
Satu jam kemudian. Apa yang diperintahkan oleh Dragon sebelumnya, telah selesai dilakukan
Ada kurang lebih 35 orang, yang ikut mencari. Sedangkan yang lainnya berjaga jaga, siapa tahu ada serangan dadakan, atau ada anggota kelompok itu yang masih hidup, dan menyerang mereka saat sedang lengah
Selama pencarian, mereka banyak menemukan informasi tentang organisasi itu, termasuk siapa siapa saja anggotanya, dan berapa jumlahnya, lengkap dengan alamat mereka, termasuk keluarga dan nomor rekeningnya
Selain menemukan informasi, mereka juga menemukan harta yang berlimpah, berupa 220 batangan emas. Sekotak permata dan sekotak berlian, dan belasan kotak lain yang berisi benda benda berharga lainnya. Termasuk uang tunai dalam bentuk dolar Amerika, dan empat mata uang negara lainnya
Namun sayangnya, Dustin sendiri yang tidak mempunyai informasi apapun. Namanya hanya tercantum di posisi ketua. Tapi informasi tentang keluarga dan alamatnya tidak ada
Dragon yang mendengar itu hanya mengerutkan dahinya saja. Dia tak habis pikir, bagaimana seorang ketua tentara bayaran, yang sudah malang melintang di berbagai negara, bisa tidak mempunyai informasi apapun tentangnya, bahkan di markasnya sendiri
Mungkin dia tidak mau, ada orang yang tahu tentang keluarga berikut alamatnya. Karena dia takut orang yang disakitinya, akan membalas dendam pada mereka
Menyadari hal yang demikian, tidak membuat Dragon berputus asa. Dia masih bisa mencari informasi itu, melalui jaringan internet, atau melalui ilmu Wahyu Taqwa nya
Bagi Dragon itu masalah kecil, dan tak perlu dirisaukan sama sekali
Tapi yang membuatnya risau dan berpikir keras sekaligus sedih itu adalah, akibat perbuatanya tersebut. Banyak nyawa yang melayang, dan banyak pula keluarga yang akan merasa sedih, akibat sandaran hidup mereka telah tiada
Dragon mulai berpikir, apakah tindakannya itu benar atau salah.Jika tidak dia lakukan, kemungkinan pihak lain yang akan menjadi korban. Jika dia lakukan, maka orang lain yang terkena dampaknya. Mungkin termasuk keluarga juga orang orangnya
Jadi untuk saat ini, dia belum bisa memikirkan hal itu, juga belum bisa memahami secara utuh, tentang kebijaksanaan dalam hidup dan kehidupan
Nampaknya dia harus banyak belajar lagi, atau lebih mendalami hakikat dan rahasia ilmu Wahyu Taqwa, yang diwariskan padanya itu
Namun saat ini Dragon masih belum bisa memikirkannya, karena hatinya terlanjur sedih, saat melihat jasad jasad musuhnya yang bergelimpangan di tanah, juga di tempat tempat lainnya
Bukan hanya itu saja yang membuat Dragon sedih. Dia juga berpikir, tentu orang orang itu punya keluarga yang harus dihidupi. dilindungi serta dipertanggungjawabkan
Tapi sekarang mereka telah tiada, dan tidak ada lagi sandaran bagi keluarganya untuk menyandarkan harapan
Namun apa mau dikata, nasi sudah menjadi bubur, waktu sudah berlalu, dan tidak bisa di tarik kembali
Kini yang bisa Dragon lakukan adalah, akan menyantuni keluarga bekas tentara bayaran itu, dengan harta atau uang yang ia dapatkan dari tiap pertempuran, termasuk dari hasil tarikan uang Dustin tersebut. Dan itu pasti akan dilakukannya nanti
"Dengarkan semua!. Tidak lama lagi kita akan pulang!"
"Tapi sebelum kita pulang. Lakukan kewajiban kita!"
"Kubur jasad jasad itu, dan beri tanda diatasnya!"
"Periksa, apakah di tubuh mereka ada tanda pengenal, atau jati diri yang lain!"
"Lalu letakkan tanda itu diatas kuburan mereka!"
"Sekarang menyebar dan kerjakan perintah!". Ucap Dragon tegas
"Siap laksanakan tuan muda!" Jawab mereka serempak
Kemudian bergegas ingin melaksanakan perintah tersebut
Tapi langkah mereka dihentikan oleh Dragon dengan berkata." Karena waktu kita tidak banyak. Maka aku akan membantu kalian!"
