
Tapi bagi Bumi, gerakan tersebut masih terlihat lamban, karena dia bisa melihat teknik yang digunakan oleh orang tersebut dengan jelas. Baginya gerakan itu terlihat sangat umum sekali, yaitu gerakan kaki lurus ke depan, yang disebut dengan tendangan lurus, yang disusul dengan tendangan silang, saling bergantian antara kaki kanan dengan kaki kiri, menopang kekuatan tendangan kaki masing-masing
Lalu Bumi mengimbanginya dengan tendangan gelombang, yang berputar sampai 190 derajat, hingga posisi lawan berada persis di depannya. Sementara punggung lawan terbuka lebar. Kesempatan baik seperti itu digunakan oleh Bumi untuk melancarkan tendangan ganda, lalu disusul dengan pukulan lurus ke depan dan telak mengenai tengkuk lawan, hingga membuatnya terjerembap ke lantai, lalu pingsan
Melihat gerakan yang sangat cepat itu, dan aksi Bumi yang menghabisi lawan-lawannya tanpa beban, membuat Yagami dan Musashi menjadi terperangah diam. Mereka tidak menyangka bahwa Bumi yang hanya seorang itu, mampu merobohkan lawan-lawannya, tanpa sedikitpun mengalami cidera
Tapi karena gengsinya yang teramat tinggi, Yagami mengambil alih peran, dengan menantang Bumi untuk bertarung dengannya. Dia percaya jika tetap mengutus anak buahnya, maka mereka yang akan menjadi korban. Oleh karena itu dia berinisiatif mendahului seniornya untuk maju menantang Bumi, yang dari tadi terus mempermalukan perguruan mereka
Sementara itu di tempat lain. Aksi Bumi yang berhasil mengalahkan puluhan murid-murid perguruan. telah membuka mata mereka lebar-lebar. Selama ini mereka mengira, bahwa murid-murid perguruan tidak akan terkalahkan. Tapi hari ini mereka dibuat terheran-heran, atas aksi Bumi yang sangat fantastik tersebut
Belum lagi aksi orang-orang yang datang bersamanya itu. Jika mereka sempat turun tangan, mungkin seluruh murid perguruan akan mereka kalahkan
Menyadari hal tersebut dan tidak ingin rasa kepercayaan murid-muridnya turun, maka lima orang master yang sudah bergelar Shodan sampai Godan, berinisiatif untuk turun, agar rasa kepercayaan murid-muridnya kembali bangkit
Namun sebelum mereka turun itu, Bumi sudah beraksi duluan. Pukulan serta tendangannya tersebut sangat sulit untuk dihindari. Yagami yang sudah menyandang gelar sensei dibuat tidak berdaya. Padahal awalnya dia sangat yakin sekali akan bisa merobohkan Bumi hanya dengan sekali pukulan
Tapi dalam kenyataannya, Bumi juga menguasai teknik-teknik yang ada di dalam karate tersebut. Dia selalu melancarkan serangan dengan teknik yang lebih tinggi dari teknik yang diterapkan oleh Yagami
Teknik-teknik tersebut antara lain adalah pukulan berkait, suatu teknik yang sangat sulit sekali untuk digunakan. Selain itu Bumi juga menggunakan tendangan diagonal, tendangan selangkang, tangkisan mulut harimau, tangkisan menyilang, tangan beruang dan serangan menyikut ke depan, hingga membuat langkah Yagami menjadi terhalang, bahkan tubuhnya bertubi-tubi menerima pukulan serta tendangan dari lawannya
Setelah berkali-kali mendapatkan pukulan serta tendangan, membuat tubuh Yagami tidak berdaya lagi. Padahal selama ini staminanya sangat tinggi. Tapi di tangan bumi tidak berarti sama sekali
Hingga dalam suatu kesempatan, Bumi bermaksud untuk menghabisi Yagami, karena ia sangat bandel sekali. Sudah berkali-kali menerima pukulan serta tendangan, tapi masih tetap bangkit juga
Melihat itu, Bumi merasa tidak senang. Lalu dengan gerakan cepat, yang dilandasi dengan tenaga dalam tingkat rendah, Bumi melompat ke udara dengan kaki lurus tertuju ke dada lawan, dengan tujuan untuk menghabisinya
