
Satu jam kemudian. Lebih dari seratus serigala memasuki perkampungan itu. Tapi langkah mereka dihalangi oleh dinding tidak terlihat, yang sebenarnya adalah formasi pertahanan, yang sengaja Dragon tinggalkan ditempat itu
Jika siluman tersebut memaksa untuk masuk, maka tubuh s
mereka akan meledak, dan jiwanya akan hancur
Namun dasar serigala tidak berpikir jernih. Sudah tau bahwa ditempat itu ada formasi, masih juga memaksa untuk masuk. Maka jadinya tubuh tubuh mereka yang menjadi korban
Baru saja mereka masuk, 113 siluman tersebut langsung mati, yang tinggal hanya ketuanya saja. Namun tak lama kemudian, dia juga mati akibat terkena formasi lain, yaitu formasi penghancuran, yang secara tidak sengaja dia lewati itu
Sontak saja tubuhnya hancur, dan tidak tersisa sedikitpun
"Kurang ajar!. Ternyata dikampung itu dipasangi formasi penghancur roh!"
"Pantas saja anak buah ku bisa mati. Ternyata ada formasi seperti itu!"
"Siapa sebenarnya orang yang sudah berbuat demikian. Kenapa ilmunya sangat tinggi sekali?"
"Seorang pengemis dari utara saja bisa dia habisi. Apalagi mereka!"
"Tentu orang itu bukan orang sembarangan!"
"Aku harus berhati hati terhadapnya!" Ucap ratu serigala pada diri sendiri
"Suamiku!. Apakah ada cara untuk membunuh orang tersebut?"
"Jika dibiarkan, Lambat laun pengikut kita akan berkurang, dan pasokan gizi untuk yang mulia jadi terhambat."
"Jadi segera lah bertindak. Agar laju kekuatan penghancuran anak buah kita bisa dikurangi."
"Jika memungkinkan, temukan siapa orang yang telah melakukan itu?" Ucap ratu serigala pada suaminya
"Kau tenanglah ratu ku!. Aku sedang tidak tertarik membicarakan itu!"
"Aku lebih tertarik dengan kebersamaan kita berdua, karena aku sedang ingin bersama dengan mu."
"Karena ku lihat tubuh mu sudah menjadi semakin muda, dan aku sangat menyukainya!" Jawab raja serigala mencoba merayu
"Yang mulia raja!. Jangan nakal begitu ah!. Aku jadi malu tau?" Respon ratu serigala bersikap manja. Lalu mendekatkan diri pada raja itu, dan memasrahkan diri padanya
"Apa saja kerja nenek peot itu?. Sudah tua masih juga berbuat seperti itu!"
"Tak sadar bahwa usianya sudah tua. Masih juga mau melayani keinginan raja itu!" Ucap Danish tidak senang
Kebetulan saat itu dia sedang ingin menemui ibunya. Tapi tidak disangka saat ingin mengetuk pintu, dia mendengar suara yang sangat menggelisahkan, dan tentu saja dia tahu apa yang sedang dilakukan oleh ibunya tersebut
Karena mendengar itulah dia menjadi marah dan menyumpah serapah seperti itu. Namun sial. Belum juga dia selesai berbicara, tubuhnya sudah terlontar jauh, akibat terkena hantaman aura kesadaran dari raja serigala tersebut, yang dia juga tahu bahwa anak dari istrinya itu sedang mengamati aktivitas mereka
"Sialan!. Mereka yang enak enak malah aku yang mendapat bala!"
"Kalau aku tahu bakal begini, aku tidak akan datang ke sini tadi!" Reaksi Danish tidak terima
Wus!
Bamm!
"Argh!"
"Jika sekali lagi kau berani mengintip kegiatanku! maka aku akan menghabisi nyawamu!"
"Tidak peduli bahwa kau pemimpin organisasi ini. Tapi jika berani menyinggungku lagi. maka aku tidak akan segan-segan lagi menghabisimu!" Ucap raja serigala tidak senang
"Maafkan aku yang mulia!. Aku tidak sengaja!" Jawab Danish apa adanya
"Ketahuilah!. Bahwa saat ini ilmuku hampir sempurna. Dan aku bisa berada di mana saja yang aku kehendaki!"
"Mungkin termasuk menemukan pembunuh pengikut ku itu!"
"Ketahui juga oleh mu!, bahwa tujuan ku menikahi nenek peot itu, karena ingin mengambil esensi hidupnya, termasuk esensi kalian semua!"
