Dragon, Sang Naga Dunia

Dragon, Sang Naga Dunia
Upasama melawan dewa judi Cina


__ADS_3

Sementara itu di tempat lain, atau pada waktu yang sama saat Dragon sedang berada di wilayah desa C, saat itu dia terlihat sedang berada di daerah Macau, Cina


Dia di temani oleh Taraka, Leon Burgon, Jenifer, Awan, Langit dan Bumi. Tak lupa pula ikut serta tiga orang pendekar Shanghai, yaitu Ling Shia, Ling Ma dan Ling Hwa


Mereka sengaja diajak oleh Dragon, karena Keberadaan mereka sangat diperlukan disana. Mereka bisa bertindak sebagai penunjuk jalan, daerah dan tempat, karena mereka notabenenya berasal dari negara itu


Selain mereka, Dragon juga membawa seratusan orang kuat dan cerdas, yang bertugas untuk mencari informasi tentang keluarga yang berniat ingin menghancurkannya, sekaligus mengidentifikasi siapa-siapa saja yang terlibat dalam keluarga tersebut


Selain tugas itu, mereka juga ditugaskan untuk mencari informasi di mana tempat yang penduduknya susah, karena Dragon mempunyai rencana lain untuk membantu mereka, Walaupun orang-orang kaya mereka, ingin mencari gara-gara dengan Dragon


Di antara yang berada dalam tim 100 orang itu, adalah murid muridnya Burgon. Mereka terdiri dari 25 orang, yang memang dipilih oleh gurunya untuk melakukan tindakan intelijen di Macau dan kota kota besar lainnya, terutama di ibukota negara dan di dua ibukota provinsi


Sisa yang 75 orang lagi, terdiri dari para pengawal pilihan, yang memang sudah dilatih oleh Dragon untuk menghadapi medan seekstrem apapun. Di antara mereka adalah senior yang paling tinggi, yaitu Adiwilaga, Abhicandra, Adipramana dan dewa kekayaan Upasama


Mereka sengaja diajak oleh Dragon karena tenaga mereka sangat diperlukan saat menghadapi bahaya, walaupun Dragon sendiri mampu mengatasinya


Dan saat ini mereka sudah memasuki istana judi yang sangat megah di daerah itu, tapi belum terlihat bermain. Dragon sengaja mengajak mereka kesana, karena ingin menemui salah satu kepala keluarga dan anaknya, yang saat ini sangat memusuhinya


Dragon mengetahui itu melalui mata batin juga mata semesta nya, bahwa di daerah itu ada satu keluarga yang memusuhinya


Mereka tidak menyukai Dragon karena bisnisnya di Indonesia jadi bangkrut, bersamaan dengan bangkrutnya empat perusahaan farmasi yang sudah dibekukan oleh pihak otoritas setempat


Ternyata merekalah pemilik modal yang sebenarnya,Jadi saat Dragon membongkar konspirasi jahat mereka, yang tidak mau membayar pajak secara penuh. Mereka langsung tahu bahwa Dragon dan orang orangnya lah yang melakukan itu


Maka sejak saat itulah mereka menaruh dendam pada Dragon, dan berniat ingin menghancurkannya. Tapi sampai saat ini, niat tersebut belum juga terlaksana


Karena tidak mau berlarut-larut dan terus berada di bawah rongrongan banyak kekuatan, Dragon memutuskan untuk mengirim avatarnya ke daerah itu untuk membereskan mereka. Istilahnya adalah menjemput bola


Namun saat Dragon ingin memasuki aula terbesar di istana judi itu. Mereka tidak disambut ramah oleh penjaganya. Beberapa orang bodyguard berjas rapi, menghadang langkah mereka dengan menutup rapat pintu masuk menggunakan tubuh tubuh mereka, dan tidak mengijinkan dragon dan rombongannya masuk


"Mau apa kalian?.Tempat ini tidak menerima orang yang tidak jelas. Kecuali kalau kalian mempunyai uang!" Ucap bodyguard itu garang


"Uang ya?. Apakah ini yang kau maksudkan?" Tanya dewa kekayaan juga garang. Sambil melemparkan beberapa gepok uang dalam bentuk dolar Amerika ke bawah kaki mereka


"Whoah luar biasa!. Itu dolar Amerika berarti kalian orang kaya."


"Mari silakan masuk!, dan nikmati fasilitas VIP di didalamnya!" Respon bodyguard itu mendadak hormat pada rombongan Dragon


Kemudian membungkuk hormat kearah Dragon juga pengawal pengawalnya, Lalu membawa Dragon beserta 13 anggotanya untuk masuk


Kebetulan tempat yang ia masuki adalah ruang yang sangat mewah, yang hanya bisa dimasuki oleh orang-orang terkaya dunia saja. Ke tempat itulah Dragon dan rombongannya diarahkan untuk masuk


Namun saat memasuki ruangan itu, tiba-tiba aura kesadarannya menangkap bahaya yang sangat besar, di mana di tempat itu ada salah seorang kepala keluarga, yang menempati urutan kedua orang terkaya di Cina yang ingin sekali menghancurkannya