Tapi saat hampir bersamaan, seseorang datang menyelamatkan Yagami dengan tendangan serupa, hingga Bumi terpaksa harus membatalkan serangannya, dan melompat ke belakang. Namun belum juga dia menjejakkan kakinya ke lantai, datang lagi sebuah serangan dari orang lain. Mau tidak mau Bumi harus menyambut serangan tersebut dengan telapak tangannya, hingga dua buah kekuatan bertabrakan di udara, dan membuat tubuh keduanya terdorong ke belakang. Tapi posisi Bumi menang
Adiwilaga yang melihat itu tentu saja tidak senang, apalagi anak buahnya tersebut. Dua orang yang menyerang Bumi secara pengecut seperti itu, adalah pemimpin perguruan, yang sudah menyandang gelar Shodan dan Nidan, Jadi wajar kalau tubuh Bumi terdorong sedikit ke belakang
Ling Shia yang menyadari bahwa teman sesama komandan dalam keluarga Birawa Group itu mendapat perlakuan yang tidak wajar, dia langsung maju ke depan, menghadang langkah dua orang itu untuk mendekati Bumi
Bukan hanya dia saja yang maju, 10 orang bawahannya juga berbuat demikian, kecuali Adiwilaga dan satu orang Avatar Dragon, yang dari tadi asik duduk saja
Mereka menyerahkan urusan tersebut kepada orang-orangnya, karena mereka meyakini, 12 orang itu akan mampu menghadapi master-master tersebut
Namun untuk berjaga-jaga, Dragon mengirimkan formasi perlindungan untuk anak buahnya, agar tidak diserang secara pengecut seperti tadi. dan setelah selesai melakukan tugasnya, Dragon malah terlihat meninggalkan tempat itu dan menuju ke tempat lain tanpa ketahui oleh siapapun
Ternyata tempat yang dia tuju adalah kediaman master tingkat 10 yang bergelar Judan. Master tersebut bernama Yagami Hasyimura. Usianya sudah melebihi angka 70, tapi kondisinya masih tetap prima
Sementara itu di aula perguruan, 12 orang anak buah Dragon, terlihat sedang berhadap-hadapan dengan dua orang master yang ingin mencelakai Bumi
Saat itu mereka sudah menerapkan teknik inti pedang, yang dibarengi dengan pukulan Bajra Geni, serta pukulan Guntur Saketi, namu belum dirilis sepenuhnya, karena mereka melihat kekuatan dua orang itu tidak rendah. Apalagi setelah tiga orang lainnya juga turun tangan. Padahal mereka adalah master yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan
Tapi karena emosi mereka sudah memuncak, apalagi setelah melihat puluhan anak buahnya terkapar tidak berdaya, membuat mereka kehilangan akal sehat, dan ingin memberi pelajaran kepada Bumi, yang sudah seharusnya istirahat itu, karena sudah satu jam lebih dia dikeroyok oleh puluhan bahkan hampir mendekati seratusan orang
Namun mereka tidak mau tahu. Musashi yang juga ada tempat tersebut juga ikut bergabung serta ratusan murid-murid perguruan juga berdiri dari duduk mereka, dan sama-sama mengepung Bumi serta yang lainnya
Di saat genting seperti itu Dragon datang, dengan membawa Yagami Hashimura, yang sudah dibuatnya tidak berdaya. Karena setelah Dragon sampai di sana, dia langsung menyerang Hasyimura tanpa basa-basi lagi. dan hanya dengan menggunakan enam jurus tingkat semesta, tubuh Hashimura dibuat babak belur dan tidak berdaya. Kemudian tanpa membuang waktu lagi, Dragon langsung memasang formasi kutukan ke tubuh Hashimura, setelah itu dibawa terbang serta muncul di arena latihan
Melihat master tingkat tingginya diperlakukan seperti itu, tentu saja seluruh murid-murid perguruan termasuk 5 orang master itu menjadi terheran heran. Mereka bertanya-tanya, bagaimana seorang Dragon mampu mengalahkan master yang sudah bergelar judan tersebut. Padahal selama ini tidak ada master serupa yang mampu mengalahkannya, karena dia sudah dinilai sangat berpengalaman sekali dalam hal karate
__ADS_1
Namun hari ini Dragon telah mematahkan mitos itu. Dengan mudahnya dia mengalahkan Hashimura, dan dibawa untuk dipertontonkan pada anak buahnya
"Apakah ini master yang selalu kalian banggakan?. hingga membuat sikap kalian tidak bersahabat kepada kami?"
"Padahal kami tidak ingin membuat permusuhan, tapi kalian yang telah memaksa kami untuk berbuat seperti itu!"
