Dragon, Sang Naga Dunia

Dragon, Sang Naga Dunia
Raksa dan Api


__ADS_3

"Jangan jumawa dulu Reksa!. Aku masih belum kalah!"


"Racun yang kau keluarkan itu belum mampu membuat daun ini kering!"


"Jadi aku masih punya harapan untuk menang!" Jawab Rekso penuh keyakinan


"Belum tentu juga Rekso. Kekuatan yang aku keluarkan ini baru 60 persen."


"Jika kekuatan itu ku tingkatkan sedikit lagi, aku yakin daun waru yang kau gunakan untuk senjata itu pasti akan layu!"


"Bahkan mungkin terbakar, dan membuat tangan mu meleleh karena kekuatannya!" Jawab Reksa tidak mau kalah


"Hehehe!. Kau boleh coba Reksa!"


"Jika kau mampu


membuat senjata ku ini berkibar atau bahkan layu, aku akan mengakui kekuatan mu!"


"Apalagi mampu membuat tangan besi ku ini meleleh. Itu sudah sangat luar biasa sekali!"


"Selama ini belum ada yang bisa selamat dari pukulan ku!. Bahkan jika itu robot baja sekalipun!"


"Jangankan manusia!, kendaraan lapis baja yang terkena pukulan ku akan hancur, apalagi jika itu manusia biasa!"


"Jadi kekuatan racun mu itu, tidak akan mampu membuat tangan ku ini meleleh apalagi hancur!" Respon Rekso sangat yakin sekali


"Ho ho! ho!. Apa kau lupa Rekso!, bahwa racun ku ini mengandung bahan korosif yang sangat kuat!"


"Jangankan hanya tangan besi mu itu. Seluruh besi bahkan baja akan terkikis karenanya!"


"Jika itu tubuh manusia, maka dalam sekejap saja akan mati karena kuatnya korosi tersebut!"


"Jadi jangan coba coba untuk menantang ku!" Jawab Reksa si ahli racun raksa cukup pedas sekali


"Jangan banyak omong!. Ayo kita buktikan!. Apakah racun mu itu atau tangan besi sihir ku ini yang terkuat!"


"Kalau aku kalah!. maka aku akan mengakui mu sebagai senior ku, bahkan mungkin guru !" Sambut Rekso cukup berani dalam bertaruh


"Siapa takut!" Jawab Reksa setuju, karena dia sangat yakin bahwa kali ini akan mampu mengalahkan rekannya sesama ketua organisasi bawahan Leopard dan Tejamaya


Selama ini mereka berdua dikenal dengan sebutan Raksa dan Api. Suatu sifat yang berlawanan, tapi saling mendukung satu sama lain


Disebut raksa karena sihir andalannya berbentuk zat cair berupa air raksa, yang mempunyai sifat korosi sangat kuat sekali


Sedangkan disebut api, karena sihir tangan besinya mengeluarkan api yang sangat panas, dan mampu membuat baja sekuat apapun jadi meleleh bila terkena api tersebut


Mereka berdua inilah yang paling diandalkan oleh Tejamaya dan Leopard, untuk menghancurkan dominasi kekuasaan orang orangnya Birawa Group


Mereka berdua ditugaskan untuk mengetuai mafia cabang di wilayah Asia tengah dan timur jauh


Selama ini mereka sering mendengar, bahwa di wilayah Asia tenggara, atau tepatnya di Indonesia, ada sebuah kekuatan besar yang sangat meresahkan ketuanya, bahkan ketua mereka telah dikalahkan oleh kekuatan tersebut

__ADS_1


Tapi mereka tidak tahu, siapa persisnya yang mempunyai kekuatan besar itu. Mereka hanya mendengar selentingan saja, bahwa kekuatan itu berasal dari kelompok organisasi kecil milik Birawa Group. Namun siapa orangnya mereka belum sempat mengetahuinya


Saat kekuatan tersebut bertarung dengan robot milik Bajra Napoleon dulu. keduanya sedang tidak berada di tempat, begitu juga saat terjadi penyerangan di markas organisasi tersebut di wilayah Thailand. Keduanya juga tidak sempat melihatnya


