
Setengah jam kemudian. Sebagian besar karyawan, baik yang bekerja di kantor maupun yang di lapangan sudah terlihat berkumpul di di lapangan parkir kendaraan berat yang ukurannya cukup luas itu.
Mereka terdiri dari para operator, pekerja lapangan, tenaga pengamanan, karyawan smelter, pegawai kantor, dari tingkat rendah sampai tingkat tertinggi, termasuk manajer, supervisor dan lain sebagainya. Direktur Broto dan pembantu pembantunya juga ada.
Setelah mereka berkumpul semua. Emily memberikan arahan." Kita yang ada disini harus pandai bersyukur, karena masih di dipakai oleh pemilik Birawa Group."
"Jika pemiliknya mau, maka kita semua bisa diganti, karena yang sedang antri ingin bekerja di perusahaan ini cukup banyak."
"Oleh karena itu gunakan kesempatan selagi masih dipakai untuk meniti karir, bukan malah ingin menggerus uang perusahaan, seperti yang dilakukan oleh segelintir orang itu."
"Jelas jelas mereka diberi jabatan tinggi, tapi wewenang yang diberikan disalahgunakan, hanya sekedar ingin memperkaya diri sendiri."
"Karena tindakannya itu, aku atas nama perusahaan memberhentikan mereka dengan tidak hormat, tanpa pesangon dan tanpa jaminan lainnya!"
"Bahkan mereka harus mempertanggung jawabkan perbuatan mereka di hadapan hukum."
"Bukan hanya itu saja yang akan mereka terima. Mereka juga akan dimiskinkan, karena seluruh harta mereka akan kami ambil, untuk membayar kerugian yang selama ini mereka timbulkan."
"Setelah dihitung berapa totalnya. sisanya akan dikembalikan pada keluarganya."
"Oleh karena itu aku pesankan, agar kalian yang masih ada ini jangan berani berbuat macam macam, karena pemilik perusahaan ini tidak akan pilih kasih."
"Yang salah tetaplah salah, dan akan tetap dihukum, dengan hukuman yang setimpal, apalagi kalian?"
"Jadi kedepannya aku ingatkan, tetaplah berjalan pada koridor yang sudah ditetapkan, agar posisi kalian tetap aman."
"Setelah ini bagi yang belum ketahuan berkhianat pada perusahaan. akan ketahuan sebentar lagi, karena...
Whus!
Blar!
Bam!
"Tuan muda, pemilik perusahaan ini telah datang!" Ucap Emily berbarengan dengan kemunculan Dragon di hadapannya itu.
"Hormat kami pada tuan muda!" Reaksi mereka serempak, saat Dragon secara tiba tiba muncul di depan mereka.
"Bangunlah!. Aku sengaja datang karena mendengar ada isu yang mengatakan, bahwa perusahaan ini selalu merugi karena orang-orang yang dipercaya untuk memegang jabatan, menggunakannya untuk memperkaya diri sendiri."
"Sejujurnya aku sudah tahu apa yang terjadi di tempat ini, dan siapa-siapa saja yang telah berkhianat pada perusahaan."
"Tapi aku sengaja membiarkan masalah itu terus terjadi, agar aku tau siapa yang loyal dan siapa yang tidak."
"Setelah dirasa cukup, barulah aku mengutus mereka untuk mengatasi masalah ini walaupun sedikit terlambat."
"Tapi berkat kerja keras mereka, orang-orang yang telah mengkhianati ku, sudah pun mendapatkan hukuman."
"Dipecat tanpa pesangon dan tanpa jaminan apapun. Bahkan harta yang mereka dapatkan, yang disinyalir berasal dari uang korupsi itu, akan diambil oleh perusahaan, supaya menjadi pembelajaran bagi yang berniat ingin korupsi."
"Di hadapanku sekarang ini, masih ada beberapa orang yang sebenarnya terlibat, tetapi permainannya cukup cantik, tapi tidak ada yang bisa lepas dari penglihatan ku."
__ADS_1
"Oleh karena itu sebelum aku rubah tubuh kalian menjadi debu, segeralah keluar dari barisan dan menghadap kepada ku!" Ucap Dragon cukup mengejutkan, hingga membuat orang-orang yang sebenarnya berkomplot dengan kelompok pertama tadi menggigil ketakutan.
Entah kenapa tiba-tiba kaki mereka terasa berat. Seolah-olah tidak bisa digerakkan. Rasanya ingin lari tapi tidak bisa. Lalu melihat kanan kiri, apakah ada yang seperti dia. tapi setelah dicari-cari ternyata hanya ada beberapa, tapi di tempat lain cukup banyak.
Tak lama setelah mereka kebingungan seperti itu, akhirnya mereka bisa berjalan juga, Walaupun tanpa mereka sadari, bahwa kaki mereka bergerak sendiri tanpa mereka kehendaki.
