Daddy Sugar Baby

Daddy Sugar Baby
190. Masakan spesial Cenzo


__ADS_3

Nara terbangun karena merasakan sesuatu yang sangat berat menindih perutnya saat Nara berbalik ternyata itu adalah Cenzo yang sedang tertidur lelap.


"Kapan dia sampai" Ucap Nara sambil berusaha menyingkirkan tangan Cenzo dari perutnya.


Bukannya terlepas pelukan Cenzo jadi semakin kencang, Nara pun akhirnya tak bisa apa-apa lagi.


Nara terus berbaring sambil mengelus-elus kepala Cenzo. Sudah cukup lama mereka tidak bermesraan lagi karena masalah yang terus saja datang silih berganti.


Karena elusan lembut dari Nara, Cenzo pun perlahan-lahan mulai membuka matanya dan yang pertama dia lihat adalah wajah cantik dari istrinya itu.


"Kau sudah bangun lama?" Ucap Cenzo dan menarik tubuh Nara agar semakin mendekat kearahnya.


"Tidak, baru saja. Oppa sendiri kapan pulang, kenapa tidak membangunkan aku tadi"


"Sudah tadi aku pulang dan aku lang ikut tidur disamping mu, aku tak tega untuk membangunkan mu tadi, tidurmu terlihat begitu nyenyak" jelas Cenzo.


Nara pun hanya tersenyum sambil melihat kearah Cenzo. Sudah lama sekali Nara tak memandang wajah tampan suaminya dari dekat seperti ini.


"Kenapa kau senyum-senyum seperti itu" Tanya Cenzo yang kebingungan melihat perilaku istrinya itu


"Tidak ada. Oppa apa rasa cintamu masih sama seperti dulu" Nara melontarkan perkataan yang sangat tidak masuk akal


Cenzo tertawa mendengar perkataan Nara itu. Bagaimana bisa istrinya berfikiran seperti itu, secara tidak langsung Nara sekarang sedang meragukan cinta Cenzo yang sangat tulus ini.


"Kenapa kau bertanya seperti itu?"


"Sudahlah Oppa jawab saja aku tak mau mendengarkan jawaban yang lain"

__ADS_1


"Baiklah baiklah, apa kau tidak tau cintaku tidak akan berubah dari dulu kepada kamu Baby, justru rasa cintaku terus bertambah setiap hari mulai dari dulu sampai selamanya" Jelas Cenzo.


Tanpa aba-aba Nara langsung mengecup pipi Cenzo. Nara begitu bahagia mendengar perkataan dari Cenzo ini.


Kalian pasti juga akan sama seperti Nara jika Suami kalian orang yang sangat kalian cintai berkata seperti itu. Rasanya Nara seperti wanita yang sangat-sangat berharga di dunia ini. Sedikit lebay sihh.....


"Hey kau jangan memancing ya Baby, kau tau kan aku paling tidak bisa dipancing-pancing seperti ini" Ucap Cenzo


"Tidak aku sedang tidak memancing mu, aku sedang lapar sekarang apa Oppa mau makan denganku" Ajak Nara


"Apa yang tidak untuk istriku tersayang, ayo aku gendong nanti aku buatkan makanan yang sangat-sangat lezat" Ucap Cenzo sambil mengangkat tubuh Nara ala bridal style


"Benar ya, jangan berbohong buatkan aku spaghetti paling paling special dan paling lezat" Kata Nara sambil mengalungkan tangannya di leher Cenzo


"Siapa takut"


Mereka berdua pun turun kebawah sebelum turun mereka melihat ke kamar anak-anak dan ternyata anak-anak sedang tidur ditemani oleh beby sister mereka dan Alice.


Cenzo mendudukkan Nara di kursi tempat makan dan dirinya langsung pergi ke dapur membuat makanan yang sudah Nara minta tadi.


"Oppa jangan lama-lama aku sudah lapar" Ucap Nara sambil memegang sendok dan garpu yang sudah siap dia tangannya


"Semua butuh proses Baby, sudah kau diam saja di sana duduk yang tenang" Kata Cenzo


"Baiklah"


Cenzo mulai memasak spaghetti spesial itu. Cenzo menggunakan alat-alat dapur dengan begitu lincah dan lihai. Lihat saja sekarang Cenzo sudah beralih menjadi Chef profesional.

__ADS_1


.


.


.


Sekitar setengah jam sudah berlalu. Cenzo sudah siap dengan masakannya, sekarang saatnya menyajikan makanan tersebut kepada Nara agar mereka berdua bisa makan bersama-sama.


"Makanan sudah siap. Sekarang saatnya kau makan sekaligus menyuapiku" Ucap Cenzo sambil meletakkan sepiring besar spaghetti dan langsung duduk di sebelah Nara


"Baiklah, bayi besar ku sudah lapar rupanya" Nara mulai mengambil spaghetti itu dan menyuapkan kepada Cenzo.


"Apakah enak Oppa?" Tanya Nara


Cenzo hanya menganggukkan kepalanya sambil terus mengunyah makanan yang penuh di mulutnya itu.


Nara pun segera mencoba masakan yang Cenzo buat itu. Baru satu suapan Nara sudah bisa merasakan masakan yang begitu lezat dan makanan tersebut adalah buatan dari suaminya sendiri.


Mereka berdua makan dengan begitu lahap satu sama lain hingga tak kerasa makan mereka sudah habis tak tersisa.


"Yah Oppa sudah habis" Kata Nara sambil menunjukkan piring yang kosong iku kepada Cenzo


"Sudahlah kita kan sudah kenyang besok akan aku masakan lagi, sekarang kita harus mandi terlebih dahulu sudah sore" Bujuk Cenzo


"Baiklah, tapi janji ya besok masakan lagi yang banyak sekalian"


"Iya, sudah ayo aku gendong kau harus mandi"

__ADS_1


"Baik Oppa" Nara langsung mengalungkan tangannya di leher Cenzo dan Cenzo segera mengangkat tubuh Nara seperti tadi untuk kembali ke kamar.


Next.....


__ADS_2