
Satu minggu kemudian. Berita tentang super powernya Dragon saat bermain bola sudah mulai dilupakan orang. Banyak televisi dan portal portal berita yang sudah tidak mengulasnya lagi, begitu juga dengan pecinta sepak bola di seluruh dunia, termasuk di Indonesia
Tapi bagi beberapa orang di Eropa barat juga di Asia timur, terutama empat kepala keluarga terkemuka, dan empat pewarisnya itu. Keberhasilan Dragon semakin membuat mereka benci
Begitu juga dengan enam orang kaya serta anak anaknya di negara sebelahnya. Mereka juga berperilaku yang sama, yaitu memusuhi Dragon. bahkan ingin segera menghabisinya
Tentang kenapa mereka berprilaku seperti itu, butuh penyelidikan mendalam. dan apa hubungan mereka dengan Dragon butuh juga diurutkan kejadian demi kejadian
Hanya Dragon sendiri yang tahu tentang itu, dan sudah mulai mengantisipasinya. Dia memasukkan keluarganya ke dalam ruang jiwa, dengan alasan ingin menunjukkan sesuatu yang beda. Tapi tujuannya adalah untuk melindungi mereka dari gangguan itu
Bahkan untuk semakin membuat mereka yakin, Dragon melalui gurunya juga mengajarkan ilmu membelah diri, agar tubuh asli mereka tetap aman. Sedangkan Avatar nya berada diluar, dan menggantikan tugas sementara mereka di luaran sana
Seperti saat ini. Dragon mengeluarkan avatar nya, untuk menjalankan tugas di luar ruang jiwa, dan sudah berada dimana mana. termasuk Dion ayahnya
Ada yang di beberapa kampus. Ada yang di Thailand. Ada yang di Amerika. Ada yang di Belgia dan Swedia. Bahkan ada yang di perusahaan perusahaannya, serta di tempat-tempat lain
Dion dan Dyah juga demikian. Mereka membelah diri menjadi enam, tapi hanya dua yang ditugaskan untuk keluar dari dunia jiwa. Sementara tuan Birawa dan Ivory, hanya mengutus satu avatar nya saja, dan itu pun belum begitu sempurna. Namun orang di luaran sana, terutama para pengawalnya, tidak menyadari akan hal itu
Bagi mereka penampilan tuan Birawa juga Ivory normal-normal saja, apalagi penampilan Dragon juga nona muda. Tidak ada yang aneh dari mereka. Jadi para pengawalnya tetap melayani mereka dengan baik
Sekarang Avatar Dion, Dragon juga Dyah. terlihat sedang berada ditempat lain. Mereka dikawal oleh puluhan pengawal. guna mengunjungi suatu daerah, dimana salah satu jiwa yang mendiami tubuh Dyah berasal dari sana
Tempat itu adalah kabupaten S. atau tepatnya di wilayah C, kelurahan K, kecamatan SS. yang di dekat situ ada situs peninggalan kerajaan SL atau Tembong Agung awalnya. Ke tempat itulah mereka bertiga sedang berada di sana
"Kenapa kau memilih tempat ini anak ku?, bukankah masih banyak tempat tempat lain yang bisa kita kunjungi?" Tanya Dion merasa penasaran
"Apakah ayah lupa siapa Dyah?. Bukankah Draco sudah menceritakan bahwa jiwa yang mendiami tubuh Dyah berasal dari tempat ini?" Jawab Dragon malah balik bertanya
"Benarkah?. Kenapa ayah bisa lupa ya?"
"Ah, coba ayah tanyakan itu pada Dyah. siapa tau jawaban mu itu salah." Respon Dion tidak mau terima
Kemudian mendekati Dyah, yang sedang sibuk membelai batu prasasti tempat Prameswari mengasingkan diri itu. "Dyah!" Sapa Dion mengejutkan anaknya.
