Daddy Sugar Baby

Daddy Sugar Baby
118. Tak sadar diri


__ADS_3

Nara yang baru saja terbangun melihat Cenzo yang masih mengulum miliknya langsung menendang tubuh Cenzo hingga Cenzo jatuh kelantai.


Guubbbrraakkk......


"Aduhh....." Ucap Cenzo sambil memegangi pinggangnya.


Nara tak memperdulikan Cenzo dan langsung merapikan bajunya setelah itu pergi melihat Baby Clay yang ternyata sudah bangun.


"Baby kau mendorongku ya" Kata Cenzo sambil berjalan menghampiri Nara.


"Kau mau marah hem?" Tanya Nara


"Ti... tidak, aku tidak marah, aku cuma bertanya padamu" Cenzo menjawab pertanyaan Nara dengan gugup, takut dirinya salah bicara dan membuat Nara marah.


"Kau keterlaluan. Sudah kubilang jangan menghisapnya lama-lama. Nanti kalau habis kau yang mau menyusui Clay" Ucap Nara


"Maafkan aku Baby, aku tak sadar"


"Terserah kau saja deh Oppa"


Nara kembali ke tempat tidur sambil menggendong Baby Clay. Cenzo yang merasa terabaikan pun akhirnya keluar dari kamar dan menuju ke bawah untuk mengambil air minum.


Saat dibawah Cenzo melihat Jimin yang sedang menonton televisi bersama dengan Mate dan juga Lucca.


"Daddy" Panggil Mate

__ADS_1


"Yes boy" Cenzo pun ikut duduk bersama dengan mereka. Jimin yang melihat Cenzo menjadi sedikit gugup.


"Adik bayi Daddy" Ucap Mate


"Adikmu sudah bangun kau kesana lah temani Mommy" Ujar Cenzo sambil menggendong Mate dan mengantarkan ke kamar.


Setelah mengantar Mate ke kamar, Cenzo kembali lagi ke bawah. Saat baru saja duduk, Cenzo melihat Jimin yang sepertinya enggan untuk menatapnya. Cenzo langsung jalan menghampiri Jimin dan duduk disebelahnya.


"Kenapa kau?" Tanya Cenzo


"Aaa.... Tidak, emangnya kenapa?" Tanya balik Jimin


"Kau ini aneh sekali" Ucap Cenzo.


"Wahhhh benarkah Jimin, Kau lihat dimana?" Tanya Cenzo yang masih belum sadar kalau yang Lucca bicarakan adalah dirinya sendiri.


"Iya, gara-gara dia mataku ternodai" Ucap Jimin


"Dihh... Kalau aku jadi kamu sih udah ku lempar tuh orang" Kata Cenzo dengan sangat percaya diri.


Jimin dan Lucca langsung saling pandang setelah mendengar perkataan Cenzo, sedetik kemudian Jimin dan Lucca langsung tertawa terbahak-bahak. Cenzo memang berpura-pura tidak tau atau memang tak sadar jika itu dirinya.


Cenzo bingung melihat Mereka berdua yang tertawa-tawa begitu kencang, Cenzo melihat dirinya sendiri tapi tidak ada yang salah dengan dirinya.


"Kalian ini kenapa?" Tanya Cenzo

__ADS_1


"Kau beneran nggak sadar ya V" Ucap Jimin sambil terus tertawa sampai memegangi perutnya yang sakit karena banyak tertawa


Cenzo mengingat-ingat lagi apa yang sudah dia lakukan beberapa saat lalu. Kemudian Cenzo ingat penyebab Nara marah padanya tadi. Cenzo langsung menatap Jimin dan Lucca dengan tajam.


"Kalian menertawakan ku" Ucap Cenzo


"Ti..tidak, Kenapa juga aku menertawakan dirimu" Kata Jimin


Dengan cepat Cenzo langsung mengambil air minumnya setelah itu menyiram Jimin dan Lucca secara bergantian.


"V, kau apa-apaan sih" Ucap Jimin


"Iya kak, kau keterlaluan sekali" Kata Lucca membenarkan perkataan Jimin


"Sini kalian berdua" Ucap Cenzo sambil berdiri dan bersiap menghampiri Jimin dan Lucca.


Jimin dan Lucca yang melihat itu langsung berlari untuk menghindari Cenzo.


"Yyyaaa..... Kemari kalian" Teriak Cenzo


"Tidak akan pernah" Ucap Jimin


Mereka bertiga saling kejar-kejaran seperti anak kecil.


Next....

__ADS_1


__ADS_2