
Tak lama kemudian. Ivory sudah dalam mode telepati dengan anaknya. Dan terlihat sangat senang sekali
"Apa kabar anak ku?.Kenapa lama tidak menghubungi ibu?. dan kenapa tidak menggunakan Vidio call saja?" Tanya Ivory sesaat setelah dapat terhubung dengan Dragon
"Maafkan Draco bu. karena telah lalai sebagai anak yang berbakti."
"Lain kali tidak akan diulangi lagi!" Jawab Dragon penuh rasa sesal
"Katakan!. Ada apa kau menghubungi ayah mu?. Apakah kau sedang bermasalah?" Tanya Ivory lagi
"Tidak sama sekali Bu. Draco cuma ingin mengabarkan. bahwa saat ini Draco sedang berada di daerah sangat terpencil. Tapi sangat menjanjikan."
"Tempat yang Draco kunjungi merupakan daerah perbukitan. Bahkan gunung juga ada."
"Di gunung itulah Draco menemukan bahan tambang berupa emas. Dan mungkin bahan tambang lain juga ada."
"Jadi Draco ingin mendengar pendapat dari ayah, apakah sebaiknya tempat itu dibeli, dan didirikan perusahaan pertambangan?" Jawab Dragon ingin mendapat dukungan
"Kalau memang volumenya mencukupi untuk usaha 20 sampai 50 tahun. Kenapa tidak?"
"Ayah setuju saja jika kau ingin membeli daerah itu, atau minimal mendapatkan hak guna usaha dari pemerintah setempat."
"Setelah itu baru kau dirikan usaha di situ."
"Tapi bagaimana dengan kondisinya? Apakah akses jalan ke tempat tersebut cukup tersedia?" Jawab dan tanya Dion ingin mendapatkan penjelasan
"Kalau untuk masalah jalan belum ada sama sekali. Kalaupun ada masih merupakan jalan tikus."
"Kalau pun nantinya tempat ini dibangun, Draco akan membuat akses jalannya, agar mudah dilalui oleh kendaraan berat"
"Tapi karena lokasinya sangat jauh dari pusat pemerintahan apalagi kota. maka kita akan mendapatkan sedikit masalah."
"Namun tidak ada yang tidak mungkin buat Birawa Group untuk membuka usaha di sini. Asalkan sudah mendapatkan legalitas dari pemerintah."
"Masalah-masalah lain akan Draco tangani dengan cara Draco sendiri." Jawab Dragon tegas
"Baiklah kalau begitu!. Kami dukung rencana besar mu tersebut, asalkan kau sudah memikirkan solusinya. termasuk memikirkan tenaga tenaga kerjanya." Jawab Dion terdengar mendukung
"Kalau masalah tenaga kerja sudah tersedia di sini, tinggal mengelolanya saja." Tanggapan Dragon sempat membingungkan ayahnya
"Maksud mu?" Tanya Dion penasaran
"Lebih baik ayah kesini saja!. Bawa orang-orang yang paham masalah bahan tambang."
"Setelah selesai, Draco akan tarik ayah dan yang lain untuk datang ke sini." Jawab Dragon sulit untuk menjelaskan
"Baiklah!. Ayah akan datang menemui mu, dan akan membawa orang orang yang kau inginkan!" Respon Dion setuju
"Apakah ibu boleh ikut anak ku?" Tanya Ivory datang menyela
"Untuk saat ini sebaiknya jangan dulu bu!. Karena medannya masih berupa hutan belantara, dan kondisinya sangat tidak mendukung untuk ibu apalagi adik
"Jadi tunggu setelah semuanya siap. Draco janji akan membawa ibu untuk mengunjungi lokasi ini." Jawab Dragon cukup bijaksana
"Tapi apa kabarnya dengan dua kota yang telah kau bangun, selama petualangan mu itu?. Apakah tempatnya bagus?" Tanya Ivory tuba tiba
"Apakah ibu tahu tentang dua kota tersebut?" Tanya Dragon pura-pura terkejut
"Siapa yang tidak tahu dengan aksimu tersebut!"
"Beritamu berseliweran di media sosial. Bahkan di televisi juga ada!. kau nya saja yang tidak tahu!" Jawab Ivory berterus terang
"Iya Draco tahu tentang itu. Tapi tidak Draco ambil pusing. Karena Draco masih ingin menikmati petualangan ini." Respon Draco terkesan merendah
"Janji ya!. Setelah petualangan mu selesai. Bawa ibu ke sana juga ketempat baru mu ini?"Tanya Ivory tidak terduga
"Baik!. Ibu tenang saja. Draco janji untuk itu!" Jawab Dragon tulus
Kemudian berkata pada ayahnya. "Apakah semuanya sudah disiapkan ayah?"