Ada puluhan karyawan yang sudah ditandai oleh Dragon. Baik karyawan biasa maupun karyawan tingkat tinggi. Semuanya menghadap ke arah Dragon dengan pandangan takut-takut.
Di antara mereka ada dua petinggi perusahaan, yang menjabat sebagai supervisor dan operator komputer perusahaan.
Kepada orang-orang tersebut, Dragon sengaja memasang formasi penanda, untuk menunjukkan kepada seluruh karyawan, bahwa sehebat apapun mereka menyembunyikan identitasnya akan tetap ketahuan juga.
"Inilah contoh yang aku maksudkan. Sudah dikasi jabatan tinggi masih juga korupsi."
"Gaji tinggi yang perusahaan berikan,tidak cukup buat mereka, hingga membuat mereka nekat untuk mencuri uang perusahaan."
"Untuk itu mereka akan aku miskin kan, dengan cara menyita semua harta yang mereka dapatkan selama mereka bekerja di sini."
"Tidak ada pertimbangan dan tidak ada belas kasihan, semuanya dianggap sama!"
"Bersalah ya bersalah!. Korupsi tetaplah korupsi!. tidak ada kata maaf lagi!" Ucap Dragon berapi api.
Kemudian memandang ke arah anak buahnya, dan memilih siapa yang akan dia beri perintah. Akhirnya pilihan Dragon jatuh pada tiga serangkai, pengawal elit Birawa Group.
"Komandan Awan, Langit dan Bumi !. Cepat singkirkan mereka dari hadapan ku, sebelum pikiran ku berubah!"
"Aku muak melihat muka mereka yang seperti tidak bersalah itu!. Cepat!" Ucap Dragon benar benar marah, hingga membuat seluruh orang orang yang ada di tempat itu merasa ketakutan.
Mereka melihat pemilik Birawa Group sebegitu marahnya. Selama ini mereka memang belum pernah bertemu dengan Dragon secara langsung, kecuali beberapa orang manajer dan belasan karyawan, yang saat Dragon datang dulu mereka yang menyambutnya.
Kebanyakan dari mereka hanya pernah melihat fotonya saja, karena di tiap-tiap kantor tempat mereka bekerja, ada foto Dragon dan keluarganya. Jadi siapapun yang melihat mereka jadi tahu, bahwa itulah pemilik Birawa Group yang sebenarnya.
Satu jam kemudian. Orang-orang yang dianggap bersalah, telah dibawa ke kantor polisi, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.
Direktur Broto tetap dipertahankan posisinya, karena berkat dialah, konspirasi untuk merongrong kewibawaan Birawa group bisa terbongkar.
Ternyata mereka tidak bekerja sendiri, tetapi merupakan jaringan yang diatur cukup sistematis. Hal itu diketahui oleh Dragon, setelah dia meminta pada Rams dan anak buahnya, untuk mengaitkan kejadian kolusi di perusahaan batubara tersebut dengan hal-hal lain.
Setelah menempuh penyelidikan panjang, mencari kaitan keterlibatan pihak luar, barulah mereka tahu, bahwa orang-orang yang saat ini dijebloskan ke penjara, merupakan orang suruhan dari beberapa perusahaan besar yang ada di luar negeri.
Total yang ikut berperan untuk mengurangi wibawa Birawa Group, adalah 8 buah perusahaan. di mana 6 diantaranya berasal dari luar negeri, sedangkan dua berasal dari dalam negeri.
Kepada 8 perusahaan itu, Dragon mengharapkan agar Rams dan orang orangnya, bisa melacak keberadaan mereka, Karena setelah mereka ditemukan, Dragon akan membuat perhitungan dengannya.
"Setelah apa yang terjadi di perusahaan ini, aku ingin kalian sebagai operator perusahaan, harus membuat satu terobosan besar, agar database kalian tidak bisa diretas lagi!"
"Jika masih itu itu saja, maka aku yakin kejadian serupa akan terjadi lagi."
"Oleh karena itu mulai hari ini aku tugaskan kepada kalian, agar belajar lebih banyak, dan bekerja 10 jam secara bergantian, untuk menemukan satu cara yang bisa membendung laju kebocoran data perusahaan ini."
"Ke depannya aku tidak ingin kejadian ini berulang kembali." Ucap Dragon di sela sela memberikan briefing terakhir kepada 10 operator perusahan, di hadapan ratusan karyawan penting Birawa Group.
__ADS_1
Bukan hanya itu saja yang Dragon sampaikan. Dia juga membahas isu lain yang ada korelasinya dengan kejadian itu.
Salah satu diantaranya adalah isu tentang kemungkinan ada pihak luar yang ikut campur dalam kejadian tersebut.
Jadi untuk membuktikan dugaannya itu, Dragon berkata kepada mereka. "Kelihatannya ada pihak pihak tertentu yang mencoba untuk merongrong kewibawaan perusahaan kita?, karena mereka merasa kita memonopoli seluruh bidang usaha."
