
Swing!
Boom!
Wus!
Dhuar!
Itulah bunyi serangan yang dilancarkan oleh orang orangnya Dragon, dengan dibantu oleh kekuatan yang tidak terlihat. Tapi gerakan mereka sangat gesit sekali.
Pasukan musuh yang dilengkapi dengan senjata canggih. sontak membalas serangan itu, dengan menembakan senjata laser ke arah orang-orangnya Dragon, tapi belum juga sampai, laser tersebut sudah meledak di udara.
Malahan tubuh mereka sendiri yang terkena teknik inti pedang, yang rata-rata dari mereka merilisnya, hingga di langit negara tersebut, dipenuhi oleh puluhan ribu pedang, tombak, belati dan lain sebagainya.
Bahkan ada yang merilis elemen api, elemen tanah, elemen udara, elemen kayu, elemen batu, elemen air, elemen es dan lain sebagainya.
Setiap pihak musuh yang terkena serangan tersebut, tidak ada satupun yang selamat. Mereka langsung mati dengan tubuh hancur, apalagi saat tiga serangkai Awan, langit, dan Bumi beraksi. Musuh dibuat ketar-ketir oleh mereka.
Awan dengan teknik inti pedang raksa nya, membantai habis musuh yang ada di depannya. Langit dengan teknik inti pedang Cakra nya memporak-porandakan sistem pertahanan musuh. Sedangkan Bumi dengan teknik kubah tanah apinya, siap memaksa siapa saja yang berada di dalam jangkauannya. musuh yang ada di depannya, langsung terkurung di dalam kubah itu, dan meledak di dalamnya.
Di tempat lain, lain lagi.l yang terjadi, di mana Ling Shia, Ling Ma, Ling Hwa, Leon, Jennifer, Hans dan lain-lain, saat mereka beraksi itu, sempat membuat pasukan musuh lari ketakutan. Apalagi setelah Avatar Dragon turun tangan, yang diperkuat pula dengan ribuan dewa kera, dan beberapa ekor naga, serta beberapa beast lainnya, membuat pihak musuh menjadi ketakutan, walaupun mereka dipersenjatai dengan senjata canggih, tapi kekuatan lawan tidak bisa mereka atasi.
Maka hanya dalam satu jam saja. hampir seluruh negara taklukkan sudah mereka kuasai kembali. Walau masih ada dua negara yang belum berhasil dibebaskan.
Sementara itu di negara alien, Dragon asli sedang berhadapan dengan Gorgeon atau Gordon. yang didampingi oleh ratusan ribu prajuritnya. yang dipimpin pula oleh 100 orang jenderal, dan 200 komandan perangnya.
Sementara Dragon datang hanya sendiri, tanpa didampingi oleh pengawalnya. karena untuk bisa melintasi ruang yang cukup jauh, butuh kekuatan yang cukup besar. Pun kekuatannya seorang, sudah cukup untuk meratakan kerajaan itu.
Tapi diruang jiwa milik Dragon, bersemayam Ditya Prabu, Brawijaya, Aji saka dewa kera asli, Pringgadani, Prameswari serta kaisar naga, yang sewaktu-waktu bisa dipanggil atau keluar tanpa diminta.
Dengan mengandalkan mereka, walau sebenarnya tidak Dragon butuhkan. namun sudah membuat rasa percaya diri Dragon tumbuh semakin besar. Dan dia memutuskan untuk mendatangi alien alien tersebut seorang diri.
"Hahahaha!" Hebat juga kau manusia!. Berani datang sendiri tanpa pengawalan."
"Kau lihat kami!. Kami berjumlah banyak, sedangkan kau hanya sendiri?"
"Lagipula kau tidak membawa apa apa. Apa kau pikir itu bisa membuat kami takut?" Reaksi Gordon terdengar meremehkan lawannya.
"Jumlah tidak mempengaruhi ku untuk menghancurkan kalian. Dengan aku seorang saja sudah cukup untuk meratakan negeri ini."
"Kalau kau tidak percaya lihatlah ini!"
Tik!
Boom!
