
Kemudian merilis kesaktiannya, dan ditujukan pada Benyamin ayah sambung Clara itu
Sebentar saja sikap Benyamin sudah mulai berubah. Tidak lagi diam saat ditanya, tapi semakin beringas pembawaannya. Bahkan tubuhnya berangsur berubah menjadi buaya, hingga mengejutkan semua orang, terutama Adeline dan Clara yang sedang bertengkar itu
Dalam hal ini Dragon menggunakan ramalan kekacauan, agar jiwa dan pikiran Benyamin tidak bisa lagi dikontrol olehnya. Karena jika menggunakan ilmu lain. Benyamin akan melawan, dan itu bisa mengacaukan semuanya
Oleh karena itu Dragon menggunakan teknik tersebut agar semuanya menjadi jelas, dan tidak menimbulkan kecurigaan buat Adeline
Maka dalam sekejap saja, tubuh Benyamin sudah berubah menjadi wujud buaya yang sangat besar, sampai ekor dan kepalanya menyentuh dinding. Tapi pergerakannya dibatasi oleh Dragon dengan menggunakan formasi pengunci, hingga tubuhnya tidak bisa bergerak bebas
Melihat kejadian itu, Adeline dan Clara menjadi tercekat diam. Mereka tidak menyangka jika ayah dan suaminya itu adalah jelmaan siluman buaya
Selama ini mereka hanya melihat, bahwa sosok Benyamin sangat lah baik. Sikapnya lembut dan selalu menyayangi Clara dalam segala hal
Kemanapun dia pergi, terutama waktu Clara masih kecil. Dia selalu diajaknya serta, walau tanpa disertai oleh ibunya
Tapi ternyata di balik itu semua, Benyamin menyimpan rahasia yang sangat besar, dan hari ini akhirnya mereka tahu bahwa Benyamin bukanlah manusia baik
Tapi nasi sudah menjadi bubur. Mereka berdua tidak bisa berbuat apa-apa, dan menyerahkan semuanya pada Dragon
"Ternyata ini wujud asli mu Benyamin?. Aku kira kau selama ini manusia sempurna. Tapi ternyata kau manusia jadi-jadian!"
"Beruntung aku tidak mempunyai anak darimu, jika tidak pasti anakku berwujud buaya juga!" Respon Adeline merasa tertekan
"Maafkan aku istriku!. Aku terpaksa melakukan ini demi kita juga, karena aku tidak mau menua, dan agar keluarga kita selalu merasa tentram."
"Tapi bocah itu telah menggagalkan semua rencana ku, serta merubahku menjadi seperti ini." Jawab Benyamin mencari pembenaran
"Dia bohong ibu ratu!. Dia memanfaatkan kaum ku untuk mendapatkan putri Clara, dan memaksa kami untuk membantunya."
"Jika kami menolak, maka batu mustika raja naga akan dihancurkan nya, dan itu akan membuat kami semua akan mati."
"Oleh karena itu kami terpaksa harus tunduk dan mengabdi padanya." Ucap Rukbaya apa adanya
"Si si siapa kau?. Kenapa bisa masuk ke rumahku dan memanggilku ibu Ratu?" Respon Adeline gugup
"Aku Rukbaya, perdana menteri bangsa siluman buaya, yang tinggal dalam lukisan itu dan selalu mengawasi kalian." Jawab Rukbaya berterus terang
"Rukbaya?. Siluman buaya?. Lelucon apa ini?"
"Clara!. Apakah kau memahaminya?" Respon Adeline tidak percaya
"Clara juga tidak tahu mama, karena baru kali ini Clara melihat ada situasi yang seperti ini."
"Jika tidak terjadi di depan mata, Clara tidak mungkin akan percaya."
"Tapi ini sudah dibuktikan, dan semua ini membuat Clara bingung." Jawab Clara berterus terang
"Draco!. Sebenarnya ada apa ini?. Kenapa bisa terjadi hal yang mengejutkan seperti ini?" Tanya Ivory penasaran
"Ceritanya panjang ibu. sama seperti yang ayah tanyakan. Dia juga ingin tahu kenapa masalah ini bisa terjadi."
