Dragon, Sang Naga Dunia

Dragon, Sang Naga Dunia
Mulai jadi pahlawan


__ADS_3

"Tuan penyelamat!, ternyata itu anda?"


"Kami sudah sangat khawatir dengan kondisi tim kita. Karena kedudukan sementara sudah 3-0."


"Jika begini terus, alamat tim kita akan kalah, dan hanya menduduki posisi ketiga."


"Lihatlah teman teman kita itu.termasuk penonton. Mereka sudah kehilangan semangat."


"Jika dibiarkan terus, maka tim kita akan menjadi bulan bulanan lawan."


"Oleh karena itu tolong perkuat tim kita, dan masuk sebagai striker,, menggantikan posisi Aston sebagai kapten tim."


"Jika anda bersedia, maka sekarang andalah ketua tim itu."Ucap Arteta cukup panjang


"Pak Arteta. Aku belum pantas menduduki posisi itu, karena aku baru, dan masih..?"


"Ah, sudah! sudah!. Jangan membantah lagi."


"Kesedian anda menumbuhkan semangat tim untuk berlaga lagi."


"Lihat!. Mereka sudah melihat mu. Cepat bergabung dan berikan arahan!" Sergah Arteta tegas


Kemudian membawa Dragon menuju anak asuhnya. "Kawan kawan!. Kenalkan, ini Mahesa. Dia akan masuk menggantikan posisi Aston yang kelelahan itu dalam masa half time ini!"


"Kita sudah sama sama tau, kalau tendangannya sangat kuat waktu kalian latihan itu."


"Mudah mudahan dengan dia bergabung, akan bisa mengubah keadaan." Ucap Arteta memperkenalkan


"Huh! Kami saja yang berlatih selama ini merasa kesulitan menguasai bola apalagi bocah itu?"


"Jika dia masuk dan menggantikan Aston, alamat negara ini akan dipermalukan lebih dalam."


"Sayang sekali?" Batin gelandang kiri tidak senang


"Pelatih memang tidak jeli dan keterlaluan. Masa Aston yang ciamik tersebut diganti oleh bocah yang tidak tahu apa apa itu?" Batin temannya menimpali


"Tendangannya boleh kuat, tapi bermain bola butuh strategi, bukan tendangan semata?"


"Jika dia masuk,apalagi sebagai kapten tim. gol gol lain akan menambah posisi lawan semakin kuat, dan sepertinya tidak boleh terjadi!" Batin temannya yang lain


"Tunggu saat main. Kau bisa tau betapa sulitnya bermain bola bocah?" Guman Aston dalam hati tidak senang


Tapi dia tidak bisa berbuat apa apa, karena hak mengganti pemain ada pada pelatih atau manajernya. Lagipula kakinya cidera, akibat di tekel oleh kapten tim lawan


"Kalian boleh meragukan ku teman! Tunggu sampai pertandingan dimulai. Aku akan membalikkan keadaan!" Ucap Dragon pada diri sendiri, tapi dalam hati


Kemudian masuk ke tengah lapangan, dengan pandangan keheranan dari para suporter, termasuk dari belasan pejabat penting ibukota juga negara


Yang lebih mengherankan, kenapa dia diberi wewenang sebagai kapten tim. Padahal Aston lebih layak menduduki posisi itu, bukan malah Dragon.


Mungkinkah manajer dan pelatih sudah kebingungan, akibat posisi timnya kalah telak dengan kedudukan 3-0 dari pihak lawan?

__ADS_1


Tapi hal itu semua masih butuh pembuktian


Itulah sebagian pendapat miring dari kebanyakan penonton, termasuk juga dari anggota tim itu sendiri


Bahkan sampai pertandingan akan dimulai, mereka masih tetap meragukan Dragon. Namun semenit kemudian. saat kick off pertama dilakukan oleh tim lawan, mereka baru menyadari, bahwa pemain baru tersebut sedikit bisa mengimbangi lawan


Tapi timnas negara luar, langsung menggempur pertahanan timnas kita dengan operan operan bola panjang


Untuk sesaat Dragon belum bisa menguasai keadaan. Tim yang dipimpinnya masih tetap keteteran dengan taktik yang seperti itu.