"Dengan menggunakan media tubuhnya, yang sangat cocok dengan ku, maka kekuatanku akan bertambah kuat!"
"Tidak lama lagi. Aku akan menjelma menjadi manusia seutuhnya, dan tidak perlu bersembunyi di rumah reyot ini lagi!"
"Mengenai kematian pengikut ku, aku tidak peduli!. Apalagi dengan kematian adik mu yang serakah itu, aku juga tidak peduli!"
__ADS_1
"Ketahuilah!. Adik yang kau bangga banggakan itu telah mati!. Begitu juga dengan para pengikutnya, termasuk istri dan anaknya tersebut!"
"Sengaja aku katakan ini agar kau tahu, bahwa sebentar lagi, kau dan ibumu itu juga akan mati!".
"Orang yang akan membunuh kalian itu adalah orang yang sangat sakti!"
"Aku saja tidak mampu menghadapinya. Mungkin termasuk guru agung di dunia serigala."
"Dia lah orang yang akan menghabisi kalian berdua, manusia rendah yang tidak sadar akan umur!"
"Tunggulah waktunya!"
"Kau dengar itu?. Tapi Jika kau berani membocorkan rahasia ini, maka seluruh keluargamu akan aku habisi!" Ucap raja Amuksa penuh ancaman. Sekaligus membuat Danish terkejut
"Tunggulah waktunya!"
"Hahahaha!" Sambung Amuksa lagi. Kemudian berniat pergi
"Tunggu yang mulia!. Apakah benar adik ku juga keluarganya itu telah mati?"
"Lalu siapa yang melakukan itu?"
"Tolong katakan siapa dia?. Bagaimana wajahnya dan dimana lokasinya!" Ucap Danish ingin tahu
Bugh!
"Hugh!" Keluh kesakitan Danish saat perutnya ditendang oleh raja serigala itu. Tapi berusaha ditahannya untuk nanti membalas dendam
"Dasar bodoh!. Jangankan mengetahui wajahnya. mengetahui namanya saja aku tidak bisa, apalagi mengetahui lokasinya!"
"Orang tersebut dilindungi oleh ribuan kekuatan, yang bila nekat menyelidiki tentangnya, maka kita sendiri yang akan hancur!"
"Oleh karena itu berhentilah dari bermimpi!. Kau tidak akan mampu melawan nya!" Jawab Amuksa berterus terang
"Tapi bagaimana pun aku harus membalas dendam!" Sambung Danish tetap ngotot
"Hah terserah kau sajalah!. Aku malas meladeni orang lemah seperti mu!"
"Menghabiskan waktu ku saja!"
"Lebih baik kau lihat ibu mu itu!. Yang sedang dimabuk asmara, karena sekarang sedang melayani dua anak buah ku, yang juga mirip dengan ku!"
Kemudian pergi meninggalkan Danish yang sedang melongo kebingungan
"Dasar badjingan!. Ternyata dia sedang mempermainkan hati ibuku!"
"Aku sangka dia berniat tulus memperistrinya. Ternyata hanya sarana untuk dia menyempurnakan ilmunya saja!"
"Aku harus bertindak cepat!. Kalau tidak ibuku akan mati karena itu!" Batin Danish dalam hati
Lalu mendobrak pintu kamar ibunya, yang saat itu tengah melakukan sesuatu dengan siluman serigala, yang benar benar mirip dengan Amuksa
"Hentikan!. Sadarkah ibu kalau dia bukan Amuksa, tapi anak buahnya?"
"Jangan lakukan itu lagi!" Ujarnya
"Dasar manusia rendah!. Beraninya kau mengganggu kesenanganku!"
"Enyah kau dari sini!" Reaksi tiruan Amuksa marah
Kemudian mengibaskan tangan nya kearah Danish, dengan niat memberi pelajaran padanya
Tapi Danish bertindak cepat. dengan menghindar kesamping, lalu berlari ke arah tiruan Amuksa dan menendang tubuhnya kuat kuat, hingga membuat tiruan Amuksa itu mengaduh kesakitan. Lalu merubah dirinya menjadi wujud serigala
Dari situlah Elina jadi tahu, bahwa dari tadi dia sudah melayani siluman lain, dan itu membuatnya marah
"Kurang ajar!. Beraninya kau berbuat seperti itu pada ku!"
"Kau harus mati!"
"Hiiaaaaa!"
Bam!
Dhuaar!
__ADS_1
"Argh!"
"Aku tidak terima!"
