Dragon, Sang Naga Dunia

Dragon, Sang Naga Dunia
Perempuan bermulut kotor


__ADS_3

"Siapa kau?.Berani beraninya menghalangi ku untuk mengambil hak ku itu?" Reaksi Alexander tidak terima


"Masih bisa bertanya juga kau?!"


"Dengar hai anak muda!. Dia adalah tuan muda kami. pewaris Birawa Group. Sekaligus pemilik hotel yang ingin kau rebut itu!"


"Jika kau nekat ingin tetap memilikinya secara tidak sah!. Maka jangan salahkan kami harus bersikap kasar pada mu!" Ucap Abhicandra datang menyela


Dia tidak mau jika tuannya harus beradu mulut dengan orang rendahan seperti itu. Makanya dia tampil kemuka, dan meladeni pertanyaan dari pemuda tersebut


Mendengar itu. Orang orangnya Alexander yang ada menjadi gemetar, termasuk ayahnya sendiri juga dua orang pamannya tersebut


Mereka sesungguhnya tahu, bahwa Aliando, ayah dari Alexander itu, bukan lah pemilik hotel yang sebenarnya. Tapi pemiliknya adalah Dion, penguasa Birawa Group


Jadi saat nama itu disebutkan, dan ada yang mengaku sebagai pewarisnya. Mereka sempat bergetar hatinya


Namun tak lama kemudian ada yang berkata sambil tertawa." Hahahaha!. Kunyuk seperti itu mengaku ngaku sebagai tuan muda!"


"Apalagi mengaku sebagai pemilik hotel ini!"


"Sungguh kamu tidak pantas!"


"Tuan muda sesungguhnya adalah aku!. Karena aku yang lebih pantas menyandang gelar itu!" Ucap orang tersebut yang ternyata adalah Alex


Slash!


Plak!


Bugh!


"Hugh!" Keluh tertahan orang itu. Saat sebuah pukulan dan tamparan tak kasat mata mendarat di wajah juga dadanya


Sontak tubuhnya terjatuh dan menimpa anak buahnya yang berdiri ketakutan


Mereka tahu apa arti Birawa Group, juga tahu tentang pukulan cepat itu. Karena mereka pernah merasakannya, saat dulu dihajar oleh orangnya Dion, dibawah pimpinan Robin dan Burgon


Pun saat mereka memperhatikan, orang yang pernah menghajarnya itu saat ini ada di dekat mereka. Tapi dia hanya diam saja


Menyadari itu. 16 bodyguard tersebut menjadi bimbang. Antara membantu Alex atau menyelamatkan diri sendiri


Dalam kebimbangan itu seseorang berkata."Ternyata kalian belum kapok juga ya?"


"Apakah kalian belum menyadari situasi dan mengenali siapa aku?" Ujarnya berwibawa


"Tuan pendekar!. Sungguh kami buta dan tidak tahu tingginya gunung dan luasnya lautan!"


"Tolong jangan marah kepada kami!"


"Kami hanya orang suruhan. yang bekerja untuk mendapatkan sesuap nasi!"


"Jadi tolong jangan bunuh kami!"


"Kami mengaku salah, karena telah berani mengulangi perbuatan kami!"


"To to tolong ampuni nyawa kami pendekar!" Ucap Jidan, komandan bodyguard itu, yang baru mengingat tentang Burgon


"Apa yang kalian lakukan?"


"Yang seharusnya kalian hormati itu aku!, bukan dia!" Ucap Alexander tidak senang


"Tuan tuan!. Apakah benar pemuda ini anak dari sahabat ku Dion?" Tanya Aliando, setelah berhasil menata hatinya dari kegalauan


"Benar!. Dia adalah tuan muda Dragon, junjungan kami!" Jawab Abhicandra berterus terang


"Mustahil!. Yang junjungan itu adalah aku!. Bukan dia!"


"Kalian dengar itu. Jadi cepat berlutut pada ku, agar aku bisa mengampuni nyawa kalian!"


Plak!


"Argh!"


"Dasar anak tak tahu diri!."


"Sudah dikasi hati malah minta jantung!"


"Sadarkah kau, siapa orang yang sedang kita hadapi ini?"


"Mereka adalah orang orangnya Birawa Group. Dan pemuda ini adalah tuan muda mereka!. Orang yang paling mereka hormati setelah ayahnya!"


"Jika kau tetap melawan!. Jangan salahkan ayah kalau kau akan dihajar!" Ucap Aliando marah


Kemudian menghadap Dragon, dan sedikit membungkuk ke arahnya


"Mohon maafkan kami tuan muda!"


"Sungguh kami tidak tahu kalau itu adalah anda!"


