
Hari ini setelah Cenzo berangkat ke kantor Nara sangat merasa bosan dirumah. Nara ingin pergi ke suatu tempat tempat tapi tak tau kemana.
Nara duduk dipinggiran kolam renang sambil melamun entah memikirkan apa. Nara akan meminta izin kepada Cenzo untuk pergi keluar.
Dengan Cepat Nara langsung menghubungi Cenzo lewat ponselnya. Tak lama setelah itu panggilan sudah terhubung.
"Oppa" Panggil Nara dari telepon
"Kenapa baby, kau sudah rindu kepadaku ya padahal masih tak begitu lama aku berangkat" Ucap Cenzo dengan percaya dirinya.
"Tidak kok"
"Lantas ada apa Baby menghubungiku?" Tanya Cenzo
"Oppa aku begitu bosan dirumah dan tak sedang melakukan apa-apa, apa boleh aku pergi ke Mall untuk jalan-jalan sebentar bersama Alice" Nada dengan suara selembut mungkin mencoba meminta izin kepada Cenzo agar dia setuju.
Cenzo diam cukup lama mungkin dia sedang memikirkan sesuatu.
"Oppa bagaimana"
"Baiklah tapi jaga diri ya, jangan lama perginya kau berangkat sendiri saja bersama Alice jangan ajak Anak-anak aku takutnya kalian nanti kewalahan menjaga anak-anak"
"Oppa serius, baiklah aku tidak akan mengajak anak-anak" Ucap Nara yang terdengar begitu bahagia
"Iya, kalau mau ke Mall bersama anak-anak lusa saja menunggu aku libur"
"Yes Oppa, Terimakasih love you"
"Mee too"
Nara langsung menutup panggilan telfonnya dan segera pergi kedalam untuk mengajak Alice dan mereka cepat berangkat.
"Alice" Teriak Nara saat sampai di depan kamar Jimin
"Kenapa kamu teriak-teriak Nara" Ucap Alice yang baru saja keluar dari balik pintu
"Ayo temani aku jalan-jalan yuk aku bosan sekali" Kata Nara
"Tapi bagaimana dengan Jimin" Ujar Alice
"Kalian berangkat saja, kau pasti juga butuh refreshing aku tidak apa-apa nanti aku akan tidur saja dirumah" Ucap Jimin dari dalam kamarnya
"Kau benar tidak apa-apa kan jimin kalau kami tinggal" Tanya Nara lagi
"Tak apa, sudah sana cepatlah berangkat" Jawan Jimin
Nara langsung menarik tangan Alice agar Alice segera bersiap-siap dan mereka segera berangkat.
"Cepat ya, Lima menit lagi kita bertemu diruang tengah aku tidak mau menunggu" Ucap Nara sambil berlari kearah kamar.
Didalam kamar Nara segera bersiap-siap untuk mengenakan bajunya karena dirinya sudah mandi tadi. Selesai mengenakan baju Nara langsung menuju kemeja rias untuk memakai Make up sedikit saja dirasa sudah selesai Nara langsung turun kebawah.
Sesampainya diruang tengah ternyata Alice sudah ada disana terlebih dahulu.
__ADS_1
"Yah aku telat" Ucap Nara
"Tidak apa-apa ayo jadi berangkat apa tidak, kau cantik sekali" Kata Alice
"Kau juga cantik kok, ayo cepat kita berangkat aku saja yang bawa mobil ya" Ucap Nara sambil berjalan keluar bersama dengan Alice
Nara
Alice
"Tadi aku lama karena masih harus mengatur rambutku ini" Ucap Nara sambil masuk kedalam mobi
"Iya Nara tidak apa-apa aku juga baru sampai barusan"
Mereka berdua pun akhirnya berangkat ke Mall hanya berdua. Untung saja tadi Anak-anak sedang main didalam kamar jadi tidak ada yang menghalangi mereka berdua tadi.
Perjalan dari rumah menuju Mall tidak begitu jauh hanya menempuh waktu kira-kira 30 menit saja jadi mereka cepat sampai.
Tiga pulu menit pun sudah berlalu akhirnya mereka sampai di Mall sekarang. Nara sedang memarkirkan mobilnya terlebih dahulu. Setelah ketemu tempat parkir dan memarkirkan mobilnya dengan aman mereka berdua pun turun.
"Wahhhh akhirnya sampai juga, sudah lama sekali aku tidak ke Mall. Aku akan belanja sebanyak mungkin sekarang" Ucap Nara
"Iya sudah ayo masuk" Alice menggandeng tangan Nara untuk masuk kedalam Mall tersebut.