Tiba tiba di langit istana alien itu, muncul jutaan pedang, yang bersinar cukup terang, dan auranya sangat mengintimidasi sekali.
Ditengah-tengah pedang pedang itu, ada sebuah pedang yang bersinar terang, ukurannya lebih besar dari pedang-pedang lainnya. Penampilannya pun sangat keren, hingga membuat Prabawa nya, sangat menakutkan.
__ADS_1
Itu adalah kaisar pedang, yang persis menyerupai seekor naga, seperti yang pernah dilihat oleh pemimpin mereka. Sedangkan ekornya, seperti terbuat dari Cemeti Amar rasuli, walau tidak begitu mirip.
Tapi itulah sebenarnya wujud dari teknik inti pedang, yang mempunyai kesadarannya sendiri, dan bisa berubah bentuk seperti yang dinginkan oleh pemiliknya.
Melihat itu raja Gordon sempat terdiam, dan berubah jadi ragu. antara mau melanjutkan perang atau tidak. Tapi melihat jutaan prajuritnya berdiri tenang, membuat Gordon jadi berubah pikiran.
"Aku akui kau memang hebat manusia!. Tapi kau hanya sendiri, sedangkan anak buahku ramai."
"Walaupun senjata yang kau ciptakan itu cukup mengerikan, tapi jika berhadapan dengan senjata-senjata kami, senjatamu itu tidak ada artinya sama sekali."
"Bahkan jika kau mati, maka senjata yang kau ciptakan itu akan hancur dengan sendirinya, karena aku pernah melihat ini sebelumnya."
"Oleh karena itu jangan kau teruskan, dan menyerah lah kepadaku, agar aku bisa mengampuni nyawamu." Ujar Gordon mengingatkan.
Kemudian mengalihkan perhatiannya kepada seluruh prajurit-prajuritnya, untuk melakukan sesuatu seperti apa yang ia inginkan.
"Prajurit-prajurit ku!. Cepat arahkan senjata penghancur kalian ke atas, dan hancurkan pedang pedang itu!. Sementara yang lain, tembak orang yang mengendalikannya dengan menggunakan senjata penghancur juga!" Serunya memberi perintah.
"Gordon!. Aku datang bukan untuk memerangi kalian, tapi sekedar ingin memperingatkan, jangan lagi punya ambisi untuk menguasai bumi, sebab jika itu terus kau lakukan, maka kami penduduk bumi tidak akan tinggal diam!"
"Untuk kau ketahui, jutaan prajurit yang kau kirimkan ke bumi, sekarang semuanya sudah mati. Sedangkan senjata-senjata kalian, sudah berada di tangan kami."
"Jika aku mau, peralatan perang mu itu akan berbalik arah, dan digunakan untuk menghancurkan kalian sendiri, tapi untuk saat ini, aku belum mau, karena aku masih berharap agar kau berubah pikiran."
"Jadi jangan memicu pertarungan denganku, sebab jika aku mau, jutaan pedang itu akan meluncur turun, yang akan meluluhlantakkan kalian semua!"
"Bahkan negeri kalian, akan hilang dari peredaran."
Tapi tidak disangka.
"Tembak!"
Sus!
Swing!
Blam!
Dhuar!
Raja Gordon tetap pada pendiriannya, dan tidak memperdulikan peringatan dari Dragon. Dia tetap memberi perintah pada bawahannya, untuk menyerang Dragon, dan pedang pedangnya itu.
"Sekali lagi aku peringatkan!, hentikan perbuatan mu ini Gordon!. Jika tidak?"
Boom!
"Jangan pedulikan perkataannya!, tetap tembaki dia, apapun yang terjadi kita tetap harus berperang!" Teriak Gordon menyemangati anak buahnya.
"Pedang-pedangku!. meluncurlah kalian ke bawah!. Hancurkan makhluk-makhluk durjana itu, jangan beri mereka ampun!" Seru Dragon pada jutaan pedangnya itu.
__ADS_1
Maka dalam sekejap saja, jutaan pedang yang dipanggilnya tadi, meluncur ke arah bawah, hingga membuat anak buah Gordon jadi ketakutan.