"Jadi mari kita masuk dan beristirahat di hotel tuan sendiri"


"Kami akan melayani tuan dengan sepenuh hati." Ucap Aliando bersikap ramah

__ADS_1


"Ayah! Jika ayah tetap merendah pada orang yang tak jelas itu!. Jangan salahkan aku kalau harus menghabisi mu!" Ucap Alexander bernada kurang ajar


Kemudian berlari ke arah ayahnya, dan berniat ingin menusuk perutnya biar tahu rasa


"Berhenti!. Kenapa kalian ribut ribut didepan hotel milik kakak ku ini?"


"Apakah kalian sudah bosan hidup?" Ucap seseorang dengan suara keras tapi nyaring


"Natalie!. Apa yang kau lakukan?"


"Cepat minta maaf pada tuan muda ini!"


"Dia pemilik hotel ini. Putra dari sahabat ayah!"


"Jadi cepat minta maaf sebelum dia marah!" Respon Aliando kesal atas sikap anak gadisnya itu


"Minta maaf?. Dengan kacung lemah seperti itu?"


"Tidak akan!"


"Kecuali kalau dia bisa mengalahkan ku, dalam adu duel barang satu atau dua jurus!"


"Jika aku kalah, maka aku akan mengakuinya sebagai orang kuat. Tapi tetap menolak dia sebagai pemilik hotel ini. Karena kakak ku yang lebih pantas memilikinya!" Jawab perempuan muda yang bernama Natalie itu tetap membandel


"Bagaimana kalau aku yang kalah?. Apakah kau tetap tidak mau mengakui ku sebagai pemilik hotel ini?" Tanya Dragon mulai tertarik dengan tawaran dari Natalie itu


"Tuan muda?" Reaksi Leon tidak terima


"Tenang paman!. Aku tidak akan melukainya.!"


"Aku hanya ingin memberi sedikit pelajaran, agar dia tidak bersikap sombong, dan membanggakan kakaknya yang tidak tahu diri itu!" Ucap Dragon pada pengawal pribadinya


"Majulah!. Aku siap melayani tantangan mu itu!" Ucap Dragon pada Natalie


"Baik!. Jangan salahkan aku kalau bersikap kasar pada mu!" Jawabnya masih tetap sombong


Kemudian berlari kearah Dragon, dan berniat memukulnya


Tapi apa yang terjadi?. Tubuh Dragon tiba tiba menghilang, dan sedetik kemudian, sudah berada dibelakang Natalie, serta langsung menepuk punggungnya hingga tersungkur ke lantai


Bhug!


"Aaahhh!"


"Kurang ajar!. Dasar curang!"


"Kalau kau benar benar jantan!. hadapi aku dari depan!. Jangan membokong dari belakang seperti itu!"


"Jangan salahkan orang lain!. Salahkan diri sendiri karena tidak becus melakukan serangan!" Jawab Dragon enteng saja


"Aku karateka ban hitam!. Tidak mungkin kalah dengan bocah ingusan seperti mu!"


"Kalau kau berani, ayo kita bertarung lagi!" Ucap Natalie tidak mau menyerah


"Cukup Natalie!. Jangan kurang ajar seperti itu!"


"Dia pemilik hotel ini!"


"Nanti gara gara kalian ayah bisa kena pecat!" Teriak Aliando kesal


"Siapa orang yang berani memecat ayah dari rekan bisnis ku?"


"Apakah dia sudah bosan hidup?" Ucap seseorang yang baru muncul dari balik gerbang hotel itu


"Tamuji!. Syukurlah kau datang!"


"Jika tidak harga diri ku bakal hilang, dan bisnis kita akan lenyap!" Teriak Alex kegirangan


Kemudian berlari mendekati Tamuji, Serta menjabat tangannya tanda senang


"Apa masalahmu begitu berat, hingga kau begitu senang aku datang Alex?" Ucap Tamuji bertanya


"Jelas saja iya!"


"Ada orang yang mengaku ngaku sebagai pemilik hotel ini, dan datang ingin membuat perhitungan dengan ku!"


"Ditambah dengan anak buah mu, yang tidak mau membantu ku mengatasi orang orang itu!"


"Jadi dengan kau datang, masalah pasti terselesaikan!" Ucap Alexander berterus terang


"Benarkah begitu Jidan?"


"Bukankah kau ku kirim kemari untuk mengawal Alexander, agar tidak di celakai oleh orang lain?"


"Tapi kenapa kalian membiarkan sahabatku ini dihina oleh mereka?" Respon Tamuji tidak senang


"Maafkan kami ketua!"


"Bukan kami tidak mau membantu!. Tapi salah seorang diantara mereka, adalah orang yang pernah mengalahkan kita, dan telah memberi kesempatan pada kita untuk hidup!"


