
Setelah menjawab panggilan telepon dari ponsel Nara, Cenzo kembali melanjutkan pekerjaannya.
Beberapa saat telah dan Cenzo telah menyelesaikan pekerjaannya.
Cenzo berjalan menghampiri Nara dan membangunkan Nara.
"Bangun Baby, Aku sudah selesai" Ucap Cenzo sambil berbisik di telinga Nara
Nara pun membuka matanya secara perlahan dan langsung duduk mengumpulkan kesadarannya.
"Apa kau sudah selesai, sepertinya aku ketiduran" Ujar Nara
"Lebih baik kau tidur daripada bosan menungguku bekerja. Ayo pulang"
"Jam berapa sekarang Chagiya?"
"Jam 4 sore. Sebelum pulang kita beli makan dulu ya"
Nara pun hanya mengiyakan saja. Mereka berjalan beriringan. Saat akan masuk kedalam Lift Cenzo bertemu dengan Suho.
"Saya pulang dulu, kau selesaikan pekerjaanmu dan setelah itu pulanglah. Kalau mau kau bawa pulang juga tak apa"
"Baik Bos, Selamat sore"
Saat berjalan disamping Cenzo membuat Nara merasa tidak nyaman karena para karyawan Cenzo menatapnya seolah-olah akan menghabisinya.
"Cepatlah Chagiya, aku sangat tidak nyaman disini" Kata Nara
"Jangan hiraukan"
__ADS_1
Setelah sampai diparkiran Nara segera masuk ke mobil tanpa menunggu Cenzo yang membukakan pintu terlebih dahulu.
"Tatapan para karyawanmu sangat menakutkan. Mereka seolah-olah akan memakanku hidup-hidup" Ucap Nara saat sudah ada di dalam mobil.
"Jangan kau hiraukan. Tapi jika mereka macam-macam kepadamu akan ada akibatnya"
Cenzo pun langsung melajukan mobilnya menuju restoran karena Nara sudah sangat kelaparan. Padahal jika diingat-ingat tadi Nara lah yang menghabiskan makannya tapi sekarang perutnya sudah lapar lagi.
"Sudah sampai, ayo turun" Ucap Cenzo
"Baik"
Nara bergegas turun dan masuk ke dalam restoran. Cenzo tertawa melihat kelakuan Nara yang seperti tidak makan sehari.
Begitu masuk ke dalam restoran Cenzo sudah melihat Nara yang sedang memesan makanan. Cenzo pun menghampiri Nara dan duduk disampingnya.
"Kau pesan apa Chagiya?" Tanya Nara
"Udah itu saja yang mbak" Ucap Nara
"Baik Nona, mohon ditunggu sebentar"
Setelah pelayan itu pergi Nara dan Cenzo pun mengobrol satu sama lain. Nara bercerita bagaimana harinya selama di kampus tadi.
Beberapa saat kemudian makanan pun datang. Tanpa banyak bicara Nara langsung menyantap makanan tersebut.
"Pelan-pelan saja Baby, tidak ada yang akan mengambil makananmu" Ucap Cenzo
Nara hanya menanggapi dengan senyuman saja dan melanjutkan makannya kembali.
__ADS_1
Setelah perut mereka sama-sama kenyang, mereka pun pulang ke rumah.
Saat sudah tiba di apartemen, Nara segera membersihkan tubuhnya dan Cenzo menunggu sambil menonton televisi.
Tak butuh waktu lama Nara pun sudah selesai dengan ritual mandinya.
"Bersihkan tubuhmu tuan" Ucap Nara yang melihat Cenzo tidur-tiduran di sofa sambil menonton televisi.
"Sebentar lagi"
"Kau mau aku suruh tidur dirumahmu sendiri?"
"Baiklah, baiklah tukang mengancam"
Melihat Cenzo pergi dengan wajah yang kesal membuat Nara tertawa. Sekarang giliran Nara yang menonton televisi sambil menunggu Cenzo mandi.
Seperti dugaan Nara. Hanya 5 menit, Cenzo pun sudah selesai membersihkan dirinya.
"Apa kau benar-benar mandi?" Tanya Nara
"Iya lah, memangnya kenapa" Jawab Cenzo
"Kau mandi pakai sabun kan?"
"Kau kenapa sih Baby, pertanyaanmu sangatlah tidak penting"
"Aku hanya heran saja karena kau mandi begitu cepat Chagiya"
Tanpa menjawab perkataan Nara, Cenzo malah duduk di depan Nara dan meminta Nara untuk mengeringkan rambutnya yang basah"
__ADS_1
Next....