Dragon, Sang Naga Dunia

Dragon, Sang Naga Dunia
Berdebat tentang perasaan


__ADS_3

Satu jam kemudian. Dragon dan tiga orang petinggi kerajaan Thailand, saat ini terlihat sedang berada di hadapan Mongkut atau Rongkut Kittirong, raja kharismatik kerajaan Thailand itu


Saat itu dia sedang didampingi oleh permaisurinya, juga putra mahkota pewaris kerajaan dan putri Anong Achara yang cantik jelita


Saat Dragon masuk, hati Achara jadi berdetak kencang, karena pujaan hatinya itu sudah lama tidak mengunjunginya. Hatinya langsung berbunga bunga dan selalu mencuri pandang ke arah Dragon yang tampan dan rupawan tersebut


Ingin rasanya menghampiri dan bertegur sapa dengannya. Namun sebagai seorang putri raja, hal itu tidak diperbolehkan, kecuali saat tidak ada pertemuan resmi seperti saat ini


"Apa kabar tuan dewa?. Lama kiranya tidak mengunjungi kami. Apakah kabar tuan dan keluarga baik-baik saja?" Tanya raja memulai percakapan dan itu jarang sekali terjadi


"Maaf yang mulia raja. Seharusnya kamilah yang harus bertanya kepada anda duluan. Sikap anda telah membuat kami jadi tidak enak hati." Jawab Dragon sungkan tidak karuan


Mana mungkin seorang raja yang berkuasa seperti itu, bertanya kepada rakyat jelata sepertinya. Walaupun dia seorang pengusaha, dan sudah dianggap dewa oleh raja, tapi tetap saja Dragon merasa itu tidak pantas, karena dia tidak setuju jika diberi gelar dewa


Namun apa mau dikata. orang sudah berkata demikian, ya mau tidak mau Dragon harus terima juga. Menurut hemat Dragon, mereka melakukan itu karena menganggap kesaktiannya itu tiada duanya. hampir seperti dewa mereka, bahkan mungkin melebihinya


Tapi saat Dragon berkata seperti itu, Mongkut Kittirong malah tertawa, walau tidak terbahak bahak, karena menjaga wibawanya sebagai seorang raja, namun hatinya senang karena Dragon sudah mau membuka suara


"Tuan dewa bisa saja!. Bukankah sebagai seorang raja harus menunjukkan keramahtamahan pada orang lain, apalagi pada orang orang hebat seperti anda?"


"Jadi masalah itu jangan dipikirkan lagi. Justru saya senang melakukannya." Ucap Mongkut Kittirong terdengar


bijaksana


"Kalau begitu terima kasih yang mulia raja!. Kabar kami baik-baik saja." Respon Dragon langsung menjawab pertanyaan raja barusan


"Kenapa tuan dewa datang tidak mengabari kami?. sampai membuat kami jadi tidak enak hati." Tanya Raja lagi


"Saya bukan siapa-siapa tuan raja. saya hanya orang biasa, yang kebetulan mempunyai keperluan di negara ini."


"Masalah tidak mengabarkan, menurutku itu biasa. Lagipula saya tidak mau menyusahkan anda." Jawab Dragon cukup bijaksana


"Hahaha!. Kalian dengar itu?. Tuan dewa kita sepertinya menganggap kita ini tidak ada."


"Ketahuilah olehmu tuan dewa. sejak tuan menyembuhkan anakku, bahkan menyembuhkan ku, serta menolong negaraku, maka sejak saat itu kami sudah menganggap tuan sebagai dewa penolong, dan orang yang harus kami hormati."


"Apapun keperluannya anda di negara ini, harus kami layani, termasuk saat anda datang sekarang."


"Tapi sayangnya keberadaan anda terlambat kami ketahui. Untuk itu tolong maafkan kami!" Reaksi raja tidak terduga


"Sekarang katakan!. Apa yang bisa kami bantu untuk anda?" Ucap raja bertanya


"Kebetulan tuan menanyakan itu, maka akan saya beritahu kepada anda."


"Sebelum kami ke sini, kebetulan ada transaksi akuisisi perusahaan properti milik Andre dari Amerika, yang surat-surat ganti kepemilikan belum diurus."


"Oleh karena itu mohon bantuan anda untuk mempermudah semua ini terjadi." Jawab Dragon mengambil kesempatan, walau dia tahu bukan jalurnya


"Perdana menteri!. Perintahkan orang-orang mu untuk mempermudah urusan tuan dewa!. Aku tidak mau urusannya di negara ini terhambat. apalagi hanya sekedar ganti nama!"


"Lakukan gerak cepat, dan buat semuanya ini menjadi mudah!" Ucap raja memberi perintah


"Siap laksanakan paduka raja!. Saya jamin hanya dalam waktu satu jam, semua urusan itu sudah selesai!" Jawab perdana menteri patuh dan yakin sekali


"Kenapa begitu lama?. Bukankah urusan itu mudah dilakukan?"