"Jika kami membantu. sudah pasti kami akan dihabisi oleh nya!" Jawab Jidan apa adanya

__ADS_1


"Siapa orang itu?. Kenapa kau begitu takut padanya?" Tanya Tamuji tidak menyadari keadaan


"Aku!. Apakah kau sudah lupa peringatan ku itu Tamuji?" Jawab Burgon tegas


"Ka ka kau?" Reaksi Tamuji gugup


"Ya.Ini aku!" Jawab Burgon singkat. Tapi mengandung intimidasi


"Tu tu tuan pendekar!. Sungguh aku tidak tahu kalau itu adalah anda!"


"Jika aku tahu, tidak mungkin aku berani datang kesini!"


"Jadi mohon ampuni kami sekali lagi tuan!" Respon Tamuji ketakutan


Kemudian membungkuk hormat kearah Burgon, dengan sikap meminta belas kasihan


"Tamuji!. Apa yang kau lakukan?"


"Kenapa kau membungkuk seperti itu?"


"Cepat habisi mereka!. Aku yang akan bertanggung jawab!" Ucap Alexander tidak sabaran


Plak!


"Argh!"


"Dasar bodoh!. Tahukah kau siapa dia?"


"Dia orang yang pernah mengalahkanku, dan telah memberikan kesempatan padaku untuk hidup!"


"Hari ini kau malah menyuruhku untuk bermusuhan dengannya!"


"Dasar manusia sial!" Jawab Tamuji emosi. Lalu..


Bhug!


Saking kesalnya. Kakinya melayang menendang Alex hingga membuatnya tersungkur kelantai, dekat dengan adiknya itu


Lalu menghadap kearah Burgon dan berkata. "Tuan pendekar!. Ada keperluan apakah tuan datang ke kota ini?"


"Apakah ingin menumpas para gangster yang tumbuh menjamur itu?" Tanya Tamuji bersikap ramah


"Aku datang karena sedang mengawal tuan muda kami!"


"Kebetulan ingin istirahat. Tapi dihalangi oleh orang orang mu itu."


"Jadi terpaksa memberikan sedikit pelajaran padanya." Jawab Burgon apa adanya


"Badjingan!. Beraninya kau bersikap kurang ajar pada tuan kami Alex!"


"Hari ini jika aku tidak memberikan pelajaran pada mu. Maka jangan panggil aku Tamuji!" Responnya marah


Kemudian memerintahkan pada anak buahnya untuk menangkap Alex juga Natalie


"Cukup!. Jangan lakukan itu!"


"Disini ada tuan muda kami. Penguasa Birawa Group."


"Jadi jangan bersikap semena mena di hadapannya!" Reaksi Burgon tidak enak hati


"Tuan pendekar!. Siapa tuan muda itu?. Apakah dia sekuat tuan?" Tanya Tamuji belum juga menyadari keadaan


"Jangan berani kurang ajar kau Tamuji!"


"Dia bukan orang yang bisa kau singgung!"


"Jika dia marah. Kota ini bisa dia balikkan!" Jawab Burgon memperingatkan lawan bicaranya itu


"Kamu yang bernama Tamuji?" Tanya Dragon ingin tahu


Tapi Tamuji tidak langsung menjawab Dia malah memperhatikan wajah Dragon, dan seperti mengingat ingat, apakah dia kenal dengannya atau tidak. Lalu memandang ke arah Burgon, seperti ingin mendapatkan penjelasan


"Tamuji!. Cepat jawab pertanyaan tuan muda kami, jika kau masih ingin hidup!" Ucap Burgon mengingatkan


"Ma ma maafkan saya tuan muda!"


"Saya akan menjawab pertanyaan anda tadi."


"Saya Tamuji. Ketua gangster di empat kota. Bawahan pendekar Burgon, anak buah anda."


"Mohon tuan muda tidak permasalahkan penjelasanku ini." Ucap Tamuji takut takut


"Ayo ikut aku ke dalam!. Ada sesuatu yang ingin aku tanyakan padamu!"


"Jika jawabanmu memuaskan, maka aku akan melepaskanmu. Tapi jika kau berbohong!. Bersiaplah untuk mati!" Ucap Dragon mengintimidasi


"Ba ba baik tuan muda!" Jawab Tamuji ketakutan


"Pengawal!. Tangkap pemuda itu juga adiknya!"


"Tangkap juga dua orang itu!Karena aku ingin membuat perhitungan dengan mereka!" Ucap Dragon memberi perintah

__ADS_1


"Siap laksanakan tuan muda!" Jawab pengawal tersebut patuh. Kemudian melaksanakan perintah dari tuannya


__ADS_2