Tapi di menit ke tiga, Dragon sudah menemukan pola permainan, karena kitab inti bumi segera bereaksi. dibantu pula dengan kitab inti semesta, menjadikan otak Dragon langsung encer, dan berlari mengejar bola yang sedang dibawa oleh Honje ke arah gawang


Tapi tiba tiba Dragon memotongnya tanpa menyentuh lawan, yang masih tetap menggiring bola, padahal bola sudah tidak ada di kakinya. Namun bola tersebut sudah dibawa oleh Dragon hingga ke titik pinalti, dan kejadian itu hanya berlangsung dalam beberapa detik


Di detik ketiga, bola sudah bersarang di gawang lawan, tanpa sempat di tepis oleh penjaga gawangnya


Kejadian singkat itu tentu saja membuat para penonton tercekat diam. Seakan tidak percaya. Tapi begitu wasit membunyikan peluit tanda gol masuk, suara gemuruh langsung terdengar, bahkan ditimpali dengan bunyi genderang yang cukup kuat, serta nyanyian untuk membangkitkan semangat terdengar kembali


Seluruh pemain timnas kita meluru ke arah Dragon dan langsung memeluknya..Mereka tidak menyangka bahwa anak yang baru masuk itu bisa membalikkan keadaan di awal pertandingan


Semangat mereka kembali bangkit, dan mulai mempercayai kemampuan Dragon


Kini mereka merasa akan bisa menang, karena penampilan Dragon cukup tenang tapi garang


Para pemain yang tadi sempat mengatai Dragon baru menyesal, karena tadi sempat meragukan kemampuan Dragon, Tapi nanti akan minta maaf kepadanya


Belasan pejabat yang tadi juga sempat mengerutkan keningnya menjadi tercekat diam juga. Sebaliknya pelatih juga asisten timnas kita tersenyum senang. Mereka mengacungkan tinjunya ke udara, tanda bangga dengan penampilan timnya


Kini pertandingan sudah dimulai kembali. Dragon dan timnya sudah mampu menguasai keadaan, hingga menjadikan tim lawan menjadi kebingungan. Bagaimana bisa tim yang tadi mereka tekan, sekarang sudah bangkit dan merubah pola permainannya


Setelah diselidiki, ternyata itu dikarenakan Dragon. Maka kapten tim pihak lawan, mengatur strategi dengan menyuruh tiga orang pemain untuk terus memepet Dragon dengan harapan agar Dragon tidak bisa bergerak


Tapi bukan Dragon namanya jika dengan taktik seperti itu akan kebingungan. Dengan lincahnya dia bergerak, tanpa mampu dicegah oleh tiga orang yang menjaganya


Tendangannya sangat terarah dan menuju ke bagian tengah, di mana ada pemain timnas kita yang tidak dikawal oleh siapapun berdiri di sana.Kemudian Dragon berlari kencang ke depan menuju ke bagian kiri titik penalti. kebetulan saat itu pemain yang sudah dioper mengetahui apa yang Dragon inginkan. Maka dengan yakinnya dia menendang bola tersebut ke atas


Operan panjang seperti itu tentu saja memudahkan Dragon untuk meraihnya, dengan menggunakan kemampuan terbangnya. dia meloncat ke atas tinggi-tinggi, dan mencapai bola tersebut. Lalu menendangnya seperti tendangan pemain kawakan anime Tsubasa, bahkan hampir menyamai jurus dalam kungfu hastle


Segera setelah itu, bola meluncur deras ke sudut kiri gawang, dan masuk begitu saja tanpa bisa di tangkap oleh penjaga gawangnya


Kembali keadaan menjadi hening, dan saat wasit meniupkan peluitnya, kembali gegap gempita teriakan suporter menggemuruh terdengar. Mereka sampai bangkit dari tribun dan menari-nari di atasnya


Kini mereka baru tahu, bahwa orang yang diragukannya telah mulai membalikkan keadaan. posisi sekarang walaupun belum imbang tapi sudah mendekati imbang yaitu 3-2


Dragon pun mendarat dengan mulus dan berdiri dengan angkuhnya di sana. Segera setelah itu, beberapa orang pemain berlari ke arah Dragon, dan mengangkatnya tinggi-tinggi ke udara, serta meneriakkan yel-yel kebanggaan mereka