"Tapi agar kalian tidak penasaran, maka Draco akan ceritakan sedikit tentang itu."
"Buaya itu adalah jelmaan dari Benyamin, ayah sambung dari Clara ini."
"Dia telah menguasai mustika milik bangsa buaya, yang dengannya dia mampu memerintah seluruh bangsanya." Jawab Dragon masih belum mampu menghilangkan rasa penasaran mereka, karena Dragon menceritakannya secara datar saja
"Tapi untuk apa?" Tanya Ivory masih belum mengerti
"Ibu besan!. Aku mulai sedikit mengerti, dan bisa menyambung cerita calon menantuku ini."
"Orang yang bernama Benyamin itu adalah orang jahat. Dia menikahiku dengan tujuan untuk mendapatkan Clara."
__ADS_1
"Apa!. Ayah ingin memiliki Clara?. Untuk apa?" Tanya Clara memotong penjelasan dari ibunya
"Untuk mengambil darahmu,dan diminumnya untuk membuatnya selalu awet muda!" Jawab Dragon mewakili calon ibu mertuanya tersebut
"Kurang ajar!. Ternyata selama ini kau telah menipuku Benyamin!"
"Pantas saja kau selalu berbaik-baik padaku. Ternyata kau mempunyai maksud lain!" Respon Clara tidak senang
Kemudian berniat untuk menghabisi jelmaan dari buaya tersebut. tapi Dragon cepat mencegahnya dengan berkata. "Jangan!. Dia bukan siluman sembarangan!"
"Dia tidak akan mati kecuali oleh senjata yang sangat sakti, dan Kebetulan aku memilikinya."
"Maka hanya aku yang bisa menghabisi siluman itu. Tapi itu pun jika diizinkan oleh ibu mu!" Ucap Dragon mencegah tindakan dari calon istrinya tersebut
"Aku izinkan!. Siluman busuk seperti ini habisi saja!. Aku tidak akan mempersalahkannya!" Respon Adeline memberi persetujuan
"Tidak istriku!. Jangan kau suruh dia membunuhku, karena aku ingin bertobat!"
"Tolong ampuni aku!. Aku berjanji akan menyerahkan mustika itu pada perdana menteri, dan berjanji tidak akan melakukannya lagi!" Ucap Benyamin buaya mencari alasan
"Tidak bisa!. Kau sudah berniat buruk terhadap anakku!. Untung ada Dragon ini. kalau tidak mungkin dia sudah kau makan, dan mungkin nyawanya sekarang sudah tidak ada lagi."
"Oleh karena itu aku tidak ragu-ragu lagi untuk menghabisimu!" Jawab Adeline tidak memberi kesempatan
Mendapat jawaban yang tegas itu tidak lantas membuat Benyamin putus asa. Dia menoleh ke arah Dragon kemudian berkata." Anak muda!. Aku tahu kau sangat sakti, dan setelah aku berubah seperti ini, baru aku bisa merasakan, bahwa kekuatan yang ada di tubuh Clara itu berasal darimu."
"Tapi tolong beri aku kesempatan untuk memperbaiki diri, dan tolong bantu aku untuk melenyapkan kekuatanku, serta mencabut mustika yang ada di keningku ini." Ucapnya memohon belas kasihan
"Jangan percaya padanya Draco!. Ibu khawatir Itu hanya alasannya saja. Jika kau mendekat, mungkin kau akan dibunuhnya!" Ucap Ivory mencegah kesepakatan yang belum jadi tersebut
"Ibu besan!. Walaupun aku seorang siluman, tapi aku tetap akan memegang janji."
"Percayalah!. Aku tidak akan melanggar janji tersebut, sebab jika aku melanggarnya, maka tubuhku akan meledak!" Ucap Benyamin meyakinkan Ivory
"Jika mustika naga itu sudah kau ambil, maka wujudku akan kembali berubah menjadi wujud manusia." Ucap Benyamin mencoba meyakinkan rabun
Tapi tidak disangka, di dalam hati buayanya tersebut, Dragon bisa mendengar apa yang diucapkan oleh Benyamin." Tunggulah kau bocah busuk!"
