita.
"Tapi aku tetap cantik kan?"
"Iya kau tetap cantik. Walaupun kau didandani seperti orang gila juga akan tetap cantik" Ujar Dita
"Nggak gitu juga kali..... Ya udah yuk berangkat"
Mereka pun akhirnya berangkat ke mall untuk belanja-belanja dan menghabiskan waktu luang bersama.
__ADS_1
Next......