Lalu melanjutkan perkataannya." Benarkah kamu berasal dari sini?. Atau kakak mu ini saja yang mengada ada?" Tanya Dion penasaran
"Dyah berasal dari kota emas ayah, bukan berasal dari sini!" Jawab Dyah mengejutkan
"Ha?" Tapi..?" Respon Dion terperangah
"Dragon lupa mengatakannya pada ayah, bahwa Dyah masih belum tahu bahwa ditubuhnya ada jiwa lain selain jiwanya."
"Jadi jangan ditanyakan lagi tentang hal itu ya?" Ucap Dragon melalui mata batinnya
"Baiklah kalau begitu!. Ayo kita kunjungi tempat lain, karena disepanjang jalan tadi ayah melihat banyak orang orang tua, baik laki laki maupun perempuan, yang bekerja sebagai buruh tani. Anak muda juga ada."
"Kehidupan mereka sepertinya dibawah standar kecukupan."
"Selain itu ayah juga melihat serta mengamati, beberapa dari penduduk desa ini berprofesi sebagai pengrajin atau usahawan, seperti membuat canopy, tenda membrane dan usaha usaha lainnya. Bahkan ada diantara mereka yang berprofesi sebagai pedagang."
"Jika kita bisa membantu penduduk desa ini, mungkin taraf kehidupan mereka akan sedikit berubah." Jawab Dion mengalah, tapi memaparkan kenyataan yang ada di daerah itu
__ADS_1
"Apakah ayah ingin mengembangkan daerah ini menjadi kota?" Tanya Dragon ingin tahu
"Jika memungkinkan kenapa tidak?. Ayah lihat kontur tanahnya bagus. Banyak tempat tempat wisata di sekitarnya."
"Contohnya hutan yang kita lalui tadi. Ayah lihat banyak orang yang menyewakan tenda tenda membrane untuk camping. Tapi sayangnya lokasinya sedikit rusak karena diterjang banjir."
"Jika kita bisa memperbaikinya, serta merubah kebiasaan yang kurang baik dari sebagian kecil penduduknya, ayah yakin tempat ini akan menjadi daerah maju, minimal bisa menyamai ibukota kecamatan, yang jaraknya hanya sekitar 6 kilometer dari sini." Jawab Dion panjang lebar
"Wilayah ini sangat luas sekali ayah. Apakah mungkin kita bisa merubahnya menjadi kota?. Sedangkan kota kecamatannya sudah ada?" Tanya Dragon sekedar menguji kesungguhan ayahnya dalam berencana
"Kita fokuskan dulu bantuannya pada wilayah ini. Setelah itu baru tempat lain."
"Jika penduduknya menolak untuk direlokasi, ya kita cari tempat lain pula."
"Mungkin di tempat lain penduduknya lebih terbuka, dan mau menerima bantuan dari orang lain?" Jawab Dion mantap
"Menurut Dragon kita fokuskan dulu bantuannya di desa ini."
"Karena menurut plang nama yang terpasang di gerbang masuk desa, kalau tidak salah daerah ini masih masuk dalam kelurahan Kk, kecamatan SS. yang kondisinya sedikit memprihatinkan, ketimbang daerah lain?"
"Dragon yakin, mereka mau menerima bantuan kita." Responnya tanpa ragu ragu
"Tapi untuk lebih jelasnya, mari kita tanyakan pada penduduk desa atau kepala desanya. Bisa juga Lurah atau Camatnya, apakah mereka mau dibantu atau tidak?" Sambung Dion bersemangat sekali
"Kalau begitu ayo!. Kebetulan kita sudah hampir memasuki pusat desanya."
"Kita bisa menanyakan pada penduduk di sana, dimana kita bisa menemukan pemimpinnya." Respon Dragon senang, sambil menunjuk ke beberapa orang, yang sedang duduk santai di bawah pohon
Saat itu Dragon tidak didampingi oleh pengawalnya, karena dia tidak ingin penduduk desa merasa tidak nyaman, karena jumlah pengawalnya cukup banyak. Datang pun menggunakan belasan mobil mewah, dan dua mobil Jeep raider sebagai pembuka jalan
Begitu dia sampai, langsung menangkupkan kedua tangannya di depan dada, pertanda memberi penghormatan khas dunia persilatan
"Sampurasun kisanak semua!. Hapunten upami kuring ngaganggu sadayana!" Ucap Dragon dalam bahasa setempat. Yang kalau diterjemahkan kira kira artinya begini. "Salam pada semua!. Maaf kalau saya mengganggu."
