Dragon, Sang Naga Dunia

Dragon, Sang Naga Dunia
Banyak yang tidak senang


__ADS_3

"Masih berani juga mencari gara-gara dengan ku ya?. Dia pikir mereka siapa?"


"Selama ini negara ku tidak pernah mengganggu mereka, tapi kenapa mereka selalu mengganggu negara ku?"


"Apa sebaiknya aku datangkan mereka kesini, untuk diberi pelajaran?, Biar mereka tahu bahwa Birawa Group juga negaraku tidak bisa dianggap remeh?" Tanya Dragon pada diri sendiri, Setelah mendapatkan. informasi dari anak buahnya, tentang rencana mereka untuk melaporkan perbuatan Dragon pada perserikatan bangsa bangsa.


"Biar ku lihat dulu siapa mereka itu?" Ujar Dragon lagi.


Tak lama kemudian, Dragon merilis kemampuannya, untuk mendeteksi, siapa-siapa saja orang itu, dan ternyata berhasil.


Setelah mengetahui siapa komplotan itu, Dragon berkata pada diri sendiri. "Lagi-lagi mereka!. Tidak bosan-bosannya terus memusuhi negaraku, yang otomatis juga memusuhi Birawa Group. Kalau begini caranya aku harus cepat bertindak!" Ujarnya. Lalu..


Tik!


Tik!


Boom!


Bamm!


"Ahh!"


"Selamat datang tuan tuan!. Selamat bertemu dengan orang yang ingin kalian hancurkan!" Ucap Dragon tegas, sesaat setelah orang yang dia datangkan itu muncul di hadapannya.


"Siapa kau?. Dimana ini? Bagaimana bisa?" Reaksi Razan mewakili orang orang yang juga bingung sepertinya.


"Ya, siapa kau?. Bagaimana kami bisa ada di sini. Apakah kau menggunakan sihir?" Tanya yang lainnya pula.


"Masih ada yang mau bertanya?"Dragon malah balik mengajukan pertanyaan.


"Jawab dulu pertanyaan kami!. Siapa kau, dan bagaimana kami bisa ada di sini?" Teriaknya emosi.


"Oh ho!. Apakah kalian sudah lupa, bahwa barusan tadi kalian sedang membicarakan kami, termasuk membicarakan Birawa Group kan?" Jawab Dragon malah mengolok olok kan mereka.


"Dari mana kau tahu?. Apakah kau memata matai kami?" Respon Ku Liong penuh selidik.


"Kalian tidak perlu tahu apa yang aku kerjakan!. Dari mana aku bisa tahu apa yang kalian bicarakan?. Yang perlu kalian tahu adalah Birawa Group juga negaraku, tidak bisa kalian remehkan!"


"Jika negaraku maju, apa urusan kalian?. Jika persenjataan kami banyak, apa yang kalian takutkan?. Toh kami tidak berniat ingin menyerang negara negara kalian?, terkecuali kalau kalian yang duluan menyerang negara kami, maka kami tidak akan tinggal diam?" Ucap dan jawab Dragon cukup menyeramkan.


Kemudian memandangi wajah-wajah mereka semua dan tak lama kemudian dia berkata kembali. "Apakah kalian tidak senang, jika negaraku lebih maju dari negara kalian?" Ujarnya lagi.


"Jangan banyak omong!. Katakan saja terus terang, Siapa kau sebenarnya?" Potong Cuek Zong tidak senang.


"Kalau kalian mau tahu siapa aku?. Akulah penguasa Birawa Group, yang telah membeli 15 pulau dari pemerintah ku. dan ku ubah menjadi kota, sesuai dengan keinginanku, lengkap dengan sistem pertahanannya. Puas?" Jawab Dragon cukup tegas.


"Tapi bagaimana kau bisa melakukannya?. Sementara kami membangun seperti itu butuh waktu bertahun tahun?. tapi kau..?"


"Cukup!. itu bukan hak mu untuk bertanya!, dan aku tidak suka jika kau mencampuri urusan negaraku, apalagi mencampuri urusan Birawa Group termasuk urusan ku!"


"Terserah aku mau buat apa. yang jelas pemerintah ku sudah setuju, jika pulau-pulau itu menjadi milikku, dan bisa ku ubah menjadi apa saja, sepanjang tidak memisahkan diri!"


"Pemerintah ku setuju, bangsa ku juga setuju. tapi kenapa kalian yang notabenenya bangsa asing, malah merasa tidak senang?.