Bunyi genderang perang ditabuh bertalu-talu. Yel-yel dari para penonton atau suporter yang bergabung di atas tribun pun terus terdengar bertalu-talu Mereka terus memberi semangat kepada timnas kebanggaan mereka


Kini permainan telah dimulai kembali. kick off dilakukan oleh Timnas kita, dengan Dragon sebagai kaptennya. Operan pendek yang diterimanya, dimanfaatkan dengan baik oleh Dragon, dengan menendangnya jauh-jauh ke kawan sendiri, dan dimanfaatkan dengan baik oleh rekannya


Langkah Dragon tidak bisa dicegah atau dicekal oleh siapapun. Gerakannya sangat lincah, hampir seperti terbang. Ternyata dia menggunakan teknik seribu bayangan, yang dilandasi oleh ilmu jurus saipi angin. walau bayangannya hanya satu, tetapi gerakannya sangat cepat sekali

__ADS_1


Di menit ke-13. Operan bola yang di berikan oleh gelandang kiri tepat mendarat di kakinya. Namun saat dia ingin membawanya, kapten lawan segera ingin merebutnya, dengan memberikan tekel yang sangat kuat. Tapi tubuh Dragon sudah meloncat ke atas, dengan mendrible bola sangat cantik di udara, mirip sekali seperti permainan Tsubasa dalam anime nya itu, kemudian turun ke tanah, dan berlari kencang sesudahnya


Tindakan Dragon yang seperti itu, tentu saja membuat Frederik menjadi marah. Kemudian berusaha mengejar Dragon. Begitu juga dengan Honje. Tapi langkah Dragon sudah tidak bisa dikejar lagi. Gerakannya seperti anak panah yang meluncur deras.


Saat dia berada di depan gawang dia tidak langsung menembakkan bola tersebut, karena terhalang oleh dua orang lawannya, Tetapi Dragon tidak kehabisan akal. Dia segera mengoper bolanya ke bagian kiri, suatu tempat yang tidak pernah disangka oleh mereka


Gerakannya yang tiba-tiba tersebut, tentu saja tidak bisa diprediksi. Bola sudah berada di posisi lapang, dan segera dimanfaatkan oleh rekannya dengan baik. Lalu menendangnya keras-keras dan masuk ke gawang lawan


Walaupun Dragon mampu melakukan itu sendiri, tapi dia ingin berbagi kepada temannya, agar mereka merasa dihargai


Segera setelah itu gegap gempita, teriakan para suporter terdengar kembali. Kali ini suara mereka lebih keras dan membuat tribun yang mereka duduki seperti roboh


Suara gegap gempita mereka sampai terdengar keluar. Para pemirsa yang menyaksikan pertandingan melalui televisi juga berteriak histeris. Mereka memberikan dukungan melalui teriakan-teriakan mereka kesenangan mereka


Tidak terkecuali Dion, Ivory, tuan Birawa dan para pengawalnya. Mereka sengaja mengadakan nobar untuk menyaksikan anak dan cucunya serta tuannya bertanding. Karena sebelumnya Dragon sudah memberitahu mereka, bahwa dia diminta untuk memperkuat timnas Indonesia


Antusias mereka sangat tinggi terutama Ivory. Dia sangat bangga dengan anaknya. Dia juga berjingkrak-jingkrak kegirangan apalagi Dion. Mereka sudah tidak menjaga lagi posisinya sebagai tuan dan nyonya besar, karena sangking senangnya. Hal itu membuat para pengawalnya juga tersenyum senang


Sekarang kita kembali ke tengah lapangan. Pertandingan sudah dimulai kembali. Kedudukan masih imbang 3-3. Kali ini tim lawan yang menguasai bola, dan tetap menggunakan operan operan panjang. Tetapi tiba-tiba operan itu di ambil oleh Dragon, yang entah kapan tubuhnya bisa berada di depan, dan langsung menguasai bola, serta menendangnya kuat-kuat ke arah tepi yang tidak dijaga oleh tim lawan. Tapi di situ temannya sedang menunggu operan bola tersebut


Akibat tindakan Dragon yang seperti itu, tentu saja membuat tim lawan kebingungan, terutama Frederik dan Honje. Mereka tidak menyangka, kapten tim lawan yang masih muda Itu bisa berbuat seperti itu.