Tapi saat itu dia tidak didampingi oleh pewarisnya. Namun di sekeliling orang kaya tersebut, berdiri 26 orang bodyguard, yang selalu siap menjaga keselamatannya


Terlihat di pinggang masing-masing, terselip pistol berukuran kecil yang menggunakan peredam, juga beberapa senjata tajam seperti pisau lempar, dan shuriken berukuran kecil tapi tajam


Walaupun mereka menyembunyikannya dengan baik, tapi Dragon bisa melihatnya dengan jelas, berkat mata tembus pandangnya itu


Selain Dragon. 14 pengawalnya itu juga bisa melihat keberadaan senjata-senjata tersebut, karena mereka sudah diajari oleh Dragon tentang teknik itu, juga berkat mempelajari teknik inti pedang, hingga saat Dragon melihat ke arah bodyguard itu, mereka juga refleks melihatnya


"Tuan muda!. Mereka bukan pengawal sembarangan. Orang yang dikawal itu adalah..?" Ucap Burgon ingin mendapat dukungan


"Tenang paman!. Aku sudah melihatnya dan punya rencana tersendiri untuk mereka."


"Sekarang fokus pada permainan, karena aku punya niat lain memasuki tempat ini." Jawab Dragon menenangkan

__ADS_1


"Baik tuan muda!" Respon Burgon senang, sambil tersenyum sinis ke arah 26 bodyguard tersebut


Dia menyakini bahwa tuan mudanya mampu mengatasi situasi seperti itu, karena situasi yang lebih mengerikan pun pernah mereka alami, apalagi hanya dengan adanya senjata senjata seperti itu


"Mau bermain-main denganku ya?. Kalian pikir aku tidak tahu apa yang kalian rencanakan?"


"Aku ingin melihat sampai di mana permainan kalian?" Batin Dragon dalam hati. Kemudian merilis ilmu kekosongan dan formasi ilusi serta dikirimkan kepada mereka


Tanpa mereka sadari, semua senjata yang mereka bawa sudah hilang dari tempatnya. Tapi mereka tetap bersikap tenang, karena di pinggang mereka masih terselip senjata-senjata tersebut, padahal itu hanya ilusi belaka


Tak lama kemudian, kepala keluarga yang sangat memusuhi Dragon itu, mengajak Dragon untuk bermain judi, tapi Dragon tidak mau. Malah mengutus anak buahnya untuk maju


Namun yang menarik, walaupun Dragon sudah lama duduk di situ, kepala keluarga yang memusuhinya tersebut tidak mengenal siapa orang yang tadi diajaknya untuk berjudi, karena Dragon menggunakan ilmu malih rupa, hingga orang tersebut tidak bisa mengenalinya


Namun anak buahnya bisa mengenali bahwa itu Dragon, karena ilmu malih rupa tersebut hanya berpengaruh pada musuh-musuhnya saja


"Ayo pasang taruhan!. Aku lihat kau bukan orang sembarangan. Walaupun yang kau utus itu anak buah mu saja."


"Tapi aku yakin pilihanmu itu tidak akan salah."


"Aku pasang satu juta dolar!. Apakah kau mampu mengikutinya?" Tanya Huang Song, nama kepala keluarga tersebut menantang


"Siapa takut?. Aku malah akan memasang 2 juta dolar Amerika. Apakah kau sanggup?" Balas dewa kekayaan tak kenal takut, mewakili tuan mudanya


"Huh cuma segitu.?. Kau belum pantas menantangku!"


"Chen Yong!" Panggil Huang Song pada orangnya


"Wakili aku untuk memberi pelajaran kepada orang tidak sopan ini!. Kalahkan ia dengan cara tidak terhormat!" Ucapnya tidak kalah gertak. dan menyuruh orang yang dibawanya itu untuk bertindak


"Tuan muda!. Orang yang akan menghadapi ku ini adalah dewa judi, bahkan sudah dianggap sebagai kaisarnya di negara ini!"


"Senior tenang saja!. Aku sudah melihat bahwa dia bukan benar-benar dewa judi, tapi hanya orang yang menyamar saja."


"Hadapi dia dengan berani. Gunakan mata tembus pandang mu untuk mengalahkannya!" Jawab Dragon melalui mata batinnya


"Siapa yang akan memutar dadu duluan, apakah kau?" Tanya Chen Yong pada Upasama


"Silakan putar!. Gunakan kemampuanmu untuk mengecoh ku!" Jawab Upasama tegas


"Perhatikan baik-baik. pastikan Apakah angka besar atau kecil yang akan keluar?" Respon Chen Yong sambil tersenyum sinis


Lalu memutar mangkok judi yang ia gunakan. Gerakannya sangat tangkas sekali, seperti naga yang meliuk-liuk di angkasa. Orang biasa yang melihat itu pasti akan terkagum-kagum. Tapi buat Dragon dan orang-orangnya, itu hanya permainan anak kecil saja