"Ini negaraku, bukan negara kalian!. Terserah aku mau berbuat apa,itu tidak ada urusannya dengan kalian!. Paham?"

__ADS_1


"Tapi..?"


"Ah jangan beralasan lagi!. Bilang saja bahwa kalian tidak mampu berbuat sepertiku, bahkan kalau tidak salah tadi, kau ingin mempengaruhi pemimpin tertinggi mu, agar melaporkan perbuatan ku, termasuk negara ini ke badan keamanan dunia?"


"Apakah kau tahu, bahwa perbuatanmu barusan itu sangat menyinggung perasaanku juga bangsaku?"


"Atas perbuatan juga niat buruk kalian itu, makanya kalian aku panggil kemari, dan itu sangat mudah bagiku."


"Bahkan kalau aku mau, aku bisa membuang kalian ke kutub utara, dan tinggal selamanya di sana."


"Tapi karena aku masih menghargaimu juga kalian sebagai pemimpin sebuah negara, maka aku hanya memanggil kalian kemari, sekedar untuk memberi peringatan."


"Jika setelah pulang dari sini, kalian masih juga berniat mengusik negaraku, juga berusaha untuk menghancurkan Birawa Group, maka percayalah!, negaramu sendiri yang akan aku hancurkan. dan sekali lagi aku katakan. itu sangat mudah bagiku!. Paham kalian?"


"Tapi.. Bukankah..perbu..?


"Tidak ada tapi tapi!. Apa yang aku ucapkan ini tidak bisa lagi ditawar-tawar!"


"Sekarang aku tanya pada kalian, terutama pada kau orang tua!. Setelah tahu bahwa aku mampu menghadirkan kalian, serta berbuat apa saja terhadap kalian. Apakah kalian masih berniat ingin memusuhi ku juga memusuhi negaraku?"


"Ya!. Kami tetap akan memusuhimu juga negaramu, karena gara gara kalian. negaraku jadi kalah dalam masalah persenjataan. apalagi ekonomi!"


"Dulu negara kami sangat maju, dan dikagumi oleh dunia, tapi gara-gara perbuatan kalian, sekarang negara kami sudah tenggelam, bahkan tidak diakui oleh beberapa negara!" Jawab salah seorang dari mereka sangat tegas, dan tidak takut terhadap ancaman Dragon barusan.


"Itu urusanmu!, urusan negaramu!, urusan pemerintahmu!. Apa hubungannya denganku?. Apa hubungannya dengan negaraku?"


"Kalian sendiri yang tidak mampu. Tapi kenapa harus memusuhi negara lain?" Jawab Dragon tak kalah tegas.


"Dengar ya?.15 pulau yang sudah aku beli dan aku reklamasi itu, sekarang aku pasangi persenjataan lengkap. Siapapun yang mencoba untuk menyerang negaraku, maka kalian akan berhadapan denganku!"


"Jika kalian berani berbuat macam-macam, maka bersiaplah untuk hancur!" Ucap Dragon sangat mengerikan.


Saat mendengar itu, mereka seperti sedang dimarahi oleh orang tuanya, diam tak berkutik, dan tak berani mengangkat suara. padahal sebelumnya mereka sangat garang sekali, tapi saat berhadapan dengan Dragon, nyali mereka menjadi ciut, karena apa yang diucapkan oleh Dragon itu memang benar adanya.


Mereka sudah melihat dan mengetahui, apa yang diucapkan oleh Dragon itu memang benar-benar nyata. Sistem persenjataan yang Dragon miliki, memang sangat luar biasa. jika mereka berani melawan maka maut lah jawabannya.


"Lalu apa yang harus kami lakukan?. Apakah kami harus mendiamkan saja kemajuan kalian itu, tanpa berusaha mencegahnya tanya orang yang bernama Razan itu, masih tetap berani berdebat dengan Dragon.


"Apa yang harus kalian lakukan?. Ya berusaha, Bagaimana caranya memajukan negara kalian?"


"Gerakkan seluruh pengusaha-pengusaha kalian, anak-anak muda kalian, orang-orang kaya kalian, untuk membantu pemerintah kalian, bukan malah ingin memperkaya diri sendiri dan melupakan jasa negara?"


"Kalau mereka tidak mau, maka bersiaplah untuk ditinggal, dan hidup dalam kedengkian serta ketidakmampuan. Berarti negara kalian itu bobrok. mau maju tapi menyakiti orang!" Jawab Dragon sangat mencengangkan.


Sekali lagi mereka terdiam, dan tidak bisa berkata apa-apa lagi.