"Kalau sudah, Draco akan menarik kalian ke sini." Tanya Dragon ingin penjelasan
__ADS_1
"Sedang di tangani. Sebentar lagi selesai!" Jawab Dion apa adanya
"Baiklah!. Draco tunggu kabar dari ayah." Respon Dragon senang
***
Setengah jam kemudian. Rombongan Dion sudah berada di hadapan Dragon, dan langsung keheranan
Di depan mereka, banyak sekali orang yang bukan berasal dari pengawal keluarga Birawa. Dan didepan mereka juga ada banyak mayat juga orang orang yang terluka
Dugaan sementara mereka baru habis bertarung, dan itu ternyata benar
Begitu Dion muncul. Serentak pengawal Dragon membungkuk ke arah nya, dan memberi salam seperti biasa
"Salam hormat tuan besar!" Ucap pengawal Dragon serempak. Sambil menyilang kan tangan kanannya di dada
Tampak mereka sangat hormat sekali pada Dion. Dan itu terlihat jelas dari sikap yang ditunjukkan oleh mereka pada tuannya
"Terima kasih!. Salam kalian aku terima. Bangunlah!" Jawab Dion ramah
"Terima kasih tuan besar!" Jawab mereka serempak
"Siapa orang orang ini anak ku?. Apakah mereka musuh mu?" Tanya Dion tiba tiba
"Tadinya iya ayah!. Tapi sekarang tidak lagi!"
"Mereka sudah Draco taklukkan, dan sedang menunggu apa keputusan Draco." Jawab Dragon berterus terang
"Tentang orang orang lemah ini. Mereka bekas pekerja tambang. Tapi sekarang sudah Draco bebaskan."
"Draco sudah memberikan pilihan pada mereka. Apakah ingin kembali ke keluarganya atau tetap tinggal di sini. dan menjadi karyawan Birawa Group."
"Tapi sepertinya mereka tidak percaya dengan ucapan Draco!"
"Oleh karena itu Draco menyerahkan urusan ini pada Ayah!" Jawab Dragon apa adanya
"Begitu kah?. Beraninya kalian meragukan eksistensi penguasa Birawa Group mendatang!"
"Ugh!"
"Argh!"
"A a ampun tuan besar!. Kami mengaku salah!"
"Kami tidak tahu tingginya gunung, dan tidak tahu dengan siapa kami bicara!"
"Jika kami tahu sejak dari awal, tidak mungkin keraguan ini timbul."
"Mohon tuan besar dan tuan muda memaafkan kami!" Ucap salah seorang dari bekas pekerja tambang itu ketakutan
Ternyata dia adalah ketua kelompok pekerja, yang selalu berurusan dengan Zabuya, apabila ada anak buahnya yang mencoba melawan
Saat ini dia sedang memberanikan diri untuk tampil, demi untuk melindungi anak buahnya
"Siapa namamu?" Tanya Dion berwibawa
"Sumanjaya tuan besar!" Jawabnya tegas juga
"Apa yang mendasari mu juga orang-orang mu, untuk tidak mempercayai anakku ini?" Tanya Dion ingin tahu
"Sebelumnya mohon maaf tuan besar!. Selama ini kami sudah ditipu oleh orang-orang itu!" Jawab Sumanjaya sambil menunjuk ke arah Zabuya juga yang lain. Kemudian melanjutkan perkataannya
"Mereka mengatakan, bahwa mereka adalah orang-orang Birawa Group, yang ditugaskan untuk mencari karyawan, untuk di dipekerjakan di perusahaan tersebut."
"Tapi nyatanya mereka adalah perampok, yang menculik kami untuk dijadikan budak, dan dipekerjakan secara paksa di tempat ini."
"Oleh karena itu, kami sangat membenci mereka!. dan tidak percaya dengan orang lain, jika mengatasnamakan Birawa Group"
"Tapi apalah daya!. Sebenci apapun kami terhadap mereka!. Kami ini orang-orang lemah, dan tidak mempunyai ilmu kanuragan, apalagi ilmu kesaktian. Beda dengan mereka!"
"Oleh karena itu, saat tuan muda mengatakan bahwa dia berasal dari Birawa Group, maka terpaksa kami tidak mempercayainya, walaupun tuan muda sudah membebaskan kami."
__ADS_1
"Oleh karena itu. Sekali lagi kami mohon maaf kepada anda, terutama tuan muda." Jawab Sumanjaya apa adanya
"Jadi sekarang mau mu apa?"
"Apakah kau ingin membawa orang-orang mu untuk pulang, atau tetap tinggal di sini, dan menjadi karyawan Birawa Group?" Tanya Dion sekedar ingin menguji
"Jika tuan mengizinkan. Kami memilih untuk bekerja pada anda. Karena kami yakin, tuan adalah orang baik, dan pasti akan memperlakukan kami dengan baik juga." Jawab Sumanjaya berdiplomasi
"Baik!. Penuturan mu sudah didengar oleh anakku!"
"Dia yang akan memutuskan, apakah akan menerima kalian atau tidak!. Atau malah akan memberikan hukuman pada kalian!" Jawab Dion terdengar serius
"Mohon ampun tuan muda!. Tolong jangan hukum kami, atas ucapan kami tadi."