"Jadi jangan salahkan kami, jika kami bertindak secara berlebihan!" Ucap Dragon cukup pedas. Sambil melemparkan tubuh Hashimura ke udara, dan dibiarkan mengambang di sana
"Master!"
"Master!"
"Sensei!"
Teriak seluruh murid-murid perguruan, termasuk lima orang master tersebut bersahut sahutan
Mereka tidak habis pikir kembali, bagaimana seorang Dragon bisa mengalahkan master yang selalu mereka banggakan itu, bahkan telah membuatnya terluka cukup parah. yang mereka tahu saat ini, master kebanggaan mereka sedang tidak sadarkan diri
"Sekarang katakan!. Apakah kalian masih ingin menghalangi niat kami untuk berbicara kepada master kalian itu?" Tanya Dragon sangat mengintimidasi sekali
"Siapa kalian?, dan kenapa memusuhi kami?. Sedangkan kita belum pernah ada permusuhan?"
"Tapi hari ini kalian telah menaburkan dendam, bahkan berani menganiaya master junjungan kami!"
"Masalah ini tidak akan kami biarkan!"
"Jadi bersiaplah untuk menerima hukuman dari kami!" Ucap seorang master yang sudah bergelar Godan dengan suara cukup lantang
"Jangan banyak omong!. Kalau kau berani majulah!" Ucap Adiwilaga mulai lagi terpancing emosi
"Denshi!. Ayo beri pelajaran kepada mereka, dan tunjukkan bahwa kita bukan orang yang bisa diremehkan!" Teriaknya lagi pada murid-murid perguruan dari berbagai macam tingkatan
Maka dalam sekejap saja, lebih dari 200-an orang mengepung Dragon serta anak buahnya. Tapi Dragon masih tenang-tenang saja. Dia malah memerintahkan kepada anak buahnya untuk menunjukkan kekuatan sejatinya
Maka dalam sekejap saja, seluruh tempat itu sudah dipenuhi dengan aura pedang, karena seribuan lebih pedang melayang-layang di udara, serta mengelilingi tubuh-tubuh mereka. Sementara Dragon hanya berdiri saja
Dia hanya memantau jalannya bakal pertarungan, yang menurut perkiraannya bakalan seru. Tapi apa yang terjadi. Melihat ribuan pedang yang melayang-layang secara cepat di udara tersebut, membuat nyali mereka mendadak ciut. Mereka adalah petarung tangan kosong, sedangkan yang ada di depan mereka adalah petarung yang menggunakan ribuan pedang, yang siap kapan saja untuk diluncurkan
Sebagai seorang petarung, mereka tentu tahu apa arti dari semua itu. Jika pedang-pedang itu diluncurkan, sehebat apapun, mereka tetap tidak akan selamat
Maka untuk menjaga hal itu tidak terjadi, master yang tadi berteriak lantang mendadak menjatuhkan lututnya ke lantai, pertanda tidak mau melanjutkan pertarungan
Tindakannya yang seperti itu diikuti oleh junior juniornya tanpa terkecuali. Musashi dan Yagami juga harus berbuat demikian, walau di dalam hati mereka tidak terima
"Kurang ajar!. Hari ini aku telah dipermalukan oleh bocah itu. Jika lain kali aku punya kesempatan, maka aku akan membalas dendam!" Batin Yagami dalam hati. Tapi tiba tiba..
Shut
Bamm!
"Argh!"