"Ah sudahlah!. Percuma berbicara panjang lebar, kalau hati dan pikiran kalian masih dipenuhi dengan iri, hasad dan dengki."


"Sekarang jawab saja dengan tegas. apakah setelah ini kalian akan tetap memusuhi negaraku juga perusahaanku atau tidak?" Ujarnya.


"Akan kami pikirkan dulu. karena kami merasa tidak senang atas kemajuan negaramu. Apalagi setelah mengetahui, pulau-pulau yang kau kembangkan itu, berdekatan dengan negara-negara kami. Oleh karena itu kami menjadi tidak senang!" Jawab Razan, melampiaskan kekesalannya dan selalunya ia yang tampil ke depan.


"Oh begitu ya?. Apa kau sudah yakin dengan jawabanmu itu?" Reaksi Dragon berusaha menahan emosi.


"Ya!. Aku sudah yakin dan tidak akan bisa dirubah lagi!" Tegas jawaban Razan.

__ADS_1


"Baik!. Kalau itu jawaban mu?, lihatlah!"


Tik!


Whus!


Blam!


Sekejap saja mereka sudah berpindah tempat, dan lokasinya sangat asing sekali buat mereka.


Razan dan Kahar yang menjadi pemimpin utama mereka, jadi melongo diam. Dia tidak percaya bahwa orang yang sedang ada di depannya itu, mampu berbuat demikian.


"Jangan bengong saja seperti itu pak tua!. Masih banyak yang akan aku tunjukkan pada kalian. Lihatlah!"


Tik!


Bamm!


Bamm!


"Itu prajurit-prajurit ku, orang-orang yang yang aku tugaskan untuk menjaga negara ini, juga menjaga perusahaanku.Jumlahnya jutaan."


"Jika kalian menyerang negaraku, tidak butuh persenjataan modern, cukup dengan mereka saja, maka negara manapun yang kami serang, maka dalam sekejap saja akan hancur."


"Kalian lihat itu!"


Bamm!


"Itulah sistim persenjataan persenjataan kami. Ribuan pesawat tempur, jutaan kendaraan-kendaraan berat. Ribuan kapal-kapal perang, bahkan ada belasan kapal induk, kapal pengangkut, yang siap untuk menghancurkan negara kalian!"


"Bukan hanya itu saja yang negara kami miliki, tapi ada jutaan senapan serbu otomatis. miliaran peluru, dan alat-alat perang, yang bisa menghancurkan suatu negara hanya dalam sekejap saja."


"Aku tunjukkan ini, agar kalian berpikir seribu kali, supaya tidak ada niat untuk memusuhi negara kami. Bahkan sebaliknya harus bersahabat dengan kami, biar mendapat perlindungan?"


"Tapi jika kalian masih bersikeras juga, maka terpaksa aku harus menghukum kalian. dengan memasang formasi atau, teknik kutukan di tubuh kalian."


"Jika setelah ini kalian tetap bersikeras memusuhi negara kami, bahkan menjelekan negara kami di luaran sana, maka bersiaplah. Tubuh kalian akan meledak dan hancur menjadi debu, dan itu bukan salah kami."


"Lalu apa pendapat kalian? apakah sudah bisa memberikan keputusan?" Tanya dan ujaran Dragon cukup panjang, dan banyak sekali.


147 orang yang berasal dari 27 negara, yang berniat ingin memusuhi Dragon juga negaranya, tidak bisa menjawab langsung. Mereka malah saling pandang satu sama lain, seperti meminta pendapat dari temannya.


Namun setelah ditunggu beberapa menit, belum juga ada keputusan. Maka mau tidak mau Dragon merilis kemampuannya, untuk memasukkan teknik kutukan ke tubuh masing-masing.


Tapi bukan hanya itu saja yang dia masukkan. Dragon juga memasukkan teknik penghancuran, yang bisa membuat tubuh mereka hilang dalam seketika.


"Sekarang di tubuh kalian, sudah aku pasangi teknik penghancuran, teknik kutukan, dan teknik-teknik lainnya. Jika kalian masih bersikeras tetap memusuhi negaraku juga perusahaanku, maka bersiaplah untuk hancur.


"Sekarang kembalilah!"


Tik!


Boom!


Seluruh orang-orang yang tadi mendengarkan wejangan Dragon, sudah dikembalikan ke negaranya masing-masing, walau dalam keadaan bingung dan linglung.

__ADS_1


Setelah itu Dragon kembali ke kota emas, dan mengatur perusahaannya dari sana.


__ADS_2