
Saat ini keadaan Nara sudah berangsur-angsur membaik. Dokter sudah memperbolehkan Kaira untuk pulang ke rumah bersama baby Clay juga.
Sebelum pulang ke rumah Cenzo masih harus beres-beres barang Nara yang ada dirumah sakit dan segera membawanya masuk ke mobil terlebih dahulu dengan bantuan Jimin, Lucca dan Suho.
Sebenarnya buka Cenzo yang beres-beres, Cenzo hanya memerintahkan saja sambil berdiri menggendong Baby Clay, Cenzo memberi arahan barang apa saja yang harus dibawa pulang.
"Tau gini mending tadi nggak datang waktu diminta V kemari" Ucap Jimin sambil memasukkan barang-barang itu kedalam tas.
"Udah turuti saja perintahnya" Kata Suho
"Hemmmm...."
Setelah mereka beres-beres, Cenzo keluar menuju tempat administrasi untuk membayar biaya perawatan Baby Clay dan Nara selama dirumah sakit. Lucca membantu Nara untuk jalan dan Suho menggendong Baby Clay, Jimin saat itu sedikit kesal pada Cenzo karena disuruh untuk beres-beres. Dengan wajah yang ditekuk Jimin berjalan mendahului Suho dan Lucca untuk segera keruangannya.
"Kenapa dia?" Ucap Lucca
"Sepertinya dia marah karena disuruh bantu-bantu bersih-bersih tadi" Kata Suho sambil tertawa
"Dasar kunyuk sialan"
__ADS_1
Mereka membawa Nara menuju mobil sambil menunggu Cenzo. Tak lama setelah itu Cenzo datang dan segera masuk ke dalam mobil untuk pulang ke rumah.
"Kita pulang ya Clay" Ucap Cenzo sebelum menjalankan mobilnya.
Cenzo langsung menancap gasnya dan melajukan mobil dengan kecepatan sedang, Nara sangat rindu suasana rumah sekarang. Sudah satu minggu lebih Nara dirawat dirumah sakit.
.
.
Sesampainya dirumah Cenzo dan Nara segara menuju ke kamar untuk istirahat karena Baby Clay juga lapar dan harus tidur.
Melihat Cenzo dan Nara yang berjalan menaiki tangga, Lucca dan Suho seketika langsung bahagia, Tugas mereka berdua sudah selesai. Lucca mengajak Suho untuk makan diluar karena mereka belum makan apapun dari tadi.
"Baiklah. Aku yang akan bawa mobilnya" Suho dan Lucca langsung menuju ke salah satu restoran yang menyediakan minuman beralkohol juga.Karena sibuk menemani Cenzo dirumah sakit mereka menjadi jarang minum-minum.
Sekitar 30 menit mereka pun sampai di restoran itu. Saat Lucca dan Suho masuk semua orang yang sedang ada di restoran tersebut langsung melihat kearah mereka berdua. Suasana di restoran tersebut begitu ramai.
Lucca langsung mencari tempat duduk dan Suho memesan makanan. Suho kembali karena pesanan mereka masih dimasak terlebih dahulu.
__ADS_1
"Kau kapan kembali ke Itali?" Tanya Suho.
Lucca segera memasukkan ponselnya kedalam saku dan mengobrol bersama Suho.
"Entahlah, masih belum kepikiran. Mungkin aku akan sedikit lama disini" Jawab Lucca
"Kau sendiri bagaimana?, Terlalu nyaman kerja dengan kak Cenzo ya sampai selalu menuruti perintahnya" Ucap Lucca
"Kau tau sendiri kan, bos yang menolongku dulu, jadi aku harus berterima kasih padanya" Jelas Suho
"Iya sih. Dia orang yang baik, dia saja selalu menyayangiku walaupun aku bukan saudara kandungnya"
"Bagaimana dengan Mama bos di Itali?" Tanya Suho
"Masih sama seperti biasanya. Entah kenapa dia seperti menjaga jarak dengan Kakak padahal hanya kakak anak satu-satunya"
"Kau sudah memberitahunya kalau bos punya anak"
"Aku sempat menghubunginya tapi tidak dijawab. Kai juga ku suruh untuk kesana tapi dia tak mau membukakan pintu"
__ADS_1
Setelah mengobrol cukup lama, akhirnya makanan mereka pun datang. Tanpa banyak bicara Suho dan Lucca segera menyantap makanannya dengan sangat nikmat.
Next...