
Satu minggu kemudian. atau tepatnya delapan hari setelah Dragon kembali dari petualangannya. Saat ini ia terlihat sudah berada di pelataran universitas swasta terkemuka dunia, yang jadwal perkuliahannya kebetulan dimulai hari ini
Universitas tersebut memang dibangun di negara ini. Tapi merupakan konsorsium dari empat negara, yang masing masing nya memegang saham sebesar 15 persen. Sementara sisanya dimiliki oleh Birawa Group, yang saat ini memegang saham sebesar 40 persen, dan memegang kendali atas jalannya universitas tersebut
Tim pengajarnya pun didatangkan dari luar negeri. Tapi ada puluhan orang yang berasal dari dalam negeri, dan sebagian besarnya sudah memegang gelar doktor sampai profesor. Yang paling rendah adalah pasca sarjana, dan itu pun kadang-kadang berperan sebagai asisten profesor atau guru besar mereka
Di universitas tersebut diajarkan berbagai macam disiplin ilmu, termasuk dalam bidang sastra bahasa asing, yang tiga diantaranya berasal dari negara pemegang saham di universitas tersebut
Di universitas ini Dragon mengambil jurusan manajemen bisnis dan turunannya. Pilihan itu ditetapkannya sebagai pilihan pertama. Dan ilmu hubungan internasional sebagai pilihan kedua, itupun dipelajari pada universitas lain, dan hanya sekedar menyalurkan keinginan nya saja, Walau itu terdengar sangat berlebihan
Sementara di tempat lain, Dragon juga terdaftar sebagai mahasiswa fakultas kedokteran, fakultas hukum, fakultas saint dan teknologi. fakultas teknik mesin, ilmu komputer, dan yang terakhir sebagai mahasiswa fakultas elektronika dan instrumentasi di salah satu universitas ternama di kota B
Namun sayangnya terbentur pada namanya yang sama dalam pelaporan di pusat Pangkalan Data Pendidikan tinggi atau PDDikti, walau orangnya bisa hadir setiap saat. Tapi akhirnya bisa diselesaikan berkat perjuangannya, juga orang orangnya, dengan syarat tidak boleh mangkir lebih dari tiga kali pertemuan
Buat Dragon itu tidak terlalu sulit, karena Avatar nya yang akan mengambil peran. Sementara tubuh aslinya entah berada dimana. Cuma Dragon sendirilah yang tau
Seperti hari ini. Dia terlihat sedang berada di halaman salah satu fakultas ternama yang ada di universitas itu. Penampilannya cukup tenang, dan tidak terlalu mencolok, karena dia tidak memperdulikan mahasiswa lain yang lalu-lalang di sekitarnya. Pun dia belum kenal dengan mereka. Lagipula itu hanya Avatar nya saja
Mungkin tubuh aslinya sedang berada di universitas lain, atau berada di dunia jiwanya. Dasar Dragon ini!. Membingungkan orang saja!
Sehari hari dia pergi sendiri, dan tidak ditemani oleh pengawalnya. Tapi mereka hanya berjaga diluar gerbang kampus, dan ditugaskan hanya memantau dari luar saja
Mereka juga tidak tahu, kalau yang mereka kawal adalah Avatar tuannya. Namun sangat mirip dan tidak ada perbedaan sama sekali
Kesaktian, kecerdasan dan kharismanya sama persis dengan yang aslinya. Sungguh luar biasa!