Begitu masuk kedalam mata mereka berdua langsung bersinar melihat barang-barang yang begitu bagus didepannya.
Setelah puas berbelanja di lantai atas Mereka berdua berniat untuk mencari makan terlebih dahulu karena begitu lelah berkeliling.
Nara mengajak Alice turun melewati tangga biasa saja karena Nara mempunyai trauma jika menggunakan eskalator.
.
.
Dari jauh Sea yang saat itu sedang bersama teman-temannya disana melihat Nara yang sedang bejalan bersama seseorang.
"Gara-gara ****** itu aku jadi dipecat dari kantor, lihat saja bagaimana pembalasanku sebentar lagi" Ucap Sea dengan pandangan yang begitu tajam
.
.
"Nara kau ingin makan apa?" Tanya Alice
"Aku tak ingin makan berat-berat sih bagaiman jika kita makan Jung food saja" Kata Nara
"Kau benar sudah lama aku tak memakannya, ayo tempatnya ada disebelah sana" Ucap Alice sambil menggandeng tangan Nara
Setelah sampai disalah satu kedai jung food itu Alice langsung memesankan dua burger untuknya dan Nara serta ice krim.
__ADS_1
Sekitar menunggu 5 menit makanan mereka pun akhirnya sampai, tak perlu menunggu lagi Bara dan Alice langsung melahap makanan mereka.
"Habis ini langsung pulang ya" Ucap Nara
"Cepat sekali?" Tanya Alice sambil menggigit potongan besar Burger tersebut.
"Aku bisa dihukum Oppa Nanti jika keluar lama-lama" Kata Nara
"Hemm baiklah-baiklah"
"Kau sendiri bagaimana perkembangannya dengan Jimin?" Tanya Nara secara tiba-tiba
"Perkembangan apanya" Kata Alice yang sok tidak mengerti
"Hubunganmu dengan Jimin"
"Aku tidak tau, dia selalu saja dia tidak berbicara hal-hal yang begitu penting denganku" Jelas Alice
"Yang sabar ya Alice, Jimin orangnya memang seperti itu tidak peka"
Setelah puas menyantap makanan mereka berdua akhirnya memutuskan untuk pulang karena sekarang sudah jam 11.
"Ayo cepat pulang" Ucap Nara
Mereka berdua berjalan sambil bercerita-cerita hal-hal yang tidak begitu penting sebagai candaan.
Saat mereka menuruni tangga ada Sea dibelakang mereka yang menunduk terus tidak berani mengangkat kepalanya.
Saat itu Alice masih harus berhenti terlebih dahulu karena harus menjawab panggilan telepon akhirnya Nara pun berjalan sendiri menuruni tangga.
Sea melihat keadaan Sekitar dirasa cukup sepi Sea langsung mendorong Nara dengan sangat kencang hingga Nara kehilangan keseimbangannya dan jatuh menggelinding kebawah.
"Aaaaaaaa........" Teriak Nara
Melihat Nara yang mulai jatuh Sea langsung berlari kembali keatas semoga saja tidak ada yang melihat dirinya, begitulah doa Sea sekarang.
Alice yang saat itu sedang menelepon terkejut mendengar teriakan Nara dan segera melihat Nara yang sudah tergeletak di lantai bawah tangga.
"Naraaaaa......" Teriak Alice dan langsung menghampiri Nara yang sedang dikerubungi orang-orang itu.
"Nara bangun" Ucap Alice sambil menggunakan tubuh Nara.
Darah terlihat sudah keluar dari hidung Nara dan posisi Nara saat jatuh dengan kaki kiri yang terlipat membuat Alice semakin takut dan khawatir.
Saat mengecek kaki Nara, Alice yakin jika Nara mengalami patah tulang sekarang.
"Siapapun tolong panggil ambulan" Teriakan Alice menggema di ruangan itu
"Sudah aku panggil ambulan ayo cepat bawa dia kedepan" Ucap Salah satu orang
"Tidak jangan menyentuhnya, jika kau salah sedikit saja mengangkatnya kakinya akan semakin parah" Jelas Alice
Hanya 5 menit ambulans pun telah sampai, Alice langsung menyuruh petugas itu agar mengangkat Nara dengan pelan mengingat kondisi kakinya yang sedang patah itu.
__ADS_1
Dengan menangis Alice ikut menjaga Nara didalam Ambulan. Alice takut jika terjadi apa-apa kepada Nara.
Next....