Daddy Sugar Baby

Daddy Sugar Baby
183. Pendekatan


__ADS_3

"Oppa nanti saat aku pulang boleh ya jika Alice yang merawat ku seperti Jimin waktu itu" Ucap Nara ditengah-tengah obrolan mereka


Pandangan Cenzo langsung mengarah kepada Alice. Cenzo takut jika Alice sedang sibuk dan jadi keberatan untuk mengurus Nara


"Kau masih lama dirawat disini Baby, aku tidak akan mengizinkanmu pulang jika kau belum pulih sepenuhnya" Cenzo mencoba mencari alasan


"Tapi disini begitu membosankan, aku akan sangat rindu kepada anak-anak jika dirawat disini. Benarkan Jimin disini begitu membosankan"s


"Benar sekali Nara disini sangat-sangat membosankan, aku saja tidak tahan disini" Jawab Jimin secara spontan.


Cenzo langsung melihat kearah Jimin dengan pandangan tajam. Jimin yang tau itu langsung menundukkan kepalanya dan pura-pura bermain ponsel.


"Kau jangan keras kepala Baby, Alice juga punya kesibukan sendiri" tolak Cenzo


"Tidak apa-apa aku bisa merawatnya nanti" sahut Alice


"Benarkah Alice kau mau merawat ku nanti kan" tanya Nara dengan mata berbinar


"Iya Nara kau tenang saja oke"


Nara begitu senang mendengar itu. Mereka tidak tau saja jika Nara sedang memiliki rencana yang begitu besar kedepannya


"Kau benar tidak keberatan jika harus mengurus Nara nanti Alice?" Tanya Cenzo


"Tidak tuan, saya tidak keberatan nanti saja akan masuk beberapa hari sekali saja di rumah sakit"


"Baiklah kalau begitu, gaji mu nanti akan aku transfer setiap minggu"


"Tidak usah tuan, saya ikhlas membantu Nara kok jadi anda tidak perlu membayar saya" Alice tak menyangka jika Cenzo akan membayarnya sebagai perawat pribadi Nara


"Sudahlah Alice jangan menolak kau harus mau ya" Bujuk Nara

__ADS_1


"Tapi aku yang tidak enak Nara. Aku ikhlas membantumu dan tidak menginginkan imbalan apapun apalagi sampai digaji seperti ini"


"Terima saja oke"


Alice tak bisa menolak lagi dan memilih diam tak meladeni perkataan Nara dan Cenzo.


.


.


Karena Alice sudah cukup lama berada di rumah sakit jadi Alice pamit kepada Nara untuk pulang terlebih dahulu karena nanti sore dia harus bekerja.


"Nara aku pulang dulu ya, nanti sore aku bekerja, kau baik-baik ya, nanti kalau sudah pulang kau hubungi aku, aku akan ke sana" Ucap Alice


"Ya kenapa buru-buru sekali sih aku masih mau kau disini" Rengek Nara


"Baby Alice sudah dari pagi tadi disini dan sekarang sudah jam 3 sore dia harus pulang" Cenzo tak habis pikir dengan istrinya itu adakalanya Nara berfikir sangat dewasa dan bijak adakalanya juga dia bersikap konyol dan seperti anak kecil yang suka sekali merengek


"Makanya kau cepatlah sembuh agar Alice bisa merawat mu" Sahut Jimin dan bersiap-siap berdiri untuk mengantar Alice pulang


"Nanti aku tanyakan kedokterannya dulu, tapi kalau memang kau belum diperbolehkan pulang jangan memaksa ya"


"Baiklah"


"Nara aku pamit dulu ya, Bye" Pamit Alice


"Aku juga pamit mengantarkan Alice pulang" Jimin dengan buru-buru langsung menyusul Alice yang sudah keluar terlebih dahulu itu


"Dasar mencari kesempatan dalam kesempatan" Ejek Cenzo


.

__ADS_1


.


"Alice tunggu" Panggil Jimin saat melihat Alice yang sudah berjalan masuk kedalam lift


Alice yang melihat Jimin berlari kearahnya langsung menghentikan pintu lift agar tidak tertutup terlebih dahulu.


"Ada apa tuan?" tanya Alice saat Jimin sudah berada disampingnya


"Aku akan mengantarkan mu pulang" Ucap Jimin secara tiba-tiba dan Jimin langsung menekan tombol lift agar turun ke lantai bawah


"Apa tidak merepotkan tuan, soalnya saya masih akan mampir untuk membeli makan terlebih dahulu setelah itu langsung berangkat ke rumah sakit" Jelas Alice


"Tak masalah biar aku antar kau jangan sungkan-sungkan seperti itu"


"Baik tuan"


"Dan lagi, jangan memanggilku tuan, panggil saja aku Jimin tidak usah ditambah dengan kata tuan"


"Baik Jimin"


Ting....


Pintu lift pun terbuka, dengan spontan jimin langsung menggandeng tangan Alice untuk berjalan menuju parkiran.


Alice langsung melihat kerah Jimin kemudian pandangannya melihat kearah tangannya yang digenggam oleh Jimin itu.


Alice tersenyum dengan malu karena baru pertama kali dirinya diperlakukan seperti itu oleh lawan jenisnya.


.


.

__ADS_1


Next....


Sorry banget, banget, banget, banget author baru up kesehatan author keganggu banget, lagi sibuk juga dah paket lengkap maafkan author ini ya.......


__ADS_2