Namun pada akhirnya mereka tau juga, karena Dragon asli memberitahu mereka akan hal itu. dan akhirnya mereka tidak bertanya lagi
Avatar yang bertugas di universitas ini, penampilannya benar benar sederhana, dan diluar dari kebiasaannya sehari hari sebagai orang kaya. Hanya bercelana jean warna hitam, yang di lututnya sedikit bolong, dan kemeja lengan pendek warna biru muda, dilapisi dengan rompi yang senada, tapi mendekati warna navy. Hingga tidak seorangpun teman temannya mengetahui, bahwa sebenarnya dia anak orang kaya, dan itu hanya Avatar saja
Pergi ke kampus pun hanya menggunakan kendaraan roda dua. Tapi mereknya cukup terkenal di negara ini, dan itupun hanya dipakainya dalam beberapa menit, karena setelahnya dia akan naik mobil mewah saat tiba di suatu tempat tak jauh dari kampus itu. Hingga kedatangan serta kepulangannya tidak begitu mencolok, dan seperti mahasiswa biasa pada umumnya
Namun walaupun demikian. Rata rata tim pengajar sudah tahu siapa Dragon yang sebenarnya, terutama di universitas milik keluarganya. Karena sebelum dia masuk. Dion sudah mengabarkan pada mereka, bahwa Dragon anaknya akan belajar disitu
Namun mereka harus merahasiakan jati diri Dragon, dan memperlakukannya sebagai mahasiswa biasa. Tapi setelah mereka hanya berdua, barulah boleh memanggilnya tuan muda
"Hai!. Apakah kamu mahasiswa baru di sini?"Tanya seorang gadis berparas cantik mengejutkan Dragon, yang sedang berpura pura membaca itu
Sikap dan penampilan awalnya terbilang cukup sopan, dan tutur katanya pun sangat lembut. Sangat cocok dengan pembawaannya yang tenang dan elegan. Tapi kedepannya orang tidak tahu
Mendapat sapaan yang tiba tiba itu. Dragon tidak lantas menjadi gugup, karena mentalnya sudah sangat teruji. Tapi karena ini pertama kalinya dia disapa di lingkungan universitas, pun oleh seseorang yang belum dia kenal,.Maka mau tidak mau dia harus menjawab juga. "Oh ya benar!. Apakah kamu juga?" Balas Dragon mencoba bersikap ramah pada orang yang baru dikenalnya itu
"Kenalkan!. Aku Yunita. Kamu siapa?" Sambungnya mencoba memperkenalkan diri dan berinisiatif untuk memulai pembicaraan
"Mahesa!" Jawab Dragon singkat, seperti tidak tertarik untuk melakukan pembicaraan lanjutan
"Kalau begitu aku panggil kamu kak Mahesh saja ya?" Reaksi Yunita seperti bercanda, dan mulai terbongkar sifat aslinya
__ADS_1
"Kok seperti nama India. Panggil saja Mahesa." Jawab Dragon protes
"Pokoknya kak Mahesh. Titik!" Jawab Yunita tetap ngotot. Lalu memonyongkan mulutnya ke arah Dragon
"Anak ini?. Kenapa bisa bersikap seperti ini pada ku. Padahal baru kenal juga?"
"Apa dia kira sudah mengenalku cukup lama?" Batin Dragon dalam hati
"Kak!. Kenapa malah bengong. Apakah kakak tidak suka dengan nama itu?" Celetuk Yunita tiba tiba
"Eh tidak!. Sebenarnya aku sedang mempertimbangkannya. Apakah setuju atau tidak."
"Tapi setelah kupikir pikir, nama itu bagus juga. Jadi aku setuju. Maka mulai hari ini, panggilanku adalah..."
"Yuni. Ternyata kau disitu. Siapa dia?. Apakah dia pacarmu?" Tanya seseorang yang tiba tiba bersuara dari belakang mereka dengan suara keras
"David!. Kenapa kau kemari?. Pergilah!. Jangan ganggu aku!"
"Aku sedang berbicara dengan pacar ku!" Reaksi Yunita tidak senang
"Eh ini?" Ucap Dragon lirih
"Tenang kak. Hanya pura pura saja. Tapi kalau benar pun aku tidak keberatan." Respon Dragon dan Yunita berlainan
"Tidak bisa!. Orang tuamu menitipkan mu pada ku. Jadi aku harus menjaga mu dari gangguan laki laki hidung belang seperti bocah itu!" Jawab laki laki yang dipanggil David itu juga tidak senang
"Bukankah sudah aku katakan, bahwa...."
"Halo kak David!. Sedang apa kalian disini?"
"Boleh aku bergabung?" Tanya seseorang yang baru muncul di belakangnya itu cukup mengejutkan
"Carens!. kau juga sedang apa disini?. Pergilah!. Aku sedang tidak mau diganggu!"
"Kita sudah putus!" Reaksi David benar benar tidak disangka
"Enak saja!. Setelah apa yang kau lakukan pada ku kau mau pergi begitu saja"
"Kau harus bertanggung jawab, atas rusaknya sesuatu yang paling berharga ditubuh ku!"
"Paling tidak, kau harus memberikan ku ganti rugi sebesar 10 milyar, baru aku tidak akan mengganggumu dan akan pergi pada laki laki lain!" Jawab wanita yang dipanggil Carens tidak terima. sambil memandang kearah Dragon, yang dari tadi masih tetap duduk di kursi taman kampus
"Tampan juga anak itu. Tapi dari pakaiannya sudah terlihat bahwa dia orang miskin."
