
Satu minggu kemudian, atau tepatnya 15 hari setelah Dragon menempuh dunia pendidikan, di beberapa universitas ternama dalam negeri
Namanya sudah semakin terkenal. Banyak orang-orang kaya, pejabat negara, artis tempayan dan top dunia, pengusaha, kepala keluarga besar, bahkan pemimpin dunia, termasuk dari institusi pertahanan, kepolisian dan lembaga negara, juga meminta bantuan pengobatan kepada Dragon, hingga membuatnya menjadi sibuk
Beruntung Avatar nya sangat banyak. Dan itu tidak diketahui oleh mereka. Tapi hasilnya sangat luar biasa. Penyakit yang sudah lama mereka derita, yang dokter ahlinya pun tidak sanggup mengobatinya, bisa sembuh berkat sentuhan tangan sakti Dragon
Menteri pendidikan yang mulai terserang gagal ginjal, juga sembuh berkat tangan Dragon. Profesor Atmajaya juga demikian. Disfungsi ereksi yang ia derita sembuh setelah meminum ramuan juga olahan tangan Dragon
Kepala kepolisian negara apalagi. Ternyata setelah dipindai oleh mata sakti Dragon. Dia menderita penyakit yang disebut Dyspepsia karena lambungnya selalu meradang, dan bisa juga disebut Gerd. Pankreasnya juga selalu meradang dan ada sedikit batu empedu di saluran kemihnya
Pantas saja saat dia berjalan, dan saat ingin buang air kecil, dia selalu meringis menahan sakit. Untung saja Dragon datang tepat waktu. Hanya membutuhkan waktu satu setengah menit, penyakitnya sudah hilang
Profesor-profesor lainnya juga demikian. Rata-rata mereka meminta pengobatan kepada Dragon. dan Dragon menyanggupinya. Padahal dia datang ingin mengikuti ujian
Namun berkat ke kelihaiannya dan keahliannya yang tiada tara. ujian tersebut langsung dilupakan, dan mereka tidak lagi membicarakan tentang ujian tersebut. Tidak ujian pun Dragon sudah layak menyandang gelar dokter. bahkan istimewa lagi
Belum kuliah saja dia sudah sehebat itu. Bagaimana kalau dia kuliah. Tapi rasanya kalau dia kuliah pun tidak banyak membantu, karena guru-gurunya juga banyak mendapatkan masukan dari Dragon. Take and give istilahnya
Kitab ilmu pengobatan semesta yang ia dapatkan, ditambah dengan kitab inti bumi dan kitab inti semesta sangat membantu kemampuan Dragon dalam mengobati orang. disempurnakan pula dengan ilmu makrifat Wahyu Taqwa, semakin membuat ia digdaya dan dikagumi orang
Tapi gelar tersebut tidak membuatnya lupa dengan awal penciptaan. Sikapnya tetap rendah hati. Suka menolong dan selalu mengulurkan bantuan jika diminta. Hingga membuat orang suka padanya. Tapi bukan dimanfaatkan
Kalau tentang itu mana bisa orang memanfaatkan Dragon. Sebelum bertindak pun Dragon sudah tau apa tujuan mereka. Jadi cepat di cegahnya agar tidak sempat terjadi
Sikapnya yang seperti itu membuat keluarganya sangat senang. Termasuk Dyah Isma Prameswari, yang sekarang usianya sudah menginjak hampir tujuh tahun. Apalagi para pengawalnya itu
Rata rata mereka bangga dengan prestasi yang didapatkan oleh Dragon, yang mereka anggap sangat luar biasa itu. Mereka juga bangga bisa berada dibawah kekuasaan Dragon. dan mereka sangat yakin dimasa yang akan datang, hidup tuannya akan semakin jaya, dan diberkati oleh Sang Maha Pencipta
Kegiatannya yang banyak itu tidak membuatnya kerepotan. Malah di sela-sela mengobati itu. dia juga sempat mengerjakan pekerjaan amal lainnya. Salah satu diantaranya adalah, membangun daerah terisolir, yang dulunya berupa rawa, yang disebut dengan kampung Rawa Buaya, agar menjadi sebuah pemukiman yang layak huni
Berkat orang-orang berkompeten yang membantunya. Maka sebentar saja terlihat beberapa buah bangunan yang sangat besar. Salah satu diantaranya adalah tempat penampungan ikan, di mana masyarakat yang bermata pencaharian sebagai nelayan. bisa menyetorkan ikan-ikan yang ditangkapnya ke penampungan ikan tersebut
Modal untuk tangkapan serta perahu bermesin juga diberikan secara gratis kepada mereka. dengan catatan bahwa hasil tangkapan mereka harus disetorkan kepada perusahaan Birawa Group, dan tidak boleh ada seorangpun yang berkhianat, serta menyetorkan hasil tangkapannya kepada orang lain
Hasil tangkapan mereka bukan tidak dibayar, bahkan dibayar jauh di atas harga pasar, dan itu memang disengaja oleh Dragon untuk menghidupkan perekonomian di tempat tersebut
Selain membangun tempat penampungan ikan. Dragon juga membangun fasilitas-fasilitas umum lainnya. Antara lain adalah rumah sakit, sekolah berbagai macam tingkatan. Rumah ibadah, lapangan bermain. taman tepi pantai, juga pasar tradisional semi modern
Berkat rencana yang digulirkan olehnya itu, menjadikan namanya menjadi terkenal, selain di tempat dia menuntut ilmu
Di mana-mana orang membicarakan tentang dirinya, yang bersifat dermawan dan mau bergaul dengan orang-orang susah. Itulah yang sebenarnya mereka inginkan
Sementara di tempat lain, Dragon juga menyempatkan diri untuk mengunjungi tempat-tempat yang mayoritas penduduknya miskin. Bekerjasama dengan pemerintah setempat, dan menawarkan bantuan, Apakah boleh merombak rumah-rumah mereka menjadi rumah permanen dan layak huni?