"Setelah kau mendekat. Aku akan menerkam mu, dan memakanmu hidup-hidup!"
"Dengan kau mati!, maka tidak akan ada lagi yang menghalangiku untuk memiliki Clara, dan semua orang-orang yang ada di tempat ini pasti akan takut padaku!" Batinnya dalam hati
"Huh!. Kau mencoba menipuku siluman busuk!. Kau kira aku tidak tahu apa yang kau rencanakan?" Batin Dragon pula dalam hati
Kemudian berpura-pura mendekati siluman buaya tersebut, dan ingin mengambil mustika yang ada di keningnya tersebut
Padahal Dragon sudah tahu, bahwa mustika yang dimaksudkan itu tidak ada di situ, tapi diletakkan di dalam dinding, berseberangan dengan dinding yang ada lukisannya
Namun Dragon tidak ragu-ragu mengulurkan tangannya. Tapi tiba-tiba kaki depan siluman tersebut terulur, dan mulutnya terbuka lebar. Saat itu juga, seberkas cahaya yang sangat menyilaukan keluar dari mulutnya, dan ditembakkan ke arah Dragon
Tapi karena Dragon sudah tahu apa yang direncanakan oleh siluman itu, maka sinar menyilaukan tersebut lewat begitu saja, karena Dragon sudah mempersiapkan diri dengan teknik kekosongan serta teknik asal mula
Tembakan dengan menggunakan sinar yang sangat besar tersebut tidak bisa menghabisi Dragon, malah membuat lukisan yang ada di dinding itu terbakar, dan dindingnya jebol tidak beraturan
Dragon yang melihat itu sedikit khawatir. Tapi setelah mengedarkan aura kesadarannya, dia melihat Rambaya dan anak buahnya, sudah berada di tempat lain, bersama dengan ribuan siluman buaya yang sempat dia selamatkan
"Kurang ajar!. Ternyata kau tahu apa yang aku rencanakan bocah busuk!"
"Kalau hari ini aku tidak bisa menghabisimu!, maka jangan panggil aku siluman raja!" Ucap Benyamin buaya tidak senang
Kemudian berbalik dan menghadap kearah Dion, Ivory, Adeline dan Clara. Namun Dion berdiri tenang-tenang saja. Kemudian mengibaskan tangannya ke arah kepala Benyamin, dan itu membuat tubuhnya terlontar, dan menabrak dinding yang ada di belakangnya hingga membuatnya jebol
"Hah!. Ternyata ayah dan anak sama saja!. Aku kira kalian orang-orang lemah! Tapi ternyata kalian bisa membuatku tidak berdaya seperti ini!"
__ADS_1
"Tapi jangan senang dulu! Aku masih belum kalah!"
"Terimalah jurusku ini!. Jika aku mati, maka kalian juga akan mati!" Teriak Benyamin yang masih berwujud buaya tersebut cukup lantang
Kemudian sekali lagi berusaha menembakkan sinar yang menyilaukan dari mulutnya, dan ditujukan ke arah Dion serta keluarganya tersebut
Namun Dragon sudah tampil di depan. Dengan mudahnya dia menangkap sinar tersebut, dan disedot ke dalam tangannya
Melihat itu Benyamin buaya menjadi terheran heran. Selama ini belum pernah ada yang selamat dari serangannya, karena dia menggunakan serangan tersebut berdasarkan kekuatan yang ada di mustika naga itu. Tapi kali ini dia dibuat tidak percaya.
