
Setelah sampai dirumah Suho dan mereka bertiga sudah membersihkan diri masing-masing mereka pun pulang ke rumah Cenzo. Ternyata setelah mereka tiba tiga puluh menit lalu di rumah Suho, Suho tidak ada dirumah dan sedang ada di rumah Cenzo.
Cenzo, Lucca dan Jimin membakar baju mereka semua yang terkena noda darah tadi. Setelah itu mereka bertiga menggunakan baju Suho untuk berganti baju.
Mereka bertiga belum tau jika masalah sudah menunggu mereka dirumah. Selama perjalanan pulang mereka bertiga terus saja bergurau di dalam mobi.
.
.
Dirumah Nara terlihat sedang berbincang-bincang dengan Alice, Raya dan Suho yang sambil menjaga Clay bermasa Mate mendengarkan cerita dari Nara.
"Kak ayo ceritakan bagaimana bisa kau sampai disini?" Tanya Nara
"Waktu itu setelah kau dijemput oleh adikmu itu tiba-tiba ada seorang pria yang menyuruhku keluar setelah itu dia memukul tengkukku hingga aku tak sadarkan diri" Jelas Alice
Alice ternyata bisa berbahasa korea. Waktu pertama kali bertemu Nara, Alice tak mengerti perkataan Nara karena Alice begitu merasa gugup dan ketakutan jadi Alice tak mengerti perkataan Nara.
"Kau bisa sebutkan ciri-ciri pria itu" Ucap Nara
"Orangnya tinggi, badannya agak sedikit kurus, matanya seperti orang Korea pada umumnya" Kata Alice
Nara berfikir keras siapa yang dimaksud oleh Alice. Pria yang wajahnya seperti orang Korea hanya Cenzo, tapi tidak mungkin jika itu Cenzo karena Cenzo tak ikut kesana.
__ADS_1
Setelah beberapa saat Cenzo, Lucca dan Jimin pun akhirnya sampai dirumah dan langsung masuk kedalam.
"Baby, aku pulang......" Teriak Cenzo begitu masuk dan langsung menghampiri Nara yang sedang ada diruang tengah.
Cenzo langsung memeluk Nara dengan sangat erat sambil berkata.
"Kau sudah baikan sayangku" Ucap Cenzo
"Sudah Oppa kau jangan terlalu khawatir seperti itu" Jelas Nara
"Bagaimana aku tidak khawatir belahan jiwaku sedang kesakitan seperti ini" Cenzo langsung memegang kedua pipi Nara dan melahap Bibir Nara dengan rakus.
Semua orang yang ada disana sangat terkejut sampai terheran-heran melihat kedua orang bucin didepannya ini.
"Sialan kau kak" Teriak Lucca dan langsung membuat Nara tersadar, dengan cepat Nara langsung mendorong tubuh Cenzo hingga ciuman mereka terlepas.
"Yyyaaaa kau kenapa kau bisa keluar penculik" Teriak Jimin sambil menunjuk Alice.
Semua orang langsung melihat kearah Alice saat Jimin menunjuknya. Entahlah kenapa Jimin bisa lupa jika dia sedang mengurung penculik di kamarnya.
"Apa maksudmu Jimin?" Tanya Cenzo
"Dia orang yang membawa Nara pergi waktu itu, aku dan Lucca menemukannya dijalan saat penculik ini akan membawa Nara pergi, untung saja aku dan Lucca langsung mengejar mobilnya mereka dan menghadangnya" Jelas Jimin.
__ADS_1
"Jadi kau juga terlibat dalam penculikan Istri dan anakku" Teriak Cenzo sambil berdiri.
"Bukan saya tuan, saya hanya menolong Nara" Kata Alice dengan ketakutan.
"Orang jahat harus mendapatkan hukuman yang setimpal" Cenzo sudah berdiri dan bersiap untuk menarik tangan Alice tapi Nara mencegahnya.
"Diam kalian semuaaaaaa" Teriak Nara. Sebelum itu Nara sudah meminta Raya dan Suho agar membawa Mate dan Clay pergi dari saya.
"Kau menjauhlah dari wanita ini Baby jangan dekat-dekat dengan dia" Ucap Cenzo
"Kalian tau tidak jika wanita ini sudah menolongku malam itu. Setelah dari bandara aku dibuang di jalanan yang sepi, aku berjalan sangat jauh hingga akhirnya menemukan pemukiman. Aku dengan sangat lemah berjalan sambil menggendong Clay yang saat itu sedang demam kerumah-rumah warga untuk meminta pertolongan dan aku bertemu dengan dokter Alice karena aku mengetuk rumahnya. Dia begitu baik sudah mengobati aku dan Clay seketika malam itu" Jelas Nara
Mereka mengerti sekarang jika Jimin dan Lucca sudah salah paham ke wanita yang bersama dengan Nara waktu itu.
"Kalian minta maaflah karena sudah berlaku kasar ke dokter Alice" Ucap Nara dengan menangis
"Akan kami pikirkan nanti" Kata Lucca. Lucca dan Jimin langsung pergi dari sana dan menuju keluar.
"Oppa ayolah minta adik dan temanmu untuk meminta maaf kepada Dokter Alice kalau tidak aku akan marah kepadamu" Ucap Nara sambil berlari menuju kamarnya.
Cenzo serba salah sekarang bagaimana ini sekarang tidak mudah untuk membujuk para cecenguk itu dan Nara langsung marah saja.
Alice dengan pelan-pelan langsung pergi meninggalkan Cenzo juag dan mencari keberadaan Clay dan Mate.
__ADS_1
Sekarang orang yang paling bingung adalah Cenzo yang harus membujuk tiga orang sekaligus agar mau berbaikan.
Next.....