
"Sihir atau tidaknya itu bukan urusan mu!. dan tidak penting untuk kau tahu!"
"Yang harus kau urus dan pentingkan adalah nyawa serta keselamatan mu!"
"Kau mau menyerah atau tidak? Itu yang jauh lebih penting dan lebih utama dari rasa penasaran mu tersebut." Jawab Dragon cukup tegas.
"Jangan mimpi!" Reaksi Joseph tidak senang, dan masih juga bersikap Arogan, serta menganggap bahwa dirinya masih kuat.
Lalu dengan sombongnya dia berkata kembali". Walau kau cincang tubuh ku!, aku tidak akan pernah menyerah dengan orang seperti mu!"
"Aku Joseph Kohn Estrada. Keturunan kelima dari Bunya Estrada, penjahat yang paling ditakuti pada masa dulu, menyatakan mati pun aku tidak takut!" Jawabnya cukup mengejutkan.
"Oh benarkah begitu?" Respon Dragon singkat. Kemudian menyuruh musuhnya untuk memperhatikan nasib anak buahnya yang sedang bertarung di tengah lapang itu.
"Kau lihatlah kesana Joseph?. Apa yang akan aku lakukan pada anak buahmu itu?" Respon Dragon membuat tanda tanya besar bagi lawan bicaranya.
"Apa yang akan kau lakukan pada mereka?. Apakah kau akan menghabisi mereka semua?" Respon Joseph mulai merasa ketakutan.
"Ya tentu saja!. Kecuali jika kau menyerah, maka mereka akan aku ampuni!" Jawab Dragon cukup tegas.
"Lagi-lagi ancaman itu! Apakah kau tidak merasa bosan?" Reaksi Joseph malah meragukan itikad baik Dragon.
"Aku perintahkan pada kalian!. Cepat menyingkir dari arena pertempuran! karena aku akan menghukum penjahat penjahat itu hingga tidak tersisa!" Teriak Dragon yang ditujukan pada anak buahnya agar pergi.
Lalu tanpa menunggu reaksi dari anak buahnya lagi, Dragon segera merilis ilmu gabungan Wahyu taqwa dan Kalamurka, yaitu teknik penghancuran semesta, yang pernah ia gunakan waktu menghancurkan musuh musuh terkuatnya dulu.
Dalam sekejap saja, tempat itu sudah dipenuhi dengan kilatan kilatan petir, dan guntur yang bersahut sahutan, hingga membuat suasananya menjadi sangat menakutkan.
Anak buah Dragon segera lari dari tempat itu untuk menyelamatkan diri. Tidak terkecuali raja kera Go dan yang lainnya.
Ada yang terbang, ada yang menghilang, bahkan ada yang masuk ke dalam tanah. Tapi keluar lagi karena tanah tersebut entah mengapa bisa menjadi panas?
Terjadi gerakan petir sekali lagi saling susul menyusul. setelah seluruh anak buah Dragon menghindar dari tempat itu, Lalu ...
Slash!
Jder!
Boom!
Boom!
Blar!
Apa yang diucapkan oleh Dragon tadi telah menjadi kenyataan. Seluruh anak buah Joseph mati dengan tubuh terpanggang .
Tanah tempat mereka berpijak itu juga hancur, karena disambar oleh kekuatan teknik yang sangat luar biasa barusan.
Saat terjadi ledakan dahsyat itu, anak buah Joseph yang masih tersisa diperkirakan masih cukup banyak. Mereka berjumlah kurang lebih 1.730 orang.
Tapi semuanya mati dalam ke sia siaan, akibat kebandelan dari pemimpinnya sendiri, yaitu Joseph Kohn Estrada, yang sangat dimusuhi oleh para pemimpin dunia.
Kini hanya penyesalan yang dia punya. Mau melawan sudah tidak mampu lagi. Jadi mau tidak mau dia harus menyerah juga. Namun sudah terlambat. Dragon sudah merasa kesal dan segera memandang ke arah Bumi untuk menyelesaikan tugasnya.
Bumi yang di pandang itu segera mengerti, dan mengerjakan tugasnya dengan segera.