"Menyingkir lah dari tempat itu, dan berdiri dibelakang ku!" Ujarnya penuh wibawa
Tak lama kemudian, Dragon terlihat seperti sedang membaca doa, dan sedetik kemudian, tangannya dikibaskan ke arah depan, dan..
__ADS_1
Blast!
Boouumm! Boouumm!
Dua kali ledakan besar dan kuat terjadi ditempat itu, hingga membuat tanah yang dipijak menjadi bergetar
Debu dan asap segera beterbangan, dan menutupi areal sekitar ledakan
Tapi setelah debu dan asap menghilang, terlihat ratusan lubang, menganga di depan mereka dan siap untuk digunakan
"Masukkan jasad jasad itu ketempat nya. dan jangan lupa beri tanda di tiap lubangnya!" Ucap Dragon berwibawa
"Baik tuan muda!" Jawab anak buahnya patuh, dan langsung mengerjakan apa yang diperintahkan padanya
Satu jam kemudian, seluruh pekerjaan itu, telah selesai dilakukan
"Terima kasih!. Sekarang masuklah kalian ke formasi itu!"
"Aku akan menghilangkan jejak pertempuran kita, dan membuat seolah olah tempat ini tidak ada!"
"Setelah satu tahun. Barulah segel yang aku pasang akan terbuka, dan tempat ini bisa dilihat oleh orang lain." Ucap Dragon memberi instruksi
Tanpa menunggu instruksi dua kali, 50 orang yang dibawanya itu, bergegas masuk kedalam lingkaran, dan menunggu apa yang akan dilakukan oleh tuan mudanya
Beberapa detik kemudian. Muncul array yang cukup besar, melingkupi seluruh areal bekas pertempuran, dan memunculkan pemandangan yang sangat luar biasa
Sedetik berikutnya, tempat tersebut berubah menjadi hutan belantara, dan tidak ada tanda tanda, bahwa ditempat itu pernah ada tempat tinggal manusia
Yang terlihat hanyalah pohon pohon besar, yang digelayuti oleh akar rambat, dan tinggi menjulang, serta terkesan angker
Sekilas orang tidak akan menyangka, bahwa ditempat itu ada ratusan kuburan, dan puluhan bangunan yang sengaja dibiarkan utuh
Dragon tidak sepenuhnya menyegel tempat tersebut, agar suatu saat nanti, orang lain bisa menemukan tempat itu
Dia sengaja membuka celahnya, supaya orang pintar bisa menemukannya, setelah berlangsung satu tahun
Bagaimana pun, keluarganya berhak atas hidup mati mereka
Entah mengapa kali ini Dragon iba hati atas nasib mereka. Padahal musuh musuh lain, sudah banyak mati karenanya. Namun kali ini situasinya lain
Sepertinya, Dragon harus banyak belajar dan belajar lagi
***
Tiga hari kemudian
Dragon benar benar melaksanakan niatnya. untuk menyantuni keluarga bekas tentara bayaran itu
Semua orang yang terlibat dalam kelompok tersebut, keluarganya mendapatkan kiriman uang dalam jumlah banyak, disertai dengan penjelasan dalam bentuk surat elektronik, bahwa salah satu keluarganya telah tewas dalam tugasnya
Selain itu, Dragon juga memberi ucapan turut berdukacita, atas tewasnya keluarga mereka, dan berjanji akan membantu keluarga yang ditinggalkan, asal mereka tidak membalas dendam
Namun informasi siapa yang mengirim juga lokasinya, tidak dicantumkan secara jelas
Berkat kepintaran para hacker nya, pekerjaan sulit seperti itu bisa dibuat menjadi mudah. Dan itulah yang terjadi saat ini
Seluruh anggota kelompok itu mendapatkan santunan, Termasuk Dustin sendiri. Karena informasi tentang keluarganya, Dragon dapatkan melalui penerawangan jarak jauh
__ADS_1
Saat itu juga Dragon menghubungi Gilbert Aldrich, karena lokasi keluarga Dustin, berada tidak jauh dari kota Nevada tersebut
Berkat usaha dari mata mata yang Aldrich sebarkan, akhirnya mereka menemukan rumah keluarga Dustin, dan tanpa basa-basi lagi, langsung memberikan kartu ATM, yang berisi saldo milyaran dolar di dalamnya
Selain memberikan kartu itu, anak buah Gilbert juga memberikan sepucuk surat, yang mengatakan, bahwa Dustin telah gugur saat menjalankan tugasnya
Kepada keluarganya, mereka cuma mengatakan, bahwa salah satu diantara mereka, adalah anak buah Dustin yang sempat selamat, dan ditugaskan oleh panglima tertinggi mereka, untuk menemui keluarga Dustin
