Dragon, Sang Naga Dunia

Dragon, Sang Naga Dunia
Dragon direndahkan


__ADS_3

"David!. Apakah kau tidak punya pekerjaan lain selain mengikutiku?. Apakah kau tidak merasa bosan?" Respon Yunita merasa tidak senang


"Aku ditugaskan oleh ayah mu untuk menjaga mu dari gangguan orang lain, apalagi oleh gembel seperti itu!"


"Jika terjadi sesuatu denganmu, bagaimana aku harus bertanggung jawab kepada keluarga mu?"


"Jadi ayo ikut aku, dan tinggalkan pemuda gembel itu!" Jawab David sangat menyakitkan


"Kau bilang apa?. Gembel? Bukankah yang gembel itu kau sendiri?"


"Lihatlah pakaian mu,l. Apakah kau tidak malu berpakaian compang-camping seperti itu?" Reaksi Dragon merasa tidak senang


Lalu merilis formasi ilusi, untuk membuat pemandangan di tempat itu menjadi nyata. Hanya sekedar untuk memberi pelajaran pada David, yang selalu merendahkan orang lain, karena dia menganggap diri sangat kaya, dan memandang orang lain itu hina


Namun apa yang dilakukan oleh Dragon itu tidak seorangpun yang tahu termasuk Yunita, walaupun ia sedang berada di dekat Dragon


Maka hanya dalam sekejap saja, situasi sudah menjadi kacau, tapi hanya bagi yang dituju saja. " Eh, apa yang terjadi?. Kemana pakaian mahal ku yang tadi aku pakai?" Seru David keheranan


"Kenapa sekarang menjadi compang-camping seperti ini?" Tanya David lagi setelah aura kesadarannya disamarkan oleh Dragon


Dalam pandangan David, pakaian yang dikenakannya itu sangat memalukan sekali. Selain tidak menggunakan pakaian dalam, pakaian itu juga koyak di sana-sini. bahkan banyak tambalan di depan dan di belakangnya


Menyadari itu, David segera membuka baju dan celana panjangnya, karena dia malu berpenampilan seperti itu, yang tinggal hanya celana pendeknya saja tanpa sepatu


Tindakan David yang seperti itu, tentu saja membuat Yunita dan orang-orang yang kebetulan berada di situ menjadi heran. Mereka serempak menutup mata dengan telapak tangannya, agar tidak melihat apa yang David dilakukan. Tapi anehnya, jari-jari tangan yang menutupi wajah mereka itu terbuka


Yang melakukan itu tentu saja mahasiswa perempuan, tapi tidak termasuk Yunita, Dia tidak menutup matanya, tapi malah melongo diam, dan menatap seakan tidak percaya, bahwa David yang terkenal sangat menjunjung tinggi harga dirinya tersebut, saat ini berperilaku seperti orang gila


"Apa yang kau lakukan David?. Apakah kau tidak malu membuka bajumu di tempat terbuka seperti ini?"


"Apakah kau sudah gila?" Tanya Yunita merasa malu


"Aku lebih baik berpenampilan seperti ini daripada memakai baju yang compang-camping seperti itu!"


"Kau lihatlah baju yang aku buang itu! Bukankah banyak tambalannya?, apalagi banyak yang koyak di sana-sini. Jadi aku malu memakainya!"


"Oleh karena itu aku buang. agar aku tidak dikatakan gembel oleh orang lain" Jawab David dengan argumen konyolnya itu


"Justru dengan membuka bajumu seperti itu, kau kelihatan seperti gembel yang tidak bermartabat!"


"Apakah matamu sudah buta David?. baju yang kau buang itu tidak kenapa-napa, tapi kenapa kau malah membuangnya? Bantah Yunita merasa benar


"Ah masa bodoh!. Buat apa memakai baju kalau kalau penuh dengan tambalan?"


