Daddy Sugar Baby

Daddy Sugar Baby
194. Tidak Jelas


__ADS_3

Sore hari pun berlalu, sekarang jam telah menunjukkan pukul 18.00 itu tandanya sebentar lagi Cenzo akan pulang kerumah.


Sambil menunggu kepulangan Cenzo, Nara menemani anak-anak dikamar sambil bercerita.


"Katanya jam 5 dia sudah pulang, tapi sampai sekarang batang hidungnya saja belum kelihatan" Gumam Nara


"Mungkin Daddy sedang sibuk di kantor mom" Ucap Mate sambil masih fokus pada mainannya


Nara yang mendengar jawaban Mate merasa malu.


"Sudahlah jangan dengarkan ucapan Mommy kalian main saja dulu ya, mommy mau ke kamar mandi sebentar" Ucap Nara sambil mengelus kepala Mate dan Clay


"Daddy pulang" Ucap Cenzo sambil masuk kedalam kamar dan langsung mencium anak-anaknya


"Kenapa baru pulang Dad?" Tanya Mate


"Di kantor sedang banyak pekerjaan sayang, dimana Mommy mu?"


"Sedang di kamar mandi" jawab Mate Tampa mengalihkan pandangan dari mainannya


Cenzo berjalan menuju lemari untuk mengambil baju ganti sambil menggendong Clay karena Clay tidak mau turun dari gendongannya.


"Clay kau bisa turun sebentar Daddy mau mengambil pakaian" Ucap Cenzo dengan lembut.


Clay pun dengan cepat langsung menganggukkan kepalanya tanda setuju.


Cenzo langsung menurunkan Clay dan menyuruhnya untuk bermain kembali bersama Mate.


Setelah mendapatkan baju gantinya Cenzo langsung berjalan menuju kamar mandi tempat Nara berada.


Cenzo sangat hafal pada istrinya itu. Dia tidak akan mengunci kamar mandi jika di kamar mandi dalam apa lagi dikamar sedang ada anak-anak.

__ADS_1


Saat Cenzo masuk, dia melihat Nara berada didepan cermin sambil menggunakan skincare miliknya sebelum pergi tidur.


Cenzo lantas langsung memeluk Nara dari belakang.


"Apa kabarmu Baby?" Ucap Cenzo tepat di telinga Nara


"Baik"


Cenzo heran dengan jawaban cuek dari istrinya itu.


"Kau marah padaku?" Tanya Cenzo


"Tidak, kenapa harus marah buang-buang tenaga saja" Ucap Nara sambil melepas pelukan tangan Cenzo yang melingkar diperutnya dan pergi keluar dari kamar mandi


Cenzo yang merasa dicampakkan bergegas membersihkan tubuhnya dan meminta penjelasan kepada Nara.


"Sepertinya aku sedang tidak membuat kesalahan dari tadi, tapi kenapa sikapnya seperti itu?" Ucap Cenzo pada dirinya sendiri


"Baik mom" Jawab mereka berdua


Nara mengajak mereka turun untuk makan bersama.


"Kita tidak menunggu Daddy mom?" Tanya Mate


"Tidak, Daddy masih tidak lapar katanya" Ucap Nara sambil memberikan sepiring nasi kepada Mate


"Capat makan setelah itu tidur" Ucap Nara dengan tegas setelah itu tidak ada lagi percakapan dimeja maka.


Nara hanya fokus menyuapi Clay yang terlihat sangat santai dan sedikit sudah mulai mengantuk.


beberapa saat sudah berlalu, makanan mereka sudah habis dan sekarang Nara mengantar mereka ke kamar untuk segera tidur.

__ADS_1


Nara mengecup dahi Mate dan Clay secara bergantian.


"Tidur yang nyenyak sayang" Ucap Nara setelah itu Nara mematikan lampu dan ganti menyalakan lampu tidur.


Setelah dari kamar anak-anak Nara pun kembali ke kamarnya dan langsung naik keatas tempat tidur terlihat Cenzo masih ada di dalam kamar mandi dan belum kunjung keluar juga.


Beberapa saat kemudian Nara mendengar pintu kamar mandi terbuka dan menandakan Cenzo sudah selesai mandi.


"Mandi saja satu tahun" Gumam Nara dengan suara berbisik.


Cenzo yang baru keluar heran melihat Nara yang sudah berbaring dan menutup seluruh tubuhnya dengan selimut. Cenzo pun langsung bergegas berbaring di sebelah Nara dan memeluk Nara.


"Kenapa sudah tidur apa kau tidak enak badan?" Tanya Cenzo dengan lembut


"Tidak"


Lagi-lagi Nara hanya menjawab dengan singkat.


Cenzo menghela nafas panjang setelah itu membuka selimut yang menutupi kepala Nara.


"Katakan padaku kenapa kau merajuk?" Ucap Cenzo dengan tegas


"Tidak ada apa-apa, aku hanya tidak ingin bicara denganmu, jadi cepatlah tidur sebelum aku berubah pikiran dan tidur dengan anak-anak" Jawab Nara dan menutup kepalanya dengan selimut lagi


Cenzo hanya tercengang mendengar jawaban dari Nara. Cenzo tak habis pikir kepada perempuan yang memiliki sifat yang dapat berubah-ubah seperti ini.


Daripada masalah menjadi semakin panjang Cenzo pun akhirnya menuruti perkataan Nara dan tidur juga. Untung saja dirinya sudah makan diluar tadi.


Next.


Hallo readers maaf baru bisa updated, pasti nungguin ya dan bertanya-tanya kepada nggak update-update.

__ADS_1


Author lagi baru punya baby dan baru aja ada waktu sekali lagi sorry ya guys.....


__ADS_2