Slap!
Bugh!
Bam!
Dhuar!
Tubuh Joseph Estrada hancur menjadi debu, karena Bumi menggunakan teknik inti pedang, yang merubahnya menjadi patung. kemudian ditendangnya kuat-kuat hingga tubuh Estrada hancur seperti itu.
Kini pertempuran telah usai. Joseph Kohn Estrada dan 10.000 anak buahnya mati secara sia-sia.
Seluruh harta yang mereka bawa juga telah dihancurkan.
Berita kekalahannya itu segera menyebar ke seluruh dunia. Karena ada beberapa reporter yang meliputnya secara diam diam, dan Dragon malah membiarkan hal itu terjadi.
__ADS_1
Maka dalam sekejap saja, dunia dibuat gempar, karena acara live seperti itu telah membuka mata mereka, bahwa senjata secanggih apapun tidak mempan pada seorang anak manusia beserta anggotanya itu.
Mereka ingin mengenal siapa orang-orang tersebut, terutama pemimpinnya yang disorot secara jelas itu.
Dia adalah Dragon, yang sebentar lagi akan dipanggil oleh mereka dengan sebutan Tuan Naga, oleh orang-orang dari seluruh dunia.
Acara live itu juga ditonton oleh orang-orang Birawa Group, karena di dalam berita tersebut mengatakan, bahwa ada seorang anak manusia yang sakti mandraguna sedang memimpin jalannya pertempuran, yang musuhnya menggunakan senjata otomatis dan senjata berat. Tapi yang mereka serang itu tidak menggunakan senjata apapun. Mereka hanya menggunakan kekuatan dari dalam saja. tapi mampu mengalahkan mereka.
Kesaktian Nusantara memang tiada duanya.
Bukan hanya mereka saja yang melihat acara itu. Dion dan keluarganya yang lain juga menontonnya
Ivory yang tadi mengkhawatirkan Dragon, sekarang sudah bisa tersenyum lega. Baru kali ini dia menyaksikan secara langsung aksi anaknya tersebut di medan pertempuran.
"Cepat hubungi pemerintah setempat!. Aku ingin mengundang orang tersebut untuk datang menemui ku!" Ucap seorang pemimpin sebuah negara besar. yang masih berada di negara gurun itu terdengar sangat arogan.
"Maaf tuan presiden!. Orang itu tidak bisa dianggap remeh. Tidak mudah untuk mendatangkannya, karena dia bukan orang sembarangan."
"Kalau ingin bertemu maka kita sendirilah yang harus menemuinya, bukan dengan cara dipanggil seperti itu?"
"Jika kita nekat juga dan memaksakan kehendak, maka aku takut kita yang akan menjadi korban berikutnya." Jawab kepala angkatan bersenjata yang membawahi puluhan ribu prajurit negara tersebut cukup sopan.
"Siapa yang berani merendahkan negara kita?. Jika orang yang ingin kita panggil ya dia harus datang!"
"Pokoknya aku tidak mau tau!. Bagaimanapun orang tersebut harus datang menghadap kepadaku!
"Jika tidak maka aku akan perintahkan para jenderal ku selain kamu untuk menyerangnya!" Respon presiden Kanggo Amora tidak senang.
Kemudian mengepalkan tangannya pertanda marah, Lalu tak lama kemudian dia berkata kembali."Sekarang kau pergi dari sini!. Hubungi orang-orang yang masih ingin jabatannya tetap dia pegang!"
"Jika mereka menolak, maka bersiap siaplah untuk aku copot!" Respon Amora semakin tidak senang.
Whus!
Blam
"Hah!. Apa yang terjadi?
Kemudian mencari atasannya kemana-mana, yang entah bagaimana caranya bisa tiba-tiba bisa menghilang, dan tidak tahu ke mana rimbanya. Lalu menghubungi anak buahnya untuk datang ke istana kepresidenan untuk membahas masalah tersebut.