"Kenapa malah meminta waktu selama satu jam?. Bukankah ini termasuk pemborosan?" Reaksi raja tidak suka


"Ba ba baik yang mulia!" Jawab perdana menteri ketakutan


Kemudian meminta izin kepada raja, untuk keluar dari aula pertemuan, guna menghubungi orang-orangnya

__ADS_1


Sambil menekankan bahwa itu merupakan perintah langsung dari raja, agar pengalihan nama perusahaan serta pemiliknya bisa dilakukan secepat mungkin. Setelah itu harus diantarkan ke istana, tidak boleh lebih dari setengah jam


Karena yang memerintah itu adalah perdana menteri berdasarkan perintah raja, Maka heboh lah kantor urusan perdagangan dan industri setempat. Mereka diharuskan mendatangi tempat usaha milik Dragon dan meminta persyaratannya


Karena hanya balik nama pemilik perusahaan, maka urusan itu cepat selesai. Dan itu semua disaksikan oleh Andre. Khoksat dan Polayang. serta para petinggi perusahaan tersebut. Setelah selesai surat suratnya, baru diantar ke istana untuk ditanda tangani oleh Dragon


Kini semua tatacara kepemilikan sudah selesai dilakukan. dan resmilah perusahaan properti yang dibeli oleh Dragon menjadi miliknya


***


Pertemuan pun telah usai. Banyak pembicaraan yang mereka lakukan, termasuk membicarakan rencana Dragon untuk memperluas dan memperbanyak perusahaannya di negara itu


Bukan hanya itu saja yang Dragon lakukan. Dia juga meminta izin untuk berbicara empat mata dengan putri Achara, karena ada sesuatu yang ingin dia sampaikan


Mendengar itu, Raja Kittirong sangat senang. Begitu juga dengan anak serta permaisurinya. Tak lupa pula perdana menteri, kepala kepolisian dan panglima angkatan bersenjata. Mereka juga senang mendengar itu


Jika Dragon jadi menikah dengan putri raja, alamat status sosial mereka akan naik, dan apapun keluhan penyakit mereka akan bisa ditangani oleh Dragon


Selain itu, mereka juga senang dengan pembawaan calon menantu raja tersebut. Selain tampan, baik, kaya, sakti dan rendah hati. Dragon juga sudah mereka anggap sebagai dewa


Jadi saat Dragon meminta izin kepada keluarga raja, terutama kepada raja itu sendiri. maka mereka saling berpandang pandangan dan saling melemparkan senyum tanda setuju


Putra mahkota yang semula tidak menyukai Dragon, sekarang sudah bersahabat dengannya. Apalagi setelah Dragon menyembuhkan penyakit yang ia derita, yang selama ini tidak ada seorangpun yang tahu


Sejak saat itu dia jadi hormat pada Dragon, dan setuju jika Anong Achara menikah dengannya


***


Di suatu malam yang cerah, dipayungi oleh sinar bulan purnama. satu jam setelah selesai diadakan perjamuan makan malam. Dragon terlihat sedang duduk berdua dengan Putri Anong, di sebuah taman nan indah milik istana


Saat itu belum ada seorangpun yang berinisiatif memulai berbicara, dan itu sudah berlangsung selama tiga menit. Mereka sama sama malu untuk memulai. Tapi tak lama kemudian karena tidak mau berlarut-larut. Putri Anong mengambil inisiatif untuk memulai pembicaraan


"Kenapa kakak lama tidak mengunjungi ku?. Apakah di sana sudah ada yang lain?" Tanya Achara tiba tiba, dan sungguh mengejutkan Dragon


Apakah Dragon harus berterus berterus terang kepada Achara, atau mendiamkannya saja?


"Ah cinta!" Keluh Dragon dalam hati


"Rumit mu tiada duanya!"


"Aku yang sakti ini pun dibuat tidak berdaya."


"Duh!. Andaikan aku bisa memilih, maka aku tidak akan memilih keduanya."


"Tapi sebagai laki-laki, Maka aku harus berani mengambil keputusan, walau sepahit apapun itu!"


"Namun siapa yang harus aku pilih aku juga belum tahu."


"Keduanya sama-sama cantik dan baik. Bagaimana ini?. Apakah aku harus memilih keduanya?" Batinnya lagi


Kemudian merenung jauh, terlihat sekali tertindih beban. seperti ada ribuan batu yang menimpa tubuhnya


"Ini tidak boleh dibiarkan berlarut larut. Aku harus berani berkata jujur, dan mengatakan apa adanya!"


"Baiklah!. Sekarang aku akan mengatakannya." Kata hatinya bertalu talu


"Putri!" Ucap Dragon lirih


"Ada apa kak?. Apakah ada yang ingin kakak sampaikan?" Jawab Achara mulai senang. Padahal pertanyaannya tadi belum dijawab, tapi karena dia orang baik, maka pertanyaannya tadi tidak dianggapnya ada


"Apakah kau tahu hakekat dari seorang wanita dan fungsinya dalam kehidupan berumah tangga?" Tanya Dragon entah apa maksudnya

__ADS_1


"Kenapa kakak malah tanyakan itu, dan apa hubungannya denganku?"