"Lebih baik seperti ini. Bukankah lebih membuat ku kelihatan macho?"Jawab David penuh percaya diri. Kemudian memperagakan gerakan seperti orang yang sedang melakukan gerakan binaraga


"Ah dasar orang gila!. Lebih baik aku pergi daripada ketularan gila!" Respon Yunita tidak suka. Kemudian meninggalkan David begitu saja, dan melupakan tujuannya bertemu dengan Dragon


"Yunita tunggu! Jangan tinggalkan aku!. Bukankah kau sangat mencintai ku?" Ucap David mencegah langkah Yunita untuk pergi


Peletak!


Bugh!


"Kerontang!


"Ah brengsek!. Siapa yang melempari ku?. Tunjukkan diri pada ku!" Teriak David meradang


"Huuuuu!" Respon orang orang penuh cibiran ke arah David, dan meludah sesudahnya


Brengsek! Kurang ajar!. Beraninya kalian!"


"Awas!, aku akan membalas dendam!" Reaksi David geram


Tapi saat dia marah marah itu, datang empat orang pengamanan kampus, dan segera berteriak kearahnya

__ADS_1


"Itu orangnya!. Cepat tangkap dia, daripada membuat malu seisi kampus ini!" Ucap salah seorang diantara mereka


Lalu mendekati David, menangkap serta mengikat tangannya. hanya dengan menggunakan seutas tali yang cukup kuat, dan berniat menyeretnya seperti menyeret anjing


"Apa yang kalian lakukan?. Apakah kalian tidak tahu siapa aku?"


"Jika kalian berani menyentuhku! Maka jangan salahkan aku akan membuat perhitungan dengan kalian!" Respon David tidak senang


"Ayo cepat jalan! dan jelaskan di kantor saja!" Jawab wakil komandan pengamanan kampus memberi arahan, sambil mendorong tubuh David agar bergerak


Diperlakukan seperti itu membuat David tidak berdaya. Entah mengapa dia tidak mampu melawan, padahal dia murid perguruan karate juga taekwondo di kampus itu


Namun kali ini kepandaiannya itu seakan hilang, dan sedikitpun tidak mampu ia gunakan. Ternyata Dragon lah yang punya kerja. Ia menghilangkan kepandaian beladiri David, karena ingin membuatnya sadar, bahwa di atas langit masih ada langit


Jadi saat di seret dan dipermalukan seperti itu, dia tidak bisa berbuat buat apa apa. dan pasrah saja di seret dengan tangan terikat kebelakang


Namun teman temannya yang terlambat datang, segera sadar apa yang sedang terjadi pada David, Tapi mereka tidak berani mencegah tindakan empat orang pengaman kampus itu, yang sedang menyeret David seperti menyeret hewan. Lalu salah seorang temannya mengambil pakaian David, dan menemukan ponselnya. Kemudian menghubungi orang tuanya untuk datang


Tak lama kemudian, David sudah berada di kantor pengamanan kampus dan diinterogasi di sana. Tapi begitu ayahnya datang, mereka jadi tercekat diam, karena mereka tahu siapa orang yang sedang mereka hadapi itu


"Tuan Ramu!. Sungguh kami tidak tahu bahwa ini anak anda. Jika kami tahu maka kami tidak akan berani berbuat seperti ini." Ucap komandan pengawal dengan sikap hormat


Tapi reaksi yang didapatkannya sungguh di luar dugaan. Keempat pengamanan kampus itu semuanya ditampar, begitu juga dengan komandannya, karena mereka telah berani memperlakukan David dengan cara seperti itu


Bahkan enam pengawalnya juga melakukan hal yang demikian, hingga membuat mereka babak belur dan sulit untuk dikenali lagi


Ternyata Ramujaya adalah pemilik modal yang menguasai saham sebesar 15 persen di kampus tersebut, Oleh karena itu dia berani bertindak kejam, bahkan berani menganiaya lima orang satpam, yang notabene dia yang memberi pekerjaan


"Pergi kalian dari sini!. Aku muak melihat muka kalian!"


"Mulai hari ini kalian aku pecat!" Teriak Ramujaya dengan suara garang. Lalu menendang tubuh tubuh mereka dengan sekuat tenaga, dibantu oleh enam orang pengawalnya, hingga membuat mereka pingsan


"Apa hak mu memecat orang orang ini?. Baru memiliki saham sebesar 15 persen saja sudah merasa menang, bahkan sudah berani menganiaya mereka!"