__ADS_1
Tubuh Yagami terlontar ke belakang, dengan mulut mengeluarkan darah segar. Dragon yang mengetahui apa yang ada di dalam hati musuhnya itu langsung melancarkan serangan secara diam-diam, hingga membuat tubuh Yagami tidak bergerak lagi. dan pingsan lagi
Selain melancarkan serangan, Dragon juga mengirimkan aura kutukan ke dalam tubuh Yagami, agar kedepannya tidak lagi berbuat macam macam
Bukan hanya Yagami saja yang diperlakukan seperti itu, Dragon juga mengirimkan aura kutukan ke tubuh musuhnya masing masing, termasuk pada lima orang master tersebut, hingga membuat mereka tidak beringas lagi
Sementara itu tubuh Hasyimura yang masih mengambang di udara, diturunkan oleh Dragon secara perlahan, dan diletakkan di depan anak buahnya. Sontak saja aksi Dragon yang seperti itu, membuat hati mereka semakin dendam
Mereka sangat khawatir dengan keadaan master Hasyimura, karena melihat kondisi tubuhnya yang terbaring diam. Mereka mengira Hasyimura sudah tiada
Lalu tanpa memperdulikan keselamatannya lagi, seluruh murid perguruan bangkit berdiri, dan melindungi tuannya. Namun belum juga mereka bertindak, tubuh tubuh mereka sudah berterbangan kemana-mana, akibat rasa sakit yang tidak tertahankan, yang berasal dari dalam tubuh mereka sendiri
Ternyata formasi kutukan darah yang ada ditubuh mereka langsung bereaksi, hingga membuat mereka merasa kesakitan
Hal itu memang disengaja oleh Dragon, karena dia ingin memberi sinyal, bahwa mulai saat ini, seluruh murid perguruan karate tersebut, sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Salah satu jalan adalah berdamai dan menyatakan tunduk kepada Dragon
Jika sedari awal kedatangannya diterima serta tidak dipersulit, Dragon yakin hal memalukan seperti itu tidak bakalan terjadi. Tapi karena mereka membandel, maka mau tidak Dragon harus melakukannya juga
Kini seluruh orang orang itu telah berubah menjadi pesakitan. Seluruh kekuatannya telah disegel oleh Dragon, dan akan dilepaskan saat mereka menyatakan tunduk kepadanya
Buat Dragon, prihal segel menyegel itu sangat mudah dilakukan. Jika dia mau, sudah sedari awal diterapkan. Tapi Dragon belum mau melakukannya, karena dia berharap mereka mau menerima rombongannya, serta diijinkan untuk bertemu dengan pemimpin tertingginya
Tapi sudah satu jam mereka terus ditolak bahkan terus diintimidasi. Maka mau tidak mau mereka harus bereaksi juga. Bumi lah yang tampil ke muka
"Para Shihan, Sensei. Denshi, Kohai, dan Senpai!. Mohon maafkan sikap kami yang berlebihan seperti ini!"
"Kami terpaksa berbuat seperti ini karena kalian terus mengintimidasi kami!"
"Selemah-lemahnya orang, pasti akan melawan juga, tidak terkecuali kami!"
"Sekarang aku akan katakan siapa kami sebenarnya!"
"Aku adalah Dragon Mahesa Birawa, putra pemilik Birawa Group dari Indonesia, yang ingin kalian hancurkan itu karena kesalahpahaman.Dan mereka adalah para pengawal ku"
"Setelah kami selidiki, ternyata kalian hanya dimanfaatkan oleh segelintir orang, yang usahanya sudah di bangkrutkan, dan sekarang mereka sudah menjadi pengikut ku."
"Padahal selama ini, kalian adalah para petarung yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan sportivitas. Tapi karena dipengaruhi oleh orang-orang jahat, kalian telah berubah menjadi orang lain."
"Karena masalah itulah kami mendatangi kalian, demi untuk meluruskan kesalahpahaman tersebut."
"Sekarang aku hanya bisa memberikan kalian dua pilihan. Meneruskan permusuhan atau menjadi pengikutku?" Ucap Dragon penuh penekanan. Lalu mencabut segel yang menekan kekuatan mereka
Bukan hanya itu saja yang Dragon lakukan. Dia juga menyebarkan aura penyembuhan ke seluruh ruangan, untuk mengobati para petarung yang cedera, termasuk master Hasyimura
Maka dalam sekejap saja, para petarung yang tubuhnya terluka, lebam dan mengeluarkan darah, menjadi sembuh seketika
Hasyimura adalah orang pertama yang disembuhkan oleh Dragon, langsung menggunakan teknik dari kitab pengobatan inti semesta, karena kelainan jantung yang Hasyimura derita
Setelah sembuh itu, Hasyimura langsung memberi hormat kearah Dragon tanda berterima kasih. Tindakannya yang seperti itu, juga diikuti oleh murid-muridnya, termasuk lima master senior yang semula memusuhi mereka
Kini, seluruh murid-murid perguruan, termasuk guru-guru mereka, telah menyatakan tunduk kepada Dragon, dan akan membantunya kapan saja diperlukan
__ADS_1
Sebagai orang yang bertanggung jawab terhadap kerusakan yang ditimbulkan oleh anak buahnya, Dragon memberikan sejumlah uang yang cukup banyak, untuk memperbaiki serta memajukan perguruan karate tersebut
Berkat kebaikan Dragon dan anak buahnya, tekad seluruh murid murid perguruan semakin mantap, dan selamanya akan tetap setia kepada tuannya