
Setelah menempuh waktu beberapa menit akhirnya Nara sudah sampai di kantor Cenzo. Supir membantu menurunkan stroller milik Baby Clay di bagasi dan Nara keluar sambil menggendong Clay dan Mate.
Saat sudah ada di luar mobil Nara menurunkan Mate dan membiarkan Mate berjalan sendiri lalu Nara meletakkan Clay di dalam Stroller.
Nara masuk kedalam kantor sambil mendorong stroller Clay dan menuntun Mate. Orang lain yang melihat Nara pasti akan mengira bahwa Nara memiliki beban yang sangat berat tapi itu semua tidak benar, Nara begitu menikmati perannya sebagai ibu dan istri sekaligus.
Semua pegawai Cenzo menyapa Nara dengan sangat ramah. Nara segera menuju keruangan Cenzo menggunakan Lift khusus.
Tingg......
Pintu lift pun terbuka, Nara segera berjalan masuk kedalam kantor Cenzo. Nara melihat Cenzo yang sedang fokus pada pekerjaannya sampai tak menyadari kedatangan Nara dan anak-anaknya.
"Daddy" Panggil Mate dan langsung berlari menghampiri Cenzo.
Cenzo langsung mengalihkan pandangannya dan melihat kearah Mate.
"Kalian sudah datang hem" Tanya Cenzo
"Ya sudah datang dong Daddy, kan kami sudah ada di sini" Jawab Nara sambil menggendong Baby Clay dan duduk di sofa.
"Kau sinis sekali Baby" Ucap Cenzo
"Sudah lanjutkan saja kerjanya"
Nara meminta Mate untuk duduk bersama Nara dan membiarkan Daddy nya bekerja terlebih dahulu. Sambil menunggu jam istirahat tiba Nara mengajak Clay dan Mate bermain bersama. Seketika ruangan tersebut dipenuhi oleh tawa dua Baby boy itu.
Cenzo yang mendengar itu tak bisa fokus pada pekerjaannya lagi. Dengan cepat Cenzo langsung ikut bergabung bersama Nara dan Anak-anaknya.
"Oppa kenapa disini?" Tanya Nara
__ADS_1
"Aku juga ingin bermain bersama mereka berdua" Ucap Cenzo
Mereka berempat pun saling bergurau satu sama lain. Kebahagiaan terpancar dari raut wajah Nara dan Cenzo melihat jagoan mereka sudah besar sekarang.
Saat itu Suho masuk kedalam ruangan Cenzo untuk menyerahkan beberapa dokumen. Tapi saat Suho baru saja menutup pintu Suho melihat Cenzo yang sedang bergurau dengan anak dan istrinya. Suho tak mau mengganggu momen bahagia itu dan segera pergi dari sana.
"Sudah lama sekali aku tak melihat senyum lebar dan Bos dan Nyonya Nara. Bahagia sekali rasanya" Ucap Suho sambil berjalan menuju ruangannya.
Setelah sudah puas bergurau jam istirahat pun sudah tiba, sekarang waktunya Cenzo untuk makan siang. Cenzo memanggil Suho untuk segera keruangannya.
Dengan senang hati Suho langsung keruangan Cenzo. Suho mengira dirinya akan diajak makan bersama dengan Cenzo, lumayan makanan gratis. Begitulah pemikiran Suho.
Saat sampai di ruangan Cenzo dengan cepat Suho langsung masuk kedalam.
"Ada yang bisa saya bantu bos" Ucap Suho dengan senyum yang lebar di wajah.
Senyum di wajah Suho langsung menghilang. Bukan Cenzo yang salah saat ini, tapi ekspetasi Suho yang terlalu berlebihan.
"Baiklah bos yang bawa mereka ya" Ucap Suho sambil menggendong Clay dan meletakkan Clay di stroller.
Suho segera keluar dari ruangan Cenzo sambil membawa Clay dan Mate.
"Aku lapar sekali" Ucap Suho sambil menuntun Mate dan mendorong stroller Clay.
"Kita kemana Anak-anak" Tanya Suho kepada Mate yang sedang melihat-lihat sekitar kantor
"Uncle beli es krim" Ucap Mate
"Baiklah ayo kita beli es krim"
__ADS_1
Mereka bertiga pun berjalan menuju kedai es krim yang ada disekitar kantor. Suho merasa tak terbebani mengasuh Mate dan Clay karena Suho sendiri sangat menyukai anak kecil.
Selama bosnya bahagia Suho juga akan bahagia.
**Baby Clay**

**Baby Mate**


Next......
__ADS_1