Lalu untuk membuktikan ketidakpercayaannya tersebut, sekali lagi dia menembakkan sinar menyilaukan itu, dengan tujuan untuk menghancurkan rumah tersebut, karena jika rumah itu hancur, maka penghuni yang ada di dalamnya juga akan mati
Tapi belum juga rencana tersebut terlaksana. Dragon sudah memindahkan tubuh Benyamin buaya ke tempat lain, dan diledakkan di sana
Ternyata tempat yang dia gunakan itu adalah halaman belakang rumah bak istana tersebut, yang di tempat itu ada aliran sungai yang berarus tenang
Ternyata tempat itu merupakan dunia siluman buaya, yang sudah dipindahkannya ke dalam sebuah lukisan, karena dibantu oleh seorang penyihir kenamaan di negara tersebut
Berkat sihirnya itu, seluruh siluman buaya berhasil dia taklukan. Bahkan dia mampu merebut mustika naga, yang menjadi simbol kekuasaan mereka, dan akhirnya membuat seluruh siluman itu tunduk kepada Benyamin
Kini Benyamin buaya sudah tidak ada lagi. Tubuhnya sudah meledak, dan sukmaya tidak akan bisa membalas dendam, karena Dragon sudah mengurungnya di suatu tempat, dan dilemparkannya ke luar angkasa
"Maafkan tindakan ku ayah. Draco terpaksa melakukan itu karena keberadaan siluman buaya tersebut sangat membahayakan."
"Jika Draco tidak menghabisinya sekarang, maka di masa yang akan datang, dia akan memangsa siapapun, termasuk kalian."
"Oleh karena itu Draco terpaksa berbuat demikian." Ucap Dragon merasa tidak enak hati
"Tidak masalah menantuku!. Ibu malah senang, karena kau sudah membantu ibu membuka rahasia yang selama ini disembunyikan oleh si busuk itu!"
"Jika tidak ada kau, ibu tidak tahu apa yang akan terjadi pada Clara."
"Beruntung lah kau datang, dan melindungi kami. Oleh karena itu kami sangat berterima kasih!" Jawab Adeline bersikap tenang
Kemudian mengedarkan pandangannya ke segala arah, dan mendapati bahwa sebagian besar rumah itu sudah hancur, Barang-barang dalamnya juga sebahagiannya sudah terbakar
Namun anehnya, ada satu bagian yang tidak ikut hancur. padahal ledakan yang ditimbulkan oleh sinar menyilaukan itu sangat kuat sekali
Sudah sejak awal Dragon mengetahui, bahwa di tempat itu tersimpan sebuah mustika, yang menjadi simbol kekuatan serta keutuhan dunia siluman buaya
Menyadari itu Dragon mengalihkan perhatiannya, pada buaya yang mengaku sebagai perdana menteri tersebut. lalu berkata. "Apakah namamu Rukbaya?" Tanya Dragon cukup berwibawa
"Benar tuan raja!. Namaku Rukbaya. Perdana menteri sekaligus jenderal yang dipercaya untuk menjaga negeri siluman agar tetap ada
"Tapi setelah kami dikalahkan oleh penyihir itu, bahkan mustika yang menjadi lambang kejayaan negeri siluman, kami telah menjadi budak dan hari ini dibebaskan oleh tuan."
"Karena itu kami sangat berterima kasih pada tuan raja!" Jawab Rukbaya bersikap sopan
"Tapi kenapa mustika yang kalian permasalahkan itu disebut dengan mustika naga?, padahal kalian adalah bangsa buaya?" Tanya Dragon merasa penasaran
"itu dikarenakan nenek moyang kami berasal dari bangsa naga, dan telah menurunkan mustika tersebut secara turun-temurun."
"Tapi belasan tahun yang lalu, mustika tersebut telah direbut oleh manusia itu, dan menjadikan kami sebagai tawanan, dan menyihir kami menjadi bentuk seperti sekarang ini."Jawab Rukbaya berterus terang
"Ternyata begitu. aku pikir kalian memang benar benar siluman buaya ternyata adalah keturunan naga."
"Nanti aku akan mengembalikan status kalian dan menempatkan mustika naga itu pada tempat yang semestinya." Ucap Dragon memberi harapan
"Terima kasih tuan raja! Kami semua menyatakan takluk kepada anda." Respon Rukbaya merasa senang
"Tidak masalah!. Justru karena kau telah membantu kami, maka kedok Benyamin itu akhirnya terbongkar, dan kami tahu bukan orang yang tidak tahu berterima kasih."
"Oleh karena itu bersiaplah! Aku akan merubah kalian menjadi bentuk semula!" Jawab Dragon sangat menggembirakan
__ADS_1