Sementara itu di tengah gurun tandus itu, yang hanya ada pepohonan gersang, dan rumput rumput liar, orang yang dicari oleh Banga tadi ternyata berada di tempat itu. dan untuk sementara dia dibiarkan sendirian.
"Ha ha harimau!.Jangan mendekat!" Ujarnya sambil mundur ketakutan.
"Aku presiden mu!. Eh presiden negara ini."
"Kalau kau berani berbuat macam-macam, maka aku dan anak buahku akan menembak mu!" Ucap Amora berusaha menakuti nakuti harimau harimau tersebut agar pergi.
Tapi langkah mereka tidak terhenti, hanya karena perkataan yang seperti itu. Mereka tidak tahu apa kalimat yang diucapkan oleh presiden barusan.
Jadi mereka terus maju, dan mengelilingi presiden yang cukup arogan itu.
"Ja ja jangan makan aku!. Aku berjanji akan memberikan kalian daging setiap hari, tapi dengan syarat kalian tidak memakan ku!"
"Tapi jika kalian nekat juga. Maka jangan salahkan aku jika anak buahku akan menembaki kalian!" Reaksi Amora ketakutan.
Kemudian berusaha lari dari tempat itu, tapi kakinya terasa berat, seperti ditarik oleh sebuah kekuatan besar, yang berasal dari dalam bumi.
Jadi saat harimau harimau tersebut sudah mendekat, dan meloncat ingin menerkamnya, Amora hanya bisa pasrah.
Namun setelah ditunggu sekian lama, harimau harimau tersebut belum juga menerkamnya. Ternyata apa yang dia lihat itu hanya ilusi belaka.
"Selamat datang tuan presiden!. Apakah pertunjukan tadi cukup menarik buat mu?" Ucap Dragon yang datang dengan dua orang pengawalnya itu dengan ekspresi tenang.
"Siapa kalian?. Kenapa bisa tahu kalau aku seorang presiden?" Reaksi Amora merasa penasaran.
"Aku adalah orang yang ingin kau panggil!"
"Rencananya aku akan datang. Tapi ternyata kau sudah datang duluan?. Maka tidak jadi deh!" Jawab Dragon berterus terang. dan dibuat bercanda saja.
"Beraninya kau?. Apakah kalian tidak tahu siapa aku?" Bentak Amora tidak merasa senang.
__ADS_1
"Kenapa tidak berani?.Kau manusia juga?"
"Kalau kau merasa hebat, kenapa malah takut dengan harimau?"
"Katanya kuat? Memaksa anak buah mu untuk memanggil ku?. Memang nya kamu siapa?. Presiden?"
"Kalau mau memanggil orang, jangan gunakan kekuasaan mu. Dekati secara persuasif. Jadi orang akan merasa senang denganmu. Jangan arogan seperti itu."
"Kalau kau belum bisa bersikap seperti itu, Bahkan dengan harimau saja kau takut. Berarti kau belum layak disebut pemimpin hebat."
"Cuma jabatan mu saja yang kelihatan mentereng, tapi mental mu kerupuk!" Tanggapan Dragon sempat membuat Amora merasa tegang.
"Dengar ya tuan presiden yang terhormat!. Aku datang ke sini karena ingin menolong bangsa mu agar tidak terus berada di bawah harus garis kemiskinan dan kerusuhan."
"Tapi belum apa ada orang yang ingin merusak niat mulia ku itu dengan cara memerangi ku, bahkan membawa peralatan perang lengkap segala?"
"Kalau aku tidak melawan, maka alamat aku dan anak buahku akan dibuat gepeng, terlindas oleh keserakahan mereka."
"Ternyata setelah perang usai, masih ada orang yang ingin memprovokasi ku yaitu kamu!"
"Sekarang setelah aku datang dan menemuimu?, apa yang akan kau lakukan?. Menangkap ku?" Ucap Dragon cukup mencengangkan.
"Ya aku akan menangkap mu, setelah anak buahku datang!" Jawab Amora berterus terang.
"Benarkah?. Anak buahmu yang mana?. Apakah itu?" Reaksi Dragon cukup cepat.
