Dragon, Sang Naga Dunia

Dragon, Sang Naga Dunia
Niat jahat


__ADS_3

"Dengarkan ucapan ku baik baik, terutama kau Lala!"


"Sebenarnya..."


"Ah sudah!.Sudah!. Pergi sana!. Aku tidak mau mendengar apapun dari mu. Pergi!" Hardik Lola memotong perkataan Dragon


"Hahahaha!. Kasihan, Kasihan!Baru ingin mengutarakan isi hati, malah diusir begitu."


"Kalaulah itu aku!. Sudah pasti akan menggali lubang untuk sembunyi, karena malu ditolak sebelum mengutarakan!"


"Dasar gembel!" Reaksi teman taman Lola menyakitkan


"Baik!. Aku akan pergi. Tapi jangan menyesal, karena mengabaikan perkataan ku!"


"Selamat tinggal!" Balas Dragon cukup tegas


Kemudian tanpa menunggu reaksi dari Lola, dia langsung pergi dari situ, dan menuju ke tempat lain


Sepeninggal Dragon. Lola dan teman-temannya termangu diam. Dia menangkap seperti ada sesuatu hal penting yang akan disampaikan oleh Dragon. Tapi sudah terlambat. Egonya terlalu tinggi, hingga menyebabkan Dragon tersinggung


"Ah sudahlah!. Paling-paling dia ingin mengatakan bahwa dia cinta padaku dan menyukaiku. Masa bodoh!" Batin Lola dalam hati


"Ayo kita pergi dari sini!. Aku jadi hilang mood untuk mengikuti pelajaran!" Ucap Lola sedikit meradang


"Mau ke mana?" Tanya Sasmita menebak isi hati Lola


"Ke mana saja, yang penting happy!" Jawab Lola asal bicara


"Bagaimana kalau kita ke puncak?. Kebetulan tempat itu sedang kosong. Besok juga libur!"


"Aku sarankan kita pergi ke sana saja!" Respon Barona sambil menyeringai


"Aku setuju!. Ayo kita bersiap-siap!" Sambung Doni menimpali


Tapi di dalam hatinya juga terbersit niat yang kurang baik. Jadi sebelum pergi, Doni sudah menyiapkan sesuatu


Satu setengah jam kemudian. Mereka sudah menaiki mobil mewah untuk menuju ke puncak. dimana disalah satu puncaknya ada villa milik Baron atau Barona. dan kebetulan malam minggu ini tidak digunakan oleh orang tuanya untuk bersantai


Di bawah tatapan seseorang, Mobil itu pun melaju ke arah puncak, dan membelah jalanan serta lalu lintas yang terlihat ramai


Namun karena hatinya sudah terlanjur sakit walau sebenarnya tidak demikian. Dragon ingin sedikit memberikan pelajaran berharga pada Lola, karena dia selalu menganggap bahwa materi adalah segalanya, dan meremehkan orang-orang yang dia tidak suka, serta tidak menyadari bahwa kehormatannya sedang terancam


Padahal sedikitpun Dragon tidak menyukai Lola, apalagi mencintainya. Dia hanya ingin menolong teman sekelasnya saja, yang saat ini sedang menderita Carcinoma Mamae, tanpa dia sadari. Bahkan ancaman yang direncanakan oleh serigala serigala rakus temannya sendiri sedang mendekatinya


Namun saat dia pergi, dia tidak pergi sendiri. Dalam rombongan itu ada 9 orang termasuk sopir. Di bagian laki laki ada Baron, Doni, Tino serta Mugi. Sementara di rombongan perempuan. Ada Yuni, Leni, Sasmita, dan tak ketinggalan Lola

__ADS_1


Masing-masing terlihat seperti berpasangan, kecuali Lola. Sebenarnya dia sudah lama diincar oleh Doni dan Baron, tapi Lola selalu menolaknya dengan halus sambil tertawa


Baginya mereka adalah teman. Karena sejujurnya Baron dan Doni tidak masuk dalam kategori laki-laki yang diincarnya


