
Dirasa sudah muak menyaksikan adegan di depannya, jimin pun memutuskan untuk kembali saja ke rumah sakit.
"Gue kembali ke RS dulu dah V, males gue lama-lama disini bisa kena sakit mata" Ucap Jimin sambil beranjak dari duduknya
"Kenapa nggak dari tadi, elo udah gue kode nggak peka-peka" Jawab Cenzo
"Wahh... brengsek lo"
"Hati-hati dijalan dok, selamat siang" Ucap Nara
"Iya, gue pergi dulu"
Setelah Jimin pergi Cenzo kembali melanjutkan makannya.
"Cepat selesaikan pekerjaanmu dan pulang" Kata Nara
"Iya, sabar dong"
Cenzo pun mau tidak mau melanjutkan pekerjaannya kembali dan menghentikan makannya.
Nara sendiri sedang sibuk menghabiskan makanan itu sambil memainkan ponselnya.
Cenzo hanya bisa menelan ludah melihat Nara menyantap makanan itu dengan sangat nikmat.
"Sebentar lagi aku ada meeting, kau tunggulah disini jangan pulang dulu" Ucap Cenzo
"Baiklah"
Beberapa saat kemudian Suho datang memberi tahu bahwa meeting sudah akan dimulai.
"Bos sudah waktunya"
"Baiklah, kau duluan saja"
__ADS_1
Cenzo berjalan ke arah Nara dan duduk disebelah Nara
"Aku meeting dulu, kau jangan macam-macam oke"
"Pergilah aku akan menunggumu"
Setelah berbicara dengan Nara Cenzo pun pergi dari ruangannya menuju ruang meeting dan tinggallah Nara sendiri.
Nara pun mulai berkeliling melihat-lihat ruangan Cenzo. Tidak ada sesuatu yang aneh di ruangan tersebut, bahkan foto pun tidak ada di meja kerja Cenzo.
Setelah lelah melihat-lihat Nara memutuskan untuk duduk kembali di Sofa. Nara benar-benar merasa bosan saat ini, dia hanya memainkan ponselnya hingga tak terasa dia tertidur.
Waktu begitu cepat berlalu, Cenzo pun sudah selesai dengan Meetingnya. Begitu dia masuk kedalam ruangan senyumnya langsung mengembang.
Cenzo langsung menghampiri Nara yang tertidur dengan posisi duduk dan video ponselnya tetap menyala malah videonya yang menyaksikan Nara tertidur.
"Lucunya" Ucap Cenzo sambil membenarkan posisi tidur Nara.
Saat ini Cenzo hanya perlu segera menyelesaikan pekerjaannya agar Nara tidak menunggunya terlalu lama. Tiba-tiba ponsel Nara berbunyi. Cenzo langsung mengalihkan pandangannya kearah ponsel Nara diatas meja.
"Halo Nara kau ada dimana? mau ikut ngumpul bareng anak-anak yang lain nggak?" Ucap Dita dari sebrang telpon.
"Nara sedang tidur dan dia tidak bisa datang" Jawab Cenzo
"Terus ini siapa"
"Saya kekasihnya Nara"
"Haa.... Seriusan?" Ujar Dita terkejut
"Kalau kau tak percaya ya sudah" Ucap Cenzo sambil mematikan panggilan itu secara sepihak
__ADS_1
Ditempat lain Dita sedang uring-uringan karena panggilannya diakhiri secara sepihak oleh kekasih temannya itu.
"Dasar pria tak tau diri, awas aja kalau ketemu rasakan akibatnya" Ujar Dita
"Kau ini kenapa sih?, Kayak orang gila tau nggak marah-marah nggak jelas" Ucap Lucas
"Sebel gue sama cowoknya Nara"
"Emang Nara punya cowok?, Bukannya udah putus ya" Tanya Han
"Nggak tau juga sih, tapi kata orang tadi dia cowoknya"
"Udah deh ngapain jadi gosip disini sih, jadi berangkat apa enggak?" Ucap Jenny
"Ya udah ayok berangkat" Jawab Bitna dan Lia
"Jalan kaki aja diar sehat" Sahut Reno
"Ya iya lah jalan kaki orang deket, emang mau naik bus gitu" Jawab Dita
Mereka pun berjalan menuju cafe tempat mereka biasa minum.
__ADS_1
Next.....