Kemudian memperlihatkan anak buah Amora yang tadi disuruh berkumpul oleh jendera Banga, demi untuk menolong presiden nya.
"Bagaimana bisa?. Bukankah mereka sedang berada di tempatnya masing-masing?. Tapi kenapa sekarang malah berkumpul di tempat ini?" Ucap Amora malah kebingungan.
"Jawabannya mudah saja!. Akulah yang telah mendatangkan mereka, bahkan jika aku mau, seluruh rakyatmu juga aku datangkan ke sini. Bagaimana?" Jawab Dragon mengejutkan.
"Bagaimana kau bisa melakukan itu?. Siapa kau sebenarnya?. Apakah kau seorang penyihir?" Respon Amora seakan tidak percaya.
"Aku Dragon, Sang Penguasa Naga. Orang yang akan menguasai dunia ini juga!" Jawab Dragon cukup mengejutkan
"Penguasa naga?. Berarti kau adalah...?"
"Ya!. Aku adalah Tuan Naga!. dan tuan mu juga!" Jawab Dragon apa adanya
"Tolong maafkan kesombongan ku tuan naga."
"Aku tidak tahu siapa tuan awalnya?. Tapi setelah mengetahui bahwa tuan adalah penguasa naga, maka aku tidak berani lagi berbuat macam-macam." Ucap Amora mulai merasa takut.
"Lalu apa jaminannya agar aku tidak marah?" Ucap Dragon pula.
"Aku akan menjadi pengikut mu, dan akan selalu menuruti perintah tuan." Jawab Amora berterus terang dan tidak akan ragu-ragu lagi.
"Bagus!. Mulai sekarang kalian adalah pengikutku!. Tapi mengenai urusan negara kalian dan kebijakannya, itu bukan hakku."
"Aku hanya ingin kalian mengikutiku dan berada dalam satu pemikiran yang sama, yaitu kedamaian dan kemakmuran." Reaksi Dragon sangat senang.
Kemudian melepaskan segel yang mengikat anak buah Amora. Mereka semua berjumlah kurang lebih 65 orang, yang semuanya adalah orang-orang penting negara tersebut.
Mereka semuanya dibuat takluk oleh Dragon, dan bersedia mematuhi perintahnya, serta bersedia juga menjadi pengikutnya.
Setelah kejadian hari itu, satu hari berikutnya. Berbondong-bondong lah orang datang menemui Dragon, demi untuk menyatakan kesetiaannya.
Mendengar itu, Dragon sangat senang dan berjanji akan membantu mereka jika mendapatkan kesulitan. Bahkan dia bersedia mengeluarkan hartanya untuk membangun negara mereka dengan sistem pembagian.
Kini satu minggu telah berlalu. Hampir 97 persen, pemimpin dari negara negara yang ada di benua tandus tersebut menyatakan takluk kepada Dragon, karena mereka tahu walaupun menyatakan takluk, tapi negara mereka tidak diambil, malah dibantu oleh orang yang mereka panggil Tuan Naga tersebut.
Tentu saja mereka merasa senang. Perekonomian negara mereka akan semakin meningkat. Tingkat kemiskinannya pun bakalan semakin berkurang, karena Dragon setelah itu akan membangun beberapa buah perusahaan, yang bisa membangkitkan semangat bekerja bagi orang-orang benua tersebut.
Setelah perusahaan itu terealisasi, tentu saja tenaga kerjanya akan diambil dari negara tersebut. Sedangkan 25 persennya di datangkan dari Birawa Group.
Berita mengenai keberhasilan Dragon di benua gurun itu, tentu saja sampai ke kota emas, dan membuat orang-orang yang tinggal di sana merasa bangga.
Orang-orang dari dunia internasional pun sudah mulai mengenal Dragon, walaupun belum sempat bertemu. Tapi mereka akan mengajak Dragon untuk bekerjasama dengan mereka.
Tapi sesungguhnya bukan Dragon yang bekerja untuk mereka, tapi mereka lah yang akan bekerja untuk Dragon, karena Dragon memang sudah dipersiapkan untuk menjadi pemimpin dunia.
__ADS_1