Padahal aksi tersebut direkam, serta di kirimkan secara live ke seluruh dunia. Tapi sayangnya rekaman tersebut sudah tidak ada lagi, berkat kesaktian orang tersebut


Lagipula saat itu penampilan orang tersebut atau Dragon tepatnya. Bukan penampakan tubuh aslinya, tapi tubuh samaran karena ilusi yang dibuatnya


Maka dengan sombongnya kedua ketua tersebut sesumbar, bahwa kekuatan mereka berdua akan mampu membuat kekuatan yang sangat ditakuti oleh ketua besarnya itu hancur, dan rata dengan tanah


Padahal mereka belum tahu, siapa yang akan mereka hadapi nanti


Mereka hanya diberitahu, agar bersiap siap dan berlatih, karena tiga hari lagi mereka akan diberangkatkan ke Indonesia, dan langsung menuju ke markas organisasi kecil itu


Maka hari ini mereka berdua sengaja berlatih, untuk persiapan menghadapi kekuatan tersebut, tanpa tahu siapa yang akan mereka hadapi


Sikap mereka sangat antusias sekali. Segala macam cara mereka gunakan untuk saling mengalahkan satu sama lain, termasuk menggunakan senjata pamungkas mereka berupa sihir tangan besi dan sihir raksa yang keduanya kuasai


Maka terlihatlah saat ini. Kekuatan yang mereka bangga banggakan itu saling beradu di udara


Sihir raksa milik Reksa, ternyata tidak mampu membuat daun waru yang dipegang oleh Rekso layu, bahkan berkibar saja tidak


Benar benar sebuah kekuatan yang sangat luar biasa sekali. Daun saja tidak bisa layu saat terkena sihir tersebut, apalagi sampai membuat tangan besi milik Rekso meleleh


Tampaknya kali ini Rekso masih belum bisa dikalahkan oleh Reksa dengan sihir raksa nya itu. Padahal benda lain yang terkena air raksa tersebut, langsung meleleh akibat sifat korosinya yang sangat kuat


Tapi kali ini kekuatan tersebut, tidak mampu membuat selembar daun yang dipegang oleh Rekso layu apalagi meleleh


Kejadian itu membuat Reksa menjadi geram. Tapi mau bagaimana lagi. Diserang macam manapun, daun tersebut tetap segar segar saja


Jadi saat terkena air raksa tersebut. senjata yang menyerupai daun itu tidak apa apa, malah terlihat semakin bersinar saja


"Sudahlah Reksa!. Sekuat apapun kau berusaha. Kekuatan sihir mu itu tidak akan mampu mengalahkan kesaktian senjata ku ini!"


"Lebih baik kau simpan kekuatan tersebut, untuk menghancurkan orang yang telah membuat ketua besar kita menderita seperti itu!" Ucap Rekso mengingatkan


"Huh!. Menyebalkan sekali!"


"Jika saat ini ketemu dengan orang itu, akan ku lumatkan mulut busuk nya itu!. dan ku buat tubuhnya hancur dengan sihir ku ini!" Ucap Reksa geram sekali


Kemudian tanpa permisi lagi, langsung meninggalkan temannya, untuk menuju suatu tempat yang hanya mereka berdua yang tahu


"Huh dasar orang edan!. Kalah ya kalah, tapi jangan marah marah begitu!" Respon Rekso kesal. Lalu ikut ikutan meninggalkan tempat itu dan bergegas menyusul temannya


***


Sementara itu masih ditempat yang sama. Sepasang anak kembar, yang terdiri dari laki laki dan satu perempuan, terlihat sedang duduk diam, mengambil sikap lotus, dan memompa aura kekuatannya agar levelnya meningkat


Mereka sudah melakukan itu sekitar dua setengah jam, dan belum berhenti juga, sebelum apa yang mereka inginkan tercapai


Saat ini mereka sedang dalam titik puncak, sebelum level tenaga dalam mereka naik, dan mampu menembus level tertinggi dari ilmu aneh yang mereka pelajari