Selain wajah mereka kurang tampan atau pas-pasan. mereka juga selalu gonta-ganti pacar, atau boleh dikatakan Playboy kampus, dan itu sangat disadari oleh Lola


Namun demi menjaga persahabatan, dia diam saja, dan ketika ditembak oleh Doni dia hanya tersenyum, apalagi ketika ditembak oleh Baron. Dia hanya tertawa malah dibuat bercanda


Menghadapi sikap Lola yang seperti itu, membuat Baron dan Doni menjadi penasaran. Apa yang sebenarnya diinginkan oleh Lola. Apakah harta dan kedudukan?. Tapi sampai saat ini mereka belum juga bisa membongkarnya


Dalam kesempatan touring inilah mereka berencana untuk menjebak Lola. Tapi antara Doni dan Baron tidak mengetahui rencananya masing-masing. Jadi mereka hanya diam-diaman saja, sambil merencanakan sesuatu pada malam harinya


Di dalam hatinya membatin, Tunggulah kau Lola!. Setelah kau minum ramuan ini, maka kau akan tergila-gila padaku, dan meminta terus sampai tidak mau berhenti!"


"Aku ingin lihat kehormatan apa yang sedang kau pertahankan?. Dan aku yakin kau masih perawan."


"Hehehehe!" Tawa terkekeh Baron dalam hati sampai tenggorokan


"Apa yang sedang ditertawakan oleh Baron?. Apakah dia juga sedang merencanakan sesuatu terhadap Lola?. Konyol sekali!"


"Sebelum kau mendapatkannya, aku harus mendahuluimu, dan tidak boleh kau rebut kesempatan baik itu!"


"Kondisi bagus Lola untuk ku bukan untuk yang lain!. Ingat itu!" Batin Doni dalam hati sambil meremas ransel yang dia bawa


"Ada apa?. Kenapa sepertinya marah?. Apakah ada seseorang yang telah menyakitimu?"


"Bukan apa-apa. Perutku hanya mules saja, dan ingin cepat-cepat sampai." Jawab Doni mencari alasan


"Sebentar lagi juga sampai. Kau tahanlah dulu sakit perutmu itu. Aku juga demikian." Balas Baron sedikit kesal


Setengah jam kemudian. Mereka terlihat sudah berada di halaman villa yang cukup besar itu. Pemandangannya sungguh bagus, dan dari puncaknya bisa melihat laut dari kejauhan


Di bawah bukit, juga terlihat iring-iringan awan tipis yang sedang menari-nari di angkasa, seperti mengusik rombongan itu untuk ikut menari bersama mereka


Burung-burung liar pun berterbangan di atas pohon-pohon yang tumbuh di lereng-lereng bukit, menambah suasana menjadi riang dan damai


Namun tidak demikian halnya dengan Lola. Entah mengapa perasaannya mendadak tidak enak, dan telinganya seperti berdengung. Semacam ada suara yang membisikkan sesuatu di telinganya. Hati-hati!


Lalu perasaannya menjadi bimbang. Ragu untuk melangkah masuk. Tiba tiba ia teringat dengan Dragon dan mengingat apa yang ingin dia katakan


"Ah sudahlah!. Mungkin hanya perasaan ku saja."


"Lebih baik aku cepat masuk dan istirahat.di sana" Gumamnya lirih


Kemudian berlari kecil menyusul teman temannya, yang sudah masuk ke dalam villa

__ADS_1


"Semoga anak itu tidak apa apa ." Ucap Dragon dari kejauhan


***


Malam pun tiba. Cuaca yang sudah dingin menjadi semakin dingin. Lola dan teman temannya meringkuk kedinginan. Mereka seperti itu setelah habis makan.Padahal menurut rencana, habis makan akan dilanjutkan dengan pesta minum minuman keras, agar cuaca dingin tidak mereka rasakan


Tapi apa yang terjadi. Hawa nafsu sudah tidak tertahankan. Baron dan Doni sudah bertindak duluan