Geram karena langkahnya dihalangi, dia meluru ke arah Dragon, walaupun saat itu dia sedang tidak mendrible bola


Tindakan yang seperti itu tentu saja membuat para penonton marah. Dengan sengaja dia ingin mencelakai Dragon, walaupun harus diberi kartu merah dia tidak peduli


Gara-gara Dragon, kedudukan menjadi imbang, dan mungkin lawannya akan memasukkan gol kembali. dan ternyata itu benar. Dragon yang sedang dituju tersebut menghindar kejaran dari Honje dengan gerakan cepat. Tapi tidak ada seorangpun yang menyadari, bahwa Dragon menggunakan gerakan saipi angin, dan sebentar saja dia sudah mengendalikan bola serta menendangnya tinggi-tinggi ke atas, agar tim lawan tidak bisa mencegahnya


Dengan posisi bola tinggi seperti itu, Dragon kembali meloncat ke atas dengan bertumpukan tangan timnya yang sudah tahu bahwa Dragon ingin meloncat


Maka kesempatan baik itu dimanfaatkan oleh Dragon. Tubuhnya melambung tinggi ke atas, dan sudah menyamai tingginya bola. Lalu tanpa ragu-ragu lagi dia menendang bola tersebut ke bawah, dan meluncur sangat deras kearah gawang


Gerakan bola yang seperti itu, tentu saja sangat membingungkan penjaga gawang. Sedaya upaya ingin menangkap bola tersebut. Tetapi malangnya bola itu malah jatuh di depannya, dan memantul ke belakang, hingga masuk ke gawang yang selalu dijaganya


Bunyi peluit dari wasit segera terdengar. Gegap gempita suporter kembali bergemuruh. Lagi lagi suara terompet, gendang, nyanyian serta yel-yel dan tepuk tangan serta teriakan terdengar. Datang bertalu-talu, hingga membuat tim lawan menjadi kebingungan


Kini posisi mereka telah kalah. semangat mereka sudah mulai kendur. Itu semua diakibatkan karena kehadiran Dragon


Pemimpin daerah serta pemimpin negara yang ada di situ juga lupa dengan posisinya Mereka bangun dan bertepuk tangan serta berteriak kencang, mengimbangi teriakan dari anak buahnya yang juga tanpa malu-malu lagi berteriak histeris


Dragon adalah bintang lapangan, dia telah mampu membalikkan keadaan. Posisi sekarang tidak imbang lagi. tetapi kedudukannya sudah 4-3


Manager dan pelatih timnas lawan meminta break sebentar, untuk memberikan arahan kepada anak asuhnya


Kemudian di menit berikutnya, pertandingan dimulai kembali. Tapi baru saja pertandingan berlangsung, bola sudah berada di kaki Dragon. Pola intercept pula yang digunakannya, yang entah bagaimana bisa direbut dari kaki Frederik, setelah mendapatkan operan bola dari temannya


Padahal selama ini belum pernah ada pemain lawan yang mampu merebut bola yang sedang di bawahnya itu. Tapi buat Dragon itu sangat mudah


Kini bola yang sudah berada di kakinya itu dimanfaatkan dengan baik. Kemudian ditendang ke sisi kanan gelandang yang tidak dijaga oleh siapapun. Tapi di situ temannya yang menduduki gelandang kanan sedang bebas maka dengan cantiknya bola tersebut dikuasainya


Lalu di bawanya ke depan mendekati titik pinalti. Tapi begitu dia ingin menendang, tiba-tiba pemain bek lawan ingin merebut bola tersebut, namun dengan cekatan Arsene mengoper bola itu ke arah Dragon yang waktu itu dipepet oleh tiga orang. Tapi dengan gerakan membalikkan badan, posisinya tidak terhalang kembali, dan tanpa ragu-ragu, menendangnya lurus ke depan

__ADS_1


Segera saja bola meluncur dengan derasnya, dan menuju ke penjaga gawang, yang dia yakin bisa menangkisnya. Tapi apa yang terjadi sesudah itu?


__ADS_2