__ADS_1


Yang lebih aneh, mengapa ilmu tersebut masih ada di zaman modern seperti ini. Padahal ilmu tersebut seyogyanya ada di zaman kuno atau zaman kerajaan tempo dulu


Tapi itulah kenyataannya. Para praktisi ilmu aneh dan tingkat tinggi dunia, terus mengembangkan ilmu tersebut untuk diri sendiri, dan nanti akan diwariskan secara turun temurun pada murid atau keturunannya


Sama seperti saat ini. ilmu tersebut tengah dipelajari oleh sepasang anak kembar, dan memang ilmu tersebut, hanya bisa dipelajari oleh orang seperti mereka


Tak lama kemudian, terlihat dari tubuh masing masing, terpancar aura yang sangat kuat, hingga mendominasi keadaan


Para pengawal yang selalu mengawasi mereka menjadi tercekat diam, namun ikut larut dalam aura kekuatan tersebut, atau tepatnya terintimidasi, hingga membuat tubuh mereka tidak bisa bergerak


Reksa dan Rekso yang saat itu sedang bersiap siap untuk berlatih, pun ikut ikutan larut dalam aura kekuatan yang ditimbulkan oleh ilmu langka itu. Namun sayangnya masuk dalam ilmu golongan hitam


"Lihat dan rasakan!. Bukankah ini aura yang ditimbulkan oleh ilmu tingkat tinggi itu?"


"Kalau auranya saja sekuat ini, berarti mereka telah menembus level puncak dari ilmu tersebut?"


"Dengan demikian kekuatan kita telah bertambah, dan bisa dipastikan pihak kita yang akan menang!" Ucap Rekso tiba tiba senang


"Ya kau benar!. Aku bisa merasakan kekuatan itu seakan menusuk jantung ku!"


"Aku yakin mereka telah menembus level puncak ilmu Sagara Geni dan racun api!"


"Jika kekuatan mereka dipadukan, aku yakin tidak ada seorangpun yang mampu menghalangi mereka untuk menguasai serta menghancurkan orang orangnya Birawa Group itu!"


"Aku rasa sekaranglah waktunya untuk bertindak!, karena aku sudah tidak sabar lagi untuk meremukkan tulang tulang mereka!" Sambut Reksa antusias dan senang


"Kalau begitu mari kita lihat latihan mereka!"


"Siapa tahu kita bisa membantu mereka dalam meningkatkan levelnya!" Ucap Rekso memberi usul


"Kalau begitu ayo!" Jawab Reksa menyetujui. Lalu mendahului langkah Rekso, untuk menuju ketempat latihan sepasang anak kembar itu


Tak lama kemudian mereka pun sampai, dan langsung memasang formasi perlindungan, agar tidak terpengaruh oleh kekuatan aura anak kembar tersebut


"Ini benar benar luar biasa!. Aku hampir tidak bisa menahan aura dua kekuatan itu!"


"Jika tidak mengerahkan aura kesadaran ku, maka aku pasti akan mati karena kehabisan nafas!"


"Mereka berdua memang ditakdirkan untuk menjadi orang sakti, dan diberi wewenang untuk menguasai dunia!" Ucap Rekso takjub


"Anak siapa dulu?" Respon Reksa bangga


"Kau boleh mengalahkan ku Rekso, tapi tidak dengan mereka!"


"Baru auranya saja sudah membuat mu kesusahan seperti itu, apalagi jika melawannya!" Ucap Reksa lagi


"Hemm!. Benar benar anak muda berbakat!" Respon Rekso kagum. Kemudian berkata pada kedua anak itu


"Wisanggana dan Wisanggeni!. Sudahi latihan kalian itu!"


"Paman sudah tidak sanggup lagi menahan aura kekuatan kalian!" Ujarnya berterus terang

__ADS_1


"Sedikit lagi paman!. Masih Tanggung!" Jawab Wisanggana berkelit


"Sudahi lah dulu. Ada yang akan paman sampaikan pada kalian!" Respon Rekso tetap bertahan


__ADS_2