Namun saat gerakannya semakin cepat, dan siluet ular raksasa muncul di belakang orang itu, barulah beberapa orang pengawal terpengaruh karenanya. Tapi itu hanya berlangsung beberapa detik saja. Setelah itu gerakan dewa judi terlihat lambat di mata semua orang, apalagi di mata Dragon


Setelah merasa yakin bahwa dadu yang diputarnya itu tidak akan bisa ditebak, barulah ia meletakkan mangkok yang ia pegang di atas meja, dan dadu yang ada di dalam mangkok tersebut masih juga berputar putar. namun beberapa detik kemudian diam


"Aku pilih besar!" Ucap Upasama tanpa ragu-ragu, sesaat setelah dadu itu berhenti


"Buka!" Ucap Huang Song memberi perintah


"Apa?. Bagaimana mungkin?" Responnya tidak percaya


Dadu itu memang jumlahnya besar semua, yaitu 6,5,4. yang berarti kubu Dragon menang dan uang 4 juta dolar menjadi miliknya


"Kurang ajar!. Bagaimana caramu bermain?. Bukankah kau sudah berjuluk dewa judi tapi kenapa masih bisa kalah juga?" Respon Huang Song marah

__ADS_1


"Maaf tuan besar!. Kali ini aku pasti menang?" Jawab Chen Yong yang dalam hatinya meradang


Padahal dia sudah berusaha semaksimal mungkin, sampai mengeluarkan jurus terkuat nomor 2 dalam arena judi, selama dia berprofesi sebagai pemainnya


Tapi lawan yang dihadapi bukan orang sembarangan. Dengan mudah jurus yang dikeluarkannya itu dipatahkan, hingga lawan memenangkan taruhan


"Dua juta!. Apakah kau berani bertaruh denganku?" Tanya Huang Song menantang


"Siapa takut!. Bahkan 4 juta pun bisa!"


"Ini aku keluarkan semua!" Jawab Upasama mantap, sambil mendorong semua plakat yang mewakili bentuk uang ke tengah meja


"Sombong!. Belum apa-apa kau sudah taruhan sebesar itu. Apakah kau tidak takut jika uang tuan mu akan habis?" Respon Huang Song tidak senang


"Apa yang harus ditakutkan?. Aku yakin bahwa kali ini anak buahmu yang akan kalah, dan aku yang akan keluar sebagai pemenangnya!" Jawab Upasama apa adanya


"Huh jangan banyak omong!. Cepat putar mangkok itu, agar wajah sombongmu itu bisa aku taklukkan!" Sambung Cheng Song tidak senang


"Baik!. Buka mata mu lebar-lebar!. Aku akan menunjukkan jurus terhebat ku!"


"Aku yakin orang yang kau anggap dewa judi ini akan takjub sangking cepatnya gerakan ku!" Jawab Upasama sengaja membuat lawannya meradang


"Jangan banyak omong!. Cepat lakukan!" Respon Huang Song kembali meradang


Lalu tanpa menunggu lama lagi, Upasama melakukan tugasnya dengan gerakan liar, hingga membuat lawannya tertawa terbahak bahak. Begitu juga dengan tuan juga teman temannya


"Hiaaaa!"


Tap!


Nguing!, Nguing!


Slash!


Crash!


Bamm!


Tiba tiba dari tubuhku Upasama, keluar siluet singa yang sangat besar. Berwarna putih berwajah yang sangat mengerikan. Pandangan matanya tajam, yang mengisyaratkan ancaman yang sangat kuat sekali


Huang Song dan orang orangnya, terutama Chen Yong sangat terintimidasi sekali. Lutut mereka mendadak lemas. wajah pucat pertanda rasa takut yang berlebihan melanda mereka


Sesaat kemudian Upasama terdengar berkata." Silakan tentukan pilihanmu. Apakah besar atau kecil?" Ujarnya memberi pilihan


Chen Yong tidak langsung menanggapi. Dia malah melihat ke arah tuannya dengan wajah pucat, seperti meminta pendapat dari tuannya


Huang Song mengerti akan kode itu, dan mengangguk tanda setuju. "Aku pasang 5 juta. dengan angka besar semua!" Ucap Chen Yong memberi keputusan


"Baik, aku terima tantanganmu!.Tapi aku pasang 10 juta dolar Amerika. Aku pilih angka kecil!" Jawab Upasama sangat yakin


"Apa?. Apakah kau sudah gila dengan taruhan sebesar itu?" Respon Chen Yong tidak menduga


"Tuan..?" Ucapnya meminta pendapat dari tuannya


"Ikuti saja!. Aku yakin kali ini mereka akan bangkrut, dan kita yang akan keluar sebagai pemenangnya!" Jawab Huang Song tidak terduga


"Baik!. Aku terima tantanganmu, 10 juta!" Sambut Chen Yong mantap. Kemudian mendorong semua plakat kayu yang mewakili bentuk uang ke tengah-tengah meja

__ADS_1


"Bersiap!. Nampaknya setelah ini mereka akan bertindak!" Ucap Dragon melalui transmisi suara pada seluruh anak buahnya yang hadir di tempat itu


__ADS_2