"Bukankah kakak seharusnya menjawab pertanyaanku tadi, bukan malah bertanya seperti ini?"Jawab Achara malah balik bertanya


"Maaf!. Kalau jawaban kakak nantinya akan membuatmu tidak senang." Jawab Dragon menggantung


"Tentang apa itu. Anong siap mendengarnya!" Responnya cepat


"Huh!. Begini putri!. Tapi janji jangan marah, dan jawab secara jujur, karena aku akan mengatakannya menggunakan perumpamaan."


"Silakan!. Aku sudah siap walau sepahit apapun!. dan akan berusaha memahaminya!" Jawab Achara menyejukkan


"Ada sesuatu yang harus kau ketahui tentang kehidupanku di luaran sana."


"Sejujurnya kakak katakan, bahwa saat ini memang ada seseorang yang sedang mendekatiku. walau belum jelas bagaimana akhirnya."


"Seandainya orang tersebut menginginkanku untuk menjadi pendampingnya. Apakah kau akan sakit hati dan terluka?" Jawab Dragon dengan perasaan yang tidak menentu


Putri Anong tidak langsung menjawab. Dia malah merenung jauh sambil melihat indahnya bulan. namun tak lama kemudian dia berkata. "Pada hakikatnya wanita itu hebat kak!. Dia bisa bersikap lembut, penuh kasih, sayang, perhatian, pengertian, butuh dilindungi, dihormati dan dihargai."


"Tapi ada kalanya dari kelembutannya itu, menyimpan bara yang sangat panas, dan bisa membakar apa saja yang ada di dunia ini."


"Begini perumpamaannya!. Sebagai anak dia menyenangkan, Sebagai saudara dia menentramkan. Sebagai istri dia menginspirasi. Sebagai ibu dia pendidik ulung, dan sebagai teman dia merupakan penasihat yang ikhlas."


"Boleh dikatakan, wanita adalah penentu jatuh atau tegaknya seorang pria."


"Malah dikisahkan di banyak cerita, bahwa seorang wanita bisa membangunkan pria. memberi motivasi dan buah pikiran yang tidak dapat dia hindari."


"Namun dalam masalah ini, Anong belum bisa menjadi wanita yang seperti itu!"


"Masih banyak hal yang harus dipikirkan, karena diduakan itu sakit."


"Contohnya adalah ibuku. Dia bukan merupakan istri satu-satunya dari ayahku.!"


"Selain dia, masih ada lagi lima istri yang selalu setia mendampingi kehidupan suaminya. Orang itu adalah ayahku!"


"Saat ini istrinya ada 6, dan aku yakin masing-masing diantara mereka saling bersaing walaupun secara diam-diam."


"Kebetulan ibuku berasal dari keturunan ningrat, maka dia yang dijadikan permaisuri, dan aku dijadikan putri. Sementara kakakku dijadikan putra mahkota yang akan menggantikan kedudukan ayahku sebagai raja."


"Sedangkan saudara-saudara satu ayah denganku, mereka tidak menjadi apa-apa. walau mendapatkan fasilitas dari negara."


"Namun itu semua suatu saat nanti pasti akan menimbulkan pergesekan. Tidak terkecuali kita!"


"Jika suatu saat nanti kakak mempunyai wanita lain, bagaimana perasaan istri kakak yang lainnya pula?. Apakah kakak bisa bersikap adil?" Jawab dan tanya Achara panjang sekali


Dragon hanya bisa terdiam, saat mendengar pemaparan yang masuk akal tersebut. Dia tidak menyangka kalau putri Anong akan secerdas itu, dan menjawab pertanyaannya dengan perumpamaan. Bukannya marah seperti wanita-wanita lain. Benar-benar luar biasa!


"Tolong tegaskan!. Apakah putri akan membiarkan ku bersama dengan yang lain?" Ucap Dragon meminta ketegasan


"Ketegasan itu bukan dariku, tapi dari kakak sendiri!"


"Anong sudah mengatakan. bahwa untuk saat ini Anong belum bisa mengambil keputusan. Apakah harus menerima atau tidak?"


"Tapi cukup untuk kakak tahu, bahwa orang pertama yang Anong cintai adalah kakak, dan tidak akan pernah tergantikan oleh yang lain."


"Jika kakak malah mencintai wanita lain?, lalu apa artinya perhatian Anong selama ini?" Jawabnya membingungkan


"Sejujurnya kakak katakan!. Untuk masalah ini kakak tidak bisa mengambil keputusan!"


"Jika dalam hal lain, gunung yang menghalangi pun akan kakak ratakan!"

__ADS_1


"Tapi dalam masalah ini, kakak butuh pendapat orang lain. dan orang itu adalah putri!" Jawab Dragon sangat mustahil sekali


"Siapa perempuan yang beruntung itu?. Apakah Anong bisa menemuinya?"


__ADS_2