"Tunggulah pembalasan ku!" Ucap tiruan Amuksa saat nyawa nya melayang dari tubuh fana nya. Dan diam tak lama kemudian
"Rapikan pakaian ibu!. Ada sesuatu yang ingin Danish sampaikan!" Ucapnya setelah tersadar bahwa ibunya sedang berpakaian alakadarnya
Tiga menit setelah itu. Elina sudah berada di ruang pertemuan, dan sedang menunggu apa yang akan dikatakan oleh anaknya itu
"Cepat katakan!. Apa yang ingin kau sampaikan pada ibu?" Ucap Elina tidak sabaran. dan terkesan memaksa
Namun Danish tidak langsung menjawab pertanyaan ibunya. Karena dia harus hati hati saat menyampaikannya
Tapi saat ingin membuka mulut, Amuksa sudah datang duluan, dan langsung memeluk Elina yang sudah kembali muda itu
"Singkirkan tangan kotor mu itu dari ku Amuksa!. Aku tidak sudi punya suami badjingan seperti mu!" Reaksi Elina tidak senang
"Jangan marah istriku. Bukankah orang itu sudah kau bunuh, berarti kau sudah membalaskan dendam mu?"
"Jadi sudah impas perbuatan kita!" Jawab Amuksa bermuka tebal
"Cihh!.Dasar siluman hina!" Umpat Elina benar benar marah
"Jaga ucapan mu nenek peot!. Seharusnya kau berterima kasih padaku, karena telah mewujudkan keinginan mu untuk kembali muda!"
"Sekarang keinginan mu sudah terkabul, jadi wajar kalau aku dan anak buah ku meminta imbalan!" Sambut Amuksa ikut ikutan marah
"Aku tidak mau tau!. Yang jelas kau sudah menghina kaum wanita, dan itu adalah aku!"
"Seburuk buruknya aku!, masih juga punya harga diri. Tidak seperti kau!"
"Istri sendiri kau jual pada laki laki lain, demi untuk menyempurnakan ilmunya!"
"Laki laki macam apa kau itu?" Jawab Elina tidak terima
"Jadi sekarang kau mau apa?. Apakah kau ingin membunuh ku juga?" Tanya Amuksa terus terang
"Kalau bisa kenapa tidak!" Jawab Elina ketus
"Kau bisa membunuh ku setelah nyawa mu tanggal dari badan, termasuk anak kurang ajar mu itu!" Sambung Amuksa tidak mau kalah
"Ingatkah kau!, bahwa kesaktian mu itu berasal dari ku!"
"Jika aku mau. maka detik ini juga ilmu tersebut akan hilang!"
"Kalau kau tidak percaya akan aku buktikan!" Reaksi Amuksa merasa tersinggung
"Sudah!. Sudah!. Hentikan perdebatan tidak berguna kalian itu!"
"Masih ada hal lain yang harus kita urus!"
"Tapi sebelum aku katakan. Ada yang ingin aku sampaikan pada mu Amuksa!"
"Walau kau telah membohongi kami, terutama ibu ku itu. Tapi kau ada benarnya juga!"
"Berkat mu kami jadi seperti ini. Walau bergelimang dengan dosa, dan sudah dipastikan tidak bisa masuk surga, karena telah bersekongkol dengan iblis seperti mu!"
"Tapi aku harap!. Mulai detik ini. Pergi lah dari kehidupan ibu ku!. dan cari wanita lain untuk kau jadikan tumbal!"
"Kalau kau masih berani disini. Jangan salahkan aku jika harus melawan mu!" Ucap Danish sangat mengejutkan
"Hahahaha!. Manusia hina seperti mu mau melawan ku?"
"Apakah kau sedang tidak bermimpi. Hingga sudah mulai berani melawan ku?"
"Sadarkah kau siapa aku!"
"Aku raja siluman yang mampu membuat manusia tunduk. Termasuk kau!"
"Jika aku mau saat ini juga kalian mati!" Reaksi Amuksa benar benar marah
"Cobalah kalau kau berani!. Niscaya aku akan melawan!" Jawab Elina pula
"Hah sudahlah!. Aku muak berdebat dengan kalian!"
__ADS_1
"Lebih baik aku pergi!" Reaksi Amuksa meradang karena kalah debat dengan Elina. Kemudian menghilang dari tempat itu, dan pergi entah kemana
"Dasar laki laki bejat!. Aku tahu tujuan mu menikahi ku!" Teriak Elina kuat kuat