"Percuma kalau pacaran kalau hanya bermodal ganteng saja. Bakal sengsara seumur hidup!. Huh!. Siapa juga yang mau berpacaran dengannya?. Menyebalkan sekali!" Batinnya dalam hati
"Kau kira aku tidak tahu apa yang kau katakan tadi Loli. Kau meremehkan ku ya?" Balas Dragon melalui tranmisi suara saktinya, yang dikirimkan pada Carens yang Dragon panggil Loli itu. Kemudian berpura-pura asyik membaca
__ADS_1
"Siapa yang bicara?. Jangan mengolok olok ku!"
"Kalau berani tunjukkan wajah mu!, biar aku yang akan memberi pelajaran pada mu!" Balas Carens tidak senang
Kemudian memandang kearah Dragon, yang sedari tadi terus asyik membaca. Lalu tak lama kemudian dia pun berkata. "Apakah kau yang berbicara padaku tadi bocah miskin?"
"Jangan macam-macam ya!. Aku Carens bukan Lolita!" Ucapnya marah
Lalu mendekati Dragon untuk memberikannya pelajaran. Tapi belum juga sampai, Yunita sudah menghadang jalannya
"Berhenti!. Apa yang ingin kau lakukan?. Dia temanku sekaligus pacarku!"
"Kalau kau mau macam macam. hadapi aku dulu!" Ucap Yunita garang, sambil merentangkan tangannya di hadapan Carens
"Minggir!. Aku sedang tidak bercanda!"
"Aku hanya ingin memberi pelajaran pada bocah ini, karena dia sudah berani memanggilku dengan kata Loli!. Memangnya aku wanita apaan?" Reaksi Carens tidak terima
"Bukankah yang dia katakan itu benar?. Lihatlah penampilan mu!. Bukankah itu mirip dengan gadis seperti itu?" Jawab Yunita datang membela
"Hentikan!. Apa yang sedang kalian bicarakan?. Aku tidak paham?" Ucap Dragon pura pura bingung. Lalu menunggu reaksi dari dua orang gadis yang ada di depannya itu pura pura bingung
Tapi belum juga mendapat jawaban, David yang merasa diacuhkan merasa tersinggung. Lalu mendatangi mereka bertiga, di ikuti oleh enam orang anak buahnya
"Yuni. Ayo ikut aku!. Jangan bergaul dengan orang yang tidak jelas seperti dia!" Ucap David bernada menghina
"Pergilah sendiri!. Aku masih ingin di sini!" Jawab Yunita ketus. Sambil berusaha melepaskan cengkeraman kuat tangan David
"Lepaskan!. Sakit tau!"Teriak Yunita sedikit meraung, setelah usahanya tidak berhasil
"Tidak!. Kau harus ikut dengan ku!. Kalau tidak aku akan melaporkannya pada paman!" Respon David kembali tidak senang
Orang orang yang ada disitu menjadi melongo diam, atas reaksi David yang berlebihan. Mereka tahu siapa Yunita itu. Dia anak orang kaya. Ayahnya merupakan seorang pengusaha, sekaligus pejabat kota yang kedudukannya sangat tinggi disini
Jarang orang yang bisa berkenalan dengannya, termasuk diri mereka yang ada di dekat situ. Paling paling hanya bisa melihat wajahnya saja, tanpa berani mendekatinya
Sementara David merupakan anak orang kaya juga. Orang tuanya asli pengusaha. yang bergerak di bidang properti dan perbankan. Selain itu mereka juga membuka usaha ritel dan rumah makan di beberapa kota besar termasuk di kota ini
Salah satu klub makan terkenal yang orang tuanya punya, adalah klub kebanggaan orang kota, yaitu klub Amarta, dimana orang orang kaya, pengusaha, artis dan pejabat penting selalu mengadakan acara jamuan besar di sana
Oleh karena itu, dia selalu bersikap semena mena, dan selalu ingin mendapatkan apa yang dia mau, termasuk mendapatkan Yunita
Tapi hari ini dia jadi tahu, bahwa Yunita yang sangat diinginkannya tidak bisa ia dapatkan. Dan itu dia sangka gara gara kehadiran Dragon, yang dia anggap sebagai saingannya
Berkat usaha Yunita yang ingin melepaskan genggaman tangan David. Hal itu benar benar membuatnya marah. Kemudian segera melepaskan pegangannya dan bergegas mendekati Dragon
"Aku ingatkan!. Jangan coba coba mendekati Yunita ku!"
__ADS_1
"Dia sudah ditakdirkan untuk ku!" Ucap David dengan suara lantang. Kemudian meninju Dragon untuk sekedar memberinya peringatan