"Tahukah kamu, bahwa tindakanmu ini bisa dibawa ke ranah hukum, karena kalian telah berani melakukan penganiayaan?" Ucap seseorang dengan wajah tegang pertanda marah


"Mereka ini orang-orang yang kurang ajar, karena telah berani mempermalukan anak ku di depan umum!"


"Mereka dengan sengaja menyeret anakku tanpa pakaian, dan diperlakukan seperti pesakitan!"


"Jadi wajar jika aku merasa tidak senang!" Jawab Ramujaya tidak kalah garang


"Aku orang yang akan memberi pelajaran padamu, karena kau sudah berani bersikap semena-mena di kampus ini!" Jawab orang tersebut yang ternyata adalah Dragon


"Hahahaha!. Usia baru seumur jagung sudah berani mengancam ku!"


"Apakah kau tidak tahu siapa aku?" Respon Ramujaya merasa tertantang


"Aku tidak peduli siapa kau. Yang aku peduli kau harus diberi pelajaran!" Jawab Dragon cukup lantang


"Huh dasar tidak tahu diri! "Reaksi Ramujaya tidak senang


Dia yang biasanya dihormati, sekarang diremehkan oleh seseorang. apalagi orang tersebut masih muda. tentu saja emosinya memuncak, dan ingin rasanya memberi pelajaran pada anak muda tersebut


Karena sudah tidak tahan direndahkan seperti itu. Ramujaya memerintahkan pada bawahannya untuk memberi pelajaran pada Dragon


Kemudian dengan suara lantang dia berkata." Patahkan kaki dan tangannya, agar dia tidak berani bersikap sombong lagi!"


"Patahkan juga gigi-giginya biar dia tahu bagaimana menghargai orang lain!" Ujarnya memberi perintah dan terdengar tidak wajar


"Oh!. Kau ingin mematahkan kaki, tangan juga gigiku ini ya?. Apakah aku tidak salah dengar?"


"Jangan-jangan kaki dan tangan anak buahmu sendiri yang akan patah?"


"Kalau kalian tidak percaya, majulah!" Respon Dragon tidak mau mengalah. Kemudian berdiri diam, menunggu reaksi dari calon lawannya tersebut

__ADS_1


Beberapa saat kemudian, Dragon sudah dikepung oleh 6 orang pengawal, yang rata-rata badannya tinggi besar. David yang melihat itu menjadi senang, karena dendamnya sebentar lagi pasti akan terbalaskan


Tapi apa yang dibayangkan tidak sesuai dengan kenyataan. Orang yang diharapkan akan dibantai, dan dibuat lumpuh masih tenang-tenang saja.


Enam orang anak buah ayahnya yang malah dibuat tidak berdaya, Tubuh tubuh mereka beterbangan kemana mana. dan jatuh menimpa benda apa saja yang ada di kantor tersebut, bahkan ada yang akan menimpa David


Gerakan yang diperagakan oleh Dragon itu cepat sekali, dan sulit diikuti oleh mata biasa. David yang biasa bertarung dengan menggunakan pukulan serta tendangan pun tidak bisa mengikutinya


Tapi saat ada salah seorang dari pengawal itu yang akan menabrak tubuhnya, David reflek menghindar, dengan cara menggeser tubuhnya ke samping, akibatnya tubuh orang tersebut menabrak lemari kaca, hingga membuatnya pecah. Tapi kepala orang itu yang berdarah walau tidak begitu parah


Melihat itu, orang yang bernama Ramujaya menjadi marah. Dia tidak menyangka kalau 6 orang pengawal yang dibawanya itu bisa kalah. Padahal mereka adalah petarung yang sangat handal, jarang ada orang yang bisa mengalahkan mereka


Tapi hari ini di depan matanya sendiri, seorang anak muda telah mematahkan mitos tidak terkalahkan buat mereka. malah membuat 6 orang anak buahnya terkapar tidak berdaya, karena mereka dibuat pingsan oleh Dragon


"Siapa kau sebenarnya?. Kenapa kau kuat sekali?"