Mereka ingin melarikan diri, tapi sudah terlambat dan tidak sempat, karena lesatan pedang tersebut sangat cepat sekali. Begitu mengenai tubuh mereka, langsung hancur, bahkan senjata yang berada di tangannya pun meleleh tidak tersisa.
Tidak berhenti sampai di situ saja. Jutaan pedang yang tidak mempan senjata laser tersebut, terus berseliweran di tempat itu, menghancurkan apa saja yang dilewatinya, termasuk bangunan-bangunan yang ada di tempat tersebut.
Raja Gordon kembali terdiam. Dia tidak menyangka bahwa ucapan Dragon itu tidak main main. Pikirnya Dragon akan mudah dikalahkan, tapi nyatanya dia sangat kuat sekali.
Hanya dengan dia seorang, jutaan prajuritnya sudah banyak yang mati. Bukan menggunakan senjata canggih, seperti yang mereka gunakan, tapi hanya menggunakan senjata pedang saja.
Hal itu tentu saja membuat dia tidak percaya. tapi kenyataan sudah ada di depan mata. Mau menyesali diri sudah terlambat, mau berunding apalagi?
Lalu dengan rasa penasaran yang tinggi, Dia berkata kepada musuhnya itu.
"Siapakah kau sebenarnya? Kenapa kekuatanmu sangat besar sekali?. bahkan senjata tercanggih kami pun tidak mempan terhadapmu?"
"Apakah kau manusia super yang sudah berhasil mengalahkan anak buahku di bumi?" Ujarnya mulai hilang rasa percaya diri.
"Iya!. Akulah manusia super itu, dan masih banyak lagi manusia manusia super lainnya! Lihatlah itu!"
Tik!
Boom!
Sekejap saja, sesaat setelah Dragon menjentikkan jarinya ke udara. Puluhan ribu Avatar Dragon segera memenuhi tempat tersebut. Ada yang berada di bawah, ada yang berada di atas, bahkan ada yang berada di belakang mereka."
Melihat itu raja Gordon menjadi ketakutan. Satu Dragon saja sudah membuat anak buahnya mati. Bagaimana dengan puluhan ribu manusia manusia super itu?
"Bagaimana Gordon?. Apakah kau ingin melanjutkan pertempuran ini atau menyerah saja?" Ujar Dragon memberikan tawaran.
"Aku lebih baik mati daripada menyerah!. Kau pikir dengan senjata senjata itu, serta kesaktianmu tersebut, akan membuat kami takut?. Tidak sama sekali!"
"Kau belum tahu siapa aku?. Kemari lah!. Biar aku tunjukkan kekuatanku yang sebenarnya?"
"Hiaaaa!
Boom!
Boom!
Tubuh Gordon, yang semula sedikit tambun, kini telah berubah menjadi petarung, seperti yang pernah terjadi, saat ayah Dragon kalah dari manusia setengah mesin dulu, tapi bentuknya lebih sempurna.
Gordon seperti memakai armor, tapi sangat tipis sekali, hingga membentuk tubuhnya menjadi sixpack. namun jika diperhatikan secara seksama, sebenarnya Gordon, telah berubah menjadi manusia mesin. dengan senjata yang sangat banyak sekali.
Kekuatannya pun meningkat 10 kali lipat. Aura yang ditimbulkannya sangat mengintimidasi sekali, hingga membuat lesatan pedang, yang diciptakan oleh Dragon menjadi melambat, kemudian jatuh serta hilang di udara.
Namun kaisar pedang, dan ratusan senjata-senjata sakti lainnya, tidak terpengaruh sama sekali. Mereka tetap melayang layang di udara, dan membantai anak buah Gordon sampai nantinya tidak tersisa lagi.
"Sekarang lawanmu adalah aku!. Jangan hanya mengandalkan pedang, tapi ayo kita bertarung satu lawan satu!"
__ADS_1
"Kita buktikan siapa yang paling kuat di antara kita?" Tantangnya cukup jumawa.