"Sungguh kami tidak tahu siapa anda!" Respon Sumanjaya ketakutan, sambil berlutut di tanah, saat mendengar bahwa mereka akan dihukum
"Bangunlah pak Suma!. Aku tidak akan menghukum mu, apalagi menghukum anak buah mu!"
"Apa yang kalian lakukan itu masih tergolong wajar, karena kalian selama ini sudah ditipu oleh mereka!"
"Oleh karena itu, aku sudah memaafkan sikap kalian tadi!"
"Jadi sekarang dengarkanlah!.
Tempat ini akan aku ambil alih, dan akan dimintakan izin untuk didirikan perusahaan pertambangan. Dan kalian yang akan menjadi karyawannya!"
"Apakah kalian bersedia?" Jawab Dragon menyejukkan sekaligus bertanya
"Jami bersedia tuan muda!" Jawab mereka serempak, sambil menjatuhkan lututnya ke tanah
Bekas anak buah Zabuya juga berbuat demikian. Mereka juga ingin bekerja pada Birawa Group, karena mereka sudah tidak punya pilihan lagi
Jika mereka pulang ke kampungnya, maka mereka akan dikucilkan, dan selamanya akan dicap sebagai orang jahat, karena mereka pernah merampok di tempat mereka sendiri
Tapi sayangnya!. Dragon tidak menerima mereka, karena pertimbangan lain
Jika mereka diterima bekerja di perusahaan pertambangan yang akan didirikan itu, maka mereka akan menjadi bahan pelampiasan kemarahan, orang yang pernah mereka tindas itu. karena di dalam hati mereka masing-masing, masih terdapat dendam, dan itu sulit untuk dihilangkan
Oleh karena itu Dragon akan memulangkan mereka semua, termasuk mayat-mayat kawan kawan mereka ke tempat lain, dan akan diarahkan untuk menjadi orang baik
Tak lama kemudian. Dragon benar-benar melaksanakan niatnya. Dengan mengirimkan orang-orang tersebut ke tempat lain, yang jauh lebih baik untuk memulai kehidupan yang lebih bersih
Tapi Dragon tidak memulangkan mereka begitu saja. Dia juga membekali orang-orang tersebut dengan uang, sebagai hasil kerja mereka mengelola tambang itu, walaupun dikerjakan oleh orang lain
Namun demi rasa kemanusiaan, Dragon masih mempunyai welas asih, dan tidak membiarkan mereka untuk berbuat kejahatan lagi, karena tidak punya uang
Oleh karena itu, Dragon mengkonversi hasil usaha mereka selama 3 tahun itu, dan membayarnya dengan uang. Walau hanya seperempat bagian yang dibayarkan
Sedangkan yang sepertiga bagian lagi, akan diberikan kepada para pekerja tambang, yang selama 3 tahun ini mereka peras tenaganya
Sementara emas-emas yang mereka hasilkan, ditinggal di tempat itu untuk dikelola oleh Birawa Group. Dan itu pasti akan dikelolanya dengan baik
Setelah semua urusan selesai, Dragon kembali berkata kepada ayahnya." Sekarang orang-orang itu sudah Draco kirim ke tempat lain, agar mereka bisa membuka usaha di sana."
"Sedangkan yang tinggal hanya orang-orang ini! dan nasib mereka harus segera dipikirkan"
"Oleh karena itu, Draco akan membuat perumahan sementara untuk mereka. Sambil menunggu perizinan tempat ini keluar, agar bisa secepatnya dibangun perusahaan tambang di sini!"
"Jadi silakan orang-orang yang ayah bawa, untuk mengeksplorasi tempat ini. karena Draco sudah tidak sabar ingin mengetahui hasilnya!" Ucap Dragon pada ayahnya. Sekaligus pemberitahuan pada orang-orang yang dibawa Dion untuk bekerja
Dua jam kemudian. Orang orang yang ditugaskan oleh Dion untuk mengeksplorasi gunung itu sudah mendapatkan hasilnya, dan siap untuk dilaporkan pada Dion juga Dragon
Ternyata tempat itu bukan hanya ada bahan tambang emas, tapi juga bahan tambang lainnya. Seperti intan, bijih besi, nikel dan batu-batu mulia lainnya
Volume bahan tambang yang ada di situ cukup banyak sekali. dan menurut analisa dari para ahli pertambangan tersebut. volumenya mencapai ratusan juta metrik ton kubik, dan bisa ditambang selama 100 sampai 250 tahun. Mengalahkan perusahaan tambang serupa yang sudah didirikan oleh Dion
Mendengar itu Dragon sangat senang sekali. Begitu juga dengan Dion
Dengan adanya lokasi pertambangan baru itu, akan membuat pundi-pundi Birawa Group akan semakin banyak. Dan cukup untuk menghidupi keluarga juga orang-orangnya
Tempat baru itu pun layak disebut sebagai gunung emas. Karena emas yang terkandung didalamnya sangat banyak sekali
__ADS_1
Sekarang sudah diputuskan, bahwa tempat itu akan dikelola oleh Birawa Group, di bawah pengawasan Dragon. Dibantu oleh orang orang ayahnya, dan para ahli batu batu mulia terbaik di dunia