Makanan yang mereka makan sudah dibubuhi obat perangsang. dan akan bereaksi setelah satu jam. Celakanya bukan hanya makanan Lola saja yang mereka taburi obat itu. Makanan yang lain juga mereka berikan


Sialnya mereka menempati kamar yang berlainan, hingga jika terjadi sesuatu, tidak ada yang tahu apa yang mereka lakukan


Dalam masalah ini Lola yang paling menderita, karena makanan yang ada di piringnya ditaburi dua jenis obat perangsang, yang kekuatannya bereaksi sekitar setengah jam


Hingga pada masanya tiba, Barona tiba duluan. saat itu dia melihat Lola sudah menggeliat seperti cacing kepanasan, sambil meremas sesuatu yang berharga di tubuhnya, sampai-sampai seluruh pakaian yang dikenakannya tanggal semua


Tidak mau kehilangan kesempatan, Barona mengabadikan kejadian itu dengan kamera handphonenya. Dengan rakus dia mengambil gambar dari berbagai macam sudut dan dosen, demi untuk memuaskan nafsunya.


Bukan hanya foto saja yang ia ambil, tapi video juga. Dan sekitar 10 menit kemudian, adik bungsunya sudah tidak sabar lagi untuk beraksi


Dengan cepat dia menanggalkan seluruh pakaiannya, dan meraih tubuh Lola untuk dibaringkan di atas tempat tidur


Sedikitpun Lola tidak memberontak, karena saat ini dia memang sedang ingin melakukan sesuatu. dan tepat waktunya Barona pun datang, Hingga di detik-detik terakhir, hampir saja kehormatan Lola didapatkan. Sesosok bayangan melintas di tempat itu, tapi bukan Dragon.


Bayangan itu adalah makhluk yang sudah menjelma menjadi siluman, yang diutus oleh Dragon untuk mengawasi Lola


Ternyata mahluk itu adalah anak buah raja kaladaksa berjenis perempuan. Yang menggantikan tubuh Lola untuk dinikmati


Disaat itulah Barona baru tersadar, bahwa yang sedang ia gumul itu adalah siluman dengan wajah yang sangat mengerikan sekali


Sontak saja tubuhnya menegang, dan ingin lari dari tempat itu. Tapi sayangnya dia tidak mampu, sementara tubuh Lola terjatuh ke bawah, dan sudah diberi obat penawar oleh siluman tersebut atas perintah Dragon


Saat menegangkan seperti itulah Doni memasuki kamar Lola, dalam kondisi tidak berpakaian sama sekali


Tapi alangkah terkejutnya dia. baru saja masuk, dia melihat tubuh Barona berada di atas tubuh Lola, yang sebenarnya itu adalah tubuh siluman yang diutus oleh Dragon, dan Doni tidak bisa membedakannya. Padahal tubuh telanjang Lola tergeletak di bawah ranjang


Saat kebingungan seperti itulah Lola terbangun, dan mendapati dua orang temannya dalam keadaan tanpa busana di kamarnya, dan sedang memandang ke arahnya


Lola tentu saja kebingungan. Bagaimana peristiwa itu bisa terjadi. Padahal tadi dia baik-baik saja. Tapi kenapa sekarang dia dalam keadaan tanpa busana?


Apakah dua orang itu yang telah melakukannya?


Mendadak tubuh Lola bergetar. Takut yang tak tertahankan. Dia belum menutupi tubuhnya juga, hingga membuat mata Barona dan Doni semakin liar, serta kompak mendatanginya karena sudah terlanjur ketahuan


"Apa yang ingin kalian lakukan?. aku teman kalian!. Jangan berani macam-macam!"

__ADS_1


"Tolong!. Tolong!" Teriak Lola kuat-kuat, berharap teman-temannya mendengar teriakannya


Tapi tak seorangpun yang datang menolong, karena kehormatan mereka juga sedang terancam


__ADS_2