"Oleh karena itu mari kita bekerja sama, serta bersinergi untuk menggagalkan konspirasi mereka!"
"Aku yakin dengan cara bergotong-royong, orang orang yang ingin menghancurkan Birawa Group bisa kita atasi."
"Untuk membuat kalian tetap semangat dan tidak takut menghadapi apapun serta tidak korupsi. Maka mulai hari ini, aku menaikkan gaji kalian, sebesar 15 persen. Tapi khusus untuk perusahaan ini saja."
"Jika ada perusahaan lain yang membutuhkan perhatian, maka aku juga akan berbuat sama." Ucap Dragon memberikan arahan, sekaligus memberi pengharapan.
Mendengar intruksi serta wejangan dari Dragon, yang notabenenya adalah pemilik perusahaan tersebut, tentu saja membuat seluruh karyawan menjadi senang.
Tanpa dikomando, mereka sontak bertepuk tangan, tanda menyambut niat baik dari tuannya itu.
Tidak ada seorangpun yang tidak merasa senang. Semuanya bergembira sampai berdiri dari tempat duduknya, dan mengacung acungkan tangannya di udara, pertanda mereka sangat setuju dengan pernyataan dari pemilik perusahaan tersebut.
***
Satu minggu kemudian, penyelidikan tentang konspirasi pihak asing, yang berniat ingin menghancurkan Birawa Group sudah mulai menemukan titik terang.
Salah satu yang mereka temukan adalah perusahaan multi tasking, yang bermarkas di sebuah kota besar di bagian timur. Namun setelah diselidiki cukup mendalam, akhirnya ketahuan, bahwa markas itu hanya kedok mereka saja. Sebenarnya markas mereka berada di Singapura. Tapi mereka menyamarkan kepemilikannya kepada orang Indonesia, agar terhindar dari pajak yang cukup besar.
"Itulah markas mereka yang sebenarnya tuan muda!. Lalu apa yang harus kami lakukan pada mereka?" Ucap Deon sesaat setelah menemukan lokasi yang diperkirakan sebagai markas perusahaan pihak asing tersebut.
"Untuk sementara pantau saja dulu, karena aku tidak mau bertindak secara gegabah."
"Jika terbukti bahwa mereka memang benar benar ingin menghancurkan Birawa Group, dengan cara menyamar seperti itu!, maka kita tidak boleh segan segan lagi untuk melawan mereka!"
"Tapi untuk saat ini, perkuat saja database perusahaan kita, agar langkah mereka mencuri data tidak bisa mereka lakukan."
"Sebaliknya retas sistem informasi perusahaan mereka, agar kita tahu apa yang mereka rencanakan?" Jawab Dragon cukup bijaksana, dan membuat Deon, Austin dan anak buahnya yang lain menjadi kagum.
Tak lama kemudian. Apa yang diperintahkan oleh Dragon sudah mereka lakukan. Namun ternyata pertahanan pihak asing itu cukup kuat juga. Mereka membuat pertahanan berlapis, dari satu enkripsi ke enkripsi lainnya, hingga membuat Deon yang berjuluk legenda cyber pun dibuat kewalahan.
Tapi akhirnya setelah satu setengah jam, sistem informasi pihak lawan sudah bisa mereka retas, bahkan mereka ambil alih
Tentu saja apa yang mereka lakukan itu membuat pihak lawan menjadi panik. Maka bergegas mereka membuat enkripsi tandingan, untuk merebut kembali sistem informasi mereka.
Tapi sekeras apapun mereka berusaha, database perusahaan mereka tetap tidak bisa mereka ambil. Yang bisa mereka lakukan adalah secepatnya membuat data peralihan, agar informasi yang terdapat di sistem pertahanan tadi bisa kembali, plus dihapus data-datanya.
Tapi sayangnya sudah terlambat, Deon yang sudah cukup berpengalaman, segera mengcopy paste seluruh informasi tentang perusahaan itu, dan dipindahkan ke komputer canggih mereka. Otomatis pihak lawan, sudah tidak bisa lagi mengambilnya.
"Brengsek!. Sialan!. Badjingan!. Siapa sebenarnya mereka?. Kenapa mereka kuat sekali?"
"Sistem informasi yang sekuat itu, bisa mereka retas, bahkan kontrolnya berada di tangan mereka!"
"Jika begini terus?. alamat rahasia yang selama ini kita simpan akan terbuka kepada dunia?"
__ADS_1
"Aku tidak mau itu terjadi!. Jadi Aku perintahkan kepada kalian, yang merupakan hacker dan cyber handal, yang selama ini tidak pernah kalah dari pihak lawan, untuk sedaya upaya merebut kembali database yang kita punya itu!"
"Jika tidak bisa dilakukan. maka kita semuanya akan hancur!" Ucap Robert pada ratusan anak buahnya, yang berprofesi sebagai hacker di perusahaan besarnya tersebut.