Daddy Sugar Baby

Daddy Sugar Baby
32. Orang-orang tersayang


__ADS_3

Setelah berbicara dari hati ke hati saat itu membuat hubungan Cenzo dan Nara menjadi semakin nyata. Bahkan mereka sudah resmi menjadi sepasang kekasih saat ini.


"Kapan ucapara kelulusan mu Baby?" Tanya Cenzo saat mereka sedang sarapan pagi.


"Mungkin 2-3 minggu lagi, apa kau mau datang"


"Tentu saja baby"


"Ya sudah cepat habiskan makananmu" Ucap Nara


"Oh iya Baby, nanti mungkin aku akan pulang sedikit terlambat. Pekerjaan di kantor sangatlah banyak"


"Baiklah. Ujian ku juga selesai hari ini. Nanti aku akan kekantor dan membawakan makanan"


"Oke Baby"


Mereka pun mulai menghabiskan makanannya.


"Aku sudah selesai. Aku berangkat dulu Chagiya takut terlambat" Ucap Nara sambil buru-buru meminum susu dan berjalan dengan cepat ke depan.


"Kau tidak menungguku"


"Tidak usah, aku bisa sendiri" Teriak Nara dari luar


Cenzo pun mulai menghabiskan makannya dengan cepat dan berangkat ke kantor karena pekerjaannya juga sangat banyak hari ini.


Begitu selesai Cenzo langsung berangkat ke kantor dengan mengendarai mobilnya sendiri. Cenzo bukan tipe bos yang manja kemana-mana harus dijemput oleh bawahannya.


Bagi Cenzo mengendarai mobil sendiri itu lebih nyaman. Cenzo tidak akan membebani Suho dengan hal-hal seperti ini karena Cenzo juha tahu bahwa pekerjaan Suho juga sangat banyak dikantor.


Cenzo akhirnya telah sampai di kantor dan langsung menuju ke ruangnya.


"Pagi Tuan" sapa para karyawannya.


Cenzo hanya menanggapi dengan anggukan kepala saja dan terus berjalan.

__ADS_1


Saat Cenzo tiba didepan ruangan ia bertemu dengan Suho.


"Pagi bos" Sapa Suho.


"Pagi. Jadwal pertamaku Suho"


"Seperti biasa tuan. Anda ada pertemuan dengan klien hanya satu, selebihnya ada mengecek berkas-berkas" Jelas Suho


"Pertemuannya jam berapa?" Ucap Cenzo sambil berjalan kearah ruangannya dan duduk di kursi kebesarannya


"Sebentar lagi tuan di restoran X"


"Apa berkas-berkasnya sudah siap?"


"Sudah tuan. Sudah saya selesaikan tadi malam"


"Baiklah ayo berangkat. Kau ikut denganku"


"Siap tuan. Saya ambilkan berkasnya dulu".


Tak butuh waktu lama akhirnya mereka pun meluncur ke restoran X tempat mereka akan bertemu dengan Klien.




Ditempat lain terlihat Nara sedang sibuk mengerjakan ujian akhirnya. Nara sudah bertekad bahwa dia harus mendapatkan nilai yang sempurna.



Suasana di kelas itu begitu sunyi. Semua orang sedang fokus dengan soal yang ada di depannya. Ujian Nara hanya tinggal hari ini, itu pun hanya satu mata pelajaran.



"Waktu habis." Ucap dosen

__ADS_1



Mereka pun mulai mengirimkan hasil jawaban mereka.



"Ujian telah selesai dilaksanakan. Sekarang kalian hanya tinggal menunggu waktu wisuda saja. Sekian untuk hari ini" Ucap dosen tersebut dan pergi meninggalkan kelas



"Huuuuhhhhh..... Akhirnya selesai juga. Lega banget gue" Ucap Dita


"Minum-minum yuk sebagai perayaan selesai ujian" Sahut Chan


"Let's go" Jawab Jenny



"Nara ikut kan ya?" Tanya Dita


"Iya gue ikut tapi bentar aja ya... Nanti siang ada janji soalnya" Jawab Nara


"Ada janji apaan. Bilang aja mau ketemu pacar"


"Apaan sih Dita enggak kok"



"Udah ihh... yuk berangkat" Ucap Jinny mencoba menengahi. Kalau tidak mungkin tidak akan ada habisnya adu mulut itu.



Mereka pun berangkat bersama menuju ke Tempat makan biasa yang mereka datangi. Nara sangat merasa beruntung dikelilingi oleh orang-orang baik seperti mereka dan jangan lupakan Cenzo sang kekasih yang sudah memberinya kasih sayang yang tidak pernah dia dapatkan dari orang tuanya.


__ADS_1


Next......


__ADS_2