"Naha leres ieu kampung C?. Dupi urang tiasa nepangan kepala desa?" (Apakah benar ini desa C. Bisakah kami bertemu dengan kepala desa nya?" Tanya Dragon menggunakan bahasa setempat lagi
"Dupi abdi tiasa terang,ieu saha? sareng aya pikersaeun naon ka desa iyek?"(Kalau boleh tahu siapa anda?, dan apa keperluan anda datang ke desa ini?) Jawab orang yang ditanya oleh Dragon tadi penuh selidik, sambil melihat ke arah belasan mobil yang terparkir di jalanan sempit itu
"Saya Dragon, datang ke sini bersama dengan orang tua dan adik saya serta orang-orangnya."
"Kebetulan kami melewati tempat ini, sehabis mengunjungi situs bersejarah yang tak jauh dari desa kalian"
"Selain itu, ayahku tiba-tiba tertarik ingin mengembangkan usahanya di sini, itupun jika penduduknya mengizinkan?" Jawab Dragon apa adanya
"Oh Kebetulan sekali!. Akulah kepala desa yang sedang kalian cari."
"Mari silakan duduk, agar kita bisa berbincang-bincang secara leluasa!"
"Tapi apakah mereka tidak mau keluar dari dalam mobilnya?" Respon Tatang Suparna senang
Belum juga mulut kepala desa itu kering, Dion dan rombongannya sudah keluar dari dalam mobil mewah tersebut, dan berdiri dengan angkuhnya, khas penampilan orang orang kaya
__ADS_1
Tapi begitu dia mendekat, sikap Dion seratus persen berubah, dengan senyumnya yang menawan serta wajahnya yang kelihatan ramah. Dia menyapa Tatang Suparna, sang kepala desa itu dengan bahasa setempat, karena Dion sudah menguasainya sejak lama
Sementara 57 orang pengawalnya juga demikian. Mereka juga bersikap ramah dengan mengangguk hormat ke arah kepala desa, dan beberapa warga yang menyertainya
Setelah berbahasa-basi dan saling mengenalkan diri. Dion langsung mengutarakan maksudnya datang ke desa tersebut, yang tak lain dan tak bukan adalah untuk memberikan bantuan jika dibutuhkan
Selain mengutarakan hal tersebut, Dion juga mengutarakan maksudnya, yang ingin mengembangkan usahanya di tempat itu, dan jika memungkinkan akan merubah tempat tersebut menjadi sebuah kota bukan desa lagi
Mendengar pemaparan tersebut, kepala desa juga beberapa orang warga tentu saja merasa senang, karena pada akhirnya mereka mengetahui, bahwa yang sedang mereka hadapi itu adalah penguasa Birawa Group, satu perusahaan besar yang sudah sangat terkenal di negara ini
Berita itu segera disampaikan kepada lurah dan camat setempat, agar mereka mau datang, dan melakukan pembicaraan secara intens, tentang program program kerja mereka, supaya bisa direalisasikan oleh Dion
Satu setengah jam kemudian. Dion sudah mendengar semua pemaparan dari lurah dan camat setempat, yang tentunya cocok dengan keinginan Dion. Dan menjadikan tekadnya semakin kuat
Dragon yang dari tadi hanya diam saja. pun setuju dengan niat ayah nya itu, dan mendukung apa saja yang dia rencanakan
Kini pembicaraan telah usai, dan mereka pun sudah berada di tempat lain, atau tepatnya balai pengobatan, sambil mengatur strategi guna mengembangkan daerah itu menjadi lebih baik
"Silakan maju satu persatu. Dewa obat akan mengobati penyakit kalian."