Walau dalam keadaan bingung dan tak percaya, keluarga Dustin terpaksa menerima kartu ATM itu, juga membaca isi suratnya
Setelah selesai dalam urusan, utusan Gilbert pun pulang, dan tanpa memperdulikan panggilan keluarga Dustin lagi, bergegas mereka meninggalkan rumah tersebut, dan tidak ingin berurusan dengan keluarga itu lagi
Sementara itu di tempat lain, Setelah dirasa cukup, Dragon meminta pada dewa uang dan dewa kekayaan, untuk menghitung uang yang tersisa, dan berniat membagikannya pada 50 orang yang dibawa nya itu, termasuk untuk anak buahnya yang lain, Walau jumlah yang diterima tidak begitu banyak
Kemudian dengan persetujuan dari ayah juga ibunya, termasuk kakek buyutnya itu. Dragon berniat menggunakan uang tersebut, untuk membantu orang yang susah, yang sudah punya rumah, tapi tidak layak huni
Selain itu, Dragon juga ingin membantu orang orang susah, yang belum punya rumah, termasuk membantu para petani, nelayan bermodal kecil juga pedagang kaki lima dan sebagainya
Dia juga ingin merenovasi, atau membangun panti asuhan dalam jumlah banyak. Termasuk membangun sekolahan juga tempat tempat ibadah, yang sesuai dengan kepercayaannya
Khusus untuk tempat ibadah, Dragon tidak mengambil dari hasil rampasan itu. Dia memilih menggunakan uang tabungannya sendiri, hasil dari usahanya di banyak tempat, termasuk yang ada di Thailand juga Amerika
Mendengar paparan Dragon yang mulia itu, membuat yang mendengarnya meneteskan air mata. Termasuk Dion dan Ivory serta tuan Birawa
Mereka sangat terharu atas sikap welas asih Dragon. Walaupun masih remaja, tapi sikapnya sangat baik, dan bisa mengerti nasib buruk orang lain
Uang yang didapatkannya, tidak dia makan sendiri, tapi dibagi bagikan pada orang yang membutuhkannya
Nampaknya dia menuruni sifat Dion, yang juga bersikap dermawan, dan selalu rendah hati pada orang yang bernasib kurang beruntung
Terbukti secara diam diam atau terang terangan, dia selalu memberikan bantuan pada anak buahnya sendiri, termasuk pada murid murid perguruan, juga pada guru gurunya
Dia juga selalu pergi ke panti panti asuhan, tanpa didampingi oleh dua orang pengawalnya
Dia berinisiatif pergi sendiri, karena tidak ingin tampil mencolok, agar teman temannya di panti asuhan, tidak merasa sungkan padanya
Selain itu, dia juga biasa pergi secara diam diam, mendatangi pedagang kecil, nelayan juga petani yang kekurangan modal, atau terlilit hutang, tanpa tahu status Dragon yang sebenarnya
Akibat perbuatannya itu, sosok Dragon yang selalu menyamar dan membantu orang orang kecil, menjadikanya terkenal dikalangan orang orang tersebut
Mereka mendambakan, agar bisa bertemu dengan Dragon, hanya sekedar untuk mengucapkan terima kasih
Tapi keberadaan sosok mulia itu, sulit sekali mereka temukan. Sekali datang dan tiba tiba menghilang
Tapi bagi orang orang yang pernah berurusan dengan Dragon, mereka menganggap bahwa Dragon adalah sosok dewa penolong mereka
"Luar biasa sekali anak ini!"
"Sikapnya sangat baik dan bertanggung jawab!"
"Aku yakin suatu saat nanti, dia akan menjadi orang terkenal, bahkan mungkin menjadi pemimpin dunia yang disegani serta dicintai oleh rakyatnya."
"Sekarang saja kami yang tua-tua ini, sudah merasa segan, apalagi jika dia menjadi pemimpin nanti." Batin Adiwilaga dalam hati
Ternyata bukan hanya dia saja yang membatin seperti itu. Taraka, Shio Lung, Abhicandra, Deon, Austin, Iron Burgon, Pai Zu Xian, Robin dan masih banyak lagi, juga mengatakan hal yang demikian
Dalam hati mereka membatin, tidak salah kiranya berkerja pada keluarga ini. Dari tuan senior, tuan besar, nyonya Ivory dan tuan muda Dragon, Semuanya berhati mulia. Tidak bersikap angkuh dan sombong pada bawahannya
__ADS_1
Sungguh pribadi yang sangat didambakan oleh setiap orang