"Bagaimana kalau kau bekerja padaku dan menjadi anjing peliharaanku?" Ucap Ramujaya merendahkan Dragon


"Kau belum pantas mengetahui siapa aku!. Sekarang pergi dari sini, dan jangan pernah kembali!"


"Bawa anjing anjing mu itu, dan tunggu keputusan apa yang akan aku berikan padamu!" Jawab Dragon sangat menyakitkan


"Baik!. Hari ini kau menang!. Tapi lain kali aku tidak akan melepaskan mu!. Tunggu saja!" Respon Ramujaya penuh dendam


Kemudian menyuruh teman teman David untuk membawa 6 orang pengawalnya itu, dan memasukkannya ke dalam mobil, termasuk mobil teman-temannya David. Tak lama kemudian mereka sudah meninggalkan kampus tersebut


"Mahesh!. Kamu tidak apa apa?" Tanya Yunita yang datang secara tiba tiba


"Aku tidak apa-apa!. Kamu tenang saja!" Jawab Dragon apa adanya


"Maafkan aku!. Gara-gara aku kau jadi terlibat dengan orang kaya itu."


"Aku sarankan agar kau tidak lagi berani mencari masalah dengannya, karena dia orang kaya yang sangat arogan, dan anak buahnya sangat banyak sekali."


"Enam orang pengawal yang di bawanya itu hanya pengawal kelas rendah. Masih banyak pengawalnya yang lain, bahkan ada salah seorang di antara mereka yang sangat kuat sekali."


"Aku khawatir setelah ini kau akan kenapa-napa?" Ucap Yunita mengingatkan


"Tidak masalah!. Siapapun yang akan datang padaku akan aku ladeni!" Jawab Dragon cuek, sambil mengirimkan aura penyembuhannya pada 5 orang satpam tersebut,


Tak lama kemudian dia keluar dari kantor pengamanan kampus, dan pergi dari tempat itu bersama dengan Yunita


***


Keesokan harinya. Yunita benar benar melaksanakan niatnya, yaitu meminta tolong pada Dragon untuk berpura pura menjadi pacar barunya.


Saat itu Dragon dijemput oleh Yunita, dengan menggunakan mobil baru. karena ayah Yunita berusaha membujuknya agar mau menikah dengan David, tanpa sedikitpun ia tahu


Maka tepat pukul delapan malam, mereka sudah berada di hotel bintang lima milik Birawa Group, yang kebetulan pemiliknya adalah Dragon sendiri


Tapi jauh hari sebelum acara tersebut dimulai, Dragon sudah berpesan pada seluruh karyawannya, agar tidak membongkar jati dirinya pada siapapun, karena dia ingin melihat seberapa sombongnya ayah Yunita, juga keluarga David tersebut


Benar saja apa yang dia perkirakan. Baru saja dia masuk, bermacam komentar tak sedap dia dengar. Rata rata menghina penampilan Dragon, yang hanya memakai celana jean dan kemeja lengan pendek saja tanpa embel embel lain


Sebenarnya Yunita juga keberatan dengan penampilan Dragon, karena dia tau apa yang akan dilakukan oleh keluarganya termasuk keluarga David tersebut. dan terbukti apa yang dia khawatirkan itu benar.


Baru saja Dragon masuk, sudah mendapatkan cemoohan yang begitu menyakitkan.


Tapi Dragon hanya tersenyum saja, dia malah memandang ke arah David, kemudian beralih memandang Ramujaya yang melotot tanda tidak suka


"Bagaimana kau bisa ada disini anak sialan?"


"Ini bukan kampus atau tempat bermain!. Tapi hotel bintang lima, yang tidak sembarang orang bisa masuk, apalagi ini ruangan VIP yang sudah kami sewa!"


"Jadi sebelum kami usir. Cepat tinggalkan tempat ini!"

__ADS_1


"Jika tidak, maka pengawal ku itu akan menyeret mu keluar, dan menendang bokong mu seperti menendang anjing!" Ucap Ramujaya dengan ekspresi jijik dan penuh dendam


__ADS_2