Tawaran Dragon yang menggiurkan itu, tentu saja disambut baik oleh pemerintah setempat Tidak ada yang mau menolak tawaran itu. Semua bantuan yang Dragon tawarkan mereka terima, karena sangat bermanfaat buat masyarakat
Awalnya mereka tidak tahu siapa Dragon. Tapi setelah sekian lama, barulah mereka mengetahui bahwa Dragon adalah pewaris Birawa Group selanjutnya
__ADS_1
Mengetahui itu, tentu saja membuat orang-orang merasa sungkan, dan menyambut baik di manapun dia berada
Namun ada beberapa orang yang tidak menyadari kebesaran Dragon, atau mereka tidak mau tahu sama sekali, seperti yang terjadi di salah satu universitas yang ada di kota lain
Mereka menganggap Dragon adalah saingan. Dalam masalah kepintaran, ketampanan tapi bukan kekayaan. Karena di mana pun Dragon berada. Dia selalu tampil apa adanya, dan tidak terlalu mencolok
"Lihat!. Itu mahasiswa baru yang terkenal miskin!"
"Sepatunya saja kurasa hanya seharga 100.000 ribu. Sementara celana yang dia pakai, kemungkinan hanya 150.000 ribu. Apalagi bajunya itu. Mungkin sekitar 25.000 ribu. yang dia beli dari pasar loak." Ucap seorang mahasiswa pada temannya
"Benar!. Tepat sekali penilaian mu. Pakaian yang dipakainya tidak sampai 300.000 ribu. Itu menurut penilaian ku. Kau setuju?" Respon temannya pula
"Sangat setuju!. Pemuda miskin seperti dia, mana pantas bergaul dengan kita. Bahkan mengelap sepatu kita saja tidak pantas."
"Bagaimana kalau kita ganggu dia?, dan buat dia merasa malu karena kemiskinannya?" Tanya teman perempuannya memanaskan suasana
"Aku setuju dengan saranmu. Ayo kita lakukan!"
"Aku lihat dia menyukaimu, karena beberapa kali ingin bertanya padamu, tapi kau nya saja yang cuek." Reaksi teman laki lakinya memanasi nya
"Huh!. Irang miskin seperti itu mau bergaul denganku?. Mimpi!"
"Orang-orang yang aku suka adalah orang kaya, apalagi kalau dia sudah mempunyai usaha sendiri, terkecuali kalian!"
"Hidup bukanlah mimpi, tapi realita. Semuanya butuh uang."
"Perut kita perlu diisi. Tubuh butuh nutrisi, dan perawatan yang membutuhkan uang!"
"Cinta memang mudah didapatkan, tapi sulit sekali untuk dipertahankan!"
"Mempertahankannya tentu saja butuh uang. Jika tidak ada uang, maka sayang akan hilang, dan bisa nanti abangnya akan ditendang!" Jawab Lola mencengangkan
"Eh lihat!. Sepertinya dia sedang ingin menghampiri kita!"
"Ini kesempatan!. Ayo kita buli dia!" Teriakan Jhonny sedikit kuat
"Sekumpulan anak muda yang hanya bisa menghabiskan uang orang tua saja"
"Kekayaan baru sedikit, tapi lagaknya sudah selangit."
"Aku ingin lihat apa yang bisa mereka lakukan terhadap ku?"