"Jangan berebut!. Antri dengan tertib. Semua pasti kebagian!" Ucap kepala desa sesaat setelah Dion mengatakan, bahwa dia membawa seorang tabib, untuk membantu pihak kesehatan, guna memeriksa penyakit mereka
Satu setengah jam kemudian. Sudah banyak dari orang-orang tua juga muda desa itu yang sudah diobati, karena Dragon juga turun tangan, membantu Pai Zu Xian dalam menjalankan tugasnya
Melihat cara Dragon mengobati itu, membuat mata semua orang terbelalak lebar. Selama ini belum pernah mereka melihat cara pengobatan yang seperti itu, dan baru kali ini lah mereka alami
Rata rata penyakit orang di sana adalah, demam. termasuk batuk dan pilek. Tapi ada belasan orang yang terkena penyakit jantung, darah tinggi, asam urat. Keseleo, sakit pinggang, termasuk pembengkakkan tulang dan salah urat
Tapi ada beberapa orang yang mengalami gejala tidak biasa. yaitu hipertermia, dimana tubuh pasien suhunya terlalu tinggi, antara 104 sampai 110 derajat Fahrenheit atau 40 sampai 44 derajat Celcius. Padahal ambang batasnya antara 37,5 derajat Celcius sampai dengan 38,5 derajat Celcius, hingga memicu heat stroke, yang bisa memicu kerusakan permanen di otak dan organ lainnya
Kondisi itu bisa disebabkan oleh cuaca yang terlalu lembab serta panas yang berkepanjangan.
Hipertermia terjadi ketika mekanisme pengaturan panas tubuh tidak bekerja dengan baik. Faktor utama penyebabnya adalah usia yang lebih tua, anak-anak juga ada. Penyakit tertentu dan mengkonsumsi obat-obatan tertentu secara terus-menerus, yang bisa meningkatkan risiko berkembangnya penyakit hipertermia tersebut
Faktor penentu lain bisa saja karena sering melakukan aktivitas berat di luar rumah yang terpapar sinar matahari, atau panas yang berlebihan dalam jangka waktu yang lama, hingga mengalami dehidrasi
Mengenakan pakaian ketat di cuaca yang panas, mengkonsumsi obat-obatan tertentu seperti diuretik, stimulan obat penenang, obat antihipertensi dan obat jantung
Selain itu masih ada lagi penyebab utama dari hipertermia itu, yaitu seringnya mengkonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan, mengalami gangguan elektrolit, dan memiliki berat badan berlebih
Gejala utamanya adalah pasien selalu merasa haus yang berlebihan, meskipun sudah mengkonsumsi air putih yang cukup banyak. Sulit berkeringat, denyut jantung berubah, kulit memerah, kebingungan, pusing, gangguan penglihatan, tekanan darah rendah, kelelahan, mual, muntah, hingga badan terasa lemas
Selain penyakit itu, Dragon juga menjumpai penyakit yang disebut hipotermia, kebalikan daripada hipertermia. Kalau hipertermia itu sejenis penyakit karena suhu badan terlalu tinggi. Sebaliknya hipotermia itu suhu badannya terlalu rendah
Untuk semua jenis penyakit tersebut, Dragon tidak ambil pusing, karena semua itu sangat mudah disembuhkan olehnya. Dengan menggunakan pengetahuan serta kitab pengobatan semesta nya. hanya dalam waktu singkat, semua penyakit yang diderita oleh mereka berhasil Dragon sembuhkan. itupun untuk penyakit-penyakit ringan dibantu oleh tabib dewa Pai Zu Xian
Setelah acara menyembuhkan penyakit selesai. Kini giliran Dion untuk beraksi. Dia menyuruh anak buahnya yang berada di kabupaten tersebut, untuk mengirimkan bantuan sembako selain beras, untuk diberikan kepada penduduk desa itu
Aksi bapak dan anak serta para pengawalnya itu, telah menjadi pembicaraan ramai. Tidak ada yang tidak memuji kebaikan hati mereka
Kini hari sudah menjelang malam. saatnya untuk mereka berpamitan, guna istirahat di hotel milik mereka yang ada di ibukota kabupaten, dan melanjutkan acaranya pada keesokan harinya
__ADS_1