"Sekali sekala mereka perlu diberi pelajaran, agar tidak terus menghina orang lain, apalagi belum bisa menghasilkan uang dari usaha sendiri." Batin Dragon dalam hati
Kemudian menghampiri mereka dan pura pura tidak tahu dengan apa yang mereka rencanakan
"Halo semuanya!" Apakah perkuliahan hari ini jadi diadakan?" Tanya Dragon memulai pembicaraan
__ADS_1
"Dengan siapa kau bertanya?. Kami tidak mendengarnya." Jawab mahasiswa yang bernama Lola sedikit ketus. Kemudian disambung oleh temannya yang lain
"Pergilah!. Nanti kami alergi dengan pertanyaanmu itu. ditambah dengan penampilanmu yang lusuh seperti gembel!" Ucapnya lebih ketus dan sangat merendahkan orang lain
Tapi perkataannya tidak dianggap serius oleh Dragon. dia menganggap mereka hanya bercanda walau sebenarnya dia tahu memang seperti itulah adanya namun Dragon berpura-pura tidak tahu. Tapi belum juga menanggapinya terdengar lagi sebuah suara
"Benar!. Lebih baik berteman dengan anjing dari pada harus berteman dengan pemuda miskin seperti mu!"
"Pergilah!. Kami jijik melihatmu!. Kau memang mahasiswa pintar, tapi kami jauh lebih pintar darimu, karena apa yang kami dapatkan dari hasil usaha kami sendiri!"
"Sedangkan kau selalu meminta bantuan kepada dosen untuk mendapatkan jawabannya!"
"Tidak tahu malu. Berani beraninya mengaku sebagai mahasiswa pintar. kalau ilmu masih seujung kuku!"
Dasar tidak tahu diri!. Sudah miskin tebal muka lagi!"
"Cuihh!" Kata pedas rekannya yang lain, sambil meludah ke arah Dragon, tapi tidak sampai mengenainya
"Hahahaha!. Kau dengar itu Mahesa!. Gadis gadis ini tidak sudi berteman denganmu. Jadi bukan salah kami yang laki-laki!"
"Kami sudah menasehati mereka, tapi merekanya saja yang tidak mau, karena apa yang mereka katakan itu benar!"
"Kau memang pemuda miskin. Sok alim dan sok baik. Padahal sejatinya mahasiswa yang suka menjiplak jawaban dari orang lain. demi untuk popularitas sendiri!"
"Sadarkah kau Mahesa?. kalau gadis yang ingin kau dekati ini sangat jijik melihatmu?"
"Kaunya saja yang tebal muka!. Percuma berwajah tampan, tapi penampilan miskin!"
"Dengar baik-baik ya Mahesa!. Gadis-gadis ini apalagi Lola, juga butuh uang, bukan hanya butuh kegantenganmu saja!"
"Jadi jangan mimpi untuk mendapatkannya. Dia Itu milikku, dan lebih pantas denganku. Sedangkan kau itu apa?"
"Jadi pergilah!. Kami yang laki-laki ini juga jijik melihatmu, dan muak dengan penampilanmu!" Ucap temannya pula
kemudian juga meludah ke arah Dragon sebagai perwujudan rasa tidak sukanya
Mendengar dan melihat itu, Dragon hanya tersenyum saja. Dalam hatinya membatin hampa." Siapa juga yang ingin mendekati Lola?. Padahal aku hanya ingin memberitahu nya saja, bahwa jika tidak cepat diobati, penyakit yang sudah mulai menggerogoti tubuhnya akan membuat nyawanya melayang."
"Penampilan Lola memang terlihat biasa, Tapi tidak mau dirasakannya, walau sekali-kali payudara sebelah kirinya terasa sakit. Namun itu tidak dianggapnya serius. Dia menganggap bahwa setiap hari posisi tidurnya salah, karena terlalu banyak miring ke sebelah kiri
Tapi tanpa dia sadari, sebenarnya itu adalah gejala Carcinoma Mamae, atau breast cancer yang sangat ditakuti wanita
Namun ternyata niat baik yang belum disampaikannya itu, terhalang akibat ego Lala yang sangat besar terhadapnya
Tapi Dragon terus berusaha, karena sifatnya yang suka menolong. Dan tidak tega melihat Lola yang duduk di sebelahnya itu bakalan menderita karena penyakit tersebut
Jadi tiap hari dia ingin menyampaikan pesan itu. Namun lagi-lagi saat dia ingin berbuat baik. Lola selalu menolaknya. Dia sangka Dragon menyukainya
__ADS_1
Weleh Weleh